Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim

[spt-posts-ticker]

Pidato Ketiga Muhammad Qasim Di Lahore, Pakistan 

3 dec Speech In Lahore (1)

6 September 2023

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Hari ini saya akan membahas tentang syirik dan bentuk-bentuknya, situasi terkini di Pakistan, serta apakah mimpi itu dapat menjadi hujjah (dalil) dalam Islam atau tidak. Dan setelah itu, saya juga akan membahas tentang orang-orang yang membicarakan saya. Jadi pertama-tama, segala puji hanya milik Allah Rabbul ‘Alamin, dan sungguh Allahﷻ adalah pemilik langit dan bumi, dan kita tidak akan menyembah siapa pun sebagai sesembahan selain Dia. Dan sungguh, Allahﷻ Yang Maha Penyayang di atas segala-galanya.

Jadi hari ini kita melihat bahwa jumlah umat Muslim sangat banyak, dan ibadah haji serta umrah juga dilakukan jauh lebih banyak daripada sebelumnya. Shalat juga didirikan lebih sering dari sebelumnya dan sedekah serta amal kebaikan juga dilakukan lebih banyak dari sebelumnya. Lalu apa alasannya? meskipun semuanya sudah bertambah, kita sebagai Muslim justru terus-menerus terpuruk di tengah masyarakat? Artinya, kita semakin tenggelam dalam kegelapan. Jadi, apa sebenarnya penyebabnya? Hanya ada satu penyebabnya, yaitu dosa yang paling besar disisi Allahﷻ justru di zaman sekarang ini, kita sebagai Muslim menganggapnya sebagai dosa yang paling kecil, dan bahkan dalam arti lain, kita sama sekali tidak menganggapnya sebagai dosa. Kita sudah berhenti menganggapnya sebagai dosa dan dosa itu adalah syirik. Tentang syirik, Allahﷻ telah berfirman di berbagai tempat dalam Al-Qur’an bahwa pada hari kiamat, Allahﷻ akan mengampuni dosa siapa pun yang Dia kehendaki, tetapi syirik tidak akan pernah ada ampunannya. Dan siapa saja yang melakukan kesyirikan, berarti dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. 

Namun hari ini, kita sebagai Muslim sudah berhenti menganggap syirik sebagai syirik, dan jika Anda melihat di zaman sekarang, dunia ini belum pernah dipenuhi oleh syirik, seperti ini sebelumnya. Ketika saya menjelaskan kepada Anda tentang syirik dan bentuk-bentuknya, cobalah Anda melihat sekeliling Anda, maka Anda pun akan merasa bahwa syirik memang benar-benar sudah sangat meluas di dunia ini. Jadi, di zaman sekarang ini, apa sebenarnya bentuk syirik itu? Syirik bukan hanya sekadar kita mengucapkan dengan lisan bahwa Allahﷻ tidak memiliki sekutu. Tidak, kita juga harus membuktikan hal ini dengan perbuatan, bahwa dalam tindakan pun kita tidak mempersekutukan siapa pun dengan Allahﷻ. Jika Anda perhatikan, saat ini kita telah mengadopsi budaya orang-orang kafir atas nama seni dan budaya, atas nama dekorasi, dan dari sudut pandang lainnya juga. Jadi, dengan alasan-alasan tersebut, kita telah menghiasi rumah kita dengan patung-patung dan arca-arca ini. Gambar-gambar yang tidak perlu, yang kita pajang di dinding rumah kita, semua itu sebenarnya adalah bentuk dari syirik.

Sekarang, jika di rumah seseorang ada hiasan dekorasi, apapun bentuknya—bisa saja berbentuk kelinci, bisa berupa patung rusa, bisa berupa patung singa, atau bisa juga berupa elang—semua itu tetaplah patung. Tidak ada perbedaan antara patung-patung itu dan patung-patung yang dulu ada di dalam Ka’bah, yang dihancurkan oleh Nabi Muhammad SAW,

Itu juga adalah patung, Ini pun patung, hanya bentuknya saja yang berbeda, atau bisa dikatakan hanya ukurannya saja yang berbeda. Itu juga tidak bernyawa. Ini pun tidak bernyawa. Patung-patung itu pada masa itu juga tidak bisa memberikan manfaat atau mudarat kepada siapa pun, dan patung-patung ini, di zaman sekarang pun tidak bisa memberikan manfaat atau mudarat kepada siapa pun. Nabi Muhammad shallalhu alaihi wasallam sebenarnya tidak punya masalah dengan patung-patung itu. beliau bisa saja membiarkannya tergeletak disana. Apa urusannya bagi beliau? Beliau hanya menyembah Allahﷻ semata. Namun, dengan menghancurkan patung-patung itu, beliau membuktikan secara nyata bahwa beliau tidak hanya mengatakan dengan lisan, tetapi juga secara perbuatan tidak mempersekutukan Allahﷻ.

Sekarang, pada masa Nabi Ibrahim Alaihissalam, ketika seluruh penduduk kota pergi keluar, Nabi Ibrahim Alaihissalam menghancurkan semua patung dan hanya satu patung yang tidak beliau hancurkan, patung yang paling besar, dan meletakkan kapak di pundaknya. Ketika penduduk kota kembali dari luar, mereka melihat bahwa patung-patung kecil mereka telah dihancurkan oleh seseorang. Lalu salah satu dari mereka berkata bahwa mereka pernah mendengar Nabi Ibrahim Alaihissalam pernah berbicara tentang patung-patung itu. Ketika Nabi Ibrahim Alaihissalam dipanggil, beliau berkata, “Tanyakan saja pada patung besar itu, dia akan memberitahu kalian siapa yang telah menghancurkan semua patung lainnya”. Orang-orang kafir itu pun berkata, “Bagaimana patung ini bisa berbicara? Ia hanyalah benda mati”. Maka Nabi Ibrahim Alaihissalam berkata, ‘Jika patung ini benda mati, tidak bisa memberitahu kalian siapa yang telah menghancurkannya, lalu mengapa kalian menyembahnya? Mengapa kalian tidak menyembah Allah, Rabbul ‘Alamin (Tuhan semesta alam)?”

Namun, alih-alih memahami dan merenungkan perkataan Nabi Ibrahim Alaihissalam, mereka justru semakin memusuhinya. Demikian pula, jika Anda perhatikan, ketika Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam memasuki Ka’bah pada saat Fathu Makkah, beliau sebenarnya tidak memiliki masalah pribadi dengan patung-patung itu. Jika beliau mau, beliau bisa saja memerintahkan para sahabat untuk mengangkat berhala-berhala itu dan membuangnya ke luar kota. Orang-orang kafir itu sendiri yang akan mengangkat dan membawanya pergi. Namun, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasllam menghancurkan berhala-berhala itu dengan tangannya sendiri, di hadapan semua sahabat, dan memberikan pesan bahwa beliau tidak hanya menolak syirik dengan ucapan, tetapi juga secara nyata melindungi diri dari syirik dan menghancurkan berhala-berhala tersebut. Dan pesan ini telah beliau sampaikan kepada umatnya hingga hari kiamat, bahwa kalian juga tidak boleh menghias rumah atau lingkungan kalian dengan berhala, melainkan harus menghancurkannya.

Sekarang orang-orang berbicara kepada saya, misalnya saya tidak punya jenggot, saya tidak shalat, tapi tetap saja, syirik dan berhala-berhala ini juga harus dihilangkan.

Menghilangkan gambar-gambar ini juga merupakan sunnah. Jadi, kalian yang membuat video menentang saya dan mengatakan bahwa saya tidak punya janggut, maka menghancurkan berhala, menghilangkan berhala, dan menghapus gambar-gambar itu juga merupakan sunnah. Jadi, kalian juga harus menjalankan sunnah ini. Orang-orang ini tidak akan memperhatikan hal ini. Sekarang, jika kalian memperhatikan, kalian akan melihat banyak bentuk syirik. Kalian bisa pergi ke perumahan-perumahan besar. Di sana mereka telah membuat banyak patung, dan mereka mengatakan bahwa patung-patung ini menambah keindahan perumahan kami. Patung Ini membuat perumahan kami menjadi lebih indah. Bahkan, ada satu perumahan yang sangat besar di Lahore. Mereka bahkan telah membangun satu blok penuh yang bertemakan Piramida Mesir. Dan patung-patung yang ada di sana juga dibuat dengan sangat detail.

