{"id":75188,"date":"2024-12-31T18:31:10","date_gmt":"2024-12-31T18:31:10","guid":{"rendered":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/?p=75188"},"modified":"2025-12-09T09:30:59","modified_gmt":"2025-12-09T09:30:59","slug":"pidato-keempat-muhammad-qasim-di-lahore-pakistan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/pidato-keempat-muhammad-qasim-di-lahore-pakistan\/","title":{"rendered":"Pidato Keempat Muhammad Qasim di Lahore Pakistan\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Oktober 2023<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Assalamu&#8217;alaikum\u2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>saya meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah\ufdfb dan Nabi Muhammad shallallahu&#8217;alaihi wasallam adalah Rasul Allah yang terakhir dan paling dicintai. Tentang mimpi ini, saya pernah mendapat mimpi saat masih kecil, ketika saya berumur 5 tahun, dan kemudian saat saya berumur 13 tahun. Pada waktu itu, Nabi Muhammad shallallahu&#8217;alaihi wasallam datang ke dalam mimpi saya untuk pertama kalinya. Setelah itu, ketika saya berumur 17 tahun, rangkaian mimpi ini pun mulai terjadi dan sampai hari ini masih terus berlanjut. Rangkaian mimpi ini, tidak pernah berhenti sama sekali. maksudnya, bahkan jika saya tidur siang hanya setengah jam, pasti saya akan mendapatkan mimpi, apa pun itu. Biasanya, mimpi-mimpi yang acak itu langsung saya lupakan, maksudnya begitu bangun, mimpi-mimpi itu langsung hilang dari ingatan. Tapi di antara mimpi-mimpi itu, kadang ada juga mimpi di mana Allah\ufdfb atau Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wasallam hadir atau mimpi yang berkaitan dengan akhir zaman, tentang Perang Dunia Ketiga, Ghazwatul Hind dan bagaimana umat Muslim bisa mengubah keadaan mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan satu hal lagi, ada satu perbuatan yang sudah kita lupakan, yang menurut Allah\ufdfb tidak ada ampunannya, yaitu syirik. Di zaman modern ini, kita bahkan sudah tidak mengenali syirik itu lagi. Kita malah mulai menghias rumah, mendekorasi perumahan dan lingkungan kita dengan hal-hal yang sebenarnya adalah syirik, tanpa kita sadari bahwa perbuatan yang kita lakukan itu pada dasarnya adalah syirik. Dan syirik adalah dosa dimana Allah\ufdfb berfirman dalam Al-Qur\u2019an bahwa Allah\ufdfb bisa mengampuni dosa siapa pun yang Dia kehendaki pada hari kiamat, tapi syirik tidak akan pernah diampuni. Allah\ufdfb sudah memberitahu saya tentang hal ini berkali-kali dalam mimpi, dan dalam salah satu mimpi, Allah\ufdfb memberitahu saya, \u201cQasim, dunia ini sebelumnya tidak pernah dipenuhi dengan syirik sebanyak seperti yang terjadi hari ini\u201d. Setelah itu, Allah\ufdfb juga memberitahu saya beberapa contoh tentang apa itu syirik.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, ketika Allah\ufdfb memberitahu saya, saya sendiri benar-benar terkejut, karena saya sendiri sudah melakukan perbuatan ini selama bertahun-tahun dan saya sama sekali tidak tahu bahwa itu adalah syirik. Contohnya, syirik yang jelas itu seperti patung-patung\u2014yaitu, patung-patung yang kita buat dan letakkan di perumahan, kita pajang di depan rumah, patung-patung yang terbuat dari tanah liat yang digunakan untuk dekorasi, yang berbentuk berbagai macam hewan. Sering juga Anda lihat, kepala rusa dipasang di dinding, itu juga termasuk bentuk syirik semuanya. Selain itu, jika Anda lihat, orang-orang yang pergi ke makam lalu bersujud di sana, memohon, bernazar, itu juga semua adalah bentuk syirik. Dan juga gambar-gambar yang kita pajang di rumah\u2014yaitu gambar-gambar fisik, bukan yang digital\u2014itu juga termasuk.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang ini kita baru saja membuat foto-foto digital dan juga sedang merekam video, jadi ini bentuk digital. Maksudnya, ini bukan bentuk fisik, hanya sebuah bayangan digital saja. Ketika Anda mematikan layar ponsel atau komputer, semuanya berubah menjadi data, artinya keberadaannya pun hilang. Tapi gambar yang tergantung di dinding itu, meskipun kita mematikan semua lampu dan pergi dari sana, keberadaannya tetap ada di sana. Itu adalah bentuk syirik. Dalam sebuah mimpi, bahkan Allah\ufdfb memberitahu saya bahwa, &#8216;Qasim, jika kamu melihat gambar-gambar, orang Hindu juga melihat gambar-gambar. Lalu apa bedanya kamu dengan mereka?&#8217; Dan kemudian dalam sebuah mimpi, Allah\ufdfb juga menjelaskan kepada saya bahwa ketika kita menonton film, kita kebanyakan menonton film India, dan hampir di setiap film mereka menampilkan tuhan palsu.<\/p>\n\n\n\n<p>Di awal cerita dan di dalam film itu juga. Mereka menampilkan hal-hal tentang tuhan palsu, seperti ketika sang pahlawan gagal lalu tuhan palsu itu membantunya dan dia pun berhasil. Lalu kita menceritakan film-film ini kepada kerabat dan teman-teman kita, dengan mengatakan &#8216;Kamu juga harus nonton, filmnya bagus&#8217; Jadi, dengan menonton film seperti ini, tanpa sadar kita melakukan syirik. Syirik seperti ini yang bahkan kita sendiri tidak menyadarinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Allah\ufdfb adalah Tuhan seluruh alam semesta. Jadi, meskipun film itu hanya cerita fiktif, dunia fiktif, tetap saja satu-satunya Tuhan dari dunia itu hanyalah Allah Rabbul &#8216;Alamin, tidak ada yang lain. Jadi, jika dalam film itu menunjukkan ke-Esa-an Allah\ufdfb, barulah kita boleh menonton film tersebut. Jika tidak, sebaiknya kita tidak menontonnya, karena itu juga bisa masuk ke dalam kategori syirik. Karena, dulu waktu saya membicarakan hal ini di awal-awal, mereka berkata, &#8216;Kami memang menonton, tapi kami tidak mempercayai hal-hal batil di dalamnya.&#8217; Jika memang tidak percaya, lalu mengapa kita meyakinkan orang lain untuk menonton juga dengan berkata, &#8216;Ini film bagus, kamu juga harus nonton.&#8217; Kita memang mengatakannya dengan lisan, tapi hati dan pikiran kita tidak benar-benar menerima. Syirik itu bukan hanya sekedar mengucapkan dengan lisan bahwa Allah\ufdfb tidak memiliki sekutu, tapi kita juga harus membuktikan hal itu melalui perbuatan kita, bahwa secara perbuatan pun, kita harus menjaga diri dari segala bentuk syirik.<\/p>\n\n\n\n<p>Persis seperti Nabi Ibrahim Alaihissalam, beliau sebenarnya tidak punya masalah dengan berhala-berhala itu selama mereka hanya tergeletak saja, karena beliau tidak akan menyembahnya. Namun tetap saja, Nabi Ibrahim Alaihissalam menghancurkan berhala-berhala itu. Dengan menghancurkan berhala-berhala tersebut, beliau secara nyata membuktikan kepada Allah\ufdfb bahwa beliau juga secara perbuatan menentang syirik dan segala bentuknya, serta sedang membersihkan bumi ini dari syirik.<\/p>\n\n\n\n<p>Tepat seperti itu pula, Nabi Muhammad Shallallahu&#8217;alaihi wasallam, penutup para nabi, ketika beliau pergi ke Mekah, beliau menghancurkan 360 berhala yang ada di Mekah dengan tangan beliau sendiri, di hadapan seluruh para sahabat. Beliau memberikan pesan kepada seluruh umat hingga hari kiamat, bahwa kalian juga harus menghancurkan berhala, jangan pernah menghias rumah atau lingkungan kalian dengan berhala-berhala itu. Namun hari ini, kita telah meninggalkan sunnah Nabi Muhammad shallallahu&#8217;alaihi wasallam, meninggalkan amalan tersebut, dan justru kita menghias rumah kita dengan hal itu<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, jika Anda perhatikan, hiasan-hiasan yang ada di rumah kita saat ini, tidak ada bedanya dengan berhala-berhala yang dulu ada di Ka&#8217;bah, hanya bentuknya saja yang berbeda, selebihnya sama saja. Jadi, hari ini kita benar-benar harus sadar akan hal ini. Allah\ufdfb telah menunjukkan kepada saya dalam banyak mimpi bahwa alasan Allah\ufdfb menolong saya hanyalah karena saya mulai menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya. Usaha itulah yang disukai Allah\ufdfb meskipun saya sendiri belum sepenuhnya bisa mengendalikannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian tahu, setiap hari kita membawa barang-barang yang ada gambarnya, dan ini adalah sebuah proses yang harus dilakukan secara terus-menerus, yaitu harus dihilangkan, harus dimusnahkan. Bahkan di negara Islam pun, ini sangat sulit bagi kita untuk menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya. Dan Allah\ufdfb telah memberitahu saya bahwa selama kita tidak menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, lupakan saja jika pertolongan Allah\ufdfb akan datang, tidak akan ada pertolongan dari Allah\ufdfb. Dan sebanyak apapun kita berdoa untuk Palestina, berdoa untuk umat, berdoa untuk Kashmir, keadaan kita tidak akan pernah berubah selama kita belum bisa menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya. Jadi, inilah pesan saya untuk kalian semua. Sekarang insya Allah, kita akan masuk ke sesi tanya jawab.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Baik, pertanyaan pertama datang dari Saad, dia bertanya: Pada saat Muhammad Qasim melihat mimpi tentang Perang Dunia Ketiga, kapan masa kejayaan umat Islam akan dimulai, dan apakah Masjid Al-Aqsa akan dihancurkan atau umat Islam akan membebaskan Masjid Al-Aqsa?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perang Dunia Ketiga atau Ghazwatul Hind, bisa juga dikatakan begitu, yang saya lihat dalam mimpi adalah\u2014tahun lalu saya melihat dalam mimpi bahwa ketika perang-perang kecil mulai terjadi dan kemudian berubah menjadi perang besar, maka itu mengarah pada Perang Dunia Ketiga. Dalam mimpi itu, saya melihat bahwa Israel, pertama-tama, melakukan operasi di wilayah Palestina, dan di sana mereka mulai membangun sebuah bangunan penting di suatu tempat. Ketika mereka mulai membangun bangunan itu, umat Islam hanya bisa melakukan protes, tidak bisa melakukan apa-apa selain itu. Seluruh dunia melakukan protes, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Wallahu a&#8217;lam, mungkin saja di tempat Masjid Al-Aqsa mereka membangun sebuah bangunan yang membuat seluruh umat Islam di dunia melakukan protes, tapi tetap tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah bangunan itu selesai, saya melihat bahwa di pondasi bangunan itu terjadi sebuah ledakan dan ledakan itu menyebabkan debu tebal yang menyebar ke segala arah. Badai itu sangat dahsyat sampai-sampai gedung-gedung besar di negara-negara Arab hancur. Banyak negara yang terkena dampaknya, seperti Mesir, Sudan, Arab Saudi, Suriah, Irak, lalu Dubai, Qatar\u2014semua negara Arab terkena dampaknya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam salah satu mimpi, saya melihat mereka melakukan operasi, lalu Israel melakukan operasi lagi, kemudian Rusia juga, melalui perang proksi membentuk kelompok-kelompok di sana, dan situasinya berubah menjadi seperti perang saudara. Setelah itu, Amerika pun secara terbuka ikut terlibat dalam perang itu, dan akhirnya berubah menjadi Perang Dunia Ketiga. Sekarang, jika semua hal ini benar-benar mulai terjadi\u2014apa yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina\u2014maka lupakan saja, artinya masa-masa sulit akan menimpa umat Islam. Saya sebenarnya tidak ingin membicarakannya, tapi apa yang saya lihat dalam mimpi adalah bahwa umat Islam sangat menderita, mereka mengalami banyak kekalahan dalam jumlah yang sangat besar, umat Islam juga terbunuh. Proses ini terus berlangsung sampai terjadinya Ghazwatul Hind.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika semua ini sedang terjadi di Timur Tengah. Tapi di Pakistan, dengan rahmat Allah\ufdfb, Allah\ufdfb memberitahu orang-orang Pakistan melalui mimpi, dan orang-orang Pakistan pun memahaminya. Lalu, kita membersihkan negeri ini dari kesyirikan. Ketika kita membersihkan negeri ini dari kesyirikan, maka rahmat dan berkah Allah\ufdfb mulai turun ke negeri ini, dan negara ini berkembang pesat. Dalam mimpi saya, saya melihat bahwa Allah\ufdfb memberikan Pakistan 3.000 jet tempur hitam yang tak terkalahkan. Jet-jet itu membuat India tidak berani menyerang Pakistan sendirian, dan dengan bantuan Allah\ufdfb, Pakistan juga membebaskan Kashmir.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, ketika semuanya sudah hancur di Timur Tengah dan Pakistan sedang berkembang pesat, Anda tahu, orang-orang kafir tidak akan pernah bisa menerima bahwa Pakistan akan maju, dan khususnya India, mereka tidak akan pernah bisa menerima itu. India mencoba untuk berperang, tetapi karena jet-jet tempur hitam itu, mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Maka, perang yang terjadi di Timur Tengah itu kemudian mereka bawa ke Pakistan, dan karena Pakistan sedang berkembang, orang-orang kafir itu berkata, &#8216;Jika kita tidak bisa menghentikan Pakistan sekarang, maka besok mereka akan memerintah kita.&#8217; Dengan pemikiran itu, seluruhnya bersatu di India dan Pakistan sendirian di sisi lain.&nbsp; Dalam situasi itu, Allah\ufdfb terus menyebarkan mimpi-mimpi ini, dan banyak sekali Muslim\u2014karena Pakistan adalah benteng terakhir Islam, tempat di mana Ghazwatul Hind akan terjadi, dan dari sanalah Islam sejati Nabi Muhammad shallallahu&#8217;alaihi wasallam akan menyebar. melihat hal itu, maka, Muslim dari seluruh dunia berhijrah ke Pakistan, bermigrasi, dan populasi Pakistan pun bertambah pesat, menjadi sangat besar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika semua musuh berkumpul, di satu sisi ada seratus negara bersatu dan di sisi lain Pakistan hanya sendirian. Saya melihat Pakistan diserang dari hampir semua sisi, dan itu adalah perang yang sangat berbahaya. Dalam perang itu, kemenangan Muslim sangat penting. Seperti halnya Ghazwa Badar sangat penting bagi Muslim, maka kemenangan dalam perang ini juga sangat penting. Dengan bantuan Allah\ufdfb Pakistan memenangkan perang itu.&nbsp; Lalu Pakistan pergi ke Timur Tengah dan setelah mengalahkan kekuatan super seperti Rusia dan Amerika, dengan bantuan Allah\ufdfb Pakistan menjadi satu-satunya negara super di dunia. Kemudian, Pakistan menyebarkan Islam sejati Nabi Muhammad Shallallahu&#8217;alaihi wasallam ke seluruh dunia, sehingga dunia dipenuhi dengan kedamaian, dan kedamaian itu berlangsung sekitar tujuh atau delapan tahun. Setelah itu, tanda-tanda besar kiamat mulai muncul, yaitu datangnya Dajjal, lalu Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj keluar, dan kemudian Isa Alaihissalam juga datang kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Selanjutnya, pertanyaan berikutnya. Ahmad Hasan dari Pakistan bertanya, &#8216;Muslim yang kesulitan dan terpecah-belah, bagaimana mereka akan dibawa ke Pakistan? Dan ketika mereka sudah sampai di Pakistan, bagaimana Pakistan akan mengatur tempat tinggal mereka?&#8217; Saudara juga mengatakan bahwa di dalam mimpi, populasi Pakistan akan mencapai 700 juta, dan jumlahnya akan sangat banyak. Bagaimana kita akan datang ke Pakistan?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian besar, para Muslim itu sendiri yang berusaha datang ke Pakistan. Namun, pemerintah Pakistan juga memberikan bantuan penuh kepada mereka, dan khususnya ketika terjadi perang di Timur Tengah, seperti di Turki dan sebagainya, orang-orang di sana dievakuasi dan dibawa ke Pakistan. Tapi, orang-orang juga datang sendiri, dan pemerintah Pakistan, keduanya berusaha bersama-sama agar semua ini bisa terjadi. Jadi, semua ini hanya mungkin terjadi karena pertolongan Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaannya selanjutnya adalah, haruskah umat Islam bermigrasi saat ini?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertanyaan saya, jika orang-orang pakistan yang berada di perantauan, dan mereka sangat ingin kembali ke Pakistan. Maksudnya disini adalah saudara saya. Sejak dia mengetahui tentang anda dan ingin berbicara dengan Anda. Lalu, dia sangat ingin kembali. Dia memberitahu saya bahwa keadaannya sangat buruk disana. Sekarang, apa yang harus dilakukan, bisakah mereka meninggalkan negara itu dan datang ke sini? saya juga tidak tahu harus berkata apa.)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Lihat, orang-orang Pakistan, mereka tahu bagaimana situasi di Pakistan saat ini, jadi jika mereka bisa datang, ya silakan. Tapi jika dari negara lain, seperti Indonesia, Malaysia, Eropa, yang ingin datang ke sini, saran saya sebaiknya jangan datang dulu, karena sekarang situasi di Pakistan sendiri sedang buruk, dan menurut saya, bahkan dalam mimpi saya pun saya melihat hal itu. Menurut saya, situasi di Pakistan tidak akan membaik dalam waktu dekat, karena satu-satunya alasan adalah kita belum mulai membersihkan negara ini dari kesyirikan, bahkan untuk memikirkannya saja belum. Jadi, selama kita tidak melakukan hal itu, bantuan Allah\ufdfbjuga tidak akan datang. Dan selama bantuan Allah\ufdfb belum datang, meskipun kamu mengambil pinjaman sepuluh milyar dolar, itu pun akan habis juga. Jadi saran saya adalah, di mana pun Anda sudah menetap, bersabarlah dan tetaplah di sana, ketika Allah\ufdfb memperbaiki keadaan Pakistan, barulah Anda kembali ke Pakistan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan berikutnya dari Ghazal Saeed: Apakah Dajjal hanya akan datang ke kota-kota saja sementara orang-orang yang tinggal di pegunungan akan tetap aman?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak, menurut saya, ketika Dajjal datang, dia akan menguasai seluruh dunia, katakanlah beberapa hari, katakanlah demikian. Jadi meskipun Anda pergi ke pegunungan atau ke mana pun yang Anda inginkan, dia akan sampai di sana. Namun dia tidak akan dapat mencapai tempat di mana Allah\ufdfb telah menyelamatkan dan menyembunyikan beberapa orang dengan rahmat-Nya, tetapi dajjal akan mencapai tempat-tempat lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Saudara Sayyid Muhammad Qasim, pertanyaan berikut dari saudara Hussain. Menurut mimpi-mimpi, Dajjal awalnya adalah seorang tokoh agama dan setan juga membantunya untuk mendapatkan kekuatan. Saya tidak mengerti bagaimana dia bisa menjadi seorang yang religius tapi juga dibantu oleh setan. Tolong jelaskan semuanya.)