{"id":31478,"date":"2024-08-31T18:02:23","date_gmt":"2024-08-31T18:02:23","guid":{"rendered":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/?p=31478"},"modified":"2024-12-17T17:10:50","modified_gmt":"2024-12-17T17:10:50","slug":"peran-pakistan-dalam-perang-ghazwa-e-hind-dan-masa-depan-islam-dalam-mimpi-muhammad-qasim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/peran-pakistan-dalam-perang-ghazwa-e-hind-dan-masa-depan-islam-dalam-mimpi-muhammad-qasim\/","title":{"rendered":"Peran Pakistan dalam Perang Ghazwa E Hind dan Masa Depan Islam dalam Mimpi Muhammad Qasim"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">31 Agustus 2024<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Dari Kegelapan Menuju Cahaya&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\ufdfd<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku telah melihat Perang Ghazwa E Hind atau PD-3 berkali-kali dalam mimpiku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kelangsungan Hidup Islam<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perang ini dipaksakan kepada Pakistan, dan kita membela negara dan Islam. Itu adalah perang terburuk melawan Islam dalam sejarah; itu bukan hanya perang untuk kelangsungan hidup Pakistan tetapi juga perang untuk kelangsungan hidup Islam. Karena sebelum Perang ini, dua benteng utama Islam yang kuat, Turki dan Arab Saudi telah dihancurkan oleh pasukan illuminati yang jahat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan, karena Pakistan adalah benteng terakhir Islam. Jadi, sangat penting untuk membela Pakistan dan menyelamatkan Islam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;<strong>Situasi Pakistan Sebelum Perang Ini<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum perang ini, Allah\ufdfb menyampaikan berita mimpiku kepada Panglima Angkatan Darat Pakistan, dan Nabi terakhir Muhammad \ufdfa juga memberikan kesaksian tentang mimpiku bahwa Qasim tidak berbohong kepada siapapun mengenai mimpinya dan mimpinya benar, dan itu berasal dari Allah\ufdfb . Dan semuanya akan terjadi persis seperti yang ditunjukkan dalam mimpi Muhammad Qasim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah itu, Angkatan Darat Pakistan dan rakyat Pakistan menjadi sangat percaya pada mimpiku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah itu, Angkatan Darat dan rakyat Pakistan mengambil langkah berani untuk menyelamatkan Islam dan Pakistan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pakistan diperintah oleh orang-orang yang mencintai Pakistan, yang taat kepada Allah\ufdfb dan yang tulus kepada nabi terakhir Muhammad\ufdfa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pakistan dibersihkan dari segala bentuk kesyirikan (politeisme) dan keadilan ditegakkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan sistem keadilan dan pemerintahan seperti itu terbentuk, seluruh dunia menjadi terkejut sehingga Pakistan mulai maju dan juga mulai mempersiapkan diri untuk perang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Selama Ghazwa E Hind, Situasi Timur Tengah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun disisi lain, kehancuran mulai terjadi di Turki dan Timur Tengah serta kelompok teroris baru terbentuk di Timur Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pakistan tidak dapat terjun ke semua perang di Timur Tengah dan Turki karena keterbatasan sumber dayanya, tetapi Pakistan melindungi kesucian Mekkah dan Madinah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Trik India dan Panji Hitam Khurasan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika Pakistan mulai maju, India mencoba menyerang Pakistan, tetapi Allah\ufdfb membantu Pakistan dengan Jet Tempur Hitam yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut mimpiku, jet hitam ini sangat kuat dan beragam, dan dunia belum pernah melihat teknologi seperti itu sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah melihat Jet Tempur Hitam ini, India tidak berani menyerang Pakistan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kemerdekaan Kashmir<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun India terus menganiaya Muslim Kashmir, jadi Pakistan memutuskan untuk membebaskan Kashmir melalui Jet Tempur Hitam ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan kemudian, tanpa perlawanan yang signifikan, Pakistan membebaskan Kashmir. India tidak berani melawan Pakistan karena kehebatan tempur Jet Hitam itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Perkembangan Pakistan dan Persiapan untuk Ghazwa E Hind atau Perang Dunia III<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">India tidak berani menyerang Pakistan karena pesawat tempur hitam tersebut, maka Pakistan dapat berkembang dan bersiap untuk perang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun di sisi lain, India dan sekutunya dan kelompok teroris lainnya, serta negara-negara besar dunia bersiap untuk perang melawan Pakistan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah melihat pesawat tempur hitam tersebut, banyak Muslim dari seluruh dunia datang ke Pakistan untuk memuliakan Islam dan bergabung dalam Ghazwa E Hind.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pakistan juga mengambil langkah-langkah untuk melindungi Muslim yang tinggal di India agar mereka tetap aman selama perang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seluruh dunia menyaksikan bahwa Muslim bersatu kembali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Allah\ufdfb juga menjadikan kita sangat cerdas, dan dengan rahmat-Nya, kita membangun teknologi sendiri seperti; pesawat terbang, kapal dan menjadi mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mengapa Ghazwa E Hind Disebut &#8216;Ghazwa&#8217;?