{"id":14256,"date":"2024-09-27T13:11:06","date_gmt":"2024-09-27T13:11:06","guid":{"rendered":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/muhammad-qasim-speeches-2nd-official-public-speech-lahore\/"},"modified":"2024-11-01T17:21:57","modified_gmt":"2024-11-01T17:21:57","slug":"muhammad-qasim-speeches-2nd-official-public-speech-lahore","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/muhammad-qasim-speeches-2nd-official-public-speech-lahore\/","title":{"rendered":"Pidato Muhammad Qasim | Pidato publik ke-2 di Lahore, 30 Juli 2023"},"content":{"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pidato Publik Ke-2 Muhammad Qasim | Jawaban untuk para Pembenci yang menyebarkan kebohongan tentang diriku, \u201cAku mengaku sebagai Imam Mahdi\u201d<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menyebut nama Allah\ufdfb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga kesejahteraan, rahmat dan berkah Allah\ufdfb atasmu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Segala puji bagi Allah\ufdfb yang Maha Tinggi, Tuhan semesta alam, pemilik langit dan bumi. Pertama-tama, aku akan menyatakan keimananku. Imanku adalah bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah\ufdfb, dan Dia tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan Penutup para Nabi, Hazrat Muhammad\ufdfa adalah Utusan terakhir Allah\ufdfb dan yang paling dicintai, yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Allah\ufdfb telah menjadikan beliau pemimpin semua nabi dan mengutus beliau untuk seluruh alam.&nbsp; Tidak akan ada nabi setelah beliau dan mata rantai kenabian berakhir pada beliau. Aku sangat beriman dan berkeyakinan penuh akan hal ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<div class=\"ast-oembed-container \" style=\"height: 100%;\"><iframe title=\"Muhammad Qasim 2nd Full Speech \u2502Allah \ufdfb and Muhammad \ufdfa in my Dreams\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/v1_awpX2YNU?list=PL2lNPq79EHntkHPzxR8braiNGkOWZEBgu\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Sekarang, <a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/\">mimpi-mimpi ilahiah<\/a> yang telah aku alami selama bertahun-tahun, tidak pernah aku bagikan kepada siapa pun. Aku mulai membagikan mimpi-mimpiku pada tahun 2015, setelah 28 tahun aku bermimpi. Aku tidak pernah berbagi mimpi-mimpi ini kepada siapapun, tidak pernah menceritakan kepada siapapun bahwa aku mendapat mimpi-mimpi seperti ini. Jadi, sampai Allah\ufdfb memerintahkan aku, aku tidak berbagi mimpi-mimpi ini kepada siapapun. Sekarang, ketika aku mulai berbagi mimpi-mimpi ini, aku tidak memiliki banyak pengetahuan tentang hadits, terutama yang berkaitan dengan akhir zaman. Ketika aku mulai membagikan mimpi-mimpiku, orang-orang yang tidak percaya pada mimpi sering mengatakan bahwa aku telah mengarang mimpiku dan mencoba menunjukkan bahwa aku adalah Imam Mahdi tapi tidak mengklaimnya. Namun mereka yang percaya pada mimpi sering mengatakan bahwa mimpi itu berasal dari Allah\ufdfb dan Dia akan memberiku status yang tinggi di masa depan. Hari ini, semakin banyak orang yang membicarakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2017 atau 2016, Allah\ufdfb memerintahkan aku untuk membuat sebuah video dimana aku menyatakan dengan jelas bahwa aku tidak membuat klaim apapun dan aku tidak akan membuat klaim apapun di masa depan. Kemudian aku membuat video itu dan di dalamnya, aku menyebutkan bahwa ini adalah perintah Allah\ufdfb dan Nabi Muhammad\ufdfa. Aku berbagi mimpi-mimpi dan melaksanakan perintah-Nya <a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/no-claims-of-imam-mahdi-or-scholar-or-big-talk\/\">bahwa aku tidak membuat klaim apapun<\/a>. Aku juga tidak akan pernah membuat klaim apapun. Dan siapa saja yang menggunakan nama Allah\ufdfb dan Nabi-Nya Muhammad\ufdfa untuk menyesatkan manusia, maka mereka akan terbakar dalam api neraka selamanya. Dan semoga kutukan Allah\ufdfb menimpa para pendusta. Semoga kutukan Allah\ufdfb untuk para pendusta.<\/p>\n\n\n\n<p>Aku membuat video pada waktu itu, dan aku tidak membagikan mimpi-mimpiku selama bertahun-tahun, dan aku juga tidak mendahului Allah\ufdfb, artinya aku menaati-Nya. Jadi, ketika Allah\ufdfb mengatakan kepadaku bahwa aku tidak boleh membuat klaim apapun, maka, Insya Allah, aku akan menaati Allah\ufdfb dan aku tidak pernah membuat klaim apapun, dan orang-orang yang percaya pada mimpiku pada dasarnya mengekspresikan pendapat mereka sendiri. Aku tidak pernah mengatakan hal seperti itu. Baru-baru ini, Anda melihat bahwa <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=YKR751guIjs\">orang-orang membuat video yang menentang kami di YouTube dan media sosial<\/a>, dan mereka berbohong tentang aku (Semoga Allah\ufdfb mengampuniku), dengan mengatakan bahwa Qasim telah membuat klaim. Jadi jika aku membuat klaim apapun, maka tunjukkan buktinya atau klip video atau audio, atau apa saja. Aku telah membagikan mimpi-mimpiku selama delapan tahun dan mereka yang membuat video yang menentangku, sebagian besar menggunakan klip dari <a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/muhammad-qasim-interview-on-neo-tv-with-dr-subayyal-ikram\/\">wawancaraku di NEO TV Channel dengan Dr. Subayyal Ikram<\/a>.\u00a0 Jadi, beliau (Dr. Subayyal Ikram) bertanya padaku seperti ini; \u201cDahulu, banyak orang mengaku sebagai Imam Mahdi, dan apakah Anda tidak akan mengklaim itu di masa depan?\u201d Kemudian aku menjawab bahwa aku telah berbagi mimpiku selama delapan tahun dan tunjukkan kepadaku satu klip saja, atau satu audio, atau bahkan satu chat di mana aku pernah membuat klaim hal besar. Klaim itu adalah hal yang tidak mungkin kulakukan, tetapi mereka hanya menunjukkan satu klip dan berbohong, mengatakan bahwa Qasim membuat klaim yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Mereka pasti telah melihat wawancaraku di Neo TV, lalu mengapa mereka tidak menunjukkan klip itu? Masalah sebenarnya adalah bahwa orang-orang ini menyebarkan kebohongan dan informasi palsu dengan mengatakan bahwa aku membuat klaim. Sebenarnya itu semua disebabkan oleh kecemburuan, kebencian dan kesombongan di hati mereka. Karena itu, mereka membuat propaganda terhadapku<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, ada seseorang YouTuber yang mengatakan bahwa dia adalah pendukung terbesarku, tetapi dia tidak menyebutkan namanya.\u00a0 Maka, aku harus memberanikan diri untuk menyebut namanya, yaitu Awais Naseer (Dia bukan pendukung Muhammad Qasim dan Muhammad Qasim tidak berbicara dengannya selama 4 tahun terakhir. Dia bekerja secara independen dan Muhammad Qasim secara konsisten menolak dukungannya karena dia selalu mencoba mencampur <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=0blNTW1TGic\">mimpi Muhammad Qasim dengan agendanya sendiri<\/a>. Oleh karena itu, dia terdaftar sebagai salah satu di antara mereka yang mengaku sebagai pembantu Muhammad Qasim.) yang pertama kali mengatakan di YouTube bahwa aku bisa menjadi tokoh tertentu di masa depan. Dia dengan jelas mengungkapkan namanya, karena jelas, orang-orang akan mencari (Awais Naseer) dan mengunjungi channelnya dan menonton semua videonya. Dan kemudian mereka akan tahu bahwa pada dasarnya, Qasim tidak pernah membuat klaim apapun, tetapi Awais Naseer-lah yang mempromosikan ide ini.