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mimpi-mimpi saya, saya selalu melihat bahwa Dajjal itu adalah seorang yang saleh dan taat. Awalnya memang begitu, seperti yang Anda lihat, misalnya Iblis, dia juga dulunya sangat saleh, dan hanya karena satu perbuatan saja, lalu dia menjadi setan. Jadi Dajjal juga, dalam mimpi saya, saya melihatnya sebagai orang yang saleh. Allah\ufdfb juga sering memberi saya contoh agar saya bisa menjadi saleh seperti dia, tapi saya tidak bisa menjadi seperti yang Allah\ufdfb inginkan. Namun, ada sesuatu yang terjadi sehingga Dajjal mulai mengejek saya atau melakukan sesuatu yang sangat tidak disukai Allah\ufdfb. Karena perbuatannya itu, dia pun akhirnya, seperti Iblis, memilih jalan yang salah dan akhirnya dia juga mengikuti jalan yang salah itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Kekuatan yang dia dapatkan itu kemudian dia tingkatkan dengan bantuan setan, dan setan sendiri juga membimbingnya untuk meng-upgrade kekuatan-kekuatan itu. Dia memiliki kekuatan sedemikian besar, sampai-sampai dalam salah satu mimpi saya, Allah\ufdfb memberitahu saya bahwa hal-hal yang kita lihat dalam film, Dajjal bisa melakukannya di dunia nyata. Jadi, kekuatannya benar-benar luar biasa. Dalam mimpi saya, saya memang melihat dia awalnya adalah orang yang saleh, tapi kemudian tidak lagi. Dari tahun 2003 sampai 2005, saya sering sekali bermimpi, dan semua mimpi itu berkaitan dengan akhir zaman, termasuk tentang kemunculan Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami sedang naik kereta untuk pergi bertemu Isa Alaihissalam, Dajjal muncul, tapi Allah\ufdfb tidak pernah menyebutnya Dajjal secara langsung. Maksudnya, saya tidak tahu dalam mimpi bahwa dia adalah Dajjal, dan Allah\ufdfb tidak pernah menyebutnya begitu. Jadi, jika anda perhatikan, saat awal-awal saya membagikan video saya, dalam bentuk teks layar hijau dan ada treks yang bergulir ke atas, di situ saya menyebutnya sebagai &#8216;seorang pria yang kuat&#8217; karena Allah\ufdfb belum mengkonfirmasi kepada saya bahwa dia adalah Dajjal. Lalu, pada musim panas bulan Agustus 2015, untuk pertama kalinya Allah\ufdfb memanggilnya Dajjal dalam mimpi saya. Allah\ufdfb berkata, &#8216;Qasim, Dajjal pingsan selama empat jam, setelah empat jam dia akan sadar kembali, jadi kamu harus pergi dari sini.&#8217;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi itu adalah mimpi pertama di mana Allah\ufdfb memanggilnya Dajjal. Setelah itu, setiap kali saya membuat video atau menyebutnya, saya selalu memanggilnya sebagai Dajjal. Ini menunjukkan bahwa mungkin pada saat itu dia sudah berada di jalan yang salah, dan bahkan saat itu Allah\ufdfb sudah memanggilnya Dajjal.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Saudara Qasim, ini ada pertanyaan dari Gujarat, India. Pertanyaannya adalah, apakah ada perjanjian khusus untuk Muslim di India? Dan apakah ada perjanjian khusus untuk perempuan Muslim? Apakah perempuan bisa mendapatkan jaminan? Ya, dalam hal ini, Muslim di India\u2026)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mereka sebaiknya membaca hadis-hadis yang berkaitan dengan akhir zaman, dan mengamalkannya, karena Pakistan adalah tempat di mana Islam sejati yang dibawa oleh Khatamun Nabiyyin Muhammad Shallallahu Alaihi wasallam, akan menyebar. Jika Anda perhatikan, mungkin Anda juga pernah mendengar atau menonton video bahwa Muslim di India tidak terlalu memandang baik kepada kita, Muslim di Pakistan. Anda pasti juga bisa merasakannya, kurang lebih seperti itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, saya hanya ingin mengatakan kepada mereka bahwa dimanapun umat Muslim berada, kita semua adalah saudara. Baik mereka tinggal di India, di Pakistan, di Afghanistan, Indonesia, Malaysia, Eropa, Amerika, atau di mana pun juga. Atau di negara mana pun di Afrika, kita semua adalah saudara, semua adalah Muslim. Jadi, kita tidak seharusnya menyimpan dendam atau kebencian terhadap siapapun, dan kita harus memahami bahwa Pakistan ini, bisa dikatakan adalah negara yang diciptakan oleh Allah\ufdfb sendiri. Dan dari negara inilah Allah\ufdfb akan menghapus segala keburukan dan menurunkan rahmat serta berkah-Nya. Dari sinilah Islam sejati yang dibawa oleh Penutup Para Nabi, Muhammad shallallahu&#8217;alaihi wasallam, akan tersebar ke seluruh dunia. Jadi, saya ingin mengatakan kepada umat Muslim di India agar mereka juga merenungkan hal-hal ini dan memikirkan betapa pentingnya Pakistan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan mengenai pertanyaan apakah perempuan juga bisa ikut berperang?<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu saja bisa. Kalau Anda lihat, di Angkatan Darat Pakistan juga ada perempuan. Di angkatan udara, para pilot pesawat tempur juga ada perempuan. Dan kalau Anda melihat perang-perang lama umat Muslim, perempuan juga ikut ambil bagian dalam perang-perang tersebut, membantu merawat yang terluka atau menyediakan makanan dan minuman bagi mereka. Dan perempuan adalah sekitar lima puluh persen dari populasi, jadi kita tidak seharusnya mengabaikan mereka. Dalam Islam, derajat mereka juga sangat tinggi, jadi kita harus menempatkan mereka sesuai dengan derajat itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Saudara Qasim, pertanyaan ini sangat penting. Akankah ada pembaruan pada Masjid Al-Aqsa? Dimana Nabi Isa Alaihissalam akan tinggal?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, saya sendiri belum pernah melihat Masjid Al-Aqsa dihancurkan dalam mimpi-mimpi saya, tapi saya akan membicarakan dua mimpi di mana saya melihat Israel membangun sebuah gedung di wilayah Muslim. Dan umat Muslim hanya bisa memprotes, tidak bisa melakukan apa-apa selain itu. Itulah yang saya lihat dalam mimpi. Nabi Isa Alaihissalam akan datang ketika Dajjal sudah muncul dan Ya&#8217;juj Ma&#8217;juj mulai keluar. Saat itulah Nabi Isa alaihissalam akan turun dari langit. Sebelumnya akan ada peperangan, Perang Dunia Ketiga, dan juga Ghazwatul Hind. Dan kemudian, umat Muslim akan merebut kembali wilayah-wilayah yang pernah hilang dari mereka. Akan datang masa damai dan kemakmuran, kira-kira selama tujuh tahun setelah semua itu terjadi. Setelah itu, barulah Nabi Isa Alaihissalam akan datang. Jadi menurut saya, Nabi Isa Alaihissalam belum datang sekarang.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, peristiwa di Masjid al-Aqsa itu telah terjadi bertahun-tahun sebelum turunnya nabi Isa Alaihissalam dari langit.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan selanjutnya, kapan anda akan ke Indonesia dan Malaysia?)<\/strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baik, sekarang mengenai mimpi-mimpi yang berkaitan dengan Indonesia dan Malaysia, ada beberapa. Di antaranya, mimpi-mimpi lama saya adalah saya bepergian, saya naik mobil, pertama saya pergi ke Bangladesh, lalu setelah itu ke Malaysia, kemudian ke Indonesia. Ada dua atau tiga mimpi seperti itu. Salah satu mimpi yang saya alami adalah ketika pemerintahan Imran Khan jatuh, yaitu pada tanggal 15 April 2022 tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam mimpi itu saya mengatakan bahwa mimpi-mimpi saya yang berkaitan dengan Imran Khan benar-benar menjadi kenyataan persis seperti yang Allah\ufdfb tunjukkan kepada saya dalam mimpi. Lalu, pada hari yang sama, saya juga mengatakan bahwa Imran Khan juga tidak akan berhasil mengadakan pemilu lebih awal. Setelah itu, saya melanjutkan perjalanan dan di sana saya bertemu dengan beberapa ulama dari seluruh dunia, tetapi jumlah ulama dari Indonesia dan Malaysia lebih banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu saya berkata bahwa mereka telah melihat tanda-tanda dari Allah\ufdfb, yaitu mimpi-mimpi saya tentang Imran Khan yang menjadi kenyataan, semua ulama itu telah melihatnya. Sekarang, jika setelah semua ini mereka masih menyembunyikan kebenaran, maka itu berarti mereka telah berbuat zalim dan seharusnya mereka tidak melakukan hal seperti itu. Setelah itu, saya melihat para ulama yang berasal dari Indonesia dan Malaysia. Mereka lebih banyak memberikan perhatian pada hal ini dan juga menyebarkan bahwa mimpi-mimpi Qasim yang berkaitan dengan Imran Khan telah menjadi kenyataan. Jadi, mimpi-mimpi Qasim yang lain, yang berkaitan dengan kemakmuran Pakistan dan kejayaan Islam, itu juga akan menjadi kenyataan. Lalu, pada akhirnya, saya berada di luar rumah saya dan banyak orang berkumpul di sana, seolah-olah mereka datang untuk mendengarkan pidato saya, mungkin pidato seperti ini. Jadi, itu saja mimpinya.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Jazakallah, saudara Qasim. Sekarang kita akan meminta pendapat para undangan. Kita akan meminta mereka berbicara. Yang ingin bertanya, silahkan ambil mikrofon dan ajukan pertanyaan. Assalamualaikum, Apakah Anda mempunyai mimpi tentang Maulid Nabi?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Baik, Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Sebenarnya, dalam Islam hanya ada dua hari raya, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Selain itu, seperti Maulid Nabi, itu adalah perayaan yang dibuat sendiri oleh orang-orang. Jadi, saya sendiri tidak pernah bermimpi bahwa kita harus merayakannya atau semacamnya. Tapi saya bisa ceritakan kepada Anda, mimpi pertama yang saya alami ketika saya melihat Khatamun Nabiyyin Muhammad shallallahu&#8217;alaihi wasallam, dan Allah\ufdfb datang dalam mimpi saya untuk pertama kalinya ketika saya berusia 13 tahun. Mimpi itu datang tepat pada tanggal 12 Rabiul Awal. Besoknya memang hari libur, jadi malam itu saya mendapat mimpi itu<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, sejak hari itu sampai sekarang tidak pernah saya lupakan. Hari itu benar-benar membuat saya bahagia sepanjang hari, saya terus saja tersenyum meskipun tidak ada hal khusus yang terjadi, tapi saya tetap saja tersenyum, sampai akhirnya saya tertidur. Hari seperti itu belum pernah saya alami lagi sampai sekarang. Itu semua karena mimpi itu, kebahagiaan yang saya rasakan di dalam diri saya, kebahagiaan spiritual, bisa dikatakan seperti itu. Tapi, saya tidak pernah bermimpi bahwa kita harus merayakan maulid atau memberinya status seperti hari raya, atau merayakannya seperti yang kita lakukan sekarang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi sekarang, jika kita ingin menunjukkan cinta yang tulus kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wasallam, Allah\ufdfb sudah menunjukkan jalan yang paling baik. Tidak ada yang bisa menunjukkan jalan yang lebih baik daripada Allah\ufdfb, dan jalan itu adalah dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu&#8217;alaihi wasallam. Kirimkanlah shalawat itu sebanyak-banyaknya, sebagaimana Allah\ufdfb dan para malaikat-Nya juga bershalawat dan mengucapkan salam kepada Penutup para Nabi, Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Jadi, menetapkan satu hari saja untuk mengekspresikan cinta kepada beliau, menurut saya itu tidak cukup. Kita seharusnya setiap hari mengirimkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Maka saya ingin mengatakan bahwa daripada merayakan acara seperti itu, lebih baik kita memperbanyak shalawat dan salam kepada beliau. Dan inilah ajaran yang diajarkan oleh Allah\ufdfb. Inilah pemahaman yang saya pegang sampai saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Assalamu\u2019alaikum, saya ingin bertanya, mimpi anda tentang kereta, siapa sajakah orang-orang yang akan bersama Anda dalam kereta itu? Apakah mereka orang-orang yang anda kenal?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mimpi tentang kereta ini, sebenarnya ini berkaitan dengan akhir zaman. Nah, siapa saja yang ada di dalam kereta itu? Sebenarnya, mereka adalah orang-orang yang sudah bersama saya sejak awal. Sekarang, dalam salah satu mimpi, ketika Dajjal muncul, Allah\ufdfb berkata kepada saya untuk membawa orang-orang ini ke gunung dan menyembunyikan mereka. Jadi, ada sebuah gunung dan saya membawa mereka untuk bersembunyi di sana. Gunung itu adalah tempat di mana Dajjal tidak bisa mencapainya, dan di luar gunung itu ada sebuah pintu besar yang kemudian saya tutup dan saya berkata, \u201cJangan buka pintu ini sampai saya kembali. Kalian semua harus tetap di sini dan jangan keluar sebelum saya kembali\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, setelah Dajjal selesai melakukan semua perbuatannya, saya juga membutuhkan waktu sekitar 5 sampai 6 minggu. Setelah itu, saya kembali, lalu saya menaikkan orang-orang itu ke dalam kereta, dan kemudian saya pergi untuk membunuh seorang manusia yang sangat jahat. Saya berkata, ketika saya kembali, kita akan pergi dari sini untuk selamanya dan bergabung dengan Isa Alaihissalam. Jadi saya menaikkan mereka ke kereta. Saat saya sedang bertarung dengannya, dengan pertolongan Allah\ufdfb saya berhasil membunuhnya. Setelah itu, saya mendengar suara Nabi Muhammad\ufdfa dari sebelah kanan saya berkata, \u201cQasim, cepat kembali, Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj sudah keluar\u201d. Mendengar ini, saya langsung berlari kembali ke tempat di mana saya akan menaikkan orang-orang itu ke dalam kereta. Dan saya harus sampai di sana sebelum Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj tiba.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi ketika saya sampai di sana, semuanya baik-baik saja berkat rahmat Allah\ufdfb, Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj belum sampai di tempat itu. Lalu Kereta ini berjalan atas izin Allah\ufdfb dan di tengah perjalanan, Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj menyerang. Yang terjadi adalah, saya naik ke atas kereta, agar seandainya di tengah jalan Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj menyerang, saya bisa membunuh mereka dengan cahaya Allah\ufdfb. Saat kami sedang dalam perjalanan, saya melihat ke bawah, ke tanah, berjaga-jaga, seandainya Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj akan menyerang dari bawah. Lalu tiba-tiba terdengar suara keras, dan ketika saya menoleh ke arah suara itu, saya melihat ke atas. Lalu dari atas, dari balik awan yang sangat rendah, muncul makhluk berwarna putih, yaitu Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj. Begitu melihatnya, saya langsung berkata, \u201cMereka seperti turun dari langit\u201d. Padahal sebenarnya mereka tidak turun dari langit, mereka melompat sangat tinggi sehingga terlihat seolah-olah mereka turun dari langit. Lalu saya membunuh mereka dengan cahaya Allah\ufdfb, dan setelah itu kami sampai di tempat Nabi Isa Alaihissalam<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, orang-orang yang akan terpilih itu adalah mereka yang Allah\ufdfb pilih dengan rahmat-Nya, merekalah yang akan naik kereta itu, dan mereka juga yang kemudian bertemu dengan Nabi Isa Alaihissalam. Setelah itu, kami pun mulai hidup bersama Nabi Isa Alaihissalam.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Assalamualaikum, bolehkah seorang wanita melantunkan bacaan Al-Qur&#8217;an atau nasyid atau yang lainnya?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika di sana hanya ada perempuan, maka kamu boleh melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Apakah suara mereka diperbolehkan terdengar sampai keluar?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ya, ya, seharusnya sama sekali tidak boleh terdengar keluar. Dan yang lainnya, mengenai nasyid, tadi saudara Irfan juga berkata bahwa setelah tilawah kita bisa membaca nasyid, tapi saya katakan bahwa sebaiknya kita membaca shalawat saja, karena nasyid itu buatan manusia sendiri. Sedangkan shalawat itu Allah\ufdfb sendiri yang ajarkan kepada kita, Allah Rabbul Alamin yang menciptakan dan mengajarkannya. Jadi, sebaik apapun nasyid yang kita tulis, kita tidak akan pernah bisa membuat ucapan yang setara dengan apa yang Allah\ufdfb ajarkan. Jadi, itulah saran saya untuk kalian semua. Kalian harus selalu mengirimkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, karena itu sunnah Allah\ufdfb dan membuat Allah ridha. Kita tidak bisa membuat ucapan yang lebih baik dari ciptaan Allah\ufdfb.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Artinya Nasyid kurang bermanfaat dan peringatan untuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yaitu maulid juga tidak penting atau tidak bermanfaat bagi kita?)<\/strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saya belum pernah melihat mimpi tentang hal itu, dan Allah\ufdfb juga tidak pernah mengajarkan saya hal seperti itu, bahwa kamu juga harus melakukan hal yang sama. Tidak, saya tidak pernah mendapat mimpi seperti itu dalam mimpi saya. Dan sekali lagi saya ingin mengatakan bahwa saya akan menceritakan mimpi saya kepada Anda. Dalam mimpi itu, saya berkata kepada Allah\ufdfb, \u201cYa Allah, saya beginilah adanya saya. Shalat, kadang saya kerjakan, kadang tidak, dan perbuatan baik lainnya juga terasa sulit bagi saya. Jadi, tunjukkanlah saya jalan pintas yang bisa membuat-Mu ridha dan Engkau tidak pernah meninggalkan saya sendirian. Lalu Allah\ufdfb berkata, \u201cQasim, lakukan tiga hal ini, maka Aku berjanji, bahwa Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Dimanapun kamu berada, di dunia manapun kamu berada, Aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu Allah\ufdfb memberitahu saya amalan ini, yaitu: selalu lindungi dirimu dari syirik dan segala bentuknya. Dan \u201cQasim, pada hari kiamat Aku bisa mengampuni dosa siapa pun yang Aku kehendaki, tetapi Aku tidak akan pernah mengampuni dosa syirik. Dan Qasim, jangan pernah terjebak dalam pemahaman bahwa Aku akan mengampuni syirik pada hari kiamat\u201d. Dan Allah\ufdfb sangat sering mengulangi perkataan ini. Dan yang kedua, Allah\ufdfb memberitahuku, \u201cTeruslah bertasbih dengan memuji-Ku, yaitu Allah Rabbul Alamin pagi dan sore hari\u201d. Dan yang ketiga, Allah\ufdfb memberitahu saya, \u201cQasim, teruslah bersholawat dan mengucapkan salam kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Jika kamu terus melakukan tiga hal ini, Aku berjanji kepadamu, dimanapun kamu berada, di dunia manapun kamu berada, Aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi artinya, kita tidak perlu menetapkan hari khusus untuk Maulid Nabi. Setiap hari, kapan pun kita ingat, kita seharusnya bershalawat dan mengucapkan salam kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dan ini sangat disukai oleh Allah\ufdfb. Dan lihatlah, Khatamun Nabiyyin Muhammad shallallahu alaihi wasallam, nama beliau telah Allah\ufdfb tulis bersama nama-Nya sendiri. Maka kita tidak akan pernah bisa cukup bersyukur kepada Allah\ufdfb karena telah menjadikan kita sebagai umat nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan saya pernah bermimpi, setelah mimpi itu saya berkata pada diri sendiri bahwa menjadi umat nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam juga merupakan rahmat khusus dari Allah\ufdfb. Karena banyak orang yang tidak bisa menjadi umat beliau, padahal mereka bisa saja\u2014seperti orang-orang kafir. Dalam sebuah mimpi, saya melihat bahwa tinggi badan Khatamun Nabiyyin Muhammad Shallallahu&#8217;alaihi wasallam. Tinggi beliau sampai menyentuh Arsy Allah\ufdfb. Jika saya berdiri di sini dan bernapas, Arsy Allah\ufdfb itu diam atau tidak bergerak, Namun ketika Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bernapas, dan tidak ada jarak antara beliau dengan Arsy Allah\ufdfb atau di antara keduanya tidak ada celah sama sekali. Maksudnya, kain yang dikenakan Nabi shallallahu alaihi wasallam menempel langsung, bahkan bergesekan dengan Arsy Allah\ufdfb. Dan Arsy Allah\ufdfb itu sendiri seperti tergantung di udara, bergoyang seperti ini. Jadi saya berkata, Nabi tingginya sampai menyentuh Arsy Allah\ufdfb, dan hanya dengan beliau bernapas saja, Arsy Allah\ufdfb bergoyang,\u2014lalu, keberhasilan seperti apa lagi yang lebih besar dari itu?