Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim

Menghidupkan Kembali Mobil Nabi Muhammad ﷺ dalam Perjalanan Menuju Takdir

24

Februari 2017

Assalamualaikum

Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya;

Dalam mimpi ini, Muhammad Qasim melihat bahwa kita adalah generasi terakhir umat manusia dan giliran kita untuk menggunakan mobil demi mencapai tujuan kita. Namun, kita kecewa karena generasi sebelumnya telah memperlakukan mobil itu dengan sangat buruk.

Semuanya berkarat dan hampir hancur; joknya seperti sampah dan mesinnya rusak parah, bannya kempes dan mobil tidak bisa dinyalakan sama sekali. Kemudian aku dan beberapa orang mulai memperbaiki mobil itu. Dalam mimpiku pada bulan Februari, kami memperbaiki semakin banyak bagian. Aku dan mereka yang bersamaku sangat menderita karena melakukan pekerjaan yang berat itu. Misalnya, dalam satu mimpi, kami mengeluarkan mesin bersama-sama dan menggantinya. Dalam mimpi lainnya, kami mengganti bodi mobil. Dalam satu mimpi, kami dapat menyalakan mesinnya meskipun rusak parah. Kami memutuskan untuk melanjutkannya.  Namun kemudian kami mendapati bahwa mobil itu tidak memiliki rem, lalu kami menghentikan mobil itu dan melakukan banyak pekerjaan untuk memperbaikinya.

Pada tanggal 11 Februari 2017, aku melihat Nabi terakhir Muhammad ﷺ berjalan di dekat mobil itu. Beliau tampak sangat lelah dan khawatir. Hal ini mendorong kami untuk bekerja lebih keras dan lebih cepat dan akhirnya mobil itu cukup baik untuk dikendarai tetapi lajunya masih sangat lambat. Aku pergi dan memberi tahu Nabi terakhir Muhammad ﷺ bahwa kami berhasil menjalankan mobil tersebut, tetapi mobil itu tidak akan melaju dengan cepat. Kemudian Nabi terakhir Muhammad ﷺ merasa sangat bahagia. Ketika beliau mendekat, beliau berkata bahwa ini adalah mobil lama saya dan sekarang kita dapat mengendarainya lagi. Di belakang mobil itu ada aku, Nabi terakhir Muhammad ﷺ, seorang wanita dan tiga orang lainnya dan di depan ada seorang pengemudi yang masih muda. Aku berkata, “Kita sedang menuju takdir kita dengan rahmat Allah.”

Dan mimpi itu berakhir di sana.

Related Posts

10presindo

Muhammad Qasim Menentang Kekerasan & Penghancuran atas Nama Agama

Untuk Segera Diterbitkan Muhammad Qasim tidak percaya pada kekerasan, penindasan, atau penghancuran properti sebagai cara untuk menghilangkan syirik. Ia mengakui bahwa penegakan hukum agama dan regulasi terkait syirik, seperti gambar, patung, makam, dan tempat ibadah non-Muslim, adalah tanggung jawab pemerintah.

Read More
9pressindo

Pesan Muhammad Qasim Tentang Islam Murni, Bukan Promosi Diri

Untuk Segera Diterbitkan Sejak Desember 2014, Muhammad Qasim telah membagikan mimpinya dengan pesan yang konsisten: pentingnya menghilangkan syirik dan kembali kepada Tauhid murni serta ajaran Islam yang sejati. Selama satu dekade terakhir, ia tidak pernah membuat klaim besar tentang dirinya

Read More
Scroll to Top