{"id":25698,"date":"1998-05-31T18:02:00","date_gmt":"1998-05-31T18:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/?p=25698"},"modified":"2024-12-16T11:56:08","modified_gmt":"2024-12-16T11:56:08","slug":"rahmat-dan-kasih-sayang-allah%ef%b7%bb-satu-hari-sebelum-kiamat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/rahmat-dan-kasih-sayang-allah%ef%b7%bb-satu-hari-sebelum-kiamat\/","title":{"rendered":"Rahmat dan Kasih Sayang Allah\ufdfb Satu Hari Sebelum Kiamat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">31 Mei 1998<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\ufdfd<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakaatuh&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Muhammad Qasim melihat banyak mimpi dimana itu adalah hari terakhir sebelum kiamat (hari penghakiman) tetapi Allah\ufdfb dengan Rahmat-Nya sering kali menundanya karena Muhammad Qasim belum menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya. Dalam mimpi pertama hari kiamat, Muhammad Qasim bercerita: Aku sedang berbicara dengan Allah\ufdfb dan Dia berada di atas Tahta-Nya. Allah\ufdfb berkata padaku: &#8220;Qasim, selesaikan semua tugasmu sebelum jam 6 sore setelah itu Aku akan menggelar kiamat &#8220;. Aku berkata: &#8220;Baik&#8221;, dan mulai berjalan pulang. Dalam perjalanan, aku melihat seorang gadis dan aku ingin menikahinya. Lalu aku mulai mengikuti gadis itu dan benar-benar lupa bahwa Allah\ufdfb akan menggelar kiamat pada jam 6 sore.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gadis itu berjalan sangat cepat sekali sehingga aku tidak bisa mengikutinya karena rintangan dan kerumunan besar juga memperlambat jalanku. Kemudian aku kehilangan gadis itu, namun aku terus mencarinya. Ketika aku yakin bahwa aku telah kehilangan dia, aku melihat jam tanganku dan jam sudah menunjukkan pukul 8 malam. Aku sangat terkejut dan ketakutan. Aku duduk sambil memegangi kepalaku memikirkan apa yang telah terjadi padaku. Allah\ufdfb hanya memberiku satu kesempatan dan aku telah menyia-nyiakannya. Tapi kemudian timbul pertanyaan dalam hatiku; bagaimana aku masih bisa hidup, padahal waktu telah menunjukkan pukul 6 lebih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku berjalan kembali ke tempat dimana aku berbicara dengan Allah\ufdfb dengan penuh ketakutan. Aku bertanya kepada Allah\ufdfb dengan ketakutan: &#8220;Ya Allah\ufdfb, mengapa Engkau belum menggelar kiamat?&#8221; Allah\ufdfb menjawab dengan sangat lembut dengan mengatakan: &#8220;Qasim, kamu tidak pernah memberitahuKu tentang penyelesaian tugasmu makanya Aku belum menggelar kiamat&#8221;. Setelah mendengar Rahmat Allah\ufdfb ini, aku merasa lebih tenang. Aku berkata kepada Allah\ufdfb bagaimana aku bertemu seorang gadis dan aku telah menyia-nyiakan semua waktuku untuk mengejarnya yang pada akhirnya aku bahkan tidak bisa mendapatkannya. Allah\ufdfb berkata: &#8220;Tidak masalah Qasim, Aku telah memperpanjang waktu kiamat. Kamu pasti sangat lelah, pulang dan istirahatlah. Kemudian selesaikanlah tugasmu pada hari apapun yang kamu pilih dan ketika kamu telah menyelesaikan tugasmu maka beritahu Aku agar Aku bisa menggelar kiamat &#8220;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku sangat senang dan berkata kepada Allah\ufdfb dalam hatiku bahwa: &#8220;Allah\ufdfb sangat baik padaku hari ini dan mulai sekarang, aku hanya akan mengandalkan Allah\ufdfb saja&#8221;. Aku pulang dan langsung tidur sesampainya di rumah. Besok paginya aku bangun pukul 7 pagi lalu mandi dan memakai pakaian baru dan mulai melakukan tugasku. Salah satu tugasku adalah menghilangkan kegelapan dari dunia. Aku menyelesaikan semua pekerjaanku pada pukul 10 atau 11 pagi lalu berkata pada diriku sendiri bahwa aku akan memberitahu Allah\ufdfb tentang penyelesaian tugasku pada pukul 5 sore. Untuk saat ini semuanya tenang dan damai. Aku dan semua orang menikmati diri kami sendiri dan memakan makanan dari Rahmat Allah\ufdfb. Saat pukul 5 sore tiba, aku pergi ke tempat di mana aku berbicara kepada Allah\ufdfb dan berkata: &#8220;Dengan bantuan-Mu, aku telah menyelesaikan tugas yang Engkau berikan padaku&#8221;.