<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu saya berkata lagi, ini adalah rahmat yang sangat besar dari Allah\ufdfb kepada kita, karena dengan rahmat-Nya, kita dijadikan umat beliau. Maka saya akan tetap mengatakan bahwa kita seharusnya mengirimkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan itulah bentuk cinta terbaik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Assalamualaikum&#8230; Keluarga kami tidak percaya, apa yang harus kami lakukan?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya menyarankan agar kalian sebaiknya membagikan mimpi-mimpi ini secara online saja di semua platform media sosial seperti YouTube, Instagram, WhatsApp, TikTok, dan juga Facebook serta platform lainnya, dan aplikasi-aplikasi lain. Kita seharusnya membagikan mimpi-mimpi itu di sana. Kalau kita perhatikan, banyak orang memang membuat video, tapi video-video itu belum tersebar sebagaimana seharusnya. Dan saya juga ingin memberi saran, jika anda sudah percaya pada mimpi-mimpi ini, sebaiknya jangan langsung memberitahu keluarga Anda, karena meskipun Anda sudah percaya pada mimpi-mimpi itu, belum tentu semua anggota keluarga Anda juga akan percaya. Biasanya, hal ini justru menimbulkan perbedaan pendapat di rumah, dan kadang-kadang sampai pada titik di mana kamu dipaksa untuk meninggalkan pekerjaan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi menurut saya, daripada memberitahu keluarga, lebih baik kamu diam-diam mulai membagikan hal ini di internet. Itu akan menjadi cara yang lebih baik. Inilah yang saya maksud, ini akan menjadi bagian dari pengalaman Anda sendiri. Karena mereka tidak memberi Anda izin dan mungkin karena Anda tidak menyesuaikan diri dengan lingkungan mereka, maka apapun yang Anda lakukan tidak akan pernah cukup bagi mereka. Jadi, mereka pun tidak akan pernah benar-benar menerima Anda sepenuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, apa pertanyaan pertama Anda tadi, Ali Falah? Ya, sekarang begini&#8230; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Pertama-tama, sejak awal saya memang jarang membuat video. Baru belakangan ini rangkaian pertemuan ini dimulai. Kalau Anda lihat, Awais Nasir telah mengunggah wawancara lama saya, dan di situ Anda bisa melihat dengan jelas bahwa saya bahkan tidak bisa berbicara dengan baik. Maksudnya, saya tahu sesuatu, tapi saya tidak bisa menjelaskannya, saya tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya. Jadi, ini semua karena Allah\ufdfb mulai mengajarkan saya. Sekarang saya bisa berbicara dengan kalian semua, makanya saya tidak pernah benar-benar fokus di channel saya sendiri untuk membagikan hal-hal seperti ini. Biasanya, orang-orang yang bertanya kepada saya, seperti Fahad atau Irfan, dan yang lainnya juga datang, lalu saya berbagi mimpi ini dengan mereka. Setelah itu, mereka yang membuat video dan mengunggahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, memang biasanya seperti itu prosesnya. Sekarang, kalian akan mendengar banyak mimpi yang sebenarnya sudah saya larang untuk dibagikan, tapi mereka tetap membagikannya. Mereka hanya menuliskan bahwa itu adalah &#8216;mimpi rahasia&#8217; dan sebagainya. Bahkan Awais Nasir juga sudah membagikan mimpi-mimpi itu. Padahal, saya hanya membagikan kepada mereka dan juga mengatakan kepada mereka&nbsp; agar tidak dibagikan kepada siapapun, tapi tetap saja mereka membagikannya. Mereka memang tidak bisa menyimpan rahasia di hati mereka, seperti itu keadaannya. Sekarang, karena orang-orang sudah mengetahuinya, maka insya Allah saya akan jelaskan secara detail, insya Allah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, pertanyaan kedua yang anda ajukan adalah bagaimana Allah\ufdfb mengajari saya. Pertama-tama, Allah\ufdfb menanamkan satu hal di dalam pikiran saya yaitu, bahwa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam itu berjalan di dalam cahaya, artinya beliau juga melewati kegelapan, tapi di sana pun menjadi terang karena rahmat Allah\ufdfb. Sedangkan kita, umat Muslim, justru tenggelam dalam kegelapan, sampai-sampai kita tidak punya nilai apa-apa. Padahal jika dilihat dari jumlah, kita lebih dari 1,5 milyar, tapi nilai kita itu nol. Jadi, setiap kali muncul pertanyaan &#8216;Mengapa?&#8217;, maka dalam diri saya mulai tumbuh rasa ingin tahu, seperti sebuah dorongan. Lalu saya berkata kepada Allah\ufdfb bahwa saya ingin membuat Allah\ufdfb ridha, saya ingin menjadi sahabat Allah\ufdfb. Jadi, ini adalah sebuah pencarian, sebuah kerinduan. Bisa dikatakan, perasaan, keinginan untuk membuat Allah\ufdfb ridha, membuat Allah\ufdfb senang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang telah saya sebutkan di awal, Dajjal awalnya sangat saleh. Allah\ufdfb seolah berkata kepada saya, &#8216;Kamu juga jadilah seperti dia&#8221; namun saya tidak bisa menjadi seperti itu. Saya sering merasa, kenapa saya tidak bisa memperbaiki diri? Bahkan dalam mimpi, saya berkata kepada Allah\ufdfb, \u201cYa Allah, beri saya kesempatan lagi. Jika saya belum bisa mengubah keadaan saya, maka itu memang salah saya\u201d. Lalu Allah\ufdfb memberi saya kesempatan. Ketika Allah\ufdfb memberi saya kesempatan, saya berkata bahwa, selama beberapa bulan saya melihat diri saya memohon kepada Allah\ufdfb dalam mimpi, tapi Allah\ufdfb tidak mengabulkannya. Jadi, itu adalah masa yang sangat sulit bagi saya, seperti semua jalan terasa tertutup bagi saya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, inilah saatnya ketika Allah\ufdfb menanamkan sebuah pemikiran di hati saya, lalu saya merenungkannya dan berkata, &#8216;Ya, jika saya melakukan hal ini, pasti Allah\ufdfb akan membukakan jalan untuk saya.&#8217; Dan hal itu adalah, saya belum pernah seumur hidup memanggil Allah\ufdfb dengan sebutan &#8216;Rahman&#8217;. Jadi, pada tahun 2007, untuk pertama kalinya saya memanggil Allah\ufdfb dengan sebutan &#8216;Rahman&#8217;. Jadi, itu seperti sebuah doa, seperti doanya Nabi Yunus, &#8216;La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzalimin.&#8217; Jadi, itu semacam doa seperti itu yang kemudian saya panjatkan kepada Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, di tengah kegelapan itu, Allah\ufdfb datang dalam mimpi saya dan ketika itu terjadi, saya merasakan bahwa Allah\ufdfb datang sebagai &#8216;Rahman&#8217;. Lalu dalam mimpi itu, Allah\ufdfb memberitahu saya, \u201cQasim, ketika kamu makan, bersihkan piringmu dengan menjilati sisa makanan dengan jarimu sampai bersih. Maka Aku akan membuatkan jalan keluar untukmu\u201d. Jadi ketika Allah\ufdfb memberitahu saya hal itu, di tengah kegelapan itu, bagi saya itu seperti cahaya yang lebih terang dari matahari\u2014benar-benar menjadi penerang bagi saya. Lalu saya pun melakukannya. Dan setelah itu, Allah\ufdfb berkata, \u201cQasim, sekarang Aku akan mengajarkan ilmu kepadamu\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi ketika saya melihat bahwa setelah banyak kesulitan akhirnya Allah\ufdfb ridha kepada saya. Saya berkata pada diri sendiri, apapun yang Allah\ufdfb perintahkan setelah ini, saya harus membenahi diri saya. Seperti dalam mimpi, saya juga pernah berkata kepada Allah\ufdfb, \u201cYa Allah, berikan saya satu kesempatan saja\u201d. Setelah itu, saya juga mulai membersihkan peralatan makan saya dan ibu saya mulai memperhatikan perubahan itu. Lalu Allah\ufdfb memberitahu saya, \u201cKetika kamu berjalan, janganlah berjalan dengan sombong, berjalanlah dengan kepala menunduk\u201d. Maka itu pun saya lakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu di situ juga muncul rasa dendam, dengki, kesombongan, dan keangkuhan, semuanya bercampur jadi satu. Sekarang, dalam sebuah mimpi, yang terjadi adalah, gadis impian saya\u2014yang selama 20 tahun telah membuat saya menderita\u2014dia duduk di depan saya, dia duduk di hadapan saya dan Allah\ufdfb berkata, \u201cQasim, hilangkan rasa dendam dan dengki dari dalam dirimu, bicaralah dengannya seolah-olah dia tidak pernah berbuat salah kepadamu\u201d. Lalu ketika saya bangun di pagi hari, saya berkata, \u201cYa Allah, seharusnya Engkau memberi saya contoh yang lain. Orang itu sudah menyakiti saya selama 20 tahun, Engkau malah meminta saya untuk berbicara dengannya seolah-olah dia tidak pernah berbuat salah\u201d. Namun kemudian saya berkata bahwa saya sudah berjanji pada diri saya sendiri dan saya akan memperbaiki diri. Jadi saya berkata, \u201cYa Allah, jika memang ini kehendak-Mu agar saya berbicara dengannya seperti itu, insya Allah saya akan melakukannya\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Maka sejak saat itu, saya benar-benar tidak pernah menyimpan dendam atau kebencian terhadap siapapun. Bahkan, jika Anda lihat, ada orang-orang besar yang pernah membuat video tentang saya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan mereka semua, termasuk Mufti Menk juga, ada ulama-ulama besar lainnya, tapi insya Allah, anda akan melihat bahwa tidak ada dendam atau kebencian terhadap mereka, karena Allah\ufdfb tidak menyukai dendam dan kebencian. Jadi saya lakukan seperti itu, seperti yang bisa kamu lihat sekarang, di dunia ini ada banyak selebriti. Misal, ada yang ngefans selebriti itu dan ingin jadi temannya, lalu dia mendekat. Selebriti itu berkata, \u201cOke, jika ingin menjadi temanku, lakukan ini, tinggalkan itu\u201d. Saya juga seperti itu kepada Allah\ufdfb. Saya ingin menjadi teman Allah\ufdfb, ingin menjadi sahabat-Nya. Lalu Allah\ufdfb memberitahu saya, \u201cIni ada beberapa hal yang harus kamu lakukan, jauhi hal-hal ini, maka Aku akan menjadi temanmu dan tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, semua ini hanyalah pencarian, rasa ingin tahu, dan keinginan dalam hati bahwa kita harus membuat Allah\ufdfb ridha. Hanya setelah itu kita bisa mengendalikan rasa dendam, kebencian, kesombongan, dan keangkuhan. Selama belum ada keinginan di hati untuk mendapatkan cinta Allah subhanahu wata&#8217;ala dan membuat-Nya ridha, hal-hal ini tidak akan bisa diatasi. Jadi, apapun yang ada, semuanya hanya karena rahmat Allah subhanahu wata&#8217;ala. Dan saya sendiri pun masih belum bisa memperbaiki diri sepenuhnya. Jadi, ketika ada yang bertanya, saya hanya bisa berkata bahwa jika Allah\ufdfb tidak Maha Pengasih, saya tidak akan berada di sini hari ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika saya memanggil Allah\ufdfb dengan sebutan Ar-Rahman, Allah\ufdfb berkata, \u2018Qasim, saat pertama kali kamu memanggil-Ku dengan sebutan Rahman, Aku tidak melihat siapa dirimu. Aku hanya melihat bahwa hamba-Ku telah memanggil-Ku dengan sebutan Rahman.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan sekarang Aku harus membuktikan kepada hamba-Ku bahwa Aku benar-benar Rahman\u201d. Jadi intinya, apapun yang terjadi, itu semua adalah rahmat Allah\ufdfb dan sungguh Allah\ufdfb adalah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Kapan Pakistan akan menjadi makmur?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Berapa lama kemakmuran akan datang di Pakistan itu tergantung pada rakyat Pakistan sendiri. Kapan mereka menginginkannya, karena Allah\ufdfb hanya memberitahu saya satu hal dengan sangat jelas, dan ketika Allah\ufdfb berbicara atau memberi perintah, maka itu harus dilakukan, tidak ada pilihan lain. Seperti, &#8216;Jika tidak ini, lakukan yang itu&#8217;. Tidak!, ketika Allah\ufdfb meminta saya membagikan mimpi, Allah\ufdfb hanya berkata, \u201cLakukan pekerjaan yang telah Aku perintahkan kepadamu atau tetaplah berada dalam kegelapan itu selamanya\u201d. Jadi, jika kita memang ingin mengubah keadaan kita, kita harus mulai dengan memperbaiki diri sendiri terlebih dahulu. Artinya, kita harus melindungi diri kita sendiri dari syirik dan segala bentuknya. Selama kita belum menjauhkan diri dari syirik dan segala macam bentuknya, lupakan saja jika akan ada pertolongan dari Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan kemudian, ada satu mimpi terbaru. Dalam mimpi itu, saya berkata bahwa jika kita membersihkan negara kita dari syirik dan segala bentuknya, lalu apa yang akan terjadi? Bagaimana Allah\ufdfb akan menolong kita? Maka Allah\ufdfb menunjukkan bahwa Allah\ufdfb akan mengeluarkan harta karun berupa minyak bumi dari setengah peta Pakistan. Ada begitu banyak harta karun yang ada, sampai-sampai saya berkata bahwa jika kita membaginya ke seluruh dunia pun, mungkin tetap tidak akan habis, saking banyaknya. Dan itu baru cadangan minyak saja, sedangkan harta karun lainnya seperti hasil bumi yang kita tanam atau hal-hal lain. Ini hanya minyak saja yang Allah\ufdfb tunjukkan, bahwa \u201cAku akan mengeluarkan begitu banyak minyak sehingga tidak akan habis, karena saking melimpahnya\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan selain itu, jika Anda lihat, begitu banyak penguasa yang telah datang ke negara ini, semuanya berusaha agar negara ini bisa maju, tapi alih-alih berkembang, kita justru semakin terpuruk. Jadi kita harus berpikir, sebenarnya apa yang salah, padahal sekarang kita juga semakin rajin beribadah, shalat pun lebih sering kita lakukan. Al-Qur&#8217;an juga lebih sering dibaca, haji dan umrah pun lebih banyak dilakukan, sedekah dan amal juga lebih banyak dari sebelumnya, semuanya lebih banyak, Tapi apa sebenarnya penyebab sehingga kita tetap saja semakin terpuruk? Satu-satunya alasan adalah, hari ini kita telah melakukan dosa yang tidak ada ampunannya di sisi Allah\ufdfb yaitu Allah\ufdfb tidak akan mengampuni dosa syirik. Kita bahkan sudah berhenti menganggapnya sebagai dosa. Kita berkata, ini adalah bagian dari dekorasi kita, memperindah masyarakat kita, mempercantik rumah kita. Artinya, kita sudah tidak lagi menganggapnya sebagai dosa. Padahal, itu adalah dosa yang Allah\ufdfb tidak akan pernah diampuni. Saya tetap mengatakan, selama kita tidak membersihkan diri dari syirik dan bentuknya, lupakan pertolongan Allah\ufdfb akan datang dan keadaan kita akan berubah.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Tolong beritahu saya tentang mimpi Anda pergi ke Madinah dan siapa saja orang-orang yang akan pergi bersama Anda?<\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, mimpi-mimpi tentang pergi ke Madinah cukup banyak. Sebenarnya tidak terlalu banyak, hanya beberapa saja, mimpi yang berhubungan dengan perjalanan ke Madinah. Ada satu mimpi lama di mana orang-orang pergi bersama saya, dan di mimpi-mimpi lainnya, saya pergi sendirian atau mungkin bersama seseorang. wallahu a&#8217;lam, tolong pertanyaan selanjutnya. Atau mungkin Anda menemani saya, namun, satu hal yang pasti, jika saya harus pergi kemana saja di Lahore, saya selalu pergi bersama seseorang, tidak pernah sendirian. Itu pasti. Jadi, jika suatu saat saya pergi ke Madinah, saya pasti akan pergi bersama seseorang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan selanjutnya, Apakah Masjid al-Aqsa akan dibangun kembali? Siapa yang membantu Dajjal ketika dia datang?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Wilayah masjid Al-Aqsa semuanya akan dibangun kembali. Ketika Pakistan, dengan pertolongan Allah\ufdfb, masuk ke Timur Tengah, kita akan membangun semuanya kembali dari awal. inshaAllah Dan mengenai Dajjal, sebenarnya Dajjal itu tidak butuh siapa-siapa. Dia akan memiliki kekuatan sedemikian besar sehingga orang-orang itu sendiri yang akan bergabung dengannya. Artinya, bahkan orang-orang Yahudi pun, ketika mereka melihat bahwa kepentingan mereka terpenuhi melalui Dajjal, mereka juga akan berbondong-bondong bergabung dengannya. Dan dengan cara seperti itulah dajjal menguasai seluruh dunia, dan bagi mereka yang tidak mengakui Dajjal, dia akan menindas mereka dengan sangat kejam, artinya dia akan memutus semua kebutuhan makan dan minum mereka, benar-benar mengambil segalanya. Dan tanpa makan dan minum, bisa dibayangkan berapa lama seseorang bisa bertahan hidup. Jadi, bagi yang tidak mengakui Dajjal, dia sangat menindas mereka. Sedangkan bagi yang mengakuinya, dia akan memberikan apapun yang mereka butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun itu semua hanya berlangsung beberapa hari saja, setelah beberapa hari itu semuanya akan berakhir. Jadi, Dajjal ini adalah fitnah yang sangat besar, juga bisa dikatakan ujian atau tipu daya, apa pun istilah yang kamu pakai. Dan kondisinya sampai pada titik, jika seseorang berhadapan langsung dengan Dajjal, ada kemungkinan 99,9% dia akan mengikutinya. Dan dia tidak akan bisa selamat dari fitnahnya yang sangat berbahaya dan menyesatkan itu. Semoga Allah\ufdfb senantiasa melindungi kita semua dari fitnah Dajjal yang sangat dahsyat, Amin. Marilah kita selalu memohon perlindungan kepada Allah\ufdfb dari segala kejahatan, termasuk fitnah Dajjal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(Selanjutnya, bagaimana Pakistan dapat menghentikan Israel dan membantu rakyat palestina saat ini?)