\u00a0 Saat itu, Awais Naseer memang pernah ada di sana (bersama Muhammad Qasim), dan sekarang ada banyak orang lain seperti Syed Irfan, Syed Wajahat Ali, Fahad Khan, Saqib Inayatullah, dan masih banyak lagi, termasuk Faisal. Jadi, sekarang mereka juga mengatakan hal-hal tentang aku, dan aku tidak pernah membuat klaim seperti itu. Meskipun aku telah menjadi sangat dekat dengan orang-orang ini. Terkadang karena kedekatan seseorang, mungkin akan mengatakan sesuatu yang besar, tetapi tanyakan kepada mereka, aku tidak pernah mengatakan sesuatu yang besar meskipun aku dekat dengan mereka. Jadi, klaim itu adalah hal yang sangat tidak mungkin aku lakukan dan orang-orang yang membuat video, mengatakan bahwa aku akan membuat klaim (Semoga Allah\ufdfb mengampuniku) di masa depan, mereka pasti akan kecewa karena mereka tidak akan pernah mendengar klaim seperti itu dari mulutku, Insya Allah (dengan izin Allah\ufdfb).<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, aku mengatakan bahwa, bahkan para ulama besar seperti <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=YKR751guIjs\">Mufti Menk dan para pendakwah agama<\/a>, telah berbohong tentang aku tanpa melakukan penelitian. Mereka mengatakan bahwa aku membuat klaim tertentu. Padahal mereka membuat tweet yang disematkan, dengan kata-kata seperti, &#8220;Ketika Anda menerima berita apapun, verifikasi terlebih dahulu, jangan tergesa-gesa sehingga tidak ada kesalahpahaman yang akan menyakiti perasaan Muslim lainnya.&#8221; Dia mengirim pesan kepada orang lain melalui tweet-nya, Tetapi ketika dia menerima berita seperti itu, dia tidak memverifikasinya dan malah menyebarkan kebohongan tentang Muslim lain. Dia mengatakan bahwa aku membuat klaim, dan bahkan mengatakan bahwa itu menggelikan. Mereka mengejekku dan mengatakan bahwa aku memiliki penyakit mental. Dan bukan hanya aku tetapi juga mereka yang bersamaku. Jadi, beginilah tipe orang yang dianggap sebagai ulama dan pemimpin agama yang membimbing orang-orang Islam dan mewakili mereka secara global. Mereka mengklaim mengikuti Sunnah Nabi Muhammad\ufdfa.\u00a0 Di satu sisi, mereka mengklaim mendakwahkan Islam dan mewakili umat Islam di seluruh dunia, tetapi disisi lain, mereka menyebarkan kebohongan tentang Muslim lain tanpa melakukan penelitian apapun.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, aku akan memberikan contoh dari kehidupan para nabi Allah\ufdfb. Ada seorang wanita di masa Nabi Muhammad\ufdfa yang memiliki penyakit mental, artinya dia tidak stabil secara mental. Tidak ada seorangpun yang mau berbicara dengannya, dan semua orang menjauhinya. Suatu hari, dia bertemu dengan Nabi Muhammad\ufdfa di jalan dan beliau, Muhammad\ufdfa berbicara dan mendengarkannya sampai dia selesai berbicara, meskipun di panas terik matahari. Pakaian Nabi Muhammad\ufdfa sampai basah oleh keringat, tetapi beliau tidak peduli. Para sahabat yang menyaksikan dari kejauhan terkejut. Ketika wanita itu selesai berbicara dan pergi, para sahabat bertanya kepada Nabi Muhammad\ufdfa, &#8220;Ya Rasulullah, mengapa Anda membuang-buang waktu begitu banyak untuk wanita gila itu di tengah panasnya cuaca seperti ini?&#8221; Nabi Muhammad\ufdfa menjawab, &#8220;Jika tidak ada orang yang mau berbicara dengannya, apakah itu berarti aku juga tidak boleh berbicara kepadanya?&#8221;&nbsp; Ini menunjukkan bahwa Rasulullah\ufdfa tidak pernah menyakiti perasaan siapapun, bahkan orang yang sakit jiwa, dan beliau mendengarkan semua yang dibicarakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, mereka yang membuat video yang tidak setuju denganku dan kami di YouTube dan media sosial lainnya, mengatakan bahwa aku membuat klaim dan bahkan mengatakan bahwa aku sakit jiwa. Anda mengaku lebih mencintai Rasulullah\ufdfa daripada diri Anda sendiri dan mengikuti sunnah beliau. Tetapi ini (Mencari kebenaran sebuah berita) juga sunnah, mengapa Anda tidak mengikutinya? Jika Anda mengikuti sunnah itu, tentu apapun yang aku sampaikan, Anda akan mendengarkan semua pembicaraanku dan mengatakan yang sebenarnya kepada orang-orang, bahwa pada dasarnya, Qasim tidak pernah membuat klaim apapun.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, Awais Naseer yang memberi tahu orang-orang tentang hal ini dan kemudian yang lain juga ikut-ikutan, sehingga orang-orang mengetahui beritanya. Tetapi karena orang-orang ini memiliki kecemburuan dan kebencian di hati mereka, mereka berbohong dan menyebarkan informasi palsu. Saat ini, masalahnya adalah, kita telah menyimpang begitu jauh dari ajaran Islam yang sesungguhnya.&nbsp; Kita menganggap berbohong sebagai keterampilan atau bakat. Kita berpikir mengejek seseorang, mengolok-oloknya adalah bakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, tokoh-tokoh agama besar yang bersuara dan berkata dalam video mereka bahwa para pengikut mereka pasti akan berkata, \u201cWah, hebat sekali tindakan tokoh-tokoh ini!. Mereka telah mengungkap orang yang jujur dan mengolok-oloknya dengan cara yang tidak Islami.\u201d Islam yang dianut Nabi Muhammad\ufdfa berbeda dengan ini. Nabi Muhammad\ufdfa tidak pernah menyebut orang munafik sebagai orang munafik di hadapannya, dan juga tidak pernah menyebut pembohong sebagai pembohong. Jadi, jika orang-orang ini mengikuti ajaran dan Sunnah Nabi Muhammad\ufdfa, mengapa mereka mengabaikan hal-hal ini? Ini juga bagian dari Sunnah Nabi Muhammad\ufdfa, bahwa seorang pembohong tidak boleh disebut pembohong tanpa penyelidikan. Ini juga bagian dari ajaran Nabi Muhammad\ufdfa.&nbsp; Namun, kita melupakan hal-hal ini dan merepresentasikan Islam ke dunia sedemikian rupa sehingga kita memberi tahu non-Muslim bahwa kita menyebut seseorang pembohong tanpa penyelidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia (Mufti Menk) membuat tweet yang disematkan yang mengatakan, &#8220;<a href=\"https:\/\/quran.com\/en\/al-hujurat\/6\">Jika Anda menerima berita apapun, verifikasi terlebih dahulu<\/a>.&#8221; Namun, mereka tidak mempraktekkan apa yang mereka katakan. Ini adalah standar ganda, di mana mereka memberitahu orang-orang untuk melakukan satu hal tetapi mereka sendiri melakukan yang sebaliknya. Nabi Muhammad\ufdfa\u00a0 tidak pernah melakukan hal seperti ini, dan beliau juga tidak pernah menyuruh orang lain untuk melakukannya. Jadi, Mufti Sahib dan tokoh agama lainnya juga membuat tweet tentang ini dan mereka tidak mempraktekkannya. Dan mereka yang membuat video yang menentang kami dan yang membuat komentar buruk tentang kami, aku membaca dan menonton video mereka dan aku akan mengatakan bahwa yang mereka ungkapkan terhadap kami adalah kecemburuan dan kebencian yang ada di hati mereka.