Jadi, bagaimana mungkin kita tinggal di negara Islam seperti ini? Pakistan adalah negara Islam, jadi jika kita menghiasi tempat-tempat dengan patung-patung manusia di sini, menurut Anda apakah Allahﷻ akan menolong kita? Allahﷻ tidak akan pernah menolong kita. Kita sudah sangat jauh menyimpang dari jalan yang benar. Jadi hari ini kita harus melindungi diri kita sendiri dari bentuk-bentuk syirik ini, dari syirik itu sendiri. Jika tidak, lupakan saja bahwa akan ada kesejahteraan di negara ini, atau pertolongan Allahﷻ akan tiba.

Banyak orang bertanya kepada saya, apakah kamu mendapatkan mimpi tentang kapan keadaan Pakistan akan membaik? Jadi, berdasarkan mimpi-mimpi saya, saya katakan bahwa selama kita tidak melindungi diri kita dari syirik dan berbagai bentuknya, selama kita tidak membersihkan negara ini dari syirik dan segala bentuknya, maka lupakan saja bahwa pertolongan Allahﷻ akan datang, dan selama itu juga, keadaan Pakistan akan terus memburuk dan tidak ada harapan untuk perbaikan. Jadi, jika Anda lihat, ada banyak spanduk besar yang dipasang, di mana terdapat gambar-gambar yang tidak perlu, dan semua itu juga merupakan bentuk syirik.

Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa di rumah yang terdapat gambar, malaikat rahmat Allahﷻ  tidak akan masuk ke sana. Jadi, jika karena satu gambar saja malaikat rahmat Allahﷻ tidak datang, maka patung-patung yang kita pajang di rumah kita, selama itu ada, tidak mungkin Allahﷻ akan membantu kita. Sekarang, ketika saya mulai membagikan mimpi-mimpi saya, Allahﷻ menunjukkan dan memberitahu saya dalam banyak mimpi bahwa, “Qasim, Aku membantumu karena kamu telah mulai menjauhkan diri dari syirik dan segala bentuknya”. Sekarang, Anda bisa lihat sendiri betapa syirik telah meresap begitu dalam hingga bahkan Mekkah dan Madinah pun tidak lagi bersih dari hal-hal seperti ini. Sering kali Anda pasti melihat di YouTube, jika Anda mencari, Anda akan menemukan banyak video di mana orang-orang memiliki tato di tubuh mereka, dan di tato itu ada gambar tertentu, dan mereka melakukan umrah dengan tato tersebut.

Dengan tato itu juga, mereka pergi ke Madinah dan melaksanakan shalat di sana.

Dan jika Anda perhatikan, banyak orang yang pergi ke Mekkah dan Madinah dengan memakai baju kaos. Mereka juga memakai kemeja yang bergambar singa atau gambar-gambar hewan lain di atasnya. Jadi jika Anda lihat, bahkan Mekkah dan Madinah, tempat yang begitu suci, juga tidak terhindar dari syirik. Di sana pun Anda akan melihat berbagai bentuk syirik. Sekarang, jika Anda melihat kondisi Pakistan saat ini, ke arah mana kita sedang berjalan, Anda mungkin juga berpikir bahwa mungkin dua atau empat tahun dari sekarang, kita bahkan akan kesulitan untuk mampu membeli lampu dan kipas angin. Melihat tagihan listrik yang terus naik dan inflasi yang terjadi, harga bensin pun semakin tinggi. Jadi semua ini terjadi karena setiap rencana yang kita buat, setiap rencana yang dibuat di tingkat pemerintah, tidak ada bantuan dari Allahﷻ yang menyertai kita. Ketika bantuan Allahﷻ tidak bersama kita, maka rencana-rencana yang kita buat bukannya berhasil, malah menjadi sebaliknya, dan kita justru harus mengambil lebih banyak utang dan menyebabkan inflasi semakin tinggi.

Jadi, ketika Pakistan didirikan, kita mendirikannya atas nama Allahﷻ, artinya apa makna Pakistan itu? La ilaha illallah, dan apa arti dari la ilaha illallah? Yaitu sebuah tempat yang bersih dari segala bentuk syirik. Bukan berarti kita hanya mengucapkan dengan lisan bahwa Allahﷻ tidak memiliki sekutu, tetapi dalam prakteknya kita justru menghias rumah kita dengan patung-patung, memasang gambar-gambar, dan menonton film-film India, padahal hampir tidak ada film India yang tidak menampilkan tuhan-tuhan palsu mereka. Jadi, ketika seorang Muslim menonton film India dan di dalamnya mereka menampilkan tuhan-tuhan palsu, lalu memperlihatkan bahwa sang pahlawan sedang gagal dan tuhan palsu itu membantunya hingga ia berhasil. Sekarang, cerita itu akan dibagikan oleh seorang Muslim kepada Muslim lainnya dan berkata, ‘Kamu juga harus menonton film itu, bagus sekali.’ Jadi, secara praktik, dia sedang melakukan syirik. Apakah dia mengakuinya dengan lisannya atau tidak, itu soal lain. Tetapi secara praktik, dia memang telah melakukannya. Seperti halnya patung-patung dan gambar-gambar ini, kita juga harus membuktikan secara nyata bahwa kita menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya.

Sekarang, mengenai patung-patung ini. ada beberapa sifat Allahﷻ Seperti salah satu sifat, keagungan dan kesombongan itu mutlak milik Allahﷻ semata. Itu adalah sifat Allahﷻ. Hanya Allah Rabbul ‘Alamin yang boleh memiliki keagungan dan kesombongan mutlak. Jika selain Dia yang melakukannya, maka itu adalah syirik. Demikian pula, salah satu sifat Allah adalah Al-Musawwir, yaitu pemberi bentuk. Jadi, semua gambar, patung, dan bentuk ini, hanya Allah Rabbul ‘Alamin yang dapat menciptakannya. Seperti yang disebutkan Allahﷻ dalam Al-Qur’an tentang Nabi Adam ‘alaihissalam, bahwa Allahﷻ pertama-tama membentuk patung Nabi Adam ‘Alaihissalam dari tanah, lalu meniupkan ruh ke dalamnya sehingga Nabi Adam ‘Alaihissalam pun hidup. Jadi menurut Anda bagaimana dengan burung-burung yang kita lihat, hewan-hewan yang kita lihat seperti gajah, kuda, dan hewan-hewan lainnya, singa, macan tutul, serta ikan-ikan? Apakah mereka tercipta dengan sendirinya?

Tidak… Allahﷻ pasti juga telah membentuk patung-patung mereka terlebih dahulu, lalu meniupkan ruh ke dalamnya sehingga mereka pun menjadi hidup. Jadi, dari sini terbukti bahwa membuat patung adalah pekerjaan Allah Rabbul Alamin. 

Itu adalah sifat-Nya, karena hanya Dia yang bisa meniupkan ruh ke dalamnya.

Dan jika ada manusia yang melakukan hal ini, membuat patung atau hal-hal lain, membuat gambar-gambar, maka dia telah melakukan syirik, karena dia tidak bisa meniupkan ruh ke dalamnya. Maka pada hari kiamat, Allahﷻ akan berkata kepada orang-orang yang telah membuat patung, yang telah menyimpan patung di rumah mereka, “Hidupkanlah patung-patung ini”.

Mereka tidak akan mampu menghidupkannya. Ketika mereka tidak mampu menghidupkannya, maka Allahﷻ akan melemparkan mereka ke dalam neraka Jahanam. Oleh karena itu, membuat patung dan semua pekerjaan seperti ini adalah hak Allah Rabbul Alamin.