<\/p>\n\n\n\n<p>Yang saya lihat dalam mimpi, pemerintahan manapun yang menghapus syirik dan segala bentuknya, setelah itu pertolongan Allah\ufdfb akan datang. Begitu kehancuran mulai terjadi di Timur Tengah atau di tempat lain, mereka pun tidak bisa berbuat apa-apa. Jadi, lupakan saja jika umat Muslim bisa melakukan sesuatu sebelum Ghazwatul Hind, karena dari apa yang saya lihat dalam mimpi, dalam Perang Dunia Ketiga, di mana pun, Dajjal selalu ada di baliknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, saya juga pernah melihat dalam beberapa mimpi bahwa Dajjal itu datang dua kali. Pertama kali, saat tingkat kekuatannya itu di level 2, atau semacamnya, entah itu lebih rendah atau lebih tinggi. Pada saat itu dia datang, tapi dia memiliki kepercayaan diri yang begitu besar sehingga dia berpikir bahwa dia bisa menguasai segalanya. Dia berpikir akan berhasil mencapai tujuannya, tapi ternyata tidak bisa, dan dengan izin Allah\ufdfb, dia pun dipenjara. Dia dipenjara selama bertahun-tahun, dan selama masa itu, masa damai berlangsung, di mana Dajjal masih dalam penjara. Lalu tiba-tiba dia keluar dengan kekuatan penuhnya, dan saat itulah dia mulai membuat kehancuran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, pemerintah mana pun hanya bisa melakukan sebatas mengevakuasi orang-orang dari sana. Mereka hanya bisa membawa orang-orang itu ke Pakistan, hanya itu yang bisa dilakukan. Lainnya, lupakan saja memberi bantuan atau melakukan hal lain, karena apa yang sudah saya lihat dalam mimpi saya, bahwa menyelamatkan Pakistan itu sangat penting. Maksudnya, saya bahkan melihat bahwa jika tempat-tempat suci umat Muslim ada di satu sisi dan Pakistan di sisi lain, maka yang saya dapatkan dalam mimpi adalah bahwa Pakistanlah yang harus diselamatkan. Karena jika kita berhasil menyelamatkan Pakistan, maka semua kehancuran yang terjadi di Timur Tengah, insya Allah, kita akan kembali ke sana atas izin Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan di sana kita bisa membangun kembali, tapi kalau kita kehilangan Pakistan, maka tidak akan ada lagi tentara, dan seperti yang saya lihat, semoga Allah\ufdfb melindungi, mungkin tidak akan ada lagi orang yang menyebut nama Allah\ufdfb dan Rasul-Nya\ufdfa. Begitulah yang saya lihat. Dan kalau Anda perhatikan, betapa pentingnya Perang Badar bagi umat Muslim, maka Perang Ghazwatul Hind akan sama pentingnya. Dan, apa yang saya lihat dalam mimpi saya, bahwa populasi Pakistan akan meningkat menjadi 700 juta, karena umat Islam kemudian memahami bahwa sangat penting untuk menyelamatkan Pakistan, bahwa kita harus menyelamatkan negara ini dengan segala cara. Hanya dengan begitu, kita bisa kembali menyebarkan Islam sejati dari Khatamun Nabiyyin Muhammad shallallahu alaihi wasallam ke seluruh dunia. Kalau tidak, kita tidak akan mampu melakukannya lagi nanti.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaannya adalah, Siapa yang akan menjadi pemimpin Pakistan saat itu, siapa yang kamu lihat dalam mimpimu?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hanya Allah yang lebih mengetahui siapa dia, tapi siapapun dia, pasti dia orang yang ikhlas<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Assalamualaikum, Nama Dajjal adalah AbdurRahman. Dan Dia lahir dari keluarga muslim, lalu, bagaimana orang-orang yahudi mengikutinya?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Benar, saya melihat namanya Abdul Rahman dalam mimpi saya. Sebenarnya, orang-orang Yahudi akan selalu berusaha mencapai tujuan mereka, entah itu melalui Dajjal atau orang lain. Bahkan jika itu Dajjal, mereka akan tetap mencari-cari kaitan bahwa dia berasal dari keturunan mereka. Lalu, orang tuanya menjadi Muslim, sehingga dia pun menjadi Muslim, tetapi akhirnya dia kembali lagi kepada mereka. Jadi, kalau Anda perhatikan, orang Yahudi melakukan berbagai macam caral di dunia ini demi mencapai tujuan mereka. Mereka juga yang membentuk Illuminati dan banyak organisasi lain seperti itu. Jadi, siapa pun yang ada di depan, tujuan mereka tetap sama. Di setiap zaman, mereka selalu mencari cara untuk mendapatkan keuntungan dan mereka akan terus melakukan hal yang sama, mengikuti pola itu.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Berapa lama ghazwatul hind akan berlangsung?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tahun lalu saya bermimpi tentang perang Dunia ketiga. Perang ini akan berlangsung hampir 4 tahun, dan di dalamnya terjadi juga Perang Ghazwatul Hind, yang terjadi di akhir peperangan itu. Sekarang, orang-orang kafir berkata bahwa mereka telah menguasai seluruh wilayah, hanya Pakistan yang tersisa, dan di belakang Pakistan, ada Indonesia, Malaysia, Bangladesh. Jadi mereka berkata bahwa, \u201cKita juga akan menguasai mereka. Kita akan menguasai mereka dengan mudah\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan memang, mereka adalah pasukan yang sangat besar yang semuanya berkumpul di India, bisa dikatakan ada 100 negara, itu pun tidak terlalu salah. Mereka punya banyak sekali senjata, pesawat, dan segalanya, sampai-sampai orang-orang yang tinggal di Pakistan merasa takut dan mereka berbicara tentang hal ini satu sama lain. Lalu saya katakan: &#8220;Jangan khawatir, Allah\ufdfb bersama kita, dan insya Allah, dengan pertolongan Allah\ufdfb, kita akan menang. Dan Allah\ufdfb juga telah memberikan kita 3.000 jet tempur hitam. 1000 di antaranya sedang terbang di udara, dan 2000 lainnya dalam posisi siaga. Jadi insya Allah, kita akan menang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan yang saya lihat adalah, sebelum dimulainya Ghazwatul Hind, Khatamun Nabiyyin Muhammad shallallahu &#8216;alaihi wasallam sendiri hadir dalam peperangan itu dan berada bersama kita. Ghazwatul hind memang merupakan bagian dari Perang Dunia Ketiga, dan kemenangan pertama yang diraih umat Muslim dalam Perang Dunia Ketiga adalah dalam bentuk Ghazwatul Hind. Menurut saya, Ghazwatul Hind bukanlah perang yang berlangsung lama; perang itu terjadi dengan cepat berkat rahmat Allah\ufdfb. Tapi di sini saya juga ingin menjelaskan bahwa dalam Ghazwatul Hind, kita hanya mempertahankan negara kita sendiri. Artinya, mereka yang menyerang kita dan kita hanya membela diri. Namun, kita tetap mengikuti ajaran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sebisa mungkin.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada aturan-aturan perang yang diajarkan oleh Nabi, seperti tidak boleh menyerang perempuan, atau siapa pun yang tidak mengangkat senjata, dan juga anak-anak serta orang tua yang tidak bersalah, mereka tidak boleh disakiti. Dalam jumlah yang sangat besar, jutaan perempuan, anak-anak, dan orang tua diselamatkan. Lalu mereka mengirim pesan kepada pemerintah Pakistan, &#8220;Apakah kalian akan membunuh kami atau melindungi kami?\u201d Jadi, pada saat itu, pemerintah yang berkuasa akan mengumumkan bahwa kalian boleh menikah 2, 3, atau 4 orang dan memberikan perlindungan kepada mereka. Dan tentu saja, pemerintah juga akan mengeluarkan pengumuman resmi dan mengatur segalanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan setelah perang itu, saya melihat harga tanah-tanah menjadi sangat murah. Bahkan, dalam sebuah mimpi, saya melihat seseorang pergi ke seorang makelar dan membeli sebidang tanah seluas 3.000 meter darinya. Dan, dia hanya membayar koin lima puluh Paisa kepada makelar, dan bahkan dari koin itu pun makelar masih mengembalikan uang kembalian kepadanya. Artinya, tanah menjadi sangat murah. Jelas saja, setelah seluruh India dikuasai dengan pertolongan Allah\ufdfb, tanah akan menjadi murah. Tapi ada satu sisi negatifnya, yaitu, saya melihat dalam mimpi, ada.sekitar 800 juta orang terbunuh. Jadi, itulah sisi negatifnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan di situ saya katakan, kami tidak memulai perang ini, kami hanya membela diri, dan memang orang-orang kafir itu sendiri yang ingin mati. Jadi, apa yang bisa kami lakukan di sana? Begitulah, saya melihatnya dalam mimpi.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Ini ada&nbsp; pertanyaan yang sangat bagus, disaat 7 tahun masa damai, apakah orang-orang Israel masih ada atau negara Israel akan tetap ada?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak, tidak, tidak, Israel benar-benar sudah tidak ada lagi. Ya, mungkin saja masih ada orang Yahudi yang bersembunyi di suatu tempat, karena mereka tahu bahwa Dajjal akan datang, jadi mereka bisa saja bersembunyi sambil menunggu. Tapi keberadaan negara Israel sudah berakhir. Ketika Amerika dan Rusia sudah hancur, maka Israel pun pasti akan berakhir, insya Allah.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan selanjutnya adalah, ketika kita membaca hadis-hadis tentang akhir zaman, disana dijelaskan bahwa matahari akan terbit dari arah barat. Di sini apakah Anda pernah diperlihatkan dalam mimpi tentang matahari terbit dari barat, dan jika itu ditunjukkan, apakah itu akan terjadi sebelum Dajjal atau setelah Dajjal?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak, saya sendiri belum pernah melihat matahari terbit dari arah barat. Saya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang itu, hanya Allah\ufdfb yang maha mengetahui<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaannya adalah, apa peran Nabi Isa Alaihissalam ketika ia kembali lagi ke bumi?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dari apa yang saya lihat dalam mimpi, hal yang penting adalah, karena ketika Nabi Isa Alaihissalam meninggalkan dunia ini, beliau belum menikah, jadi ketika beliau kembali, bisa dikatakan salah satu hal pertama atau kedua yang terjadi adalah beliau menikah. Setelah itu, kita pergi ke Madinah, tinggal bersama beliau di sana, dan hidup dengan damai. Ini adalah hal yang jelas, ada banyak orang di sana dan semuanya hidup dengan damai. Saya juga melihat bahwa beliau memiliki anak-anak. Lalu, beberapa tahun kemudian\u2014bisa dikatakan sekitar 7 tahun setelah itu\u2014datanglah suatu penyakit. Penyakit itu begitu parah sehingga orang-orang mulai meninggal dengan sangat cepat. Hanya butuh 2 sampai 3 minggu dan yang terjadi adalah, setiap kali kita baru saja menguburkan satu jenazah, jenazah berikutnya sudah siap untuk dikuburkan lagi. Jadi, seperti itulah yang saya lihat dalam mimpi, dan saya melihat kematian itu setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan selanjutnya adalah, ketika Nabi Isa Alaihissalam kembali ke bumi, apakah beliau akan menunjukkan mukjizat-mukjizat seperti yang pernah beliau tunjukkan sebelumnya?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mukjizat? Saya akan katakan lagi, saya sendiri belum pernah melihatnya. Untuk saat ini, dalam mimpi saya, beliau (Nabi Isa Alaihissalam) menjalani kehidupan seperti orang biasa pada umumnya. Dan ketika masa damai tiba, Allah\ufdfb memberitahu bahwa Nabi Isa Alaihissalam akan turun di tempat tertentu. Pada saat itu, orang-orang di sana membangun masjid dan menyediakan segala fasilitas untuk kedatangan beliau, agar ketika Nabi Isa Alaihissalam datang, beliau tidak mengalami kesulitan atau masalah apa pun.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Baik, pertanyaan selanjutnya adalah: Apakah Anda pernah diberikan detail tentang peristiwa setelah Hari Kebangkitan dan setelah tenggelamnya bumi dalam mimpi Anda?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dari tahun 2003 sampai 2005, dalam mimpi-mimpi yang saya alami, Allah\ufdfb benar-benar menunjukkan semuanya, mulai dari orang-orang yang keluar dari kubur di Padang Mahsyar, sampai ke depan pintu surga dan neraka, semua kejadian itu, Allah\ufdfb tunjukkan secara detail. Tapi saya sendiri belum pernah membagikan detail-detail itu. Sebenarnya, yang terjadi adalah, ketika saya mulai membagikan mimpi-mimpi itu di awal, saya sama sekali tidak tahu tentang hadits, terutama yang berkaitan dengan akhir zaman. Jadi, di awal-awal, saya pernah membagikan mimpi-mimpi yang jika Anda mendengarnya, Anda juga akan heran, bagaimana saya bisa membagikan mimpi-mimpi seperti itu. Tapi kemudian, ketika orang-orang mulai memberitahu saya tentang hadits-hadits, dan saya sendiri juga mendapat pesan dari orang-orang, akhirnya mimpi-mimpi yang sudah saya bagikan itu saya jadikan privat. Dan inilah juga alasan mengapa saya tidak membuat dan mengunggah video sendiri di channel saya tentang hal-hal seperti itu. Jika&nbsp; saja saya tahu tentang akhir zaman, atau orang-orang tidak memberitahu saya, mungkin mimpi-mimpi tentang Padang Mahsyar yang Anda tanyakan itu sudah saya bagikan. Jadi, inilah alasannya kenapa saya benar-benar berhenti membagikan mimpi-mimpi seperti itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ghazwatul Hind, perang ini sangat penting bagi umat Muslim, dan Pakistan harus memenangkannya bagaimanapun juga. Dan tidak seharusnya terjadi bahwa Pakistan menang perang ini, tapi 90% wilayah Pakistan hancur. Tidak seharusnya seperti itu, maksudnya kerugian maksimal yang boleh dialami Pakistan dalam perang ini paling banyak hanya 10%, tidak boleh lebih dari itu, karena jika kerugiannya lebih dari itu, maka orang-orang kafir akan datang lagi dan mereka juga akan menghancurkan sisa negara yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan dalam hal ini, saya tidak melihat apakah ini akan terjadi dalam dua bagian atau satu bagian atau hanya terjadi begitu saja. Perang ini tidak akan berlangsung lama dan langsung selesai. Itulah yang saya lihat dalam mimpi saya. Saya tidak melihat ada dua bagian. Yang terjadi adalah, Perang Dunia Ketiga semakin meluas hingga akhirnya sampai ke Pakistan. Dan ketika sampai ke Pakistan, secara otomatis perang itu berubah menjadi perang yang disebutkan dalam hadist, yaitu Ghazwatul Hind. Pada saat itu, mimpi telah menyebar dan banyak peristiwa yang telah terjadi.&nbsp; Oleh karena itu sejumlah besar umat Muslim datang ke Pakistan untuk ikut serta perang Ghazwatul Hind ini, karena siapa pun yang ikut dalam Ghazwatul Hind, derajat mereka sama seperti para pejuang Ghazwa Badar. Dan Ghazwa adalah perang dimana Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sendiri ikut serta. Jadi, itulah yang saya lihat.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaannya adalah, apakah Nabi Isa Alaihissalam akan dikirim ke tempat lain di Timur Tengah untuk perang Dan untuk membantu para pejuang Muslim di sana, apakah itu juga muncul dalam mimpi Anda?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya belum pernah melihat mimpi seperti itu<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan saya adalah, dalam mimpi kereta api, seperti yang dikatakan Muhammad Qasim bahwa mereka adalah orang-orang yang mendukungnya sejak awal, apakah Muhammad Qasim sejak awal mengetahui siapa pendukung tersebut atau apakah mereka akan diberitahu pada saat itu juga?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, semua mimpi tentang kereta ini adalah mimpi-mimpi lama, yaitu saya melihatnya antara tahun 2003 sampai 2005. Jadi, di dalam kereta itu, semua orang yang saya kenal ada di sana, dan mereka adalah orang-orang yang Allah Yang Maha Agung sendiri memberitahu saya bahwa mereka harus disembunyikan di gunung, dan hanya bersama merekalah saya harus sampai kepada nabi Isa Alaihissalam. Bahkan pada hari kiamat di Padang Mahsyar, orang-orang yang bersama saya di kereta itu juga ada bersama saya, meskipun ada juga beberapa yang lain. Jadi, dari sini bisa disimpulkan bahwa akan ada beberapa orang yang sejak awal hingga akhir tetap berjalan bersama karena rahmat Allah\ufdfb. Dan pada hari kiamat, seperti yang saya lihat, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam adalah yang pertama kali datang dan bertemu dengan kami.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Karena ini adalah mimpi-mimpi lama, di dalam mimpi itu sendiri saya berpikir, apa sebenarnya yang telah kami lakukan di dunia ini sehingga Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam datang menemui kami sebelum menemui para sahabat? Dan beliau bertemu dengan semua orang satu persatu. Artinya, beliau memang bertemu dengan semua orang satu persatu, bukan secara bersamaan. Pada saat itu saya sendiri tidak mengerti, apa sebenarnya yang telah kami lakukan di dunia ini. Dan ketika saya mulai membagikan mimpi-mimpi ini, sebelum itu, dari tahun 2011 sampai 2013, saya sering mendapat mimpi di mana Allah\ufdfb memerintahkan saya untuk pergi ke suatu tempat tertentu, dan saya pun sedang menuju ke sana dalam mimpi itu. Di jalan, ada orang-orang yang saya temui dan mereka mengenali saya, lalu berkata, &#8216;Anda Muhammad Qasim kan?&#8217; Saya pun heran, bagaimana mereka bisa tahu nama saya. Saya menjawab, &#8216;Ya, saya Muhammad Qasim.&#8217; Dan kemudian, sebagian dari mereka bahkan tahu bahwa saya sedang pergi ke suatu tempat.<\/p>\n\n\n\n<p>Allah\ufdfb telah memerintahkan saya untuk pergi ke suatu tempat, dan mereka berkata, &#8216;Bawa kami juga bersama Anda.&#8217; Lalu saya berkata kepada mereka, &#8216;Silahkan ikut bersama saya.&#8217; Ada juga beberapa orang yang berkata, &#8216;Kami sudah tahu bahwa suatu hari nanti Anda akan melalui jalan ini dan kami memang sedang menunggu Anda.&#8217; Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya, tidak pernah saya dapatkan. Jadi, ketika saya mulai membagikan mimpi-mimpi saya, dan Allah\ufdfb berkata kepada saya, \u201cQasim, ceritakan kepada orang-orang, semua mimpi yang telah Aku tunjukkan kepadamu\u201d. Sebelum itu, dalam banyak mimpi Allah\ufdfb juga berkata bahwa Dia pasti akan menepati janji-janji yang telah Dia buat pada saya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya hanya tahu bahwa mungkin janji-janji Allah\ufdfb itu hanyalah tentang saya akan menikah dengan gadis itu dan semuanya akan berakhir bahagia. Tapi ketika dia meninggalkan saya, saya pun bertanya-tanya, lalu janji-janji Allah\ufdfb yang mana? Lalu ketika Allah\ufdfbmemerintahkan saya untuk membagikan mimpi-mimpi itu, saat itulah saya mulai berpikir, mungkin ini janji-janji yang berkaitan dengan akhir zaman yang telah Allah\ufdfb perlihatkan pada saya, yang jika saya ceritakan, itu seperti membentuk sebuah film, dimana pertama-tama, Pakistan berkembang, lalu kedamaian datang, kemakmuran datang ke seluruh dunia, lalu setelah itu Dajjal muncul, Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj, Isa Alaihissalam, kemudian kami naik kereta.