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image alignright is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1269\" height=\"712\" src=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim.jpg\" alt=\"investigating ayah for rumors verification\" class=\"wp-image-6101\" style=\"width:565px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim.jpg 1269w, https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim-300x168.jpg 300w, https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim-1024x575.jpg 1024w, https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim-768x431.jpg 768w, https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim-749x420.jpg 749w, https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim-150x84.jpg 150w, https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim-696x391.jpg 696w, https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/rumors-ayah-quote-muft-menk-by-muhammad-qasim-1068x599.jpg 1068w\" sizes=\"(max-width: 1269px) 100vw, 1269px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Periksalah ayat Al-Qur&#8217;an untuk memverifikasi sebuah berita. Sekarang, aku akan memberikan contoh yang berhubungan dengan mimpi. Dalam mimpi itu, aku membawa sebuah kotak dan memasuki sebuah gedung. Seseorang memanggilku dari belakang dan berkata, &#8220;Qasim, berhenti sebentar.&#8221; Aku terkejut bahwa ada seseorang yang mengetahui namaku, dan aku mengenakan pakaian lama dan sandal plastik. Ketika aku berbalik, aku terkejut melihat Nabi Sulaiman a.s berdiri di belakangku. Beliau bertanya padaku, \u201cApa yang ada di dalam kotak itu?\u201d Aku tidak tahu apa yang ada di dalam kotak itu. Kemudian Nabi Sulaiman a.s bertanya lagi kepadaku; &#8220;Dari mana kamu mendapatkan kotak itu&#8221;. Lalu aku mengatakan bahwa aku menemukannya di atas sebuah gedung di suatu tempat. Beliau bertanya, \u201cApakah orang-orang di sana melihatmu? dan aku menjawab; \u201cTidak, mereka tidak melihatku, dan aku juga heran, mengapa orang-orang itu tidak melihatku. Nabi Sulaiman a.s lalu berkata bahwa; \u201cAda sebuah cincin di dalam kotak itu dan kamu boleh menyimpannya tetapi berikan kepadaku kotak itu. Mereka adalah jin jahat, jika mereka tahu kotak itu tidak ada di sana, mereka akan mengikuti kamu sampai kamu mengembalikan cincin itu kepada mereka. Mereka akan terus mengejarmu\u201d. Lalu beliau mengeluarkan cincin itu dan memberikannya kepadaku, lalu mengambil kotak itu dan menyimpannya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, dengan menggunakan contoh Nabi Sulaiman a.s ini, aku ingin memberitahu Anda bahwa para nabi Allah\ufdfb begitu ikhlas, hati dan dada mereka begitu murni dan lapang. Beliau membiarkanku membawa salah satu cincin berharga miliknya. Lihatlah karakter para nabi, bagaimana Allah\ufdfb telah mendidik mereka, bukan saja itu, mereka tidak berpikir untuk mengambil kembali cincin itu dengan paksa, malah mereka mengatakan kepadaku bahwa ada cincin di dalam kotak itu. Beliau bahkan menawarkan untuk membantuku, memberitahuku bahwa cincin itu memiliki kemampuan khusus dan menyuruhku untuk datang kembali besok dan beliau akan mengajariku cara menggunakan cincin itu. Dan beliau bahkan mengirimiku surat yang menjelaskan cara menggunakan cincin itu.&nbsp; Nah, maksud dari percakapan ini adalah bahwa mereka yang membuat video yang menentangku dan kami, serta membuat komentar buruk, mereka memiliki rasa iri dan benci di dalam hati mereka. Seorang ulama bahkan berkomentar bahwa dia shalat lima waktu, melakukan tahajud dan berjenggot, tetapi dia tidak bermimpi, lalu mengapa saya bermimpi? Ini hanyalah rasa iri dan benci. Ketika Nabi Sulaiman a.s melihat bahwa Allah\ufdfb telah memberiku cincin itu dan telah memberiku akses untuk mendapatkannya, beliau membantu dan membimbingku, memberitahuku&nbsp; bahwa ada cincin di dalam kotak itu. Kalau tidak, aku bahkan tidak akan tahu.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah contoh dari Nabi Sulaiman a.s. Sebelumnya, aku akan memberitahu Anda bahwa seandainya salah satu dari orang-orang yang membuat komentar dan video yang buruk itu hadir, mereka akan mengambil kotak itu dariku dan berkata, \u201cApa statusmu? Lihat pakaian dan penampilanmu, apakah kamu layak membawa cincin ini? Dan mereka akan merampas kotak itu dariku dan mendorongku<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, lihatlah perbedaan antara orang-orang ini dan para nabi Allah\ufdfb. Mereka pasti telah berbuat seperti itu, tetapi para nabi Allah\ufdfb telah menolong dan membimbingku.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, aku akan memberikan contoh lain tentang Nabi Sulaiman a.s yang disebutkan dalam Surah An-Naml. Nabi Sulaiman a.s sedang duduk di singgasana beliau dan seorang ratu akan datang untuk menemui beliau. Nabi Sulaiman a.s ingin melihat apakah ada orang lain yang memiliki ilmu yang telah diajarkan Allah\ufdfb kepadanya, khususnya ilmu mengendalikan angin. Maka, ia bertanya kepada jin dan manusia yang ada di istananya, \u201cApakah ada seseorang di sini yang dapat membawakan singgasana ratu Balqis kepadaku sebelum ia datang?\u2019 Salah seorang jin yang kuat berdiri dan berkata, \u2018Sebelum kamu bangkit dari tempat dudukmu, aku akan membawakan singgasana itu kepadamu, dan aku adalah orang yang dapat dipercaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian seorang yang bisa jadi adalah orang biasa, manusia biasa yang memiliki ilmu tentang kitab suci berdiri dan berkata, \u2018Aku akan membawa singgasana ratu kepadamu bahkan sebelum engkau mengedipkan matamu.\u2019 Ketika Nabi Sulaiman a.s melihat singgasana di hadapannya, beliau berkata, \u2018Ini adalah Karunia Allah\ufdfb untuk mengujiku apakah aku bersyukur kepada Allah\ufdfb atau tidak. Barangsiapa bersyukur kepada Allah\ufdfb, maka ia bersyukur untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya dan Maha Pemurah.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, sekali lagi, ketika Allah\ufdfb menguji Nabi Sulaiman a.s tidak ada rasa iri atau benci di dalam hatinya, tidak ada rasa sombong atau angkuh. Sebaliknya beliau bersyukur kepada Allah\ufdfb ketika beliau melihat bahwa ilmu yang diberikan Allah\ufdfb kepadanya juga dimiliki oleh orang biasa, yang dapat membawa singgasana ratu kepadanya bahkan sebelum ia mengedipkan mata. Maka beliau bersyukur kepada Allah\ufdfb. Contoh-contoh yang Allah\ufdfb berikan kepada kita dalam Al-Qur\u2019an ini mungkin tampak sepele bagi kita, tetapi Allah\ufdfb telah berusaha menjelaskannya kepada kita secara jelas.