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut mimpi benarku, Nabi terakhir Muhammad\ufdfa ikut berpartisipasi dalam perang ini secara diam-diam atau tidak terlihat, dan hanya diketahui oleh para panglima tentara saat itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;<strong>Awal dan Akhir Perang<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa saat sebelum perang ini, Nabi terakhir Muhammad\ufdfa memanggilku ke Madinah melalui mimpi. Ketika aku pergi ke sana, aku melihat keresahan dan kegelapan di antara orang-orang. Jadi aku katakan kepada mereka untuk bersabar sebentar, Allah\ufdfb akan memperbaiki semuanya dengan rahmat-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika aku kembali, musuh sudah siap menyerang Pakistan dan kita juga sudah siap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menyelesaikan persiapan perang, India menyerang Pakistan dengan bantuan sekutunya dan kemudian perang terburuk pun dimulai. Musuh-musuh Pakistan yakin bahwa mereka akan menghancurkan Pakistan tetapi rencana Allah\ufdfb adalah sesuatu yang lain dan Allah\ufdfb&nbsp; membantu Pakistan dalam perang ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Umat Islam tidak membunuh anak-anak atau orang tua atau orang-orang tak bersenjata yang ingin berdamai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku tidak tahu berapa lama perang ini berlangsung, tetapi Pakistan memenangkan perang ini dengan bantuan Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;<strong>Setelah Perang<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah perang ini berakhir, aku mengetahui bahwa dalam perang ini, 80 crore (800 juta) orang terbunuh. Kemudian aku menjadi sangat sedih dan berkata, &#8220;mengapa perang ini harus dipaksakan kepada kita? Kita hanya membela diri, sementara musuh-musuh kita sendiri yang menginginkan kematian.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita membantu semua wanita, anak-anak, orang tua, dan mengadopsi mereka sebagai sebuah keluarga, lalu mereka memeluk Islam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena kita memenangkan perang ini dengan pertolongan Allah\ufdfb dan musuh-musuh berhasil dikalahkan, maka umat Islam dari Timur pun keluar dengan pertolongan Allah\ufdfb ke seluruh dunia dan merebut kembali wilayah mereka di Timur Tengah dan Turki. Tidak ada seorangpun yang dapat menghentikan kita. Semua bentuk terorisme dan penindasan berhasil dihancurkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pakistan menjadi negara adidaya dengan pertolongan Allah\ufdfb. Kita menyebarkan Islam sejati ke seluruh dunia dengan pertolongan Allah\ufdfb, dan seluruh dunia dipenuhi dengan kedamaian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Islam kembali tersebar ke seluruh dunia dan semua orang mengetahui bahwa Islam sejati dari Nabi terakhir Muhammad\ufdfa penuh dengan Kedamaian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Keberkahan dan karunia Allah\ufdfb ada di mana-mana dan tidak ada seorang pun yang tetap sedih dan miskin. Dan yang paling utama adalah bahwa semua itu menyenangkan Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan kedamaian ini berlangsung selama delapan atau sepuluh tahun dan kemudian Dajjal (antikristus) muncul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-handler-sematan wp-block-embed-handler-sematan wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<div class=\"ast-oembed-container \" style=\"height: 100%;\"><iframe title=\"Kashmir Ghazwa e Hind se Pehle Azad Ho Ga India aur Pakistan ki Akhri Holnak Jang\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/WGAYWtd2V30?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>31 Agustus 2024 Dari Kegelapan Menuju Cahaya&nbsp; \ufdfd Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh&nbsp; Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya; Aku telah melihat Perang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":44872,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"slim_seo":{"title":"Peran Pakistan dalam Perang Ghazwa E Hind dan Masa Depan Islam dalam Mimpi Muhammad Qasim - Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim","description":"31 Agustus 2024 Dari Kegelapan Menuju Cahaya&nbsp; \ufdfd Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh&nbsp; Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya; Aku telah meli"},"footnotes":""},"categories":[295,291],"tags":[],"class_list":["post-31478","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tentang-mimpi-akhir-zaman","category-tentang-mimpi-pakistan"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/56.png",1200,800,false],"landscape":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/56.png",1200,800,false],"portraits":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/56.png",1200,800,false],"thumbnail":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/56-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/56-300x200.png",300,200,true],"large":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/56-1024x683.png",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/56.png",1200,800,false],"2048x2048":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/56.png",1200,800,false]},"rttpg_author":{"display_name":"Team Black Car","author_link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/author\/aqibtaknik-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/tentang-mimpi-akhir-zaman\/\" rel=\"category tag\">tentang Mimpi Akhir Zaman<\/a> <a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/tentang-mimpi-pakistan\/\" rel=\"category tag\">Tentang Mimpi Pakistan<\/a>","rttpg_excerpt":"31 Agustus 2024 Dari Kegelapan Menuju Cahaya&nbsp; \ufdfd Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh&nbsp; Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya; Aku telah melihat Perang [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31478"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31478\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44872"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}