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, dalam mimpi yang berkaitan dengan hari kiamat, ketika Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bertemu dengan kami, saya mulai berpikir, mungkin janji-janji Allah\ufdfb itu bukan seperti yang saya pahami, dan saya salah mengartikannya. Jadi, ketika saya mulai membagikan mimpi-mimpi itu, orang-orang pun mulai percaya pada mimpi-mimpi tersebut. Sekarang, cukup jelas bagi saya bahwa mungkin merekalah orang-orang yang bersama saya di dunia. Dan tentang mimpi hari kiamat yang saya alami, saya bertanya-tanya, kira-kira amal apa yang kami lakukan sehingga Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam akan bertemu dengan kita terlebih dahulu? Mungkin itu adalah tugas untuk membersihkan diri dari syirik dan segala bentuknya, menghapus semua perpecahan, dan menyatukan kembali seluruh umat menjadi satu. Kemudian, menyebarkan kembali Islam yang sejati, Islam yang dibawa oleh Khatamun Nabiyyin Muhammad shallallahu alaihi wasallam ke seluruh dunia dengan pertolongan Allah\ufdfb. Mungkin inilah amal yang akan membuat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam ridha kepada kami, sehingga beliau akan bertemu dengan kami di hari kiamat. Dan insya Allah, merekalah orang-orang yang mendapatkan rahmat Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Jadi, apakah anda mengetahui siapakah orang-orang yang akan mendukung Anda itu? Maksudnya, mereka adalah orang-orang yang bersama Anda, mereka adalah para pendukung Anda?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang sudah mulai terlihat siapa saja mereka, siapapun mereka nantinya, maksudnya, seperti orang-orang yang bersama saya di kereta, saya tahu siapa mereka, mereka adalah para pendukung, kan? Sekarang mereka memang ada, dan mereka itulah yang akan tetap bersama saya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Jika saya bertanya, dari banyak wajah yang ada di depan Anda, apakah Anda mengenal salah satunya?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kebanyakan dari mereka adalah wajah-wajah lama. Sekarang, jika saya mendapat mimpi baru, saya pasti akan tahu. Sekarang bukan hanya mimpi kereta saja, ada juga mimpi di mana ada pesawat, dan kita naik pesawat, jika Anda perhatikan, saya memang telah membuat sebuah grup dengan nama pesawat. Nah, di grup pesawat itu, orang-orangnya adalah mereka yang percaya pada mimpi, dan saya sering melihat kalian di antara mereka, jadi sekarang di pesawat itu hanya ada mereka. Lalu, ada satu waktu tertentu di mana Allah\ufdfb berkata bahwa sekarang pintu-pintu pesawat itu harus ditutup. Allah\ufdfb dengan rahmat-Nya, sudah menempatkan siapa saja yang harus duduk di pesawat itu, jadi pesawat itu pun ditutup. Lalu kita terbang dan melaju ke depan, dan saya melihat ke bawah bahwa masih banyak orang yang berharap bisa duduk di pesawat itu juga. Lalu saya berkata, sekarang perintah Allah\ufdfb sudah datang, maka pintu-pintu sudah ditutup. Dan hanya Allah\ufdfb yang bisa memberikan jalan bagi mereka dan pintu itu memang sudah tertutup.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, seperti itulah mimpi-mimpi yang saya alami, di mana saya melihat bahwa jumlah orang-orang itu memang tidak banyak. Sekarang coba Anda bayangkan, ada sebuah kereta, lalu berapa banyak orang yang bisa duduk di dalamnya? hanya beberapa ribu orang saja yang bisa naik.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin sekitar 5000 atau 6000 orang, kira-kira seperti itu. Jadi, dari sini saja kita bisa memperkirakan jumlahnya, karena saya sendiri tidak mendapat jumlah pasti dalam mimpi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Saya ingin bertanya tentang apakah serangan terhadap kota Lahore itu mimpi simbolis?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak! Itu bukan mimpi simbolis.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin memang akan ada suatu peristiwa nyata yang terjadi, setelah itu situasinya berubah menjadi seperti ini. Maksud saya, jika Anda mundur beberapa waktu ke belakang, ketika Imran Khan sedang berada di puncak popularitas, saat itu saya sendiri juga berpikir bahwa jika terjadi sesuatu saat itu, saya rasa tidak akan terlalu berdampak pada Pakistan. Tapi kemudian, lihatlah bagaimana Allah\ufdfb membalikkan keadaan, dan sekarang jika Anda lihat, mungkin Anda juga merasa bahwa jika sekarang terjadi sesuatu, dampaknya bisa sangat besar bagi Pakistan. Namun, kita hanya bisa berdoa kepada Allah\ufdfb agar tidak terjadi hal seperti itu, dan semoga Allah\ufdfb melindungi kehidupan semua orang dan menjaga mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan saya adalah, pernahkah anda bermimpi tentang Mufti Menk?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum ini, saya belum pernah bermimpi tentang Mufti Menk tapi setelah kejadian itu, saya mendapat mimpi. Dalam mimpi itu, Allah\ufdfb berkata, &#8220;Mereka menyebut diri mereka mufti, tapi kenyataannya adalah ketika mereka menerima sebuah kabar, tanpa melakukan verifikasi, mereka langsung menuduhmu bahwa kamu telah membuat suatu klaim. Padahal seharusnya mereka meneliti dulu agar tidak menyakiti hati siapapun. Mereka seharusnya merenungkan mimpimu, tapi alih-alih melakukan itu, mereka malah langsung menuduhmu\u201d. Dan kemudian, tentang komentar-komentar yang mereka buat, Allah\ufdfb juga menggunakan kata-kata yang cukup keras terhadap mereka yang memberikan komentar buruk untuk saya. Saya sebenarnya tidak ingin membahas hal ini di sini.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Ya, Saudara Qasim, pertanyaan berikut yang ditanya, ada pertanyaan dari Filipina yang menanyakan berapa banyak nabi yang telah Anda lihat dalam mimpi dan apakah Anda pernah melihat malaikat dalam mimpi?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Baik, Saya sudah beberapa kali melihat Jibril Alaihissalam dalam mimpi saya. Dan pernah sekali saya melihat Jibril Alaihissalam bersama banyak malaikat lainnya, tapi saya tidak bisa mengenali siapa saja mereka. Dan dari para nabi Allah\ufdfb, dalam mimpi-mimpi tentang hari kiamat, saya melihat bahwa saya bertemu dengan semua sahabat dan semua nabi Allah\ufdfb. Dalam mimpi itu, kami semua berdiri di bawah Arsy Allah\ufdfb dengan rahmat-Nya. Lalu saya baru sadar bahwa saya belum pernah bertemu dengan para nabi dan sahabat, jadi saya pergi menjumpai Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan berkata kepada beliau, &#8216;Tolong pertemukan saya dengan semua nabi Allah\ufdfb dan semua sahabat.&#8217; Lalu beliau mempertemukan saya dengan mereka semua, dan saya pun bertemu satu per satu dengan mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi ketika saya bangun, saya tidak ingat lagi siapa saja nabi yang saya temui. Saya hanya ingat bahwa setelah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, ada Nabi Ibrahim Alaihissalam, yaitu di belakang umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam ada Nabi Ibrahim Alaihissalam dan umatnya. Setelah itu, secara bertahap ada Nabi Musa Alaihissalam dan umatnya, lalu Nabi Sulaiman Alaihissalam dan umatnya, dan seterusnya, mereka semua hadir. Tapi saya tidak ingat persis siapa saja yang ada di sana. Ada satu mimpi di mana saya melihat tiga puluh nabi Allah\ufdfb dan ada mimpi lain juga di mana semua nabi Allah\ufdfb hadir. Tapi tetap saja, saya akan mengatakan hal yang sama, bahwa dari semua itu, hanya wajah Nabi Sulaiman Alaihissalam yang pernah saya lihat dengan jelas, selain itu saya belum bisa melihat wajah nabi-nabi lain dengan jelas sampai sekarang.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Jika Pakistan, misalnya, benar-benar terbebas dari segala bentuk syirik dan menjadi negara yang suci, apakah itu berarti Allah\ufdfb mewajibkan kita untuk hijrah ke Pakistan? Atau ini hanya berlaku bagi mereka yang memang ingin hijrah? Mohon maaf jika pertanyaan saya kurang tepat, saya hanya ingin tahu karena banyak sekali para pendukung Muhammad Qasim yang mengatakan bahwa kita harus datang ke Pakistan, tapi saya sendiri belum pernah mendengar hal itu langsung dari Muhammad Qasim. Terima kasih.)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, sekarang kita lihat, seperti yang sedang terjadi saat ini, di seluruh dunia tidak ada satupun tempat yang benar-benar menerapkan aturan Islam. sehingga hukum terkait syirik pun tidak ada di mana-mana. Namun, ketika pemerintah Pakistan membuat aturan yang menentang syirik dan segala bentuknya, serta membersihkan Pakistan dari syirik dan segala bentuknya, lalu setelah itu pertolongan Allah\ufdfb akan datang dan Pakistan akan berkembang, dan hukum-hukum Islam lainnya juga akan diterapkan. Misalnya, sekarang Anda lihat masih ada sistem perbankan berbasis bunga, dan banyak hal lain yang tidak sesuai syariat juga masih terlihat. Ketika semua itu juga dihapuskan dan negara benar-benar melindungi warganya serta memberikan fasilitas hidup terbaik, maka menurut saya, siapa pun di dunia ini yang bisa hijrah ke Pakistan, sebaiknya dia melakukannya. Karena ini juga merupakan sunnah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam; beliau berhijrah dari Mekkah ke Madinah demi menyebarkan Islam dan menegakkan hukum-hukum Islam, yang sangat sulit dilakukan di Mekkah saat itu. Jadi, ini juga sunnah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut saya, memang sebaiknya hijrah, terutama bagi mereka yang tinggal di Barat, di Inggris, Amerika, atau Eropa. Karena di sana, misalnya di Amerika atau Inggris, mereka tidak mengakui Allah\ufdfb dan Rasul-Nya. Hukum mereka memang tidak mengakui Allah\ufdfb dan Rasul-Nya. Ketika seorang Muslim tinggal di sana, dia berarti menerima aturan mereka. Dan ketika dia menerima aturan mereka, di mana aturan itu tidak mengakui Allah\ufdfb dan Rasul-Nya, maka secara tidak langsung dia masuk ke dalam bentuk syirik. Untuk menghindari hal ini, ketika Allah\ufdfb memberikan sebuah negara di mana hukum Allah\ufdfb dan Rasul-Nya benar-benar diterapkan, tetapi dia tetap memilih tinggal di sana, maka dia secara jelas melakukan syirik. Dalam kondisi seperti itu, menurut saya, dia wajib hijrah ke Pakistan.<\/p>\n\n\n\n<p>(Ini adalah mimpi yang dibagikan oleh saudara Muhammad Qasim, di mana beliau mengatakan bahwa ada sebuah topeng di wajahnya dan orang-orang tidak bisa mengenalinya, tidak bisa mengenal siapa dia. Dan dalam mimpi yang sama, Muhammad Qasim juga mengatakan bahwa beberapa pengikutnya meninggalkannya karena topeng tersebut. Sekarang pertanyaan saya kepada saudara Muhammad Qasim adalah, apakah topeng itu milik Anda, apakah itu penampilan Anda saat ini? Penampilan Anda yang sekarang itu. Bagaimana penampilan Anda saat ini, di mana Anda tidak memiliki janggut, dan kami adalah orang-orang yang percaya kepada Anda. Kami percaya bahwa Anda adalah Imam Mahdi dan setelah menelaah semua mimpi Anda dengan sangat cermat, kami sekali lagi menegaskan bahwa memang Anda adalah Imam Mahdi. Namun, orang-orang yang menentang Anda, mereka tidak mempercayai Anda. Muhammad Qasim, mungkin karena Anda tidak memelihara janggut dan wajah Anda terlihat muda, bukankah ini saat yang tepat untuk melepas topeng itu? Dan topeng yang dipakai oleh saudara Muhammad Qasim dalam mimpinya itu, secara lahiriah bisa saja berarti bahwa Anda tidak memelihara janggut.)<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mimpi tentang topeng itu, seseorang memasangkan topeng di wajah saya, sehingga orang-orang tidak bisa mengenali saya. Itu adalah salah satu mimpi, dan dalam mimpi yang sama, saya juga melepas topeng itu. Jadi, dalam mimpi itu, saya melepas topeng tersebut, lalu orang-orang mulai mengenali saya. Saat itu, Awais Nasir, Imran Abbas, dan Abdullah Qureshi menyarankan saya untuk melakukan wawancara di TV. Saya katakan kepada mereka, &#8216;Baiklah, saya akan pertimbangkan, jika saya mendapat mimpi tentang itu.&#8217; Setelah itu, saya memang mendapat mimpi, dan Allah\ufdfb berkata bahwa kesempatan yang telah diberikan kepadamu ini harus kamu ambil, jika tidak, kamu akan tertinggal sepuluh tahun ke belakang. Jadi maksudnya, kalau kamu terus berjalan seperti ini, kamu akan butuh sepuluh tahun lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi setelah mimpi itu, saya setuju untuk melakukan wawancara itu, dan setelahnya, maksud saya, setelah wawancara itu, wajah saya mulai tersebar dalam bentuk video atau muncul di hadapan orang-orang. Sebelumnya, hanya ada rekaman audio dari video yang saya sebar, dan siapa saja bisa merekam itu. Jika Anda membawa video itu ke siapa saja, mereka akan berkata, &#8216;Kami tidak melihat wajahnya, dan tidak melihat dia berbicara, bagaimana kami bisa membuat penilaian besar hanya berdasarkan suaranya, bagaimana kami bisa percaya pada berita yang dibawanya?&#8217; Jadi menurut saya, mimpi itu sebenarnya sudah terjadi. Dan pada saat saya tampil di depan publik, ketika saya muncul di video dengan wajah saya, saat itu topeng itu sudah saya lepas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, kamu juga lihat sendiri, rumor-rumor itu mulai menyebar lebih luas. Dan sejak awal saya memang tidak memelihara janggut, bahkan ketika saya mulai membagikan mimpi-mimpi ini, saya juga tidak memiliki janggut dan sampai sekarang pun saya tidak berjanggut. Tapi ini adalah Allah\ufdfb yang dengan rahmat-Nya menanamkan di hati orang-orang bahwa mimpi-mimpinya benar dan mereka membantunya. Jadi topeng itu bukanlah sebuah tanda, maksudnya bisa saja Allah\ufdfb menguji banyak orang dengan cara seperti ini, bahwa jika saya punya janggut, mungkin orang-orang itu langsung percaya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Maksudnya, mereka akan percaya setelah melihat tanda-tanda, maka ketika mimpi-mimpi itu benar-benar terbukti, akan jauh lebih banyak orang, seperti yang juga dikatakan oleh Awais dalam videonya, bahwa nanti akan sangat banyak orang yang percaya. Jadi, jika kalian hanya ingin melihat tanda-tanda saja, pada dasarnya Allah\ufdfb sedang menguji hati manusia melalui hal ini\u2014siapa yang di dalam hatinya ada kebencian, siapa yang hatinya bersih. Dan siapa pun yang hatinya bersih, Allah\ufdfb akan memilih mereka dari seluruh dunia dengan rahmat-Nya. Apakah dia dari Indonesia, Amerika, dari Ekuador, Filipina, Australia, atau di mana pun di Eropa, di Inggris\u2014Allah\ufdfb memilih mereka satu per satu dengan rahmat-Nya. Jadi, semua ini adalah rahmat Allah\ufdfb.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan tentang tafsir mimpi ini, seperti yang sudah pernah saya katakan sebelumnya, jangan lakukan hal itu. Ketika waktunya tiba, Allah\ufdfb memerintahkan saya untuk membagikan mimpi-mimpi itu. Begitu juga, ketika waktunya tiba, Allah\ufdfb sendiri yang akan memberitahu saya tafsir dari mimpi-mimpi itu. Bahkan, dalam salah satu mimpi, saya sendiri yang menjelaskan tafsir mimpi-mimpi saya, bahwa mimpi-mimpi saya itu artinya begini. Dan ada satu dua mimpi juga yang baru-baru ini Allah\ufdfb tunjukkan tafsirnya kepada saya, bahwa ini maksudnya begini dan itu maksudnya begitu. Jadi, dengan cara seperti itu, Allah\ufdfb perlahan-lahan akan menjelaskannya sendiri. Jadi, jangan membuat tafsir apa pun dan percayalah kepada Allah\ufdfb. Ketika waktunya tiba, Allah\ufdfb akan membuka semuanya di hadapan kita.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Sekarang, mengenai pertanyaan mereka tentang mimpi-mimpi yang Anda katakan. Anda menyebutkan bahwa Anda melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dalam keadaan bersedih, karena kondisi umat beliau dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi umat. Jadi, Anda melihat Nabi shallallahu alaihi wasallam bersedih. Bisakah Anda menjelaskan kesedihan atau duka seperti apa yang dialami oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam dalam mimpi Anda?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, saya telah melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam berkali-kali, dan beliau bukan menangis untuk diri beliau sendiri, melainkan untuk umatnya\u2014untuk kondisi kita saat ini. Beliau sering terlihat sangat berduka, disaat sedang shalat, beliau berdoa kepada Allah\ufdfb, dan sangat khawatir karena umat beliau, yaitu kita, karena kita telah tenggelam dalam kegelapan seperti sekarang ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi semua yang akan saya ceritakan sekarang adalah dari sebelum berbagi mimpi, ketika Allah\ufdfb memerintahkan saya berbagi mimpi, kemudian setelah itu saya mulai berbagi mimpi pada bulan Januari 2015, kemudian setelah itu, saya mendapat begitu banyak komentar buruk yang datang di Facebook, YouTube dan media sosial&nbsp; lain, yang tidak dapat saya jelaskan disini. Saat itu saya pikir atau saya berkata, \u201cApakah saya memulai pekerjaan berbagi mimpi hanya untuk mendapatkan komentar buruk? Bahwa saya hanya akan dianiaya oleh semua orang? Mengapa saya harus dianiaya oleh seseorang atau orang-orang menganiaya saya?