Ini bukanlah urusan kita, kita manusia. Khususnya bagi kita umat Muslim, kita harus menjaga diri dari hal-hal seperti ini dalam keadaan apapun.

Sekarang, apa yang kita lakukan adalah, alih-alih berusaha menyenangkan Allahﷻ, kita justru mulai memuaskan hawa nafsu kita sendiri, dan kita telah menjadi begitu tunduk pada nafsu sehingga pada dasarnya kita ingin meniru orang-orang kafir. Tradisi membuat patung dan menghias rumah dengan patung-patung ini adalah kebiasaan di kalangan orang-orang kafir. Jadi, kita telah mengadopsi hal-hal tersebut dari mereka.

Dan dalam upaya untuk menjadi seperti mereka, kita bahkan tidak menyadari bahwa semua ini adalah syirik, dan ini adalah bentuk syirik. Dan kita pun menghias rumah kita dengan hal-hal seperti ini hanya untuk menunjukkan bahwa kita sudah menjadi sangat modern.

Jadi, kita harus melihat bahwa kita harus membuat Allah Rabbul Alamin ridha kepada kita, dan bagaimana kita bisa membuat Allahﷻ ridha? Itu hanya bisa dilakukan jika kita melindungi diri kita dari syirik dan segala bentuknya. Jika tidak, lupakan saja bahwa pertolongan Allahﷻ akan datang atau akan ada kesejahteraan di Pakistan.

Demikian pula, Allahﷻ telah memberikan perumpamaan dalam Al-Qur’an. Maka, dengan izin-Ku, kamu membentuk burung dari tanah liat, lalu kamu meniupkan ke dalamnya, maka dengan izin-Ku, ia menjadi burung yang hidup. Dari sini Allahﷻ juga ingin mengajarkan kepada kita bahwa jika seseorang membuat patung berbentuk makhluk hidup, maka ia juga harus bisa memberinya kehidupan. Karena Isa Alaihissalam adalah nabi Allahﷻ, maka beliau pun, dengan izin Allahﷻ, dapat memberikan kehidupan ke dalamnya. Jadi, melalui contoh-contoh ini, Allahﷻ ingin memberitahu kita bahwa patung-patung atau makhluk-makhluk seperti itu hanyalah benda mati, dan kita harus menjauhi mereka karena kita tidak bisa memberikan kehidupan kepada mereka. Jika kita tidak bisa memberikan kehidupan, dan mereka tidak bisa memberi manfaat atau mudarat kepada kita, lalu mengapa kita harus menyimpannya? Kita seharusnya mengikuti sunnah Nabi kita, penutup para nabi, Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Ini juga merupakan sunnah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yaitu menghapus patung-patung dan gambar-gambar. Ada sebuah hadits bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam memberikan sebuah misi kepada Ali Radhiallahu’anhu, beliau berkata, ‘Wahai Ali, pergilah dan ratakan semua kuburan yang tampak tinggi, dan hapuslah semua gambar serta hal-hal serupa yang kamu temukan.’ Misi ini diberikan oleh penutup para nabi, Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Jadi, jika kita ingin negara kita maju dan makmur, kita harus membuat Allahﷻ ridha. Dan Allahﷻ akan ridha jika kita menjauhkan diri dari syirik dan segala bentuknya. Jika tidak, meskipun kita melakukan amalan baik lebih banyak dari sebelumnya, tetap saja, mengapa pertolongan Allahﷻ tidak bersama kita? Hanya ada satu alasan untuk itu, yaitu hari ini kita masih melakukan kesyirikan. Bahkan tidak kita menganggapnya sebagai syirik, kita tidak menganggapnya sebagai dosa. Bahkan, kita justru menganggapnya sebagai perhiasan rumah kita—patung-patung ini, benda-benda dekorasi ini, kita anggap sebagai penghias rumah kita, sebagai penghias perumahan kita. Padahal, dosa yang paling besar disisi Allahﷻ  yang tidak ada ampunannya, hari ini justru dianggap sebagai dosa kecil oleh kaum Muslimin. Maka hari ini, kita perlu benar-benar memikirkan hal ini.

Setelah itu, saya akan membahas tentang mimpi—apakah mimpi itu bisa menjadi hujjah (dalil) dalam Islam atau tidak. Sebelumnya, saya juga berpikir bahwa mungkin ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa mimpi itu bukanlah hujjah. Jadi, beberapa hari yang lalu saya bertanya kepada saudara Irfan, “Tolong jelaskan kepada saya, apakah ini memang hadits atau bukan? Jika memang hadits, apa referensinya?” Lalu saudara Irfan memberitahu saya bahwa itu bukanlah sebuah hadits, melainkan hanya pendapat para ulama bahwa mimpi tidak bisa menjadi hujjah dalam Islam. Saya pun awalnya berpikir seperti itu, karena para penentang sering membuat video dan menyampaikan bahwa mimpi bukanlah hujjah. Jadi saya kira itu adalah hadits, dan mungkin banyak orang lain seperti saya yang juga mengira demikian, bahwa itu adalah hadits. Namun kemudian saya mengetahui bahwa itu bukan hadits, melainkan pendapat para ulama. Maka dari itu, saya memohon kepada para ulama agar mereka memberikan penjelasan yang jelas mengenai, mengapa mimpi tidak bisa dijadikan hujjah. Saudara Irfan juga memberitahu saya bahwa hanya mimpi-mimpi yang berisi perintah yang bertentangan dengan syariat saja yang tidak bisa dijadikan hujjah. Sedangkan mimpi yang tidak mengandung hal-hal seperti itu, maka mimpi tersebut bisa dijadikan hujjah. 

Nah, dalam mimpi-mimpi saya, pesan terpenting justru adalah agar kita melindungi diri dari setan dan tipu dayanya. Maka ini adalah hujjah, bahkan hujjah untuk seluruh umat. Apa buruknya dengan hal ini? Jadi sekarang tolong perhatikan mimpi-mimpi itu, bahkan beberapa penentang saya pun dalam video-video mereka mengatakan bahwa mimpi-mimpi saya, pesan-pesan yang saya terima dalam mimpi, semuanya sudah ada dalam hadits dan juga dalam Al-Qur’an. Artinya, mereka juga mengakui bahwa mimpi-mimpi saya tidak ada satupun yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan hadits. Jadi, itu berarti mimpi-mimpi tersebut adalah hujjah. Mimpi-mimpi saya ini, dalam satu sisi, adalah sebuah pengingat bagi seluruh umat bahwa Allahﷻ sedang memberikan pesan kepada kita melalui mimpi-mimpi ini, sedang mengingatkan kita kembali. Di zaman ini, di mana syirik telah begitu meluas sehingga orang-orang bahkan sudah tidak lagi menganggap syirik sebagai syirik, Allahﷻ telah mengirimkan pengingat itu agar kita menjaga diri kita dari syirik. Dan juga menjaga diri dari berbagai bentuknya. Allahﷻ juga telah menunjukkan kepada saya dalam mimpi-mimpi itu, apa saja jenis-jenis syirik dan bagaimana cara menghindarinya. Insya Allah, saya akan membahas hal itu lebih lanjut nanti. 

Maka dari itu, saya memohon kepada para ulama agar mereka memberikan pendapat yang jelas mengenai hal ini, bahwa mengapa mimpi tidak bisa dijadikan hujjah dalam Islam. Jangan sampai ketika Allahﷻ dengan rahmat-Nya, mewujudkan mimpi-mimpi ini menjadi kenyataan, para Muslim lain yang mengikuti Anda kemudian berkata, “Bukankah Anda dulu mengatakan bahwa mimpi bukanlah hujjah?” Namun, ketika kami bertindak sesuai dengan mimpi-mimpi tersebut dan membersihkan negeri ini dari syirik dan segala bentuknya, maka rahmat dan berkah Allahﷻ pun turun, kami keluar dari berbagai kesulitan, dan kemakmuran pun datang ke negeri ini. Dulu Anda mengatakan bahwa mimpi-mimpi itu bukanlah hujjah, tetapi ternyata mimpi-mimpinya justru menjadi hujjah bagi Pakistan, bahkan bukan hanya untuk Pakistan, melainkan juga untuk seluruh umat. 