&nbsp; Dia ingin kita memahami cara menghilangkan rasa iri dan benci dari hati kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini, ketika aku melihat video dan komentar buruk itu, aku berpikir, Allah\ufdfb telah memberiku tangan dan lidah, aku juga bisa membuat video dan menanggapinya seperti bahasa mereka juga namun aku berusaha mengendalikan rasa marah dan benci di hatiku. Hanya karena mereka telah melakukan sesuatu yang buruk, bukan berarti aku harus seperti mereka. Aku serahkan urusanku hanya kepada Allah\ufdfb, Tuhan semesta alam. Aku kendalikan rasa marah dan benciku semampuku sehingga aku ingat bahwa Allah\ufdfb yang telah menciptakan orang-orang yang telah membuat video dan berkomentar buruk itu, jika Allah\ufdfb tidak menghendaki, mereka tidak akan dapat menyakitiku dan tidak akan dapat membuat video yang buruk itu. Jadi, jika mereka bisa membuat video itu, itu juga atas kehendak Allah\ufdfb dan jika Allah\ufdfb tidak menghendaki, Dia tidak akan menciptakan mereka seperti saat ini sebagaimana Dia tidak menciptakan banyak manusia lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jika Allah\ufdfb mengizinkan semua ini terjadi, yaitu; adanya video dan komentar buruk yang dibuat untukku, maka aku akan menganggapnya sebagai kehendak Allah\ufdfb dan akan mengabaikannya. Anda mungkin telah memperhatikan bahwa sudah delapan tahun aku tidak melakukan ini, dan aku tidak pernah menanggapi komentar apa pun atau membuat video sebagai tanggapan atas tuduhan mereka. Aku serahkan urusanku hanya kepada Allah\ufdfb dengan keyakinan bahwa Dia akan memberikan jawaban kepada mereka. Dan mereka yang mendukungku, mereka memberiku keberanian untuk bersabar, dengan mengatakan bahwa orang-orang ini (para pembenci) mungkin bisa lari dariku, tetapi mereka tidak dapat lari dari Allah\ufdfb, Tuhan semesta alam. Allah\ufdfb pasti akan meminta pertanggungjawaban mereka pada Hari Kiamat dan bertanya kepada mereka tentang tuduhan palsu yang mereka buat terhadapku dan kecemburuan serta kebencian yang mereka tunjukkan kepadaku<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, kita umat Islam telah sangat jauh dari keimanan kita. Aku akan memberikan contoh lain. Allah\ufdfb telah menciptakan orang-orang kafir, Allah\ufdfb (Tuhan semesta alam) juga yang telah menciptakan mereka.&nbsp; Mereka tidak menciptakan diri mereka sendiri, maka tidak tepat untuk mengolok-olok mereka, karena Allah\ufdfb tidak menyukai hal ini. Akhir-akhir ini, Anda mungkin telah melihat bahwa dalam turnamen sepak bola di Qatar, ketika Arab Saudi bermain melawan Argentina, Arab Saudi menang.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, kalian pasti sudah tahu, umat Islam begitu banyak mengolok-olok Messy. Ini bukan cara Islam, mereka tidak hanya mengolok-olok muslim tetapi juga non-Muslim. Ini bukan cara umat Islam. Jadi, mereka mengolok-oloknya, dan jika kalian melihat cara Allah\ufdfb, Allah\ufdfb memberi pelajaran kepada umat Islam dengan menjadikan orang yang sama (Messy) sebagai pahlawan dalam turnamen itu. Kalian melihat bagaimana derajatnya diangkat di seluruh dunia. Jadi, pada dasarnya inilah yang dilakukan Allah\ufdfb untuk memberi pelajaran kepada umat Islam bahwa, orang yang kalian olok-olok juga diciptakan oleh Allah\ufdfb, Tuhan semesta alam, dia tidak menciptakan dirinya sendiri. Siapa pun yang kita olok-olok, secara tidak langsung kita mengolok-olok Allah\ufdfb, Yang Maha Agung, seolah-olah kita mengatakan bahwa Allah\ufdfb telah membuat kesalahan besar dengan menciptakannya. Jadi, kita perlu mengoreksi diri kita sendiri dengan mengikuti ajaran Rasulullah\ufdfa dan menghilangkan rasa iri dan benci dari dalam diri kita. Saat ini, kita melihat bahwa umat Islam terpecah menjadi 73 golongan.&nbsp; Mereka tidak tiba-tiba menjadi seperti ini; melainkan karena kecemburuan dan kebencian di hati mereka, maka muncullah golongan-golongan ini. Sekarang, yang terjadi adalah, satu golongan tidak menghargai golongan lain, artinya jika seseorang mengatakan sesuatu yang bertentangan dengan golongan mereka, mereka tidak akan menghargainya. Jadi, apa sebenarnya akar penyebab semua ini? Kecemburuan, kebencian, kesombongan dan keangkuhan yang ada di hati mereka dan mereka tidak rela menyingkirkannya dari hati mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, ada sebuah kejadian yang terjadi pada masa Nabi Terakhir Muhammad\ufdfa. Beberapa sahabat membawa dua ekor anak burung kepada beliau dan induknya terbang ke sana kemari mencari mereka. Ketika Nabi Muhammad\ufdfa melihat hal ini, beliau bertanya, mengapa induk burung itu terbang ke sana kemari dengan gelisah?. Ternyata para sahabat telah mengambil anak-anaknya. Nabi Muhammad\ufdfa kemudian meminta para sahabat untuk mengembalikan anak-anak burung itu ke sarangnya dengan mengatakan bahwa; tidak baik menyakiti siapapun, bahkan meskipun itu seekor burung. Ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad\ufdfa peduli terhadap makhluk yang tidak dapat berbicara sekalipun.&nbsp; Akan tetapi, jika kita melihat kondisi umat Islam sekarang ini yang sangat cepat menghakimi dan mengutuk umat Islam lain tanpa melakukan penyelidikan, meskipun ketika kita tahu bahwa tuduhan itu salah. Kita melakukan ini hanya untuk memperlihatkan kepada yang lain bahwa kita membela Islam dan setiap kali fitnah baru muncul, kita segera memperingatkan orang lain untuk berhati-hati terhadapnya. Akan tetapi, aku ingin bertanya, fitnah seperti apakah ini? Bertahun-tahun yang lalu, Allah\ufdfb memberitahuku bahwa ketika kamu tidur, bacalah Surah Al-Ikhlas, Surah An-Nas, dan Surah Al-Falaq agar setan menjauh darimu.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah kalian paham maksudku? Maksudnya adalah, aku pernah bermimpi di mana aku diberitahu untuk menghindari syirik dan jenis-jenisnya. Selama aku tidak menghindari syirik dan jenis-jenisnya, maka pertolongan Allah\ufdfb tidak akan sampai kepadaku. Jadi, dimana bahayanya hal ini? Kemudian dalam mimpi lainnya, Allah\ufdfb memberitahuku bahwa ketika kamu makan, bersihkan piring dengan jarimu, maka Aku akan membuat rencana untukmu. Sekarang, katakan padaku, dimana bahayanya hal ini.&nbsp; Begitu pula dengan hal ini, Allah\ufdfb menegaskan kepadaku agar tidak berputus asa dari rahmat Allah\ufdfb, karena hanya orang-orang kafir yang berputus asa dari rahmat Allah\ufdfb. Jadi, fitnah seperti apa yang menyuruhku untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah\ufdfb dan bersabar dan bahwa, Allah\ufdfb tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang sabar? Begitu pula Allah\ufdfb juga mengajariku dalam mimpi untuk memperlakukan anak-anak dengan baik, berbuat baik kepada orang tua, apa yang salah dengan itu? Cobaan atau ujian macam apa ini? Dan orang-orang akan mengatakan bahwa semua hal ini sudah ada dalam Islam dan Al-Qur&#8217;an. Semuanya sudah ada. Tidak ada yang baru dalam hal ini. Tetapi apakah Anda mengamalkan apa yang Anda dakwahkan? Apakah Anda mengamalkan apa yang Anda komentari atau buat video tentangnya? Tidak sama sekali. Jika Anda melakukannya, Anda akan berkata seperti ini, \u201cBaiklah, kita akan bersabar, sudah delapan tahun dan dia tidak membuat klaim apapun, mari kita lihat apakah mimpinya benar? dan jika memang benar, kita pasti akan mempercayainya\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, mengenai mimpi-mimpi itu, mimpi-mimpi itu sudah diunggah di YouTube jauh-jauh hari sebelumnya. Tidak mungkin Anda mengunggah video baru lalu mengubah tanggal video itu diupload. Jadi, pergi dan periksa video-video lama itu, di mana aku juga mengatakan bahwa aku tidak membuat klaim palsu dan semua mimpi yang berhubungan dengan Imran Khan telah menjadi kenyataan persis seperti yang aku lihat dalam mimpiku.