\u201d Kemudian setelah itu, saya memutuskan bahwa saya akan meninggalkan pekerjaan ini, saya akan berhenti, kemudian saya memutuskan bahwa saya akan meninggalkan pekerjaan ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi pada tanggal 8 atau 10 Februari 2015, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam datang dalam mimpi dan suara beliau terdengar lirih dan beliau berkata kepada saya dengan suara dan nada lirih bahwa, &#8220;Qasim jangan berputus asa dari rahmat Allah\ufdfb. Jangan menyerah dan teruslah melakukannya, dan Allah\ufdfb akan membantumu dan kamu sudah sangat dekat dengan takdirmu\u201d. Saat saya bangun di pagi hari, saya berkata pada diri sendiri bahwa untuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam nyawa pun siap saya korbankan. Iman kita memang begitu, dan untuk beliau, nyawa kita selalu siap kita korbankan kapan saja. Ini hanya komentar buruk saja, insya Allah dengan rahmat Allah\ufdfb saya mampu menahannya. Tapi meski begitu, perasaan itu kadang tetap muncul di hati saya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu pada bulan Maret 2015, Allah\ufdfb memberi tahu saya dalam mimpi, &#8216;Qasim, lakukanlah pekerjaan yang telah Aku perintahkan kepadamu atau tetaplah duduk dalam kegelapan itu selamanya. Dan percayalah kepada-Ku, Aku akan membawamu sampai ke tujuan dengan selamat\u201d. Jadi, ketika Allah\ufdfb berbicara, Dia berbicara dengan sangat tegas, tidak ada pilihan lain. Maka saya pun berkata bahwa saya harus percaya kepada Allah\ufdfb. Saya pun terus membagikan mimpi-mimpi ini. Awalnya saya hanya berpikir, mungkin hanya dua atau empat orang saja yang akan percaya, tapi ternyata begitu banyak orang yang percaya, saya sama sekali tidak pernah membayangkan itu. Semua ini adalah rahmat Allah\ufdfb dan kebaikan-Nya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, dalam mimpi-mimpi lain pun saya melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sangat gelisah, dalam beberapa mimpi beliau bahkan tampak sedikit marah karena umatnya tidak mau mendengarkan. Dalam salah satu mimpi, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bahkan berkata, \u201cQasim, sampaikan pesan ini kepada umatku, agar pada hari kiamat nanti umatku tidak bisa menyalahkanku dengan berkata bahwa Engkau tidak memberitahu kami tentang mimpi-mimpi Qasim. jika saja Engkau memberitahu, pasti kami akan percaya pada mimpi-mimpinya\u201d. Sampai-sampai Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam berkata, \u201cAgar umatku tidak bisa menyalahkanku pada hari kiamat\u201d. Jadi, saya sudah sangat sering melihat mimpi-mimpi seperti ini.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan saya, Anda pernah bermimpi tentang 4 bulan dan dalam mimpi, Anda berkata, mana bulan yang keempat? seharusnya dia ada disini, lalu yang bulan yang keempat muncul. Jadi, pertanyaannya, sampai sekarang, berapa bulan yang sudah Anda lihat?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Lalu pertanyaan kedua, Anda melihat dalam mimpi Anda bahwa negara Pakistan akan menjadi negara adidaya, bagaimana Pakistan akan memimpin seluruh dunia dan bagaimana Pakistan akan memimpin negara-negara lain?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Arti mimpi bulan seperti mencari bulan ke empat. Saat itu, saya melihat tiga bulan dan saya tidak mendapatkan bulan ke empat. Jadi yang terjadi adalah, saya mencari bulan itu ke semua sudut, tapi saya tidak menemukan bulan yang keempat. Lalu saya berdoa kepada Allah\ufdfb, \u201cYa Allah, kapan Engkau akan menunjukkan kepada saya bulan ke empat?\u201d Saat saya mengatakan ini dan melihat ke atas, ternyata bulan ke empat tepat berada di atas kepala saya dan saat itulah saya menemukannya. Selain itu, saya juga pernah bermimpi di mana saya melihat dua bulan, tapi saya tidak sedang mencari bulan. Saya hanya melihatnya saja, jadi saya hanya melihat dua bulan saja dalam mimpi itu.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaannya adalah, dalam mimpi Anda, Anda melihat nabi Sulaiman &#8216;alaihissalam ada di belakang Anda dan Anda juga melihat bahwa beliau memiliki janggut. Anda juga berkata bahwa Anda melihat sahabat al-Kahfi di dalam mimpi, dan Anda juga menceritakan tentang pakaian mereka. Tapi Anda tidak menceritakan tentang pakaian Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam. Jadi, pakaian seperti apa yang dikenakan oleh Nabi Sulaiman &#8216;alaihissalam dan seberapa panjang janggut beliau? Saya ingin tahu seperti apa rambut beliau. ini pertanyaan dari saudara Karim.)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, begini, saya masuk ke sebuah gedung, lalu saya berjalan ke arah sebuah tangga yang ada liftnya dan saat saya menuju kesana, tiba-tiba ada suara dari belakang memanggil saya. Dia berkata, &#8216;Nerhenti Qasim!.&#8217; Jadi saya pun berhenti di situ. Saya heran, siapa yang mengenal saya di sini, dan bagaimana dia tahu nama saya? Ketika saya menoleh ke belakang, ternyata Nabi Sulaiman &#8216;alaihissalam berdiri di sana. Beliau tidak memperkenalkan diri, tapi entah bagaimana, ada bagian dari tubuh saya yang langsung tahu bahwa itu adalah Nabi Sulaiman &#8216;alaihissalam, persis seperti saat Allah\ufdfb datang dalam mimpi saya, atau ketika Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam datang dalam mimpi saya, tubuh saya seolah menjadi saksi dan memberi tahu saya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu juga dengan Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam, tubuh saya langsung mengenalinya. Dan ketika saya menatap wajah Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam, saya hanya bisa terus memandanginya. Beliau bercukur rapi. Rambutnya juga mirip dengan gaya rambut saya di usia 30 tahun, saat saya memakai kemeja biru\u2014gaya dan ukuran rambut saya hampir sama persis dengan rambut Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam. Jadi, saat saya melihat beliau, saya hanya bisa terus memandanginya. Saya memperhatikan rambut beliau, warnanya indah, setiap helai rambut tampak menyatu tapi juga terlihat terpisah, dan saya mencoba mencari kekurangan, apakah ada rambut yang tidak rapi, tapi saya tidak menemukan satupun kekurangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, ketika saya menatap wajah beliau, melihat ke dalam mata beliau, rasanya seperti Allah\ufdfb telah menuangkan air paling suci di dunia ke dalam mata beliau. Mata beliau berkilau, dan warna kulit beliau juga sangat memikat, seperti warna kulit yang cerah dan bersih. Saya terus mencari-cari kekurangan, tapi tidak menemukan apa-apa. Saya merasa, sepertinya, jika Allah\ufdfb menciptakan langit dan bumi dalam 6 masa, tapi mungkin Allah\ufdfb menciptakan Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam dalam waktu miliaran tahun. Saya hanya bisa berkata, &#8216;Subhanallah, betapa luar biasanya Allah\ufdfb menciptakan Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam.&#8217;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saat beliau berbicara, seolah-olah kelopak mawar keluar dari mulutnya, dan berbagai daun, bunga harum bermunculan. Jika ada gadis muda yang melihat beliau seperti itu, saya rasa dia bisa langsung pingsan di tempat karena ketampanan dan pesona yang Allah\ufdfb berikan pada beliau benar-benar luar biasa tak tertandingi. Setelah saya mendapat mimpi itu, selama hampir sebulan penuh, wajah Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam selalu terbayang di depan mata saya, dan saya tidak bisa berkata apa-apa selain, &#8216;Subhanallah.&#8217; Allah\ufdfb menciptakan para nabi-Nya dengan begitu sempurna, sampai-sampai manusia tidak punya kata-kata untuk menjelaskannya. Saya hanya bisa berkata, &#8216;Subhanallah.&#8217; Allah\ufdfb menciptakan Nabi Sulaiman dengan begitu sempurna.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saya juga pernah melihat Nabi Musa dalam mimpi lain. Wajahnya memang tidak bisa saya lihat dengan jelas, tapi pakaian, tubuh, dan segalanya sangat luar biasa, sulit dijelaskan dengan kata-kata. Saat itu saya benar-benar merasa, betapa Allah\ufdfb menciptakan para nabi-Nya dengan begitu istimewa. Setelah mimpi itu, saya pun sangat ingin bisa melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Saya berpikir, jika Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam seperti itu, bagaimana dengan Nabi kita yang tercinta, Nabi terakhir dan paling mulia, seperti apa wajah dan keindahan beliau? Lalu, dalam sebuah mimpi, saya berkata kepada Allah\ufdfb, \u201cYa Allah, saya juga ingin melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam seperti itu\u201d. Tapi Allah\ufdfb berkata kepada saya, \u201cQasim, kamu belum sampai pada tingkatan untuk bisa melihat Muhammad shallallahu alaihi wasallam seperti kamu melihat Sulaiman Alaihissalam\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, dalam mimpi lain, Allah\ufdfb berkata, &#8216;Qasim, ketika kamu bertemu Muhammad shallallahu alaihi wasallam dalam mimpi, ada 80 hijab di antara kamu dan Muhammad shallallahu alaihi wasallam artinya tidak mungkin melihat beliau dengan jelas seperti itu.&#8217; Tapi insya Allah, saya tetap berharap suatu saat bisa melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dalam salah satu mimpi, saya pernah menatap mata beliau dan mata saya seolah-olah terpaku di situ. Ketika saya melihat kedalam mata Nabi Sulaiman &#8216;Alaihissalam, saya merasa Allah\ufdfb telah memenuhi mata beliau dengan air paling suci di dunia. Tapi saat saya menatap mata Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, mata saya benar-benar terpaku. Saya berkata, &#8216;Di mata beliau ada begitu banyak nur-Nya, begitu banyak daya tarik, dan lagi-lagi, tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskannya\u201d. Semoga Allah\ufdfb&nbsp; menganugerahkan kepada kita semua kesempatan untuk melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Amin.<\/p>\n\n\n\n<p>(Pertanyaan pertama, dia menanyakan tentang mimpi di mana Anda melihat Nabi Musa Alaihissalam memukul malaikat maut. Apakah Anda bisa menjelaskan seperti apa wajah dan penampilan fisik malaikat maut itu? Dan pertanyaan kedua, Anda pernah melihat salah satu kerabat Anda bertemu dengan Nabi Isa Alaihissalam. Siapa kerabat itu?)<\/p>\n\n\n\n<p>Saya juga sering melihat Nabi Musa Alaihissalam dalam mimpi dan beliau sangat kuat. Secara fisik, bahkan tingginya juga sangat luar biasa. Jadi, dalam salah satu mimpi, saya melihat ada sebuah aula yang lebih besar dari ini dan di tengah-tengahnya ada Nabi Musa Alaihissalam. Ada sebuah meja disana dan beliau berdiri di dekat meja itu sambil membaca sesuatu di sebuah buku atau sedang melakukan sesuatu. Saya sendiri berdiri di dekat dinding di sana. Tiba-tiba malaikat maut datang, dan malaikat maut itu tingginya juga hampir sama dengan Nabi Musa Alaihissalam. Dia juga sangat kuat dan dia mendekati Nabi Musa Alaihissalam tanpa meminta izin, bahkan tidak berbicara dengan beliau. Suaranya pun tidak terdengar oleh Nabi Musa Alaihissalam, sampai pada suatu titik, Nabi Musa Alaihissalam langsung menampar wajah malaikat maut itu. Malaikat maut itu jatuh ke tanah dan terguling sampai sekitar sepuluh atau lima belas kaki jauhnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat itu, saya jadi ketakutan dan menyandarkan diri ke dinding, karena saya takut jika pandangan Nabi Musa Alaihissalam akan tertuju pada saya. jika beliau menyadari kehadiran saya, bisa-bisa saya juga ditampar seperti malaikat maut itu. Untungnya, beliau tidak menyadari saya, jadi saya selamat. Kalau tidak, mungkin saya sudah langsung meninggal di tempat. Setelah itu, ketika Nabi Musa Alaihissalam melihat saya ketakutan, beliau mendekati saya dengan langkah pelan, sangat hati-hati dan perlahan, supaya saya tidak semakin takut. Lalu, beliau mendekat lagi dan berkata kepada saya, \u201cQasim, aku tidak bermaksud untuk menakuti kamu dan kamu tidak perlu takut padaku\u201d. Setelah itu, saya merasa lega, bisa bernafas kembali.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, setelah melihat itu, saya sadar bahwa semua nabi Allah\ufdfb sangat baik. Ketika mereka melihat seseorang takut karena mereka, mereka akan mendekat dengan hati-hati supaya orang itu tidak takut lagi, dan mereka juga menjelaskan bahwa mereka sama sekali tidak bermaksud menakut-nakuti siapa pun. Jadi, para nabi Allah\ufdfb yang saya lihat dalam mimpi, semuanya sangat lembut dan baik, dan mereka memperlakukan makhluk Allah\ufdfb seperti keluarga sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaannya adalah, Anda melihat mimpi pada bulan Desember 2021. Dalam mimpi itu, Anda berkata bahwa pekerjaan berbagi mimpi akan selesai di akhir tahun. Jadi, pekerjaan mana yang dimaksud, dan tahun berapa yang dimaksud? Dan setelah kita menyelesaikan pekerjaan ini, apa yang harus kita lakukan selanjutnya?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mimpi itu adalah benar salah satu mimpi saya. Namun, saya diberitahu bahwa, setelah mimpi tersebar, kebanyakan orang mengira pekerjaan akan berhenti dan selesai, namun sebenarnya, setelah itu, maka akan ada tanggung jawab yang lebih besar. Artinya, setelah berbagi mimpi, pekerjaan kita bukan selesai, tapi justru baru dimulai. Saat ini kita sedang berbicara tentang berbagi mimpi, tapi sebenarnya kita sudah mulai menyebarkan Islam sejati yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Artinya, pesan yang kita sampaikan kepada orang-orang agar menjauhkan diri dari syirik dan bentuk-bentuknya, sebenarnya itu adalah pesan pertama Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, yaitu tauhid: La ilaha illallah, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Tapi hal ini tidak cukup hanya dibuktikan dengan ucapan, melainkan juga harus dibuktikan dengan tindakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana kita membuktikannya dengan tindakan? Jika di rumah kita ada gambar yang dipajang, maka hilangkanlah. Jika ada hiasan kecil yang berbentuk seperti hewan atau manusia, maka singkirkanlah. Dan yang saya lakukan, misalnya ada gambar-gambar kecil, jika ada makanan atau kemasan yang bergambar seperti itu dan terlalu lama ada di rumah, maka saya cat dengan cat semprot. Jadi, selain berbagi mimpi, kita juga harus mengikuti ajaran Islam yang benar dari penutup para nabi, Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Langkah pertamanya yaitu tauhid, juga sudah mulai kita sebarkan berkat rahmat Allah\ufdfb, dan insya Allah akan terus kita sebarkan lebih luas lagi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa mimpi di mana terlihat bahwa pada akhir tahun ini, mimpi-mimpi itu akan tersebar luas. Dan saya juga mendapat mimpi tahun ini bahwa jika pekerjaan yang sedang kita lakukan ini kita jalankan secara profesional, maka mimpi-mimpi ini bisa tersebar ke seluruh dunia dalam waktu sekitar 3 sampai 4 bulan. Dan jika Anda perhatikan, hampir semua ulama besar dan YouTuber di seluruh dunia sudah mengetahui bahwa ada seseorang yang mendapat mimpi-mimpi seperti ini, dan inti pesan dari mimpi-mimpinya adalah hal yang sama, bahwa selama kita tidak menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, maka pertolongan Allah\ufdfb&nbsp; tidak akan datang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baru-baru ini saya juga diwawancarai, dan dalam wawancara itu mereka mengatakan bahwa para ulama sebenarnya sudah menjelaskan semuanya, bahwa ini adalah syirik dan kita harus menjauhinya, semua itu sudah dijelaskan. Lalu, saya menjelaskan kembali kepada mereka bahwa beberapa hari yang lalu, ada seseorang dari Inggris bernama Nasar yang mengunggah sebuah video tentang Mufti Menk. Dalam video itu, Mufti Menk memakai baju kaos yang di sana ada gambar di bagian sini, dan di bagian lain juga ada gambar. Lalu saya berkata kepada mereka, dia itu seorang mufti dan seorang alim, tapi jika dia sendiri tidak tahu bahwa ini adalah syirik, lalu bagaimana dia akan menjelaskan kepada umat? Apa yang akan disampaikan, karena dia sendiri tidak tahu. Jika memang dia benar-benar membimbing umat, mengapa hal seperti ini tidak dia jelaskan?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, coba saja Anda buka YouTube dan cari saja, Anda akan menemukan banyak video di mana orang-orang membuat tato di tubuh mereka dan mereka sedang melaksanakan haji atau umrah. Jadi, bagaimana mungkin hal ini tidak diketahui oleh Imam Ka&#8217;bah, bahwa ada orang-orang yang datang dengan tato, bahkan ada gambar-gambar di tato mereka dan hal-hal lainnya? Jika memang begitu, kenapa mereka tidak melarangnya? Karena Anda bukan hanya merusak ibadah Anda sendiri, tapi juga bisa merusak ibadah orang lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak juga orang yang pergi ke sana dengan memakai kaos yang bergambar. Dan ada juga yang membawa ponsel, tas, atau barang lain yang ada gambarnya, atau hal-hal semacam itu. Jadi, kenapa mereka tidak melarangnya? Bahkan para ulama tingkat atas pun banyak yang tidak tahu soal ini. Maka pesan ini harus kita sebarkan ke seluruh dunia, bahwa semua hal seperti ini termasuk dalam kategori bentuk syirik. Dan jika Anda memiliki tato di tubuh Anda, saya mohon kepada Anda untuk tidak pergi umrah dulu. Hapuslah tato itu terlebih dahulu, baru kemudian berangkat, karena jika tidak, Anda akan merusak umrah Anda sendiri dan juga orang lain. Begitulah seharusnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut saya, gambar makhluk hidup tetap tidak seharusnya ada, karena jika Anda bertanya kepada para ulama, mereka akan mengatakan bahwa tato itu seperti menambahkan satu lapisan di tubuh Anda. Jadi, jika Anda berwudhu, bagian tubuh yang ada tatonya tidak akan terkena air dengan sempurna. Begitu juga jika Anda mandi wajib, tubuh Anda tidak akan benar-benar terkena air di bagian yang ada tatonya. Jadi menurut saya, baik ada gambar makhluk hidup di tato atau tidak, keduanya tetap tidak seharusnya dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk kasus seperti itu, saya pernah berbicara dengan Hamza dari Ekuador, dia seorang mualaf dan dia memiliki tato. Jadi, saya katakan kepadanya agar tato itu dihapus saja karena, kemanapun kamu pergi, tato ini akan selalu ikut denganmu. Lalu dia mencari tahu, katanya biaya untuk menghapus tato itu sangat mahal dan saat ini dia belum mampu membayarnya. Selain itu, prosesnya juga cukup menyakitkan dan butuh sekitar tiga sesi. Jadi dia berkata, yang bisa dia lakukan sekarang adalah menutupi gambar yang ada ditato itu dengan warna lain, misalnya dicat hitam atau semacamnya, agar bentuk gambarnya hilang atau tidak terlihat lagi. Saya berkata, untuk sementara, lakukan saja itu dulu. Dan nanti jika Allah\ufdfb sudah memberikan rezeki lebih, kamu bisa menghapusnya secara permanen. Untuk sementara, dia sudah menutupinya, maksudnya dia sudah menutupi tato itu dengan warna hitam di atasnya. Jadi memang harus dilakukan seperti itu, karena kalau tidak, kemanapun dia pergi, tato itu akan selalu bersamanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan pertama yang diajukan adalah tentang apa yang Anda lihat tentang Nabi Isa Alaihissalam. Jika Anda tidak keberatan, bisakah Anda ceritakan, siapakah yang akan dinikahi oleh nabi Isa alaihissalam saat itu? Pertanyaan kedua, Apa peran perempuan pada Ghazwatul hind? Apakah pakaian mereka sama seperti para pria? Pertanyaan ketiga, ketika Anda bertemu dengan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam pada hari kiamat dengan beberapa para pendukung anda, apakah pendukung perempuan juga ikut bersama Anda?