Pesan ini telah sampai kepada seluruh umat di seluruh dunia, bahwa jika kalian juga ingin keluar dari kegelapan itu, maka jagalah diri kalian dari syirik dan segala bentuknya. Maka kalian pun akan menjadi makmur seperti masyarakat Pakistan saat ini. Jadi, jangan sampai suatu hari nanti, kaum Muslimin berkata kepada para ulama seperti Anda, bahwa jika ucapan Anda yang ini salah, bisa jadi ucapan-ucapan Anda yang lain pun salah, sehingga mereka pun tidak akan mempercayai perkataan Anda yang lain. Maka dari itu, permohonan saya kepada Anda adalah agar Anda memberikan sikap yang jelas mengenai hal ini, tentang mimpi-mimpi mana yang menjadi hujjah (bukti/pegangan) dan mimpi-mimpi mana yang tidak bisa menjadi hujjah, karena para penentang saya menjadikan hal ini sebagai dasar untuk mengatakan bahwa mimpi itu bukan hujjah. 

Saya juga akan memberikan contoh kepada Anda tentang betapa pentingnya mimpi dalam Islam. Contoh pertama yang akan saya berikan adalah bahwa setiap tahun kita berkurban pada Idul Adha, itu pun merupakan hasil dari sebuah mimpi. Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam mendapatkan mimpi tersebut, bahwa beliau harus mengorbankan putranya, Ismail, di jalan Allahﷻ. Maka ketika Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam hendak melaksanakan perintah itu, Allahﷻ berfirman, “Cukup Ibrahim, engkau telah membuktikan ketaatanmu”. Allahﷻ kemudian mengirimkan seekor domba sebagai gantinya, yang kemudian dikurbankan oleh Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam. Allahﷻ sangat menyukai amalan tersebut sehingga Allahﷻ mewajibkan bagi umat Islam hingga hari kiamat, bagi siapa saja yang mampu untuk berkurban pada hari Idul Adha. Jadi, ini juga merupakan hasil dari sebuah mimpi. 

Setelah itu, jika Anda perhatikan, Nabi Yusuf ‘Alaihissalam juga mendapatkan mimpi. Dan pada masa Nabi Yusuf ‘Alaihissalam, seorang raja kafir telah menzalimi Nabi Yusuf ‘Alaihissalam dan memasukkannya ke dalam penjara. Raja yang zalim itu mendapatkan sebuah mimpi bahwa tujuh sapi kurus sedang memakan tujuh sapi gemuk. Pada saat itu, tidak ada seorangpun yang bisa memahami tafsir dari mimpi tersebut. Lalu, salah satu pejabat istana raja berkata bahwa ia mengenal seseorang yang dapat menafsirkan mimpi itu dengan tepat, dan orang itu adalah Nabi Yusuf ‘Alaihissalam. Ketika Nabi Yusuf ‘Alaihissalam dipanggil, beliau pun menafsirkan mimpi tersebut. Beliau menjelaskan bahwa akan datang tujuh tahun masa kemakmuran, kemudian setelah itu akan datang tujuh tahun masa kesulitan. Maka, pada tahun-tahun kemakmuran itu, hasil panen yang dikumpulkan itu harus Anda simpan untuk digunakan pada tahun-tahun kekeringan yang akan datang.

Kemudian Nabi Yusuf Alaihissalam diberi tanggung jawab untuk mengelola hal itu, jadi beliau pun menjalankan tugas tersebut dengan pertolongan Allahﷻ. Berkat upaya Nabi Yusuf ‘Alaihissalam, orang-orang pada masa itu selamat dari masa-masa paceklik yang panjang. Jadi, itu juga merupakan sebuah mimpi, dan itu adalah mimpi dari seorang raja yang zalim yang bahkan tidak beriman kepada Allahﷻ, namun mimpinya pun menjadi kenyataan. Setelah itu, jika Anda perhatikan, adzan yang dikumandangkan sampai saat ini, juga datang dalam mimpi kepada tiga sahabat. Mengenai adzan yang kita dengar lima kali sehari. Sekarang, para ulama akan mengatakan bahwa itu adalah mimpi para nabi, atau mimpi yang telah disetujui oleh para nabi. Mimpi yang dialami oleh raja yang zalim itu pun, Nabi Yusuf Alaihissalam—yaitu nabi Allah—yang menafsirkannya. Mimpi itu telah disetujui. ok, baiklah, kita terima juga hal itu. Karena mimpi seorang nabi adalah wahyu, bahkan setiap perkataan dan perbuatan nabi, semuanya berasal dari Allahﷻ. 

Jadi, mari kita terima juga bahwa karena mimpi itu telah disetujui oleh para nabi. Sekarang, saya akan memberikan Anda sebuah contoh dimana, setelah penutup para nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, ada seorang laki-laki yang mendapat mimpi. Dan mimpi itu juga menjadi hujjah (alasan) bagi khalifah pada masa itu, bahkan menjadi hujjah bagi seluruh umat pada waktu itu. Mimpi itu adalah, ketika Umar bin Khattab Radhiyallahu’anhu menjadi khalifah, pada masa pemerintahannya terjadi kekeringan yang sangat parah. Kekeringan itu begitu hebat sehingga Umar Radhiyallahu’anhu memerintahkan semua gubernurnya untuk bekerja keras dan mengirimkan bahan makanan. Dan Anda mengirimkan bahan makanan, karena kita harus mengendalikan kekeringan yang sedang melanda ini. Maka Umar radhiyallahu’anhu pun membangun sebuah sistem di tingkat pemerintahan, sehingga sekitar 30.000 orang setiap hari diberi makan di Madinah. Kekeringan itu begitu parah sampai-sampai Umar radhiyallahu’anhu, bahkan hukum yang telah dibuat oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu memotong tangan pencuri, juga diubah olehnya. Di daerah yang terkena kekeringan parah, hukum tersebut tidak diberlakukan. Artinya, kekeringan itu memang sangat berat dan berlangsung selama beberapa bulan, dan Umar Radhiallahu’anhu, yang saat itu menjadi khalifah, bahkan beliau pun tidak menemukan jalan keluar dari kekeringan itu, tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. 

Lalu, pada saat itu, seorang pria biasa bermimpi. Dalam mimpinya, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam datang dan membawa sebuah pesan untuk Umar Radhiyallahu anhu.  Orang itu kemudian pergi menemui Umar Radhiyallahu anhu dan menceritakan mimpinya kepada beliau. Sekarang perhatikan, orang itu hanyalah seorang manusia biasa dari kalangan masyarakat umum, namun Umar Radhiyallahu Anhu tidak menanyakan kepadanya tentang kredibilitasnya. Beliau juga tidak bertanya, apa kedudukanmu sehingga aku harus mempercayai mimpimu? Umar Radhiyallahu Anhu juga tidak berkata, na’udzubillah, karena di dalam hatinya tidak ada sedikitpun kesombongan dan keangkuhan. Umar Radhiyallahu Anhu juga tidak mengatakan bahwa “Akulah orang yang tentangnya Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, jika setelahku ada nabi, maka dia adalah Umar Radhiyallahu Anhu”. Umar Radhiyallahu Anhu juga tidak berkata bahwa tentang dirinya, “Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, di manapun Umar lewat, setan akan menghindar dari jalannya”. Dan Umar Radhiyallahu Anhu juga tidak mengatakan bahwa “Allahﷻ dengan rahmat-Nya, telah memasukkanku ke dalam golongan 10 sahabat yang dijamin masuk surga (Asyrah Mubasyarah).

Jadi bagaimana mungkin kalian menceritakan mimpi kalian tentangku dengan cara seperti itu? Beliau (Umar) tidak pernah menanyakan pertanyaan seperti itu, tidak pernah mengucapkan hal semacam itu. Orang-orang yang menentang saya, yang membuat video-video tentang saya, mengatakan bahwa janggut saya tidak ada, saya tidak shalat—apa nilainya itu? Apa kredibilitasnya? Orang seperti itu secara mental memang tidak bisa berpikir jernih.