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti mimpi ketika aku melihat Imran Khan akan gagal. Meskipun Anda melihat bahwa pada tahun 2018 ketika pemilihan umum diadakan dan Imran Khan menang. Partai mendukung Imran Khan dan Imran Khan datang dengan penuh semangat dan tampaknya Imran Khan tidak akan gagal. Tapi aku bermimpi bahwa Imran Khan akan gagal dan dia tidak akan dapat menyelesaikan masa jabatannya&#8221;. Lalu aku katakan kepada Imran Abbasi dari Inggris dan Abdullah Qureshi dari Perancis bahwa aku pikir Imran Khan tidak akan gagal, maka kami memutuskan untuk tidak berbagi mimpi ini. Lalu Imran Abbasi berkata bahwa mimpi-mimpi ini berasal dari Allah\ufdfb yang Maha Tinggi dan Anda harus membagikannya, mimpi-mimpi itu pasti akan menjadi kenyataan.&nbsp; Lalu aku berkata, \u2018Baiklah, kalian buat video tentang mimpi itu dan aku akan membagikannya\u201d. Lalu mereka membuat video dengan suara mereka sendiri dan Abdullah Qureshi juga membuat video dan membagikannya. Dan Anda dapat melihat bahwa apa yang muncul dalam mimpi itu. Hari ini orang-orang mengatakan bahwa aku mengarang mimpi-mimpi itu sendiri atau mimpi itu adalah ramalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, bagaimana aku mampu mengarang mimpi-mimpi yang terjadi pada tahun 2018 itu dan pada tahun 2022 atau 2023, Imran Khan menggunakan kata-kata yang sama persis seperti yang ada dalam mimpiku? Ada sebuah mimpi di tahun 2018 dimana Imran Khan berkata, \u2018Kami bukan budak Anda.\u2019 Jika Anda lihat, pada tahun 2022, kalimat yang diucapkan Imran Khan itu menjadi sangat populer, \u201cKami bukan budak Amerika\u2019. Jadi bagaimana mungkin seseorang memasukkan kata-kata yang sama persis ke dalam mulut orang lain?&nbsp; Kemudian ada mimpi lain lagi pada tanggal 6 Maret 2022, Imran Khan berkata, \u201cJika menurut Anda, ada orang lain yang mampu dan lebih baik dariku, bawalah dia maka aku yang akan pergi\u201d. Jika Anda lihat, beberapa bulan lalu Imran Khan juga menggunakan kata-kata yang sama persis dalam pidatonya. Jadi, bagaimana mungkin ada orang yang mengarang mimpi dan Imran Khan menggunakan kata-kata yang sama? Nah, apa yang aku lihat dalam mimpiku, aku sampaikan kepada orang-orang bahwa; jika mimpiku tentang Imran Khan menjadi kenyataan, maka mimpi-mimpiku yang lain, yang berkaitan dengan kebangkitan Islam dan kemakmuran Pakistan juga akan menjadi kenyataan. Ada juga mimpi-mimpi lain yang bisa dikatakan berkaitan dengan masa kepemimpinan Imran Khan, seperti mimpi tentang \u201ctanah longsor\u201d yang menandakan akan ada bencana alam.&nbsp; Jika anda melihat virus corona juga terjadi di masa Imran Khan.&nbsp; Kemudian dalam mimpi yang lain, aku katakan bahwa Pakistan sudah berdiri selama 74 tahun dan semua orang berusaha untuk membawa kemakmuran bagi negara ini, termasuk tentara. Mereka juga datang dan memerintah, tetapi kemakmuran bagi negara ini tidak pernah terjadi bahkan negara ini terus merosot dan tenggelam dalam kegelapan. Jadi, hanya ada satu alasan untuk semua kegagalan ini yaitu, tidak ada seorang penguasa pun yang membersihkan negara ini dari kesyirikan dengan segala bentuknya. Jadi, sebelum kita membersihkan negara ini dari kesyirikan dan jenis-jenisnya, pertolongan Allah\ufdfb tidak akan datang.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, syirik yang kita bicarakan ini, orang-orang mengatakan bahwa, kita tidak menyembahnya. Tapi gambar-gambar ini dipasang pada papan reklame besar dan patung-patung dibangun atas nama seni dan budaya. Di Lahore, ada sebuah kompleks perumahan besar, mereka membangun satu blok penuh dengan patung-patung di sana-sini. Lalu, orang-orang berkata bahwa kita tidak menyembah mereka. Namun hal itu sama seperti 360 berhala\/patung yang ditempatkan di Ka&#8217;bah, umat Islam tidak menyembahnya, tapi Nabi Muhammad\ufdfa tetap menghancurkannya. Nabi Ibrahim a.s juga menghancurkan berhala\/patung. Jadi, dengan menghancurkan patung, bumi Allah\ufdfb disucikan dari syirik. Ketika bumi disucikan dari bentuk syirik, barulah pertolongan Allah\ufdfb datang. Jadi, jika Anda lihat, jika Anda keluar di Lahore, Anda akan melihat patung dan berhala di mana-mana dan semua ini juga merupakan bentuk syirik.&nbsp; Adapun penciptaan patung dan memberi kehidupan kepada patung-patung itu adalah pekerjaan Allah\ufdfb, Tuhan semesta alam. Ketika Allah\ufdfb menciptakan patung Adam a.s Dia memerintahkan semua malaikat untuk bersujud kepada Adam, dan mereka semua sujud kecuali Iblis yang tidak mau sujud. Kesombongan dalam hatinya telah menghalanginya untuk bersujud. Iblis berkata, \u2018Aku diciptakan dari api, aku lebih baik, sedangkan mereka diciptakan dari tanah, jadi untuk apa aku bersujud kepada mereka? Maka Allah\ufdfb menghukum dan mengusirnya dari sana. Maka saya tegaskan sekali lagi bahwa kemusyrikan ini, yaitu kesombongan dan keangkuhan, kebencian dan kedengkian sudah sangat banyak sekali di kalangan umat Islam. Dan mengejek itu sangat dibenci oleh Allah\ufdfb. Bahkan Allah\ufdfb telah menunjukkan kepadaku bahwa barangsiapa yang mengejek seseorang, maka Allah\ufdfb akan menghukumnya dengan hukuman tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Bahkan dalam mimpi, Allah\ufdfb berkata, jika seseorang adalah ulama besar di zamannya, lalu mengejek orang yang tidak shalat, \u201cKamu orang yang tidak shalat, sedangkan aku shalat lima waktu,\u201d maka hal itu merupakan dosa yang sangat besar di mata Allah\ufdfb, seakan-akan ulama itu telah jatuh dari langit ke dalam bumi. Artinya, mengejek seseorang adalah dosa besar di mata Allah\ufdfb.&nbsp; Namun kita, di zaman sekarang menganggap mengejek sebagai keterampilan, bakat dan seni dan orang-orang menghargainya. Mereka yang menghargainya juga adalah umat Islam dan kita tidak pernah memperhatikan hal-hal tersebut. Sekarang, pada tahun 2006, ketika Allah\ufdfb menegurku dalam mimpi, aku bertekad untuk mencari keridhaan Allah\ufdfb. Allah\ufdfb tidak membutuhkan kita, kita yang membutuhkan Allah\ufdfb.&nbsp; Aku hanya ingin menyenangkan Allah\ufdfb. Jika aku melakukan apa yang Dia sukai dan menjauhi apa yang dilarang-Nya, maka Allah\ufdfb mulai mengajariku dan aku mulai memerangi diriku sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Aku berkata, \u201cTidak, aku harus menyenangkan Allah\ufdfb, Tuhan semesta alam dalam kondisi apapun. Maka dalam hal ini, Allah\ufdfb pertama-tama mengajariku tentang syirik, kemudian tentang kebencian dan kedengkian, kesombongan dan keangkuhan. Allah\ufdfb juga memberitahuku bahwa kalian seharusnya tidak berjalan di muka bumi dengan kesombongan, tetapi dengan kerendahan hati dan dengan menundukkan kepala, sehingga kalian tidak menghancurkan bumi. Aku pun mulai melakukan hal itu. Kemudian, ketika aku sedang melakukan itu, tahun 2014 Allah\ufdfb berkata lagi, \u2018Ceritakan kepada semua orang tentang mimpi-mimpi yang telah Aku tunjukkan kepadamu. Aku ingin menunjukkan kepada manusia di dunia, siapa dirimu\u201d. Namun tugas ini sangat sulit bagiku dan aku berkata, \u2018Siapa yang akan percaya pada mimpi-mimpi ini? Tidak ada seorangpun yang mengenalku di lingkunganku.