{"id":23556,"date":"2016-04-02T18:01:00","date_gmt":"2016-04-02T18:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/?p=23556"},"modified":"2024-12-16T10:34:58","modified_gmt":"2024-12-16T10:34:58","slug":"panggilan-mendesak-dari-nabi-terakhir-%ef%b7%ba-misi-muhammad-qasim-untuk-menghidupkan-kembali-islam-sejati-dan-menyatukan-umat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/panggilan-mendesak-dari-nabi-terakhir-%ef%b7%ba-misi-muhammad-qasim-untuk-menghidupkan-kembali-islam-sejati-dan-menyatukan-umat\/","title":{"rendered":"Panggilan Mendesak dari Nabi Terakhir \ufdfa: Misi Muhammad Qasim untuk Menghidupkan Kembali Islam Sejati dan Menyatukan Umat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2-04-2016<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\ufdfd<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam mimpi ini, Nabi Muhammad\ufdfa berbicara kepadaku dengan sebuah perangkat seperti telepon. Suara Nabi Muhammad\ufdfa terdengar sangat lelah, lemah dan cemas. Nabi Muhammad\ufdfa berkata kepadaku: \u201cQasim, aku telah memanggil banyak orang tetapi tidak ada yang mendengarkanku. Aku sangat lelah sekarang. Aku tidak memiliki kekuatan lagi&#8221;. Aku menjawab: &#8220;Apa yang dapat aku lakukan untukmu? Aku ada disini untukmu&#8221;. Nabi Muhammad\ufdfa berkata kepadaku: \u201cQasim, aku ingin bertemu denganmu, ada pekerjaan yang sangat penting. Bisakah kamu datang menemuiku&#8221;. Aku menjawab: \u201cMengapa tidak, tapi aku harus mendapatkan paspor dan visa terlebih dahulu&#8221;. Lalu Nabi Muhammad\ufdfa berkata: &#8220;Baik, tapi lakukan semuanya dengan cepat.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku pergi ke salah satu biro perjalanan dan dia memberitahuku bahwa pengurusan paspor dan visa membutuhkan waktu 3 hingga 4 bulan. Mendengar ini, aku berkata dalam hati: \u201cIni akan sangat terlambat. Nabi Muhammad\ufdfa telah menyuruhku untuk datang secepatnya&#8221;. Aku kembali dan memberi tahu Nabi Muhammad\ufdfa bahwa itu akan memakan waktu setidaknya 3 sampai 4 bulan. Mendengar hal itu, Nabi Muhammad\ufdfa menjadi tertekan dan berkata: &#8220;Tunggu di sana, aku akan datang kepadamu.&#8221; Aku menjawab: &#8220;Sabar saja sebentar, aku akan datang sendiri. Anda sudah sangat tua dan lelah.&#8221; Lalu Nabi Muhammad\ufdfa mengatakan: &#8220;Tidak anakku, pekerjaan ini sangat penting dan tidak bisa ditunda lagi. Aku sangat menderita melihat umatku. Aku akan datang menemuimu&#8221;. Lalu aku merasa sangat kasihan padanya dan berkata: &#8220;Jika demikian datanglah, semoga Allah\ufdfb membantu dan memudahkan perjalananmu&#8221;. Pada saat yang sama, aku berdoa kepada Allah\ufdfb: \u201cYa Allah\ufdfb, tolonglah Nabi Muhammad\ufdfa dan mudahkan perjalanannya.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian aku bergegas ke bandara untuk menjemput Nabi Muhammad\ufdfa agar beliau tidak terlalu lama menungguku. Tak lama kemudian, Nabi Muhammad\ufdfa tiba di bandara. Aku sangat senang melihatnya dan berlari ke arahnya. Nabi Muhammad\ufdfa juga sangat senang melihatku. Aku berkata kepada Nabi Muhammad\ufdfa: &#8220;Allah\ufdfb telah membawamu ke sini.&#8221; Lalu Nabi Muhammad\ufdfa berkata: &#8220;Ya, memang Allah\ufdfb sangat baik.&#8221; Aku membawa Beliau dengan mobilku dan kami pulang rumahku. Aku memiliki rumah kontrakan yang kecil dan penerangan yang kurang baik\/redup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika kami sampai di rumah, Beliau duduk disampingku dan berkata: \u201cQasim, aku datang untuk tugas yang sangat penting. Tidak ada yang mendengarkanku, jika kondisi umatku masih tetap seperti ini, aku takut Islamku akan berakhir. Semua orang sibuk dengan urusannya sendiri dan tidak ada yang peduli tentang Islamku. Aku ingin kamu melakukan pekerjaan ini untukku.