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, tentang mimpi-mimpi lama ini, antara tahun 2003 sampai 2005 saya pernah melihatnya, di mana saat kami sedang naik kereta, gadis itu juga ada di kereta yang sama, yaitu gadis yang akan dinikahi oleh nabi Isa Alaihissalam. Jadi, dia bersama kami, tapi saya tidak tahu apakah dia orang Pakistan, Indonesia, Malaysia, Allah maha mengetahui, mungkin saja dia orang Pakistan atau mungkin dia adalah putri dari salah satu dari mereka, atau sesuatu seperti itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mimpi tentang Ghazwatul Hind, Allah\ufdfb telah memberitahu saya cukup banyak tentang pakaian yang dikenakan para wanita. Pakaian wanita itu harus longgar, artinya tidak boleh ketat sehingga bentuk tubuh mereka terlihat jelas. Jadi, pakaian itu harus cukup longgar sehingga bentuk tubuh mereka sama sekali tidak terlihat oleh orang lain. Menurut saya, dalam Ghazwatul Hind, wanita akan diizinkan mengenakan pakaian seperti itu untuk pergi dan berjuang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan untuk pertanyaan ketiga, pada hari kiamat nanti kita akan berada dalam bentuk kelompok, dan tentu saja dalam kelompok itu ada laki-laki dan perempuan. Maka Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam akan bertemu dengan semuanya, jadi perempuan pun akan mendapatkan syafaat dari beliau.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Ketika perang di Palestina mulai terjadi, apakah saudara Qasim pernah bermimpi tentang apa yang harus kita persiapkan untuk mereka? Apakah mereka harus mengungsi? Seperti yang Anda tahu, orang-orang mengosongkan rumah mereka dan pergi mengungsi. Jadi, apa yang bisa kita lakukan?)<\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut saya, kita tidak bisa berbuat apa-apa selain protes karena, bagi kita umat Muslim, bantuan dari Allah\ufdfb pun tidak ada. Dan sekarang, para pemimpin negara-negara Muslim, Anda sendiri tahu.<\/p>\n\n\n\n<p>Malah mereka sedang membangun hubungan dan kerja sama dengan Israel.&nbsp; Jadi menurut saya, dalam situasi seperti ini, mereka tidak akan bisa melakukan apa apa. Kita tidak bisa melakukan apa-apa dalam situasi ini, kita hanya bisa mendoakan mereka untuk saat ini. Dan satu hal lagi, yang pernah saya alami dalam mimpi saya bahwa rencana Israel adalah agar hanya nama Palestina saja yang tersisa, artinya mereka benar-benar sudah merencanakan untuk menghancurkan Jalur Gaza terlebih dahulu, lalu setelah itu sisa wilayah Palestina pun akan mereka hancurkan juga. Dan kita sebagai umat Muslim hanya akan terus menyaksikan dan berkomentar di bawah video saja.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi yang sebenarnya harus kita lakukan secara nyata adalah, Pesan ini harus kita sampaikan ke seluruh umat, bahwa bantuan Allah\ufdfb tidak akan sampai kepada kita karena kita sudah benar-benar tidak lagi menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya\u2014bahkan kita sudah tidak menganggap syirik itu sebagai syirik. Jadi, jika kita ingin keluar dari kegelapan ini, kita harus melakukan hal ini. Hari ini, giliran Palestina yang sedang diuji. Besok atau lusa, mungkin giliran negara Arab lain yang akan mengalami hal yang sama. Lalu satu per satu semuanya akan terkena dampaknya, hingga seluruh Timur Tengah berada dalam ancaman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, masalah ini bisa saja sampai ke Pakistan juga. Namun, di Pakistan, dengan rahmat Allah\ufdfb, orang-orang sudah memahami hal ini dan telah membersihkan negeri ini dari syirik dan segala bentuknya. Kemudian, pertolongan Allah\ufdfb datang. Di situlah orang-orang kafir mengalami kekalahan. Jadi, kalau semua ini benar-benar dimulai, maka setelah Ghazwatul Hind, barulah nasib umat Muslim bisa dikatakan akan berubah. Namun sebelum itu, menurut yang saya lihat di dalam mimpi, ketika satu kesulitan berakhir, maka akan datang kesulitan lain. Begitulah keadaannya. Keadaan umat Muslim akan tetap seperti itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saya juga melihat hal yang sama dalam mimpi, bahwa orang-orang yang berkata, sebagaimana keadaan di Pakistan telah berubah, mereka juga berharap keadaan mereka akan berubah. Lalu mereka berkata, \u201cTunggu, kami akan datang kepada kalian\u201d.&nbsp; Jadi, mereka juga menginginkan hal itu. Dan dalam salah satu mimpi, saya melihat bahwa, orang-orang datang dari Medan pertempuran dengan mengikat diri mereka pada sayap pesawat. Artinya, karena pesawat sudah penuh tetapi orang-orang itu tetap ikut dengan mengikat diri mereka pada sayap pesawat dan ketika mereka mencapai Pakistan, mereka berkata, &#8220;Rumah kami telah hilang, keluarga kami juga hilang, tetapi kami telah mencapai Pakistan&#8221; Artinya, saya telah melihat situasi ini dalam mimpi saya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, semoga Allah\ufdfb merahmati keadaan kita, dan semoga Dia memberikan rahmat-Nya kepada kita, serta memberi kita pemahaman tentang syirik dan bentuk-bentuknya, juga memberi kita taufik untuk menghindarinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan pertama adalah: &#8220;Allah\ufdfb akan memberikan masa damai selama tujuh tahun dan pada masa damai itu, nikmat Allah\ufdfb akan melimpah, lalu dajjal akan datang, dan ketika dajjal datang, bagaimana dengan wilayah yang berada di bawah kekuasaan Islam, apa yang akan terjadi pada wilayah itu? Karena itu benar-benar rahmat bagi wilayah tersebut, dan keberkahan Allah\ufdfb akan ada di wilayah itu. Apakah itu akan hilang ketika Dajjal datang? Karena dalam hadits disebutkan bahwa ketika Dajjal datang, wilayah yang dipenuhi nikmat dan keberkahan Allah\ufdfb, jika orang-orang di&nbsp; wilayah itu tidak patuh pada Dajjal, maka wilayah itu akan benar-benar hancur dan lenyap.)&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya telah melihat hal seperti itu dalam mimpi-mimpi saya, bahwa seluruh dunia ini awalnya dipenuhi dengan kedamaian dan di mana-mana terasa damai, tetapi begitu Dajjal datang, semuanya menjadi kacau dan hancur. Siapa pun yang tidak sujud kepada Dajjal, yang tidak bergabung dengannya, maka Dajjal akan memutus airnya, bahkan makan dan minumnya pun akan dihentikan, semuanya akan dicabut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan Anda tahu, berapa lama manusia itu bisa bertahan hidup tanpa makan dan minum?, hanya beberapa hari saja. Jadi Maksud saya, saya pernah melihat situasi seperti ini, bahwa Dajjal benar-benar merusak segalanya, taman-taman yang indah pun sudah berubah menjadi padang tandus dan rasanya seperti tidak pernah ada tumbuhan hijau di sana sebelumnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, begitulah Dajjal mengubah segalanya bagi siapa pun yang tidak bergabung dengannya. Saya benar-benar pernah melihat hal seperti ini dalam mimpi saya dan kemarahannya itu adalah karena Islam menyebar di dunia, atau karena dunia dipenuhi dengan kedamaian Islam. Jadi, itu juga menjadi salah satu hal yang membuatnya marah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Ada juga pertanyaan langsung, bahwa dalam mimpi saudara Muhammad Qasim, di masa depan, pesan-pesan penting ini akan sampai kepada semua orang, namun bagaimana jika internet terputus?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Menurut saya atau saya tidak melihat internet akan terputus, karena semua ini adalah sarana yang sangat baik. Bahkan jika terjadi perang, Anda juga bisa melihat bahwa video dan berita tetap ada dari internet. Jadi, saya tidak melihat bahwa internet akan terputus atau akan berhenti secara tiba-tiba. Saya tidak melihat mimpi seperti itu<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaannya, apakah anda akan berangkat ke Madinah, Mekkah, sebelum atau sesudah Ghazwatul Hind atau mana yang lebih dulu terjadi?)<\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saya sudah melihat banyak mimpi di mana saya melihat diri saya pergi ke Madinah. Jadi, sudah jelas bahwa itu adalah tempat suci kita, dimana memang umat Muslim selalu datang dan pergi kesana. Tapi yang saya lihat dalam mimpi adalah, saya pergi ke Madinah sebelum Ghazwatul Hind, selama Ghazwatul Hind saya juga pergi ke Madinah, dan setelahnya pun saya pergi ke Madinah. Bahkan, saat bersama nabi Isa Alaihissalam, kita tinggalnya memang di Madinah. Jadi, saya sudah sering melihat ini dalam mimpi, baik sebelum, selama, maupun setelahnya. Begitulah yang saya lihat.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan yang ingin diajukan orang Indonesia adalah, pada usia Anda 13 tahun, Anda melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam di Pakistan, dan juga mendapat kesempatan melihat Allah\ufdfb. Keduanya datang bersama, dan saat itu Anda berada di lapangan. Bisakah Anda memberikan lebih banyak detail tentang pengalaman itu? Bagaimana suasananya saat itu? Apakah itu terjadi di siang hari, atau berapa lama kejadian itu berlangsung? Apakah pada saat itu, Anda merasakan sesuatu? Apakah Anda merasa sedang diawasi? Karena anak-anak lain sepertinya tidak merasakan apa-apa, mereka tetap bermain seperti biasa. Pertanyaan ini diajukan karena bertemu dengan Allah\ufdfb adalah sesuatu yang luar biasa. Apa yang anak-anak lain lakukan pada saat itu? bisa dijelaskan? misal tempat seperti stadion dan kejadiannya?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Di situ, saya berada pada posisi menggantikan pemain ketiga, dan pandangan saya langsung tertuju ke arah paviliun. Kejadiannya siang hari, tapi langitnya berawan, mungkin karena itu saya tidak melihat bayangan saya sendiri\u2014artinya saya tidak melihat sinar matahari. Dan cuaca atau suasananya terasa dingin. Saya tidak merasakan panas ataupun dingin. Sepertinya hanya saya yang memperhatikan hal ini karena yang lain tetap bermain seperti biasa\u2014yang sedang melempar tetap melempar, yang sedang memukul tetap memukul. Tapi saya berhenti sejenak, fokus saya benar-benar tertuju ke sana, dan pada saat itu juga, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam melihat ke arah semua anak-anak, lalu akhirnya menunjuk ke arah saya dengan isyarat jari dan berkata, \u201cYa Allah, saya telah memilih anak ini\u201d. Jadi menurut saya, hanya saya yang benar-benar memperhatikan hal itu. Mungkin itulah sebabnya, ketika Anda bermimpi dan bertemu dengan beliau, ada beberapa hal yang tetap terpatri dalam hati Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Sekarang di sini ada sihir Dajjal, Apakah dajjal mengganggu para pendukung Anda?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ya, Dajjal itu selalu mencari-cari cara untuk melihat apa yang kita lakukan dan bagaimana dia bisa membuat kita bingung. Dan orang-orang yang telah percaya pada hal-hal seperti ini, Dajjal akan berusaha lebih keras untuk membingungkan mereka, bahkan mencoba membingungkan keluarga mereka juga, sampai mereka mundur. Tapi tentu saja, rahmat dan pertolongan Allah\ufdfb juga selalu ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sebuah mimpi, ada gedung-gedung seperti itu, lalu kami duduk di dalamnya dan berbincang-bincang. Setelah itu, saya keluar dari gedung, dan di sisi lain ada Dajjal. Dajjal berkata kepada saya, \u201cQasim, aku tahu apa yang kalian bicarakan di dalam dan apa yang kalian rencanakan, aku tahu semuanya\u201d. Lalu saya berkata bahwa dia belum sampai di level empat, tapi dia sudah memiliki kekuatan sedemikian rupa sehingga bisa mendengar pembicaraan kita di dalam dan bisa melakukan segalanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada juga mimpi-mimpi lain di mana, misalnya, ketika kami pergi ke seorang ulama besar atau orang lain untuk membagikan mimpi, Dajjal sudah pergi ke sana terlebih dahulu dan mempengaruhi pikiran mereka sehingga mereka bahkan tidak mau mendengarkan mimpi Qasim.&nbsp; Jadi seperti itulah yang saya lihat dalam mimpi. Dan Dajjal itu benar-benar berusaha sekuat tenaga, dan selama dia masih hidup, dia akan terus berusaha. Semoga Allah\ufdfb melindungi kita dari fitnah Dajjal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan berikutnya adalah, dalam penjelasan ini, apakah kekuatan Dajjal bisa dihancurkan? Karena Awais Naseer telah menunjukkan dalam videonya yaitu, membaca tiga Qul dengan jari telunjuk ditempelkan di dahi, diantara dua alis dibaca Surah Al-ikhlas sekali, Surah Al-Falaq sekali, lalu Surah An-Naas sekali lagi, di akhir membaca shalawat. Shalawat mana yang harus dibaca dalam hal ini? Saya tidak diajari secara lengkap, jadi tolong beritahu saya cara yang tepat.)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, dalam mimpi saya, saya melihat ada beberapa pendukung saya, di tengah-tengah dahi mereka tiba-tiba muncul mata ketiga, dan itu adalah mata Dajjal. Anda pasti pernah melihatnya juga di film-film atau video. Lalu saya bertanya-tanya, apa yang harus saya lakukan di sini, maksudnya, bagaimana cara menghilangkan pengaruh Dajjal yang sedang terjadi pada mereka? Jadi saya berkata, Dajjal itu, ketika keesaan Allah\ufdfb dibacakan dengan jelas, maka ia akan sangat takut dan lari. Selain itu, saya juga melihat bahwa Dajjal sangat takut dengan Surah Al-Ikhlas. Jadi, jika saya bingung harus bagaimana, saya biasanya mengangkat jari telunjuk seperti ini, lalu membaca Surah Al-Ikhlas 3 kali dan dia menghilang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, ada mimpi lain, di mana di rumah ada sebuah kamar, dan di kamar itu ada semacam pekerjaan berbagi mimpi. Siapa pun yang masuk ke dalam, biasanya keluar lagi dengan ketakutan setelah beberapa saat, lalu berkata kepada saya bahwa di dalam ada sihir, jadi Anda harus menghilangkannya dulu, setelah itu, baru ada yang mau datang ke sana untuk bekerja, kalau tidak, tidak akan ada yang mau datang. Ketika saya masuk ke kamar itu, sihir di sana terasa seperti gelombang. Begitu saya masuk lewat pintu, ada sesuatu yang terasa menabrak saya. Saat saya melangkah lebih jauh, ada lagi yang terasa menabrak saya. Begitu terus, sekitar lima atau enam kali seperti itu. Saya pun berkata, memang benar di sini ada sihir dan perasaan takut pun muncul dalam diri saya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, saya membaca Surah Al-Ikhlas 3 kali disana, lalu sekali lagi untuk ke-4 kalinya. Setelah itu, saya membaca Surah An-Naas, Surah Al-Falaq dan setelah melakukan itu, ketika saya masuk kembali ke kamar, gelombang-gelombang itu jadi berkurang, cukup banyak berkurang, tapi tetap saja masih ada, masih terasa gelombang-gelombang dari jin itu. Lalu, saya bingung, saya berkata pada diri sendiri, saya sudah melakukan semuanya, tapi sihir ini masih belum hilang juga. Memang sudah berkurang, tapi belum benar-benar hilang. Lalu saya pergi ke ruang tamu dan berjalan mondar-mandir di sana, sambil berpikir. Kemudian tiba-tiba terlintas di pikiran saya bahwa saya juga harus membaca shalawat. Jadi saya pun membaca shalawat, dan dalam mimpi itu saya membacanya seperti ini: &#8216;Assalamu&#8217;alaika ya Muhammad shallallahu &#8216;alaihi wa aalihi wasallam.&#8217; Jadi ketika saya membaca shalawat itu, setelah itu saya merasa bahwa sihir itu sekarang sudah benar-benar hilang dan benar-benar terputus. Artinya, seluruh proses ini sudah selesai sepenuhnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu setelah itu, ketika saya masuk ke ruangan, saya tidak merasakan adanya gelombang itu lagi, dan juga tidak ada rasa takut sama sekali. Kemudian saya berkata bahwa tiga surat terakhir (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas) itu dibacakan bersamaan, kemudian juga harus membaca shalawat. Nah, tentang shalawat ini, saya pernah bermimpi di mana saya bertanya kepada Allah\ufdfb, berapa jumlah pastinya agar bisa dibaca dengan benar, maksudnya supaya bisa dibaca dengan seimbang. Lalu dalam mimpi itu, Allah\ufdfbmemberitahu bahwa harus dibaca 6 kali. Enam kali kamu harus memuji nama-Ku, dan pada kali ketujuh kamu harus bershalawat kepada Muhammad shallallahu &#8216;alaihi wasallam. Artinya, 6 kali memuji dan bertasbih kepada Allah\ufdfb dan pada kali ketujuh harus mengirim shalawat dan salam kepada Khatamun Nabiyyin Muhammad shallallahu &#8216;alaihi wasallam. Jadi, itulah maksud mimpi itu, setelah itu saya tidak melihat sesuatu lagi. Sebenarnya ini dua mimpi, tapi sepertinya Awais Nasir telah mencampuradukkan kedua mimpi ini. Jadi sekarang, saya harap hal ini sudah jelas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(<\/strong><strong>Saudara Qasim, Anda mengatakan bahwa Dajjal sudah lahir dan namanya adalah Abdul Rahman, tetapi menurut hadits yang diriwayatkan oleh Fatimah Binti Qais dalam sahih Muslim menyebutkan bahwa Dajjal itu berada di sebuah pulau, bahwa ia lahir di pulau itu. Jadi tentang hal ini juga belum dijelaskan, dan dari dua hal ini, apakah dia ada di pulau itu atau dia lahir di tempat lain, saya tidak mengerti. Tolong penjelasannya.