\u2019 Jadi, bagaimana orang-orang yang belum pernah mengenalku sebelumnya akan percaya kepadaku?&nbsp; Maka Allah\ufdfb berkata, \u2018Qasim, jika Aku berniat untuk melakukan sesuatu, maka Aku akan melakukannya dan tidak ada seorangpun yang dapat menghentikan-Ku, dan Aku berkuasa atas pekerjaan-Ku\u201d. Maka, yang aku lihat hari ini adalah kalian semua duduk, artinya, kalian dapat mengatakan bahwa aku tidak pernah berbicara seperti ini bahkan di hadapan empat atau lima orang teman, seperti yang aku lakukan hari ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Pidato pertamaku atau pidato sebelumnya, dan dalam pidato itu, aku sangat bingung. Dan jelas bahwa, bahkan orang-orang besar, seperti Imran Khan dan yang lainnya, ketika mereka memberikan pidato pertama mereka dalam hidup, mereka pasti juga sangat bingung. Tetapi Allah\ufdfb hanya menyuruhku untuk memberikan pidato apapun yang bisa aku katakan. Tetapi pada saat itu, sangat banyak orang berbicara buruk tentang aku sehingga aku tidak dapat berbicara dengan baik. Aku katakan lagi bahwa kalian tidak sedang mengolok-olokku, tetapi secara tidak langsung kalian telah mengolok-olok Allah\ufdfb , seolah-olah Allah\ufdfb telah membuat kesalahan dengan menciptakanku atau menjadikanku seperti ini.&nbsp; Maka, kita harus menjaga hati kita tetap bersih. Nah, ketika mereka tahu aku bermimpi, mereka menolakku karena alasan ini juga, bahwa kami adalah orang-orang yang shalat, kami shalat tahajud, kami memelihara jenggot sementara dia bercukur bersih dan tidak shalat. Jadi, ini juga alasan mengapa mereka mengolok-olokku dan menolakku seperti ini. Dan mungkin saja Allah\ufdfb ingin menguji kalian melalui cara ini, cara kalian berbicara tentang aku.<\/p>\n\n\n\n<p>Allah\ufdfb ingin menguji orang-orang ini dan melihat seberapa besar kebencian dan kedengkian yang ada di hati mereka, apakah dada mereka dipenuhi dengan kebencian dan kedengkian atau bersih. Jadi, Anda dapat menonton video mereka dan membaca komentar mereka untuk memahami dengan jelas seberapa besar kebencian dan kedengkian yang ada di hati mereka. Dan di sini, aku ingin mengatakan bahwa aku tidak menganggap diriku sebagai orang yang suci dan bersih karena setiap manusia memiliki nafsu yang selalu mengajarkan kejahatan. Aku melakukan dosa dan kemudian aku bertobat kepada Allah\ufdfb seribu kali dan mengatakan bahwa aku tidak akan melakukannya lagi, tetapi tetap saja, ada kemungkinan 100% bahwa dosa itu akan terjadi lagi karena nafsu manusia selalu mengajarkan kepada kejahatan. Tetapi itulah Allah\ufdfb, Dia selalu melihat kita dengan belas kasih dan perhatian dan memang Allah\ufdfb adalah yang paling penyayang dan maha pengasih.&nbsp; Maka aku senantiasa berusaha memperbaiki diri dan senantiasa berusaha menghilangkan rasa benci, dengki, sombong, dan angkuh dari dalam diriku, dan ini merupakan tugas yang sangat berat, apalagi di zaman sekarang, tetapi ini merupakan ikhtiar untuk menyelamatkan diriku dari kesyirikan dan bentuk-bentuknya. Aku berusaha mengamalkan apa yang Allah\ufdfb dan Rasulullah\ufdfa ajarkan padaku melalui mimpi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan aku, kalian lihat.. bahwa Allah\ufdfb juga memberikan pesan melalui ini, bahwa; Dia (Qasim) telah mulai menyelamatkan dirinya dari kesyirikan dan bentuk-bentuknya. Maka Dia (Allah\ufdfb) mulai menolongnya. Dia sendirian di tahun 2015 dan tidak ada seorang pun yang mengenalnya dan hari ini, dengan rahmat Allah\ufdfb, kalian lihat bahwa kalian semua yang duduk di sini. Sebelum ini, kalian tidak saling mengenal dan orang-orang dari seluruh dunia yang saling terhubung satu sama lain, mereka tidak saling mengenal.&nbsp; Bahkan budaya kita, bahasa kita, semuanya juga berbeda, daerah kita berbeda, tetapi agama kita sama, Alhamdulillah. Orang-orang dari Indonesia, Malaysia, bahkan ada juga Muslim dari India yang percaya pada mimpi-mimpi ini, orang-orang Bangladesh banyak yang percaya, orang-orang Pakistan juga percaya, Alhamdulillah. Dari Amerika, dari Eropa, bahkan beberapa hari yang lalu, aku melihat sebuah video dari Perancis, dia berbicara dalam bahasa Perancis dan dia orang Perancis, maksudnya dia adalah seorang Muslim yang lahir di sana. Jadi, dia juga percaya pada mimpi-mimpi itu, aku juga terkejut setelah menonton video itu, bertanya-tanya siapakah orang ini?. Kemudian aku bertanya kepada Abdullah Qureshi yang tinggal di Perancis, apakah yang dikatakan orang ini benar? Kemudian dia mengatakan kepadaku bahwa dia percaya pada mimpi-mimpimu. Aku bertanya kepadanya, bagaimana dia mengetahui tentang mimpi-mimpi ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Dia (Abdullah Qureshi) berkata, aku tidak tahu bagaimana dia mengetahuinya, tetapi bagaimanapun, dia telah mengatakan bahwa dia percaya pada mimpi-mimpimu. Maksudku, dia menyebutkan hal ini dalam video itu.&nbsp; Kemudian ia (Abdullah Qureshi) mencoba menghubunginya dan ternyata benar, bahwa ia yang berbicara. Ini semua karena rahmat dan pertolongan Allah\ufdfb. Lihatlah, orang-orang dari seluruh dunia sekarang percaya pada mimpi-mimpi ini. Dan Allah\ufdfb memberikan hanya satu alasan untuk ini semua yaitu karena \u201cQasim, Aku membantumu karena kamu telah mulai menyelamatkan diri dari syirik dan semua bentuknya\u201d. Jadi, jika kita lihat sekarang, jika aku sebagai satu individu yang melakukan tindakan ini, Allah\ufdfb membantuku. Jika kita muslim memiliki populasi 1,5 miliar atau lebih dan jika kita semua menyelamatkan diri kita dari syirik dan bentuk-bentuknya, maka ketika pertolongan Allah\ufdfb datang, kalian akan melihat orang-orang kafir ini tidak akan dapat berdiri di hadapan kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun sekarang ini, situasi kita sangat memprihatinkan sehingga kita bahkan tidak dapat melakukan protes dengan benar. Maksudku, Anda pasti telah melihat apa yang terjadi di Swedia, dan reaksi para pemimpin Muslim, seperti apa reaksi mereka? Ini semua terjadi karena hari ini kita telah berhenti menyelamatkan diri dari syirik dan bentuk-bentuknya. Kita bahkan tidak tahu apa itu syirik. Orang-orang pergi ke makam, bersujud disana dan membuat permintaan, semua ini adalah syirik. Anda tidak dapat meminta apa pun dari siapa pun kecuali Allah\ufdfb yang Maha Tinggi. Jika Anda melakukannya, itu akan menjadi syirik. Jadi, syirik dimulai dengan gambar, kemudian berhala dibuat, kemudian mereka mulai mengatakan, berhala ini untuk hujan, dan ini untuk rezeki dan dengan cara ini, mereka mulai menyebarkan syirik. Jadi, hari ini jika Anda lihat, hal yang sama terjadi di masyarakat kita. Bahkan jika Anda pergi ke suatu kota, hal yang sama akan terjadi, hanya bentuknya mungkin berbeda, ada masalah apa sebenarnya dengan umat Islam?