Dan entah apa saja hal-hal aneh yang mereka katakan, seolah-olah mereka berbicara seperti seakan-akan seluruh ilmu di dunia ini—na’udzubillah—Allahﷻ hanya mengajarkan kepada mereka dan tidak ada orang lain yang memilikinya. Padahal, Umar Radhiyallahu‘anhu tidak pernah mengatakan hal seperti itu. Justru beliau menjadi khawatir pada dirinya sendiri, bertanya-tanya, “Apa yang telah aku lakukan sehingga nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, tidak datang dalam mimpiku, melainkan datang dalam mimpi orang lain dan mengirimkan pesan untukku melalui mimpi orang itu?’ Jadi, apa sebenarnya yang telah aku lakukan? 

Setelah itu, Umar Radhiyallahu‘anhu pun mendiskusikan mimpi tersebut dengan para sahabat lainnya. Kemudian, dalam salah satu khutbah Jumat, Umar Radhiyallahu‘anhu secara tegas mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. Maka, sekarang kita akan melaksanakan shalat istisqa, yaitu memohon dan berdoa kepada Allahﷻ agar Dia menurunkan hujan. Setelah itu, Umar Radhiyallahu‘anhu pun melaksanakan shalat dan berdoa kepada Allahﷻ. Beberapa hari kemudian, hujan pun mulai turun dan masa kekeringan itu pun berakhir. Jika Anda perhatikan, seorang manusia biasa mendapatkan sebuah mimpi, dan mimpi orang biasa itu menjadi hujjah (alasan) bagi khalifah pada masa itu. Bahkan, bukan hanya menjadi hujjah bagi khalifah tersebut, tetapi juga menjadi hujjah bagi seluruh umat. Bahkan saya akan mengatakan bahwa Allahﷻ telah menjadikan mimpinya sebagai hujjah bagi umat ini hingga hari kiamat. 

Jadi, ketika mimpi orang itu menjadi hujjah bagi seorang khalifah dan seluruh umat, maka mimpi-mimpi saya pun bisa menjadi hujjah bagi seluruh umat. Terutama ketika saya mendapat mimpi tentang Imran Khan, bahwa Imran Khan telah melakukan syirik dengan bersujud di kuburan, bahkan melakukan syirik akbar. Jadi, mimpi saya ini juga menjadi hujjah bagi Imran Khan. Sekarang, contoh yang saya berikan kepada Anda ini, tidak bisa menjadi hujjah jika dari contoh ini kita tidak mendapatkan manfaat atau tidak membutuhkannya dalam hidup kita, maka orang lain pun pasti tidak membutuhkannya. Jika Anda melihat sejarah, banyak pemimpin besar telah berlalu. Ertugrul, Osman, Mahmud Ghaznavi, Tipu Sultan—mereka juga pasti pernah mengalami masa-masa sulit berkali-kali. Mungkin pada saat itu, mereka juga menguatkan diri dengan berkata pada diri sendiri bahwa ketika masa sulit menimpa Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, beliau pun bertawakal kepada Allahﷻ berdoa kepada Allahﷻ dan memohon pertolongan kepada-Nya. Lalu Allahﷻ menurunkan hujan dan mengakhiri masa paceklik itu.

Jadi hari ini, jika kita juga bertawakal kepada Allahﷻ dan memohon pertolongan kepada-Nya, maka Allahﷻ akan menolong kita seperti Dia menolong Umar Radhiallahu’anhu. Jadi, mungkin saja banyak pemimpin yang telah berlalu, bagi mereka mimpi ini menjadi hujjah (petunjuk) bahkan bagi saya sendiri mimpi ini juga menjadi hujjah. Saya tidak pernah mengklaim apa pun. Kalian mengatakan bahwa saya telah membuat klaim tertentu, padahal itu semua adalah kebohongan. Tunjukkan kepada saya satu klip video atau klip audio saja di mana saya pernah membuat klaim apa pun.

Bahkan, saya menceritakan kisah mimpi ini, kisah tentang Sayyidina Umar radhiyallahu ‘anhu kepada Anda saat ini, untuk menjelaskan mengapa saya tidak membuat klaim apapun. Karena sebagaimana Sayyidina Umar radhiyallahu ‘anhu bertawakal kepada Allahﷻ, maka Allahﷻ menolongnya dan mereka keluar dari masa paceklik itu. Padahal, sebelumnya tidak ada jalan keluar yang tampak untuk mengatasi paceklik tersebut, namun Allahﷻ menunjukkan jalan itu kepada Sayyidina Umar radhiyallahu ‘anhu melalui sebuah mimpi. Demikian pula, saya hanya akan bertawakal kepada Allah Rabbul ‘Alamin. Jika memang mimpi-mimpi saya benar, maka Allahﷻ akan membuktikannya dengan rahmat dan pertolongan-Nya. Jika saya bersandar kepada selain Allahﷻ , maka lupakan saja, mimpi-mimpi ini tidak akan pernah menjadi kenyataan atau tersebar. Jadi, mimpi-mimpi ini hanya tersebar karena hal itu. Semua ini terjadi karena ini adalah rahmat Allahﷻ dan kebaikan-Nya, bahwa Dia telah menguatkan hati saya untuk bertawakal hanya kepada-Nya. 

Saya sekali lagi ingin meminta kepada para ulama agar memberikan sikap yang jelas mengenai hal ini. Jangan sampai apa yang telah Anda katakan, bahwa mimpi itu bukanlah hujjah, membuat banyak orang mempercayai ucapan Anda dan kemudian menuliskan komentar-komentar yang sangat buruk. Saya ingin meminta kepada para ulama, silahkan Anda cek sendiri komentar-komentar di video-video tersebut, lihatlah bagaimana mereka berkomentar. Coba Anda perhatikan, sebagai seorang Muslim, bagaimana mungkin mereka bisa menyakiti sesama Muslim dengan cara seperti itu. Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa seorang Muslim adalah orang yang Muslim lainnya selamat dari lisan dan tangannya. Maka jangan sampai perbuatan mereka ini pada hari kiamat menjadi tulang di tenggorokan mereka, yang tidak bisa mereka telan dan juga tidak bisa mereka keluarkan.

Bahkan di zaman sekarang pun, ada sebuah peristiwa yang terjadi dan menjadi alasan mengapa kita duduk di sini hari ini, dan itu juga merupakan hasil dari sebuah mimpi. Ketika Bapak Bangsa, Muhammad Ali Jinnah, merasa lelah di sini (Pakistan) lalu pergi ke Inggris, saat beliau berada di Inggris, beliau mendapat mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Dalam mimpi itu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam berkata kepada Muhammad Ali Jinnah untuk kembali dan membantu umat Muslim di anak benua. Setelah mimpi itu, beliau kembali ke Pakistan dan berjuang untuk Pakistan, dan dengan rahmat Allahﷻ, Pakistan pun berdiri, tempat di mana kita duduk saat ini. Jadi, ini juga merupakan hasil dari sebuah mimpi. Bisa jadi, jika saat itu Muhammad Ali Jinnah tidak mendapat mimpi tersebut, beliau tidak akan kembali ke Pakistan, dan dalam hal itu, Pakistan pun tidak akan pernah ada. Jadi, keberadaan Pakistan juga merupakan hasil dari sebuah mimpi—ini juga sebuah contoh. 

Sekarang, mengenai pentingnya mimpi dalam Islam, tidak ada yang menjelaskannya. Semua orang yang membuat video menentang saya hanya mengatakan bahwa mimpi bukanlah hujjah dalam Islam dan dengan alasan itu mereka menolak saya, juga menolak mimpi-mimpi saya. Sebenarnya, apa yang salah dengan hal itu? Inilah pesan terbesar dalam mimpi-mimpi saya: lindungi diri Anda dari syirik dan segala bentuknya.

Apa yang salah dengan hal itu? Justru ini menjadi hujjah (bukti) bagi seluruh umat. 