<\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang lihat, dalam hal ini, seperti yang saya katakan dan mungkin saya juga sudah menyebutkan bahwa Allah\ufdfb pernah memberitahu saya dalam sebuah mimpi bahwa apa yang kamu lihat dalam film tentang Dajjal, dia bisa melakukannya dalam kehidupan nyata. Maksudnya, jika kamu menonton film, ada yang memperlihatkan perjalanan waktu. Jadi, jika perjalanan waktu ditampilkan, maka Dajjal juga bisa melakukan perjalanan waktu itu. Dan dalam sebuah mimpi, saya juga diperlihatkan bahwa dalam Ghazwatul Hind atau Perang Dunia Ketiga, dibalik itu semua ada campur tangan Dajjal, dan Allah\ufdfb kemudian memenjarakannya selama bertahun-tahun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, ketika dia dipenjara, bisa jadi Dajjal mencoba membebaskan dirinya dengan melakukan perjalanan waktu ke masa lalu, 1400 tahun yang lalu. Dan ketika dia melakukan perjalanan waktu ke masa lalu, mungkin dia tidak membawa semua kekuatannya, artinya kekuatannya terbatas. Jadi, bisa jadi hal yang disebutkan dalam hadits itu adalah Dajjal yang melakukan perjalanan waktu ke masa lalu, tapi dia sendiri tidak tahu di zaman apa dia berada. Lalu, ketika para sahabat sampai di pulau itu, Dajjal bertanya kepada mereka, apakah tanda-tanda tertentu sudah muncul? mungkin dia mencoba menebak di zaman mana dia berada. Wallahu a&#8217;lam, mungkin seperti itulah yang terjadi, dan dia melakukan perjalanan waktu ke masa lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan saya adalah, gempa-gempa yang sedang terjadi saat ini, apakah itu merupakan bentuk hukuman Allah\ufdfb karena perpecahan umat Islam?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Semua hal yang kalian bicarakan ini, seperti yang kamu sebutkan, jelas sekali bahwa ini adalah bentuk hukuman dari Allah\ufdfb. Bahkan Allah\ufdfb&nbsp; juga telah memberikan isyarat dalam Al-Qur&#8217;an bahwa Aku akan membuat kalian saling berselisih agar kalian merasakan azab-Ku. Allah\ufdfb menggunakan kata-kata seperti itu dalam Al-Qur&#8217;an, bahwa jika sesama Muslim saling berselisih, itupun merupakan salah satu bentuk hukuman Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi kita harus selalu memohon ampun kepada Allah\ufdfb dan berharap pada rahmat-Nya. Karena Allah Maha Penyayang. Jika kita bisa menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, lalu untuk apa Allah\ufdfb menurunkan azab kepada kita? Jadi, penyebab utama turunnya azab Allah\ufdfb itu sebenarnya adalah karena kita tidak memahami syirik dan bentuk-bentuknya. Dan Allah\ufdfb juga telah menuliskan hal ini dalam Al-Qur&#8217;an, bahwa jika kalian mulai menjaga diri dari syirik, lalu untuk apa Allah\ufdfb menurunkan azab-Nya kepada kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, menurut saya, Allah\ufdfb memang telah memberikan isyarat tentang hal ini di dalam Al-Qur&#8217;an. Maka, sekarang kita harus benar-benar fokus untuk menjaga diri dari dosa yang paling dibenci oleh Allah\ufdfb dan yang tidak akan pernah diampuni, yaitu syirik. Jadi, saya hanya ingin mengatakan bahwa kita harus melindungi diri dari syirik dan segala bentuknya, serta selalu berharap pada rahmat Allah\ufdfb. Kita juga harus berdoa kepada Allah\ufdfb agar Dia memperhatikan keadaan kita dengan penuh kasih sayang dan mengeluarkan kita dari kegelapan ini dengan rahmat-Nya. Amiin<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Sa&#8217;ad bertanya dari Inggris, kami tinggal di luar Pakistan dan ingin berhijrah ke Pakistan untuk membantu pekerjaan penyebaran mimpi secara nyata. Namun situasi saat ini, dimana keadaannya sangat sulit, apakah ada perbedaan antara bekerja di Pakistan dengan bekerja di luar Pakistan?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk saat ini, misalnya kita harus berbagi data, itu bisa kita lakukan dari mana saja, tidak harus di satu tempat. Tapi, tentu saja bantuan fisik seperti yang dilakukan orang-orang di sekitar, dimana saya harus pergi untuk wawancara dan juga menghadiri berbagai pertemuan,&nbsp; dimana kalian semua berkontribusi secara fisik.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian datang dari tempat yang jauh, jadi semua ini harus diatur agar acara dapat berlangsung. Dan memang benar, semakin banyak saya melakukan wawancara dan bertemu orang-orang, maka mimpi-mimpi itu akan semakin tersebar luas. Menurut saya, pasti ada perbedaan, karena jika kalian tidak membantu secara fisik seperti ini, saya rasa saya tidak akan bisa datang dan memberikan pidato atau bertemu dengan kalian. Jadi pasti ada perbedaan, Allah\ufdfb yang lebih tahu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi orang-orang yang di luar negeri bisa duduk di sana dan membagikan mimpi-mimpi itu di sana. Seperti yang baru saja kamu sebutkan tentang Inggris.&nbsp; Saya sering bermimpi tentang hal itu, bahwa ketika kabar menyebar di Inggris atau di Amerika Serikat, baru terasa dampaknya. Jadi, mereka yang tinggal di sana benar-benar bisa memberikan pengaruh kepada Muslim yang tinggal di Barat, sesuatu yang tidak bisa kita lakukan dari sini. Jadi, jika mereka melakukan pekerjaan itu di sana, nilainya sama saja seperti yang kalian lakukan di sini. Allah\ufdfb yang tahu mana yang terbaik, saya tidak bisa memastikan. Allah\ufdfb yang lebih tahu mana yang terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>(<strong>Pertanyaan saya adalah, apa pendapat Anda tentang hal ini: Saya pernah menonton sebuah video, di kolom komentar video tentang Palestina, ada yang mengatakan bahwa di Timur Tengah, mimpi Anda sedang terjadi. Di sana, orang-orang lain tampak menangis, tapi para pendukung Anda justru seperti mengejek dan mengatakan, seolah-olah Allah\ufdfb sedang menghukum mereka. Jadi, menurut Anda, bagaimana komentar mereka itu?)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itu jelas-jelas salah dan tidak seharusnya dilakukan. Mengejek atau menertawakan seseorang atas suatu kejadian sangat tidak disukai oleh Allah\ufdfb. Saya meminta maaf atas nama mereka yang telah memberikan komentar seperti itu. Saya hanya ingin meminta kepada mereka agar tidak memberikan komentar seperti itu lagi. Jika kita sudah memberitahu tapi mereka (muslim Palestina) tidak percaya, itu bukan berarti kita boleh mengejek mereka. Semoga Allah\ufdfb mengampuni kita. Kita seharusnya bersyukur kepada Allah\ufdfb karena Dia telah menjadikan kita termasuk orang-orang yang pertama mendengarkan dan percaya mimpi-mimpi itu, sementara yang lain mengabaikannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saya juga ingin menegaskan bahwa tidak mungkin jika hari ini kita membersihkan negara dari segala bentuk syirik dan bentuknya, lalu besok langsung datang rahmat dan berkah Allah\ufdfb. Tidak akan seperti itu, pasti butuh waktu. Tapi bisa saja, dimana biasanya butuh 20-25 tahun, mungkin hanya butuh 1 atau 1,5 tahun. Jadi misalnya, jika hari ini rakyat Palestina menghapus semua syirik, bisa saja pertolongan Allah\ufdfb datang dengan cara yang luar biasa, tapi tetap saja kita harus melewati perjuangan itu dulu, baru kita bisa menuju keberhasilan. Artinya, jika hari ini kita membersihkan negara dari syirik dan bentuknya, lalu kita membuat rencana, tentu butuh waktu agar rencana itu bisa diimplementasikan. Tapi misalnya, jika hari ini Anda tanya kepada para ekonom, mereka akan mengatakan mungkin butuh 20-25 tahun agar Pakistan bisa kembali ke jalur yang benar. Tapi jika kita membersihkan negara dari syirik dan bentuknya, mungkin waktu yang biasanya 20-25 tahun itu bisa jadi hanya 1 atau 1,5 tahun, dan rahmat serta berkah Allah\ufdfb akan turun, insya Allah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, saya sangat mengecam tindakan seperti itu dan saya akan meminta kepada saudara Iqbal untuk mengirim pesan tegas di grup agar tidak ada yang berkomentar seperti itu kepada siapa pun, dan agar kita semua memohon ampunan kepada Allah\ufdfb<\/p>\n\n\n\n<p>Mintalah rahmat dan kasih sayang-Nya, dan berharaplah akan belas kasih dari Allah\ufdfb.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Baik, saudara, sampai hari ini kita tidak bisa melihat dengan jelas bagaimana situasi sedang berkembang, dan mungkin kita semua duduk dengan mata tertutup, tapi kita tetap bisa merasakan apa yang sedang terjadi di negara ini dan juga peristiwa-peristiwa di dunia. Dan setiap pesan yang datang dari Allah\ufdfb kita tidak menerima pesan itu sepenuhnya, mayoritas dari kita tidak menerima, hanya sedikit yang menerima. Jadi, saya ingin bertanya kepada Anda, pesan apa yang ingin Anda sampaikan kepada orang-orang itu? Karena Allah\ufdfb telah menunjukkan banyak hal dalam mimpi bahwa masa-masa sulit akan datang, namun orang-orang tetap tidak percaya, maka saya mohon Anda memberikan pesan kepada kami, apa yang seharusnya kami lakukan.)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kita juga membuat video, orang-orang juga membuatnya, dan kita semua berusaha untuk menyampaikan pesan itu. Anda sendiri juga sedang menjelaskan hal ini, jadi apa yang harus kita lakukan agar orang-orang bisa sedikit membuka mata mereka?<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi begini, ketika kita akan bertemu dengan Isa Alaihissalam, jumlah orangnya sangat sedikit. Dalam banyak mimpi, saya berkata kepada Allah\ufdfb, &#8216;Ya Allah, tolong tambahkan jumlah mereka sedikit lagi.&#8217; Tapi Allah\ufdfb berkata, &#8216;Tidak Qasim, kamu hanya akan membawa orang-orang yang sangat buruk kepada Isa Alaihissalam.&#8217; Jadi saya sendiri tidak tahu kenapa Allah\ufdfb berkata seperti itu, tapi ketika saya mulai membagikan mimpi-mimpi saya, kebanyakan orang\u2014bahkan jika kalian lihat sekarang pun\u201499% komentar yang kamu temukan itu negatif, maksudnya bahkan yang sabar pun tidak ada, yang berkata &#8216;baiklah, kita jalani saja, kita lihat apa yang terjadi.&#8217; Jadi 99% itu komentar buruk. Dari situ saya menyadari mungkin itulah alasan Allah\ufdfb berkata bahwa hanya sedikit sekali orang yang akan ikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan hari ini, kita sudah sampai pada tahap di mana kita menganggap berbohong itu sebagai sesuatu yang membanggakan. Seorang pemimpin sejati tidak bisa berbohong, dia juga tidak akan bisa sukses, dan dia tidak akan pernah menjadi pemimpin besar. Entah mengapa, kita benar-benar sudah sangat jauh dari jalan yang diajarkan oleh Penutup Para Nabi, Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Jadi, yang paling utama, kita harus memperbaiki diri kita sendiri, jika tidak, keadaan seperti ini tidak akan pernah membaik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan, sebelum pidato ketiga itu, saya mendapat mimpi, di mana dalam mimpi itu saya melihat diri saya berkata dalam pidato bahwa selama kita tidak melindungi diri dari syirik dan segala bentuknya, lupakan saja jika Allah\ufdfb akan menolong kita. Maksudnya, kita tidak punya pilihan lain. Jika kita ingin Allah\ufdfb ridha, kita harus melakukan hal-hal yang sudah Allah\ufdfb perintahkan kepada kita. Allah\ufdfb sudah memberitahu kita dosa terbesar itu apa, jadi pertama-tama kita harus menjauhi dosa itu, lalu dosa kedua, dan seterusnya. Ini semua adalah langkah-langkah yang harus kita lakukan, karena kita membutuhkan Allah\ufdfb. Allah\ufdfb sama sekali tidak membutuhkan kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang lihat saja saya, pada tahun 2006, ketika Allah\ufdfb tidak mendengarkan doa saya, saya tetap berusaha untuk membuat Allah\ufdfb ridha. Artinya, pada saat itu, saya yang membutuhkan Allah\ufdfb, bukan Allah\ufdfb yang membutuhkan saya. Tapi meskipun begitu, Allah\ufdfb itu Maha Penyayang dan Maha Pengasih. Jadi Dia tetap mendengarkan saya. Lalu Allah\ufdfb memberi tahu saya, &#8216;Lakukan ini dan itu, dan jauhi hal-hal ini, maka Aku akan memberikan jalan keluar untukmu.&#8217; Jadi saya lakukan itu. Sekarang lihatlah, kalian semua datang dari seluruh penjuru Pakistan dan tidak saling mengenal, tapi sekarang kalian saling mengenal. Bagaimana semua ini bisa terjadi? Semua ini terjadi karena pertolongan Allah\ufdfb. Saya hanya berniat untuk membuat Allah\ufdfb ridha dan berusaha untuk itu, dan dengan rahmat Allah\ufdfb, saya berhasil sampai batas tertentu. Semua ini juga terjadi hanya karena rahmat Allah\ufdfb, tidak ada kehebatan saya di dalamnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jika kita sebagai umat bisa menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, menghilangkan kesombongan dan keangkuhan dari hati kita, memuji dan bertasbih kepada Allah\ufdfb pagi dan petang serta mengirimkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, maka Allah\ufdfb pasti akan menolong semua umat Muslim. Sekarang, keluarga saya sendiri mungkin tidak pernah percaya bahwa orang-orang akan percaya pada hal-hal seperti ini, dan saya sendiri pun tidak terlalu yakin, tapi Allah\ufdfb telah membuktikan semua itu. Hari ini, jika kalian lihat, bahkan para mufti besar di internet pun sudah mendengar tentang mimpi-mimpi ini, dan itu tidak akan terjadi tanpa pertolongan Allah\ufdfb. Jadi, jika satu orang saja, berusaha membuat Allah\ufdfb ridha dan Allah\ufdfb menolongnya, maka kita ini ada 22-24 juta orang, jika seluruh bangsa Pakistan bersama-sama berusaha membuat Allah\ufdfb ridha, maka Allah\ufdfb akan menolong kita semua dengan cara yang luar biasa, seperti Allah\ufdfb telah menolong saya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin dalam sejarah, jarang ada orang yang hanya duduk di rumah, lalu orang-orang dari jauh datang untuk menemuinya. Semua ini adalah pertolongan Allah\ufdfb. Begitu juga, Allah\ufdfb akan menolong kita jika kita membersihkan negeri ini dari syirik dan segala bentuknya. Dalam mimpi saya, saya melihat orang-orang menyesal pada saat itu dan berkata, \u201cAndai saja kita melakukan ini lebih awal, jika rahmat dan berkah Allah\ufdfb akan datang sebanyak ini, seharusnya kita lakukan ini sejak dulu, maka berkah dan rahmat itu akan datang lebih awal dan kita tidak perlu melewati masa-masa sulit yang telah kita alami\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, pada akhirnya saya hanya ingin mengatakan bahwa syirik adalah dosa yang tidak ada ampunannya. Pada hari kiamat, Allah\ufdfb bisa mengampuni semua dosa siapa pun yang Dia kehendaki, tapi syirik tidak akan pernah diampuni. Jangan pernah menganggap remeh hal ini, dan Allah\ufdfb telah sangat menegaskan kepada saya bahwa ini adalah hal yang harus kamu lakukan dalam keadaan apapun, yaitu menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya. Jadi hari ini, saya ingin menyampaikan pesan ini kepada seluruh umat, mari kita semua menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, dan percayalah, Allah\ufdfb dengan rahmat-Nya akan membuka begitu banyak harta karun sehingga kita akan menyesal, seperti yang saya lihat dalam mimpi, kita akan menyesal kenapa tidak melakukan ini lebih awal. Sama seperti nanti di surga, ketika seseorang masuk surga dengan rahmat Allah\ufdfb, dia akan menyesal, bertanya-tanya kenapa dia melewatkan satu-saat di dunia tanpa mengingat Allah\ufdfb. Begitulah rahmat dan berkah Allah\ufdfb akan datang, insya Allah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terima kasih banyak untuk kalian semua.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya sangat berterima kasih kepada kalian semua yang telah bergabung dalam Zoom meeting online sepanjang hari ini. Kalian menonton Zoom meeting dan saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk membalas kalian dalam bahasa Inggris, meskipun bahasa Inggris saya tidak terlalu bagus. Jadi, insya Allah nanti saya akan mengunggah subtitle dalam bahasa Urdu secara detail, agar semua orang yang datang online dan mendukung saya bisa memahaminya. Semoga Allah\ufdfb memberkahi kalian semua dan keluarga kalian.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/youtu.be\/p8gyv0sfE-A\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oktober 2023 Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang Assalamu&#8217;alaikum\u2026 saya meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah\ufdfb dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":45592,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"slim_seo":{"title":"Pidato Keempat Muhammad Qasim di Lahore Pakistan\u00a0 - Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim","description":"Oktober 2023 Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang Assalamu'alaikum\u2026 saya meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah\ufdfb dan Nabi Muhammad shallall"},"footnotes":""},"categories":[112,293],"tags":[],"class_list":["post-75188","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id","category-video-dan-wawancara-id"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-dec-Speech-In-Lahore.png",1920,1280,false],"landscape":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-dec-Speech-In-Lahore.png",1920,1280,false],"portraits":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-dec-Speech-In-Lahore.png",1920,1280,false],"thumbnail":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-dec-Speech-In-Lahore-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-dec-Speech-In-Lahore-300x200.png",300,200,true],"large":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-dec-Speech-In-Lahore-1024x683.png",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-dec-Speech-In-Lahore-1536x1024.png",1536,1024,true],"2048x2048":["https:\/\/muhammadqasimpk.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-dec-Speech-In-Lahore.png",1920,1280,false]},"rttpg_author":{"display_name":"muhammad daham","author_link":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/author\/dahammuhammad2000gmail-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/uncategorized-id\/\" rel=\"category tag\">Uncategorized @id<\/a> <a href=\"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/video-dan-wawancara-id\/\" rel=\"category tag\">Video dan Wawancara<\/a>","rttpg_excerpt":"Oktober 2023 Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang Assalamu&#8217;alaikum\u2026 saya meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah\ufdfb dan [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75188","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=75188"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75188\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":75189,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75188\/revisions\/75189"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=75188"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=75188"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/muhammadqasimpk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=75188"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}