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampaikan semua mimpi yang telah ditunjukkan Allah\ufdfb kepadamu dan sampaikan pesanku kepada orang-orang. Aku punya sebuah alat yang dapat kamu pergunakan untuk menyampaikan mimpimu dan pesanku.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Katakan kepada umat Islam bahwa Nabi Muhammad\ufdfa telah memberikan pesan ini: \u201cBagaimanapun Qasim, dia adalah umatku, dan aku tidak membedakan antara umatku. Islam akan bangkit dari Pakistan. Umatku tidak boleh memperdebatkan hal ini dan mereka tidak boleh berkelompok. Menjelang hari kiamat, Islam harus bangkit dengan Rahmat Allah\ufdfb dari suatu tempat. Tidak peduli dari mana Islam akan bangkit. Hal baiknya adalah, semua muslim akan bersatu kembali dan akan mendapatkan kejayaan mereka yang hilang. Islam akan dipandang dengan hormat di dunia lagi. Lalu apa yang salah dengan itu?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mendengar ini, aku berkata kepada Nabi Muhammad\ufdfa bahwa: \u201cBetapapun sulit dan berbahayanya tugas ini, aku pasti akan melakukannya dengan pertolongan Allah\ufdfb. Gelombang kegembiraan mengalir di mata Nabi Muhammad\ufdfa. Dia memelukku erat-erat dan berkata: \u201cAku berharap dari Allah\ufdfb bahwa kamu tidak akan mengecewakanku\u201d. Kemudian Nabi Muhammad\ufdfa menarik napas dalam-dalam dan berkata: &#8220;Ya Allah\ufdfb terima kasih.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian Nabi Muhammad\ufdfa mengatakan: \u201cQasim, ada peta dalam kotak ini dan kamu akan membangun Islam sejati di tanah ini dengan pertolongan Allah\ufdfb. Setelah itu, aku akan memanggilmu untuk menjumpaiku dan memberitahumu apa yang harus kamu lakukan selanjutnya.&#8221; Aku katakan kepada Nabi Muhammad\ufdfa: \u201cInsya Allah\ufdfb jangan khawatir dan istirahatlah sekarang. Pekerjaan ini telah menjadi milikku dan aku akan melakukannya dengan pertolongan Allah\ufdfb\u201d. Setelah itu, Nabi Muhammad\ufdfa mulai berdoa kepada Allah\ufdfb untuk menolongku dan juga keberhasilanku. Kemudian aku berkata dalam hati bahwa aku telah berjanji kepada Nabi Muhammad\ufdfa untuk melakukan pekerjaan ini, semoga Allah\ufdfb membantuku, karena aku tidak bisa melakukan ini tanpa pertolongan Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku membaca nama Allah\ufdfb (Bismillah) dan memulai pekerjaanku. Saat kubuka kotak pemberian Nabi Muhammad\ufdfa itu, ada perangkat seperti komputer dan peta di dalamnya. Dengan perangkat ini, aku akan mengirimkan mimpiku dan pesan Nabi Muhammad\ufdfa kepada orang-orang. Pertama, aku akan menyampaikan pesan ini kepada beberapa orang penting. Aku memberitahu mereka bahwa Nabi Muhammad\ufdfa telah memberiku pesan ini. Lalu mereka tertawa dan berkata: \u201cQasim, lakukan pekerjaanmu dan jangan buang waktu kami\u201d. Aku sedikit kecewa mendengarnya, tapi kemudian aku berkata: \u201cTidak, aku telah berjanji kepada Nabi Muhammad\ufdfa bahwa aku akan melakukan ini untuk beliau. Lalu aku membuka peta untuk melihatnya. Disana ada peta wilayah Khurasan dan daerah sebelum Khurasan di bagian timur. Nabi Muhammad\ufdfa telah membuat peta lain yang mirip dengan Pakistan dan Nabi Muhammad\ufdfa menulis: \u201cJika kalian melihat Islam yang benar menyebar dari tanah sebelum Khurasan pada akhir zaman, maka bergabunglah, bahkan jika kalian harus berjalan tanpa alas kaki melalui pegunungan.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian seorang pria mengirimiku pesan dan aku berbicara kepadanya secara rinci tentang pesan ini. Tapi dia tidak mengerti kata-kataku dengan baik. Aku berkata kepadanya: \u201cDatanglah ke rumahku. Aku akan menunjukkan peta dan kamu dapat melihatnya sendiri\u201d. Kemudian dia datang ke rumahku dan melihat peta itu dan berkata: \u201cYa, aku juga telah membaca dalam hadits bahwa ini bukanlah tanah Khurasan tetapi tanah sebelum Khurasan. Lalu dia berkata: &#8220;Sekarang aku mengerti apa yang harus aku lakukan. Jika ini adalah daratan, maka tentara dengan bendera hitam adalah tentara Pakistan. Aku katakan: &#8220;Tentara Pakistan adalah tentara terbaik di dunia dan mereka dapat menumpas semua serangan teroris.