Sekarang, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam setiap selesai shalat Subuh biasa bertanya kepada para sahabat, apakah ada di antara mereka yang mendapat mimpi, dan siapa pun yang mendapat mimpi diminta untuk membagikannya. Dan dalam sebuah hadits, Penutup Para Nabi, Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, bersabda bahwa kenabian telah berakhir pada beliau. Muhammad Shallallahu alaihi wasallam adalah Rasul Allah yang terakhir, dan akan tetap menjadi yang terakhir. Setelah beliau, tidak akan ada nabi maupun rasul yang datang. Kenabian telah berakhir pada beliau, tetapi nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasllam juga bersabda bahwa setelah kepergian beliau, al Mubasyirat akan tetap ada. Maka para sahabat pun bertanya, apa itu al Mubasyirat? Maka Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, mimpi yang benar, yaitu mimpi yang benar-benar terjadi. Maksud dari mimpi yang benar bukan berarti hanya mimpi yang baik saja, terkadang mimpi buruk pun bisa menjadi kenyataan. Jadi, yang dimaksud adalah mimpi-mimpi yang benar-benar terjadi. 

Kemudian, ada hadis sahih dari Sahih Muslim dan Sahih Bukhari, di mana Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda bahwa mimpi yang benar itu adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian. Dalam Ibnu Majah disebutkan bahwa mimpi yang benar itu adalah bagian ke seratus tujuh puluh dari kenabian. Dalam satu hadis disebutkan bagian keempat puluh, dan dalam hadis lain tertulis bagian kedua puluh lima. Semua ini terdapat dalam hadis-hadis, artinya mimpi-mimpi ini adalah bagian dari Islam. Pentingnya mimpi telah dijelaskan, dan siapa yang menjelaskannya? Penutup para nabi, Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, yang telah menjelaskannya. Namun, kita telah melupakan hadis-hadis ini. Kita justru sangat menekankan pendapat para ulama, seolah-olah itu adalah hadits.  

Maka saya akan tetap mengatakan bahwa Anda sebaiknya meminta para ulama untuk memberikan pendapat yang jelas mengenai hal ini. Dalam mimpi-mimpi saya ini, segala bentuk syirik harus dihilangkan dan semoga Allahﷻ melindungi kita dari segala bentuk kesyirikan. Sangat banyak orang yang berkata bahwa itu adalah Setan yang datang dan menipu Anda, maka saya bertanya kepada mereka, apakah Setan telah bertobat atau telah berjalan di jalan yang benar lalu mengatakan bahwa Anda harus menyelamatkan diri dari Syirik, jika tidak, Allahﷻ tidak akan mengampuni anda pada Hari Penghakiman?. Bagaimana mungkin Setan datang dan berkata kepada saya agar  tidak sombong dan takabur, dan membuang kebencian dan kedengkian dari hati saya. bagaimana mungkin Setan datang dan berkata kepada saya untuk tidak berjalan dengan sombong, berjalanlah dengan rendah hati dan berjalanlah dengan kepala tertunduk. Bagaimana mungkin Setan datang dan mulai mengajari saya hal-hal ini, bahwa kamu harus membersihkan piring makanmu dengan menjilatinya dengan jarimu. Bagaimana mungkin setan datang dan mengatakan untuk tidak mengolok-olok siapapun. Misalnya, jangan mengolok-olok Muslim lainnya. Allahﷻ bahkan mengatakan kepada saya untuk tidak mengolok-olok siapapun, baik dia muslim maupun kafir. 

Sekarang, manusia itu bisa menjadi seorang Muslim atau seorang Kafir juga. Maka Allahﷻ telah melarang saya untuk mengolok-olok orang kafir karena secara tidak langsung, Anda tidak mengolok-oloknya tetapi Anda mengolok-olok Allah Rabbul Alamin. Allahﷻ yang telah membuat kesalahan besar dengan menciptakannya dan menjadikannya seperti itu. Karena itu Allahﷻ telah melarang mengolok-oloknya. Jadi bagaimana mungkin Setan mengajarkan saya hal ini. Ada juga orang-orang yang membuat video tentang saya mengatakan bahwa mimpi saya sama dengan apa yang sudah ada sebelumnya. Lalu bagaimana ini tidak bisa menjadi hujjah. Jadi mari kita bicarakan ini dengan jelas. 

Sekarang saya akan berbicara tentang 6 September karena hari ini juga tanggal 6 September. Jadi pada hari ini kita orang Pakistan mengenang para syuhada kita, mengenang pengorbanan mereka. Sekarang jika Anda lihat, hari ini kita telah melangkah begitu jauh dari jalan nabi terakhir Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam sehingga kita telah tenggelam dalam kegelapan. Sekarang saya ingin meminta Panglima Angkatan Darat Jenderal Asim Munir untuk sedikit memperhatikan apa yang akan saya katakan. Bapak Panglima Angkatan Darat, kita boleh mencintai para syuhada kita sebanyak yang kita inginkan tapi kita tidak akan pernah bisa mencintai mereka seperti Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam mencintai pamannya Hamzah Radhiallahu’anhu atau para sahabat lainnya. Kita tidak bisa mencintai para syuhada kita seperti beliau. Jadi ketika Hamzah Radhiallahu Anhu syahid di Ghazwa Uhud, setelah itu Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tidak meminta para sahabatnya untuk membuat tugu peringatan atau fotonya agar beliau bisa mengingatnya. Tidak…, beliau tidak melakukan itu. Beliau hanya berdoa kepada Allahﷻ untuk paman dan para sahabat lainnya yang juga syahid saat bersama beliau dalam banyak peperangan. Nabi Muhammad Sallallahu Wasallam tidak pernah membuat patung untuk siapa pun dan tidak pernah membuat foto siapa pun agar mereka bisa dikenang. Sebaliknya beliau Sallallahu Wasallam berdoa. Artinya, sunnahnya adalah mendoakan para syuhada, bukan membuat patung mereka atau memajang foto mereka. 

Apa yang terjadi sekarang, hari ini tanggal 6 September, jadi biasanya kita mengenang para syuhada, mengenang mereka dengan membuat patung, dan mengatakan ini patung syuhada yang menahan musuh di Lahore beberapa hari di tahun 1965. Lalu kita ceritakan ini patung syuhada yang menjatuhkan pesawatnya sendiri karena tidak mau menerima perbudakan musuh. Kita juga ceritakan, ini patung syuhada yang gugur syahid di Kargil. Artinya, hari ini kita mengenang para syuhada dengan cara seperti ini. Jika Anda melihat orang kafir, inilah cara mereka. Ketika tentara mereka gugur dalam perang, mereka membuat patung untuk mengenang mereka. Lalu mereka mengenang dengan mengatakan ini tentara tertentu, gugur dalam perang tertentu, gugur dalam Perang Dunia Pertama, gugur dalam Perang Dunia Kedua. Mereka mengenang mereka seperti itu. Jadi, Bapak Panglima Angkatan Darat, jika Anda mundur ke masa berabad-abad yang lalu, apa yang dilakukan orang kafir? mereka masih melakukannya bahkan sampai saat ini. Apa yang dilakukan banyak orang saat itu? Mereka membuat berhala-berhala, dewa-dewa palsu dan mengatakan bahwa berhala inilah yang akan mendatangkan hujan, memberikan rezeki, dan menghilangkan masalah serta kesulitan kita. 

Jadi jika Anda lihat hari ini, bukankah kita telah meninggalkan Sunnah nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dan mengadopsi cara orang-orang kafir itu? Sekarang beritahu saya bapak jenderal, Apa perbedaan antara 360 berhala yang ada di Ka’bah dengan patung-patung para syuhada yang kita buat hari ini? Dan bahkan, jika kita pergi ke pangkalan militer, kita akan melihat patung-patung yang menunjukkan para komandan yang telah melakukan berbagai aksi. Jadi, apa perbedaan antara patung-patung itu dan 360 patung yang dulu ada di dalam Ka’bah? Apa perbedaannya dengan berhala yang dihancurkan Nabi Ibrahim Alaihissalam alaihissalam dengan yang ada sekarang? Tidak ada bedanya. Mereka juga patung, ini juga patung. Mereka tak bernyawa ini pun tidak bernyawa.