&nbsp; Nah, jika Anda melihat, Nabi Isa a.s. juga membuat patung burung dan atas izin Allah\ufdfb, ia meniupkan kehidupan ke dalamnya dan patung burung itu berubah menjadi hidup dan terbang. Nah, semua hewan dan makhluk ini, pertama-tama, Allah\ufdfb membuat patung mereka dan kemudian meniupkan Ruh ke dalamnya dan mereka pun hidup. Jadi, urusan membuat patung dan meniupkan Ruh ke dalamnya adalah pekerjaan Allah\ufdfb, Tuhan semesta alam, dan siapa pun yang membuat patung, ia telah berbuat syirik kepada Allah\ufdfb. Artinya, ia mengatakan bahwa jika Allah\ufdfb dapat melakukan pekerjaan ini, maka aku juga dapat melakukannya, Astaghfirullah&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, pada Hari Kiamat, Allah\ufdfb akan berkata kepada mereka, \u201cHidupkanlah patung ini, gambar ini dan mereka tidak akan dapat melakukannya\u201d. Jadi, ada banyak kebingungan dalam hal ini.&nbsp; Ada yang berkata bahwa memakai gambar untuk membuat video di media sosial, sama-sama syirik. Nah, dalam hal ini, Allah\ufdfb juga sudah mengajarkanku lewat mimpi, bahwa jika diperlukan atau karena hukum negara, atau masalah kesehatan, atau masalah rezeki, ya boleh saja, sampai datang sistem Islam yang berlandaskan Islam yang benar, yang diajarkan Nabi Muhammad\ufdfa. Nah, jika kita membuat thumbnail di media sosial dengan menggunakan gambar makhluk hidup, maka dibenarkan karena gambar itu berbentuk digital. Jika ponsel atau laptop dimatikan maka gambar itu akan hilang dan diubah menjadi data, dan kita memakai gambar itu seperlunya saja. Jika Anda melihat di semua profil kami, kami berusaha menghindari penggunaan gambar. Ada juga gambar yang dibutuhkan karena ada hukum negara, seperti gambar pada uang kertas, foto pada KTP, foto pada paspor, dan masih banyak yang lainnya lagi yang memerlukan gambar.&nbsp; Misalnya, jika seseorang bekerja, dan perusahaan telah mewajibkan adanya foto pada kartu tanda pengenal Anda, maka itu adalah keharusan, dan itu diperbolehkan. Namun jika tidak diperlukan, seperti papan reklame besar ini, maka gambar itu tidak dibutuhkan di sini. Ada begitu banyak perusahaan besar, dimana mereka hanya memasang nama dan produk perusahaan untuk membuat iklan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika ada iklan dalam kemasan botol minuman atau susu, Anda hanya butuh gambar susu itu dan tidak perlu gambar manusia di sana karena semua itu tidak diperlukan. Dan gambar fisik itu berbeda dengan gambar digital. Karena jika layar ponsel dimatikan maka gambarnya akan hilang, tetapi jika ada gambar di dalam ruangan, meskipun lampu dimatikan, meskipun Anda keluar ruangan, gambar itu akan tetap ada disana. Jadi, ada sebuah hadis yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad\ufdfa bersabda bahwa \u201cJika di dalam rumah terdapat gambar, malaikat rahmat Allah\ufdfb tidak akan masuk\u201d. Jadi, jika kita ingin malaikat rahmat Allah\ufdfb datang kepada kita, jika kita ingin pertolongan Allah\ufdfb datang kepada kita, maka kita harus menjaga diri dari kesyirikan dan bentuk-bentuknya. Hari ini, banyak orang yang memiliki hiasan gambar dan patung di dalam rumah mereka. Sekarang, coba Anda katakan kepada saya, jika di dalam Ka&#8217;bah ada 360 berhala, dan di rumah Anda juga ada yang seperti itu, lalu apa bedanya? Tidak ada bedanya, intinya sama saja, sama-sama patung, hanya bentuknya saja yang berbeda. Jadi, Nabi Muhammad\ufdfa menghancurkan 360 berhala itu karena beliau ingin memberi kita pesan agar kita tidak membuat patung seperti itu di mana pun. Dan jika kita melihatnya, kita harus menghancurkannya. Namun di sini, aku katakan bahwa ini adalah tugas negara, dan tidak seorang pun boleh mengambil tindakan hukum dengan tangannya sendiri. Karena Allah\ufdfb tidak menjadikan mereka yang membuat kekacauan di negara ini sebagai hamba-Nya. Jadi, kita tidak boleh membuat kekacauan, kerusakan di negara manapun. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menghormati hukum negara dan mengikutinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian orang mengatakan bahwa pemerintah telah menetapkan tanggal yang salah dalam perhitungan bulan, mereka harus memperbaikinya. Namun sudah menjadi kewajiban kita untuk mengikuti aturan pemerintah. Apakah mereka telah menetapkan tanggal yang benar atau tidak, itu adalah masalah pemerintah. Kita harus mengikuti hukum pemerintah. Begitu pula, jika pemerintah membuat hukum dan menghilangkan patung dan gambar-gambar ini, maka itu adalah cara terbaik dan tidak ada cara lain.&nbsp; Selama kita tidak menjaga diri dari kesyirikan dan bentuk-bentuknya, pertolongan Allah\ufdfb tidak akan datang dan kita akan tetap berada dalam kegelapan ini selamanya. Dan Allah\ufdfb juga berkata kepadaku dalam mimpi bahwa; \u201cQasim, lakukan pekerjaan yang telah Aku perintahkan kepadamu atau tetaplah dalam kegelapan ini selamanya\u201d. Sekarang, aku ingin berbicara tentang video AI. Ketika Video AI ini dibuat, ada banyak reaksi di media sosial. Seorang tokoh agama menyampaikan pesan yang kuat dan bahkan mengolok-oloknya. Namun Allah\ufdfb tahu bahwa aku bahkan tidak pernah membayangkan untuk membuat video AI itu. Seseorang telah membuatnya dan ketika aku mengetahuinya, itu sudah berlalu dua hari sejak video itu dibuat. Dan aku pikir sampai video ini menjadi viral di YouTube dan mendapat banyak penonton, orang-orang tidak akan tahu tentang mimpi ini. Jadi, ketika video itu dibuat, video itu juga dibagikan di TikTok dan YouTube, tetapi lebih banyak ditonton di TikTok. Namun ketika aku mengetahuinya, itu sudah tiga hari. Aku mengetahui bahwa Channel \u2018Call of the Covenant\u2019 yang membuat video itu untuk pertama kalinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian orang lain yang percaya pada mimpi juga menyalin dan menguploadnya ke channel TikTok mereka. Lalu video itu ditonton banyak orang dan ketika aku mengetahuinya, video itu sudah ditonton begitu banyak sehingga tidak terkendali. Kemudian, keesokan paginya, aku bangun dan seseorang mengirimiku screenshoot sebuah tweet yang dibuat oleh seorang tokoh agama yang mengejekku. Allah\ufdfb Yang Maha Tinggi tahu bahwa aku tidak tahu apa-apa tentang video-video ini. Ketika aku melihatnya pertama kali, aku berpikir, apa yang salah dengan mereka, apakah mereka bermimpi di tengah malam bahwa mereka membuat video tentang mimpiku. Lalu aku menontonnya dua atau tiga kali dan berkata; \u201cTidak, ucapan Mufti ini tidak sesuai dengan kata-kata dalam video. Jadi, aku menyadari bahwa itu adalah video yang diedit, dan kemudian aku mengetahui bahwa itu adalah video yang dibuat oleh AI.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, aku tidak ada kaitannya dengan ini, aku tidak tahu sama sekali tentang hal ini. Tokoh-tokoh agama itu, tanpa menyelidiki, menyebarkan kebohongan bahwa aku telah membuat klaim. Jadi, sekarang, seperti yang akan aku katakan lagi, jika Anda menerima sesuatu seperti ini, Anda harus menyelidikinya maka Anda akan mengetahui kebenarannya. Jika Anda mencari di YouTube, Anda dapat dengan cepat menemukan banyak hal, tidak butuh banyak waktu. Jadi, jika mereka juga mencari sedikit, mereka akan menemukan bahwa Qasim tidak pernah membuat klaim seperti itu, orang lain yang mengatakan hal-hal seperti itu tentangnya. Namun, mereka menyalahkan semua orang, mengatakan bahwa mereka yang mendukungnya juga harus memeriksa diri mereka sendiri, Astaghfirullah. Aku akan katakan sekali lagi bahwa mengolok-olok seseorang sangat tidak disukai oleh Allah\ufdfb yang Maha Agung. Jika kita menyebarkan Islam dengan cara ini, itu akan mengirimkan pesan yang sangat salah, dan kita akan semakin jauh dari Islam. Dan baru-baru ini, Allah\ufdfb Yang Maha Agung, mengatakan kepadaku bahwa para tokoh agama itu Muslim, kamu juga Muslim, dan ketika kalian menerima suatu berita, hendaknya kalian menyelidikinya terlebih dahulu dan memikirkan mimpi-mimpi itu untuk mengetahui apakah aku benar-benar mengklaim sesuatu atau tidak. Akan tetapi, mereka tanpa berpikir dan menyelidiki, langsung berbohong tentangku, bahkan mengatakan hal-hal tentang orang-orang yang bersamaku. Aku hanya akan mengatakan bahwa Allah\ufdfb sebaik-baik penolong.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita semua ada di sini, dan kalian juga ada di sini, Insya Allah. Sebagaimana Allah\ufdfb menjadikan mimpi ini menjadi kenyataan, maka Dia juga akan menjadikan mimpi-mimpi lainnya menjadi kenyataan. Maka, akan menjadi jelas mana yang benar dan mana yang salah, Insya Allah. Sekali lagi aku katakan, semoga laknat Allah atas para pendusta, dan semoga orang-orang yang menyesatkan manusia dengan mengatasnamakan Allah\ufdfb dan Rasul-Nya (\ufdfa) kekal selamanya dalam api neraka. Sekarang, bagaimana mungkin aku berbohong seperti yang dikatakan orang-orang? Manusia dapat ditipu, tetapi tidak ada seorang pun yang dapat menipu Allah\ufdfb tuhan semesta alam.&nbsp; Maka, bagaimana mungkin, Astaghfirullah aku terus berbohong dan Allah\ufdfb terus menolongku dan menyebarkan mimpi-mimpi ini? Ini tidak mungkin.<\/p>\n\n\n\n<p>Akhir kata, aku sampaikan bahwa hari ini, sebagai umat Islam, kita harus menyingkirkan kebencian dan kedengkian dari hati dan dada kita, serta menyelamatkan diri dari kesyirikan dan bentuk-bentuknya, serta dari kesombongan dan keangkuhan. Hanya dengan begitu, kita dapat berjalan di jalan yang lurus, dan ini adalah ajaran Nabi Muhammad\ufdfa . Beliau\ufdfa tidak pernah menyebut pembohong sebagai pembohong, atau orang munafik sebagai orang munafik, jadi kita juga harus mengikuti Sunnah Nabi Muhammad\ufdfa dan tidak mengatakan hal-hal seperti itu kepada siapa pun. Kita harus bersabar, dan dalam mimpi-mimpi ini, Anda tidak akan menemukan sesuatu yang bertentangan dengan Al-Qur\u2019an dan Hadits, dan orang-orang yang membuat video itu pasti telah melihatnya. Ketika mereka tidak menemukan apa-apa, mereka langsung menuduh aku telah membuat klaim. Padahal, tidak ada hal seperti itu. Jika Anda memiliki bukti, tunjukkanlah, lampirkan klip yang menunjukkan bahwa aku Astaghfirullah telah membuat klaim.&nbsp; Kalian tidak memberikan bukti apa pun. Kalian hanya melakukan hal yang berdasarkan kabar angin dan berkata, &#8216;Baiklah, kami memiliki pengikut dan orang-orang mengira kami menyebarkan agama, jadi mereka akan segera percaya dengan apa yang kami katakan.\u2019<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, insya Allah, Allah\ufdfb yang Maha Bijaksana, dan Allah\ufdfb sebaik-baik perencana. Dialah yang akan mendatangkan kebenaran. Insya Allah, mimpi ini pasti akan terwujud dengan rahmat Allah\ufdfb. Allah\ufdfb pasti akan mewujudkan dan memperlihatkannya. Sebagaimana Allah\ufdfb telah mewujudkan mimpi sebelumnya, insya Allah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Salam sejahtera dan semoga rahmat Allah\ufdfb dan keberkahan-Nya bagi kalian.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Semoga Allah\ufdfb membalas kalian dengan kebaikan.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pidato Publik Ke-2 Muhammad Qasim | Jawaban untuk para Pembenci yang menyebarkan kebohongan tentang diriku, \u201cAku mengaku sebagai Imam Mahdi\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":6226,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"slim_seo":{"title":"Pidato Muhammad Qasim | Pidato publik ke-2 di Lahore, 30 Juli 2023 - Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim","description":"Pidato Publik Ke-2 Muhammad Qasim | Jawaban untuk para Pembenci yang menyebarkan kebohongan tentang diriku, \u201cAku mengaku sebagai Imam Mahdi\u201d Dengan menyebut nam"},"footnotes":""},"categories":[112,293],"tags":[252,253,254],"class_list":["post-14256","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id","category-video-dan-wawancara-id","tag-muhammad-qasim-id","tag-muhammad-qasim-public-speeches-id","tag-muhammad-qsaim-speeches-id"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Muhammad-Qasim-second-public-speech-lahore-30-July-2023.jpg",1525,982,false],"landscape":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Muhammad-Qasim-second-public-speech-lahore-30-July-2023.jpg",1525,982,false],"portraits":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Muhammad-Qasim-second-public-speech-lahore-30-July-2023.jpg",1525,982,false],"thumbnail":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Muhammad-Qasim-second-public-speech-lahore-30-July-2023-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Muhammad-Qasim-second-public-speech-lahore-30-July-2023-300x193.jpg",300,193,true],"large":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Muhammad-Qasim-second-public-speech-lahore-30-July-2023-1024x659.jpg",1024,659,true],"1536x1536":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Muhammad-Qasim-second-public-speech-lahore-30-July-2023.jpg",1525,982,false],"2048x2048":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Muhammad-Qasim-second-public-speech-lahore-30-July-2023.jpg",1525,982,false]},"rttpg_author":{"display_name":"Team Black Car","author_link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/author\/aqibtaknik-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/uncategorized-id\/\" rel=\"category tag\">Uncategorized @id<\/a> <a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/video-dan-wawancara-id\/\" rel=\"category tag\">Video dan Wawancara<\/a>","rttpg_excerpt":"Pidato Publik Ke-2 Muhammad Qasim | Jawaban untuk para Pembenci yang menyebarkan kebohongan tentang diriku, \u201cAku mengaku sebagai Imam Mahdi\u201d [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14256","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14256"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14256\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6226"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}