&#8221; Kemudian pria itu berkata: &#8220;Kita harus menyampaikan pesan Nabi Muhammad\ufdfa kepada tentara Pakistan. Kita harus menyelamatkan benteng terakhir Islam ini.\u201d Aku katakan: &#8220;Kita harus cepat dan Nabi Muhammad\ufdfa juga berkata bahwa siapapun yang mendengar pesanku harus menyebarkannya.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian kami bekerja dan membentuk kelompok lalu mulai menyebarkan mimpi dan pesan ini dengan sangat cepat. Mimpi dan pesan Nabi Muhammad\ufdfa ini tersebar ke seluruh dunia dengan pertolongan Allah\ufdfb. Dan kemudian orang-orang besar yang pernah menerima pesan ini sebelumnya berkata: &#8220;Qasim, Kami seharusnya mempercayai kata-katamu dari dulu\u201d. Setelah itu aku berkata kepada diriku sendiri: &#8220;Jika Allah\ufdfb tidak bermurah hati dan memberi pertolongan, maka ini tidak akan pernah terjadi.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-handler-sematan wp-block-embed-handler-sematan wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<div class=\"ast-oembed-container \" style=\"height: 100%;\"><iframe title=\"Our Prophet&#039;s\ufdfa Message To Us - A Holy Dream of Muhammad Qasim - Allah and Muhammad SAW in my Dreams\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/__mIdBc7iao?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>2-04-2016 \ufdfd Dalam mimpi ini, Nabi Muhammad\ufdfa berbicara kepadaku dengan sebuah perangkat seperti telepon. Suara Nabi Muhammad\ufdfa terdengar sangat lelah, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":44322,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"slim_seo":{"title":"Panggilan Mendesak dari Nabi Terakhir \ufdfa: Misi Muhammad Qasim untuk Menghidupkan Kembali Islam Sejati dan Menyatukan Umat - Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim","description":"2-04-2016 \ufdfd Dalam mimpi ini, Nabi Muhammad\ufdfa berbicara kepadaku dengan sebuah perangkat seperti telepon. Suara Nabi Muhammad\ufdfa terdengar sangat lelah, lemah dan c"},"footnotes":""},"categories":[289],"tags":[],"class_list":["post-23556","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-muhammad-qasim-mimpi"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/26.jpg",1920,1280,false],"landscape":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/26.jpg",1920,1280,false],"portraits":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/26.jpg",1920,1280,false],"thumbnail":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/26-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/26-300x200.jpg",300,200,true],"large":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/26-1024x683.jpg",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/26-1536x1024.jpg",1536,1024,true],"2048x2048":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/26.jpg",1920,1280,false]},"rttpg_author":{"display_name":"Team Black Car","author_link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/author\/aqibtaknik-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/muhammad-qasim-mimpi\/\" rel=\"category tag\">Muhammad Qasim Mimpi<\/a>","rttpg_excerpt":"2-04-2016 \ufdfd Dalam mimpi ini, Nabi Muhammad\ufdfa berbicara kepadaku dengan sebuah perangkat seperti telepon. Suara Nabi Muhammad\ufdfa terdengar sangat lelah, [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23556","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23556"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23556\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}