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian Allah\ufdfb berkata: &#8220;Baik Qasim, sekarang Aku akan menggelar kiamat&#8221;. Kemudian aku bertanya kepada Allah\ufdfb: &#8220;Apakah Engkau tidak menggelar kiamat kemarin karena aku? Dan apakah itu berarti Engkau telah menambah masa hidup semua orang?&#8221; Allah\ufdfb mengatakan kepadaku: &#8220;Aku tidak hanya saya menambah umur mereka tetapi juga menambah rezeki bagi mereka.\u201d Dan mimpi itu berakhir disana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal yang sama terjadi padaku dalam kehidupan nyata. Pada bulan Oktober 2013, aku merasa telah menyia-nyiakan hidupku dan aku menyadari bahwa waktuku tidak akan pernah kembali. Kemudian Allah\ufdfb memberitahuku dalam mimpi pada Desember 2013 bahwa: &#8220;Qasim, Aku punya beberapa rencana yang sangat khusus untukmu dan sekarang kamu istirahatlah dulu dan setelah itu Aku akan memberitahumu tentang apa yang harus kamu lakukan selanjutnya&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian dalam mimpi di bulan April 2014, Allah\ufdfb berkata untuk pertama kalinya: &#8220;Qasim, ceritakan mimpimu ke seluruh dunia; Aku ingin semua orang tahu siapa dirimu&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-handler-sematan wp-block-embed-handler-sematan wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<div class=\"ast-oembed-container \" style=\"height: 100%;\"><iframe title=\"The Last Day Before Qiyamah A Blessed Dream - Dream of Qasim - Allah and Muhammad SAW in my Dreams\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Fw5WmnWjSas?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>31 Mei 1998 \ufdfd Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakaatuh&nbsp; Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya; Muhammad Qasim melihat banyak mimpi dimana itu adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":44685,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"slim_seo":{"title":"Rahmat dan Kasih Sayang Allah\ufdfb Satu Hari Sebelum Kiamat - Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim","description":"31 Mei 1998 \ufdfd Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh&nbsp; Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya; Muhammad Qasim melihat banyak mimpi dimana itu adala"},"footnotes":""},"categories":[289],"tags":[],"class_list":["post-25698","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-muhammad-qasim-mimpi"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/1998\/05\/45-2.png",1200,800,false],"landscape":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/1998\/05\/45-2.png",1200,800,false],"portraits":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/1998\/05\/45-2.png",1200,800,false],"thumbnail":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/1998\/05\/45-2-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/1998\/05\/45-2-300x200.png",300,200,true],"large":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/1998\/05\/45-2-1024x683.png",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/1998\/05\/45-2.png",1200,800,false],"2048x2048":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/1998\/05\/45-2.png",1200,800,false]},"rttpg_author":{"display_name":"Team Black Car","author_link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/author\/aqibtaknik-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/muhammad-qasim-mimpi\/\" rel=\"category tag\">Muhammad Qasim Mimpi<\/a>","rttpg_excerpt":"31 Mei 1998 \ufdfd Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakaatuh&nbsp; Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya; Muhammad Qasim melihat banyak mimpi dimana itu adalah [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25698","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25698"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25698\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25698"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}