Hari ini, kita sebagai umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang sangat mulia dan penuh kasih sayang, tentu saja harus berusaha mengikuti jejak beliau dengan penuh keikhlasan dan ketulusan, serta dengan sebaik-baiknya… Dan langkah pertama yang sangat penting untuk benar-benar mengikuti jejak beliau adalah dengan memahami tauhid dengan baik dan sepenuh hati. Lalu… apa itu tauhid? Yaitu, La ilaha illallah, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan kita tidak hanya sebatas mengucapkannya dengan lisan, tetapi juga harus membuktikannya dengan perbuatan kita.

Jadi, saya ingin memohon kepada Bapak Panglima Angkatan Darat, saya meminta dengan hormat, agar Anda meluangkan waktu, tidak banyak, hanya lima menit saja untuk merenungkan, apakah kita telah meninggalkan jalan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan mengikuti jalan orang-orang kafir? Apakah kondisi negara kita saat ini disebabkan karena kita telah meninggalkan jalan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan mulai mengikuti orang-orang kafir?

Sekarang, lihatlah kondisi negara, harga listrik dan bensin sudah sangat tinggi. Hal ini pasti berdampak juga, bahkan sangat besar pada militer. Jadi, jika kita ingin keluar dari kesulitan-kesulitan ini, kita harus menyingkirkan patung-patung ini. Kita harus menghilangkan gambar-gambar ini, jika tidak, lupakan saja bahwa pertolongan Allahﷻ akan datang dan kita bisa keluar dari masalah-masalah ini.

Bapak Panglima Angkatan Darat, ketika kita menyingkirkan patung-patung ini dan meninggalkan perilaku orang-orang kafir, maka kita akan berjalan di jalan Allahﷻ dan Rasul-Nya yaitu nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Jika kita mengikuti jalan itu, Allahﷻakan menolong kita sehingga dengan rahmat-Nya, Dia akan mengirimkan 3.000 pesawat tempur berwarna hitam, dan pesawat-pesawat itu sangat kuat, seperti pesawat tempur hitam yang tak terkalahkan. Melihat pesawat-pesawat tempur itu, saya telah melihat  bahkan para insinyur militer Amerika pun tercengang, bertanya-tanya, bagaimana Pakistan bisa membuat pesawat tempur seperti itu dalam waktu yang begitu singkat.

Dan pertolongan Allahﷻ itu hanya datang ketika kita, di setiap level, baik itu level pemerintahan, level militer, maupun level swasta, membersihkan diri dari syirik dan segala bentuknya. Ketika kita menghilangkan syirik dari semua tempat, barulah pertolongan Allahﷻ datang, dan saat itulah kita bisa membuat kapal-kapal perang yang begitu kuat sehingga para insinyur militer Amerika pun sampai terheran-heran. Jadi, semua itu hanya akan terjadi jika kita benar-benar menjaga diri dari syirik dan segala macam bentuknya. Sekarang saya akan membahas tentang mimpi-mimpi yang saya alami, jadi apa sebenarnya itu?

Artinya, ada beberapa orang yang berkata bahwa mimpi-mimpi ini sebenarnya saya buat-buat sendiri, dan ada juga yang mengatakan bahwa ini adalah hasil dari lobi Yahudi, yang telah ‘menerbitkan’ orang seperti saya. Jadi, saya ingin sedikit membahas tentang hal itu juga. Jika Anda lihat sejarah selama seribu empat ratus tahun terakhir, pernahkah ada seorang Muslim yang muncul dan membagikan mimpi-mimpinya, lalu menjadi begitu terkenal sampai-sampai identitasnya dikenal sebagai ‘orang yang berbagi mimpi’? Biasanya, apa identitas orang seperti itu? Jika Anda lihat, misalnya ada seorang politisi, kita akan katakan dia itu politisi. Ada atlet, ada seniman, ada yang aktor, ada yang lain lagi, ada yang ilmuwan, ada yang dokter. Artinya, identitas mereka adalah sebagai dokter, ilmuwan, atau aktor. Nah, lalu identitas saya itu apa?

Sekarang, Alhamdulillah, mimpi-mimpi saya sudah cukup tersebar luas. Jadi jika Anda tunjukkan foto saya kepada seseorang, jika dia pernah melihatnya, dia akan berkata, ‘Oh, ini orang yang suka membagikan mimpi, dia memang suka berbagi mimpi.’ Bahkan jika Anda pergi ke Amerika, Inggris, bahkan sampai ke Ekuador pun, mereka juga tahu bahwa orang ini memang suka berbagi mimpi. Artinya, dalam sejarah 14 abad, Anda tidak akan menemukan satu orang pun yang identitasnya dikenal karena dia suka berbagi mimpi. Bahkan kalau saya mundur lebih jauh lagi, dalam sejarah umat manusia, Anda tidak akan menemukan contoh seperti itu, bahwa ada satu orang di dunia ini sebelumnya yang identitasnya di seluruh dunia dikenal karena dia mendapat mimpi. Artinya, Anda tidak akan menemukan siapa pun seperti itu. 

Sekarang, jika Anda lihat, orang-orang kafir selalu saja merencanakan sesuatu untuk melawan umat Muslim. Dan jika Anda lihat, Arab Spring juga merupakan konspirasi orang-orang kafir melawan Muslim, dan itu pun berhasil. Kita lihat banyak negara Islam yang akhirnya hancur. Mesir, Suriah, Yordania, dan entah berapa banyak negara Islam yang terkena dampaknya. Jadi, orang-orang kafir itu membuat rencana, menjalankan tipu daya, dan mereka berhasil, sehingga negara-negara Muslim pun hancur. Bahkan jika Anda lihat, untuk memecah belah Pakistan pun mereka sudah melakukan banyak tipu daya. Bahkan untuk memecah belah Syiah dan Sunni di Pakistan, mereka juga sudah melakukan banyak tipu daya, tapi dengan rahmat Allahﷻ, mereka tidak pernah berhasil. Maksud saya, mereka punya think tank atau para pemikir terbaik yang sangat cerdas, dan tugas mereka memang mencari cara agar bisa merugikan umat Muslim. Tapi bahkan para pemikir itu pun tidak pernah terpikir ide ini. Ide tentang mimpi ini, bahwa mereka memilih satu orang lalu membuat mimpi palsu dan menyuruhnya membagikan mimpi itu. 

Bukan hanya orang kafir, bahkan setan pun tidak terpikir ide seperti itu, untuk memberitahu seseorang agar membuat mimpi lalu membagikannya. Kalau setan bekerja, dia tidak akan mendatangi satu orang saja. Dia akan mendatangi semua orang, seperti dia menggoda semua orang untuk berbuat dosa. Jadi, jika dia memang ingin menunjukkan mimpi, dia akan menunjukkan ke semua orang, bukan hanya kepada satu orang saja. Intinya, jika Anda lihat saya, saya bahkan tidak terlalu pandai berbicara. jika Anda lihat pidato pertama saya, itu benar-benar sangat buruk. Yang kedua sedikit lebih baik. Hari ini, saya juga tidak tahu bagaimana hasilnya. Jadi, Anda pasti bisa menilai sendiri bahwa saya tidak sepintar itu, saya tidak cukup cerdas untuk membuat mimpi-mimpi ini sendiri lalu membagikannya kepada orang lain. 

Jika Anda lihat sejarah manusia, sudah banyak orang cerdas seperti Einstein dan entah siapa lagi, apakah mereka pernah memikirkan hal seperti ini? Tidak ada seorang pun yang memikirkan ide seperti ini. Hanya saya yang mendapat ide ini? Sebenarnya, ide ini hanya bisa datang dari Allahﷻ. Tidak mungkin ide ini berasal dari siapapun selain Allahﷻ. Karena setiap kali ada sesuatu yang benar-benar unik terjadi, itu pasti dari Allah Rabbul Alamin. Tidak ada yang lain yang bisa melakukannya. Jadi, mimpi-mimpi ini juga berasal dari Allahﷻ. Dan nanti saya akan ceritakan kepada Anda, apa saja yang Allahﷻ dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan kepada saya melalui mimpi-mimpi ini. Sekarang, ada orang yang berkata bahwa saya diterbitkan oleh orang Yahudi. Saya ingin katakan, orang Yahudi tidak sebodoh itu untuk merekrut orang seperti saya, yang bahkan tidak bisa berbicara dengan baik, yang tidak punya kecerdasan luar biasa, yang tidak punya ilmu agama maupun dunia. Jika orang kafir ingin merekrut seseorang, mereka pasti memilih orang yang sangat cerdas, yang punya ilmu agama dan dunia, supaya dia bisa membalas argumen lawan. Mereka tidak akan merekrut orang seperti saya. 

Jika Anda lihat, Awais Naseer juga mengunggah video wawancara lama saya, di mana saya benar-benar tidak bisa berbicara. Kadang saya juga agak kesal, kenapa dia tidak mengedit videonya. Entah kenapa begitu. Jadi, Anda bisa bayangkan sendiri, apakah orang kafir akan merekrut orang seperti saya untuk menjalankan rencana mereka? Jika mereka merekrut saya, rencana mereka pasti gagal seratus persen, bahkan saya sendiri yang akan membongkar rencana itu dan mereka juga akan terbongkar. Jadi, jangan khawatir, orang kafir tidak akan pernah merekrut orang seperti saya, dan memang tidak akan pernah. Hanya Allah Rabbul Alamin yang bisa melakukan hal seperti ini, karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Allahﷻ tahu, Jika Dia sudah menunjukkan mimpi-mimpi itu kepada saya, Dia juga pasti akan mengajarkan saya untuk berbicara, dan akan membuat saya melakukan tugas-tugas lainnya, karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Allahﷻ hanya perlu berkata ‘Kun Fayakun’, maka jadilah, dan pasti akan terjadi. Tidak mungkin Allahﷻ berkata ‘jadilah’, lalu tidak terjadi. 

Sekarang, jika Anda lihat, Allahﷻ memang sedang membuat saya sedikit demi sedikit menjadi lebih baik. Pidato pertama saya memang tidak bagus, yang kedua sedikit lebih baik, dan sekarang Anda yang akan menilai bagaimana pidato ketiga saya. Jika ini lebih baik dari sebelumnya, berarti Allahﷻ sedang mengajari saya. Hanya Allahﷻ yang bisa membuat rencana seperti ini. Dan Allahﷻ sudah berkata kepada saya bertahun-tahun yang lalu, ‘Qasim, Aku akan membuat rencana untukmu.’ Apa rencana itu? Hanya Allahﷻ yang lebih mengetahuinya, tapi yang pasti Allahﷻ adalah sebaik-baik perencana. 

Sekarang saya akan menceritakan tentang mimpi-mimpi saya, yang dengan rahmat dan pertolongan Allahﷻ  telah terbukti benar, khususnya tentang Imran Khan. Ketika Imran Khan, sekitar bulan Juni 2018, pergi ke sebuah makam dan bersujud di kuburan, setelah itu saya bermimpi bahwa Allahﷻ berkata, Qasim, Imran Khan telah melakukan syirik akbar dengan bersujud di kuburan. Maka sekarang, Aku tidak akan menolong Imran Khan sampai dia benar-benar bertaubat, dan bertaubat itu harus dilakukan di hadapan semua orang, dan setelah itu dia harus bersujud hanya kepada Allah Rabbul Alamin. Jika tidak, taubatnya tidak akan diterima dan dia tidak akan mendapatkan pertolongan Allahﷻ. 

Kemudian, pada 25 Juli 2018, saya bermimpi bahwa Imran Khan menjadi Perdana Menteri, tetapi dia tidak berhasil seperti janji-janji yang telah dibuatnya. Setelah itu, saya juga mendapat banyak mimpi lain, di mana setiap kali satu masalah Imran Khan selesai, masalah lain langsung muncul. Anda juga pasti melihat, selama masa pemerintahannya, banyak sekali masalah yang datang silih berganti. Lalu, saya bermimpi bahwa di dalam partai Imran Khan sendiri, mulai terbentuk kelompok-kelompok yang berseberangan dengannya. Kemudian, dalam mimpi lain, saya melihat bahwa para pendukung Imran Khan, seperti MQM atau partai-partai lain yang bergabung dengannya, terus-menerus memberikan tekanan kepada Imran Khan, hingga akhirnya mereka meninggalkannya. Lalu, saya bermimpi bahwa Imran Khan hanya mendapat masa 30% untuk menunjukkan kinerjanya. Jika Anda lihat, dari Agustus 2018 sampai Maret 2020, masa itu memang kira-kira hanya 30% saja.

Begitu masa lima tahunnya baru berjalan sekitar 30%,, saat itu juga virus corona mulai menyebar ke seluruh dunia, termasuk di Pakistan. Karena hal itu, Imran Khan tidak mendapat kesempatan untuk benar-benar menunjukkan kinerjanya. Setelah itu, saya juga mendapat mimpi bahwa pada masa Imran Khan, ada sebidang tanah di Pakistan yang tiba-tiba amblas, dan akibatnya banyak orang yang usahanya sangat terdampak. Mimpi-mimpi ini memang bersifat simbolis, jadi kejadian itu merepresentasikan adanya bencana alam yang akan terjadi pada masa Imran Khan. Dan seperti yang Anda lihat, bencana itu datang dalam bentuk virus corona. Setelah itu, jika Anda perhatikan, Imran Khan mendapat dukungan dari seluruh dunia. Bahkan, jika dilihat, dukungan yang diberikan oleh orang-orang yang mapan kepada Imran Khan mungkin belum pernah diberikan kepada perdana menteri manapun dalam sejarah Pakistan. Namun, meskipun begitu, Imran Khan tetap tidak bisa menyelesaikan masa jabatannya. 

Jika Anda lihat, Imran Khan harus meninggalkan jabatannya dengan cara yang belum pernah dialami oleh perdana menteri manapun di Pakistan sebelumnya, yaitu dengan mosi tidak percaya. Imran Khan dicopot dari jabatan perdana menteri melalui mekanisme itu. Selain itu, ada dua mimpi yang saya alami, dan kemudian Imran Khan benar-benar mengucapkan kata-kata yang persis sama seperti dalam mimpi saya. Sekarang, orang-orang mengatakan saya ini suka membuat prediksi, dan memang banyak orang yang suka membuat prediksi. Dari 100 prediksi yang mereka buat, mungkin delapan atau sepuluh yang benar-benar terjadi, itu pun berdasarkan analisis mereka atau apapun itu. Tidak mungkin 100 prediksi yang dibuat semuanya benar. Tapi jika Anda lihat mimpi-mimpi saya, jika saya ceritakan mimpi-mimpi itu pada Imran Khan hari ini, dia pasti akan berkata “Mungkin Qasim ini hanya membacakan berita utama untuk saya”, karena mimpi-mimpi itu benar-benar terjadi persis seperti kenyataan. 

Dari dua mimpi yang saya sebutkan, dalam satu mimpi, Imran Khan berkata kepada Amerika, “Kami bukan budak Anda”. Dalam mimpi lain, yang saya alami pada Maret 2020, Imran Khan dalam keadaan marah dan gelisah berkata, “Jika kalian pikir ada orang lain yang bisa tampil lebih baik dari saya, silakan panggil dia, saya akan pergi”. Dan jika Anda perhatikan, ketika Imran Khan dicopot, dia sering sekali mengucapkan kata-kata, ‘Kami bukan budak Amerika”. Beberapa bulan sebelumnya, dalam salah satu pidatonya, Imran Khan juga berkata, “Jika kalian pikir ada orang lain yang bisa menggantikan saya dan tampil lebih baik, silakan panggil dia, saya akan pergi”. Sekarang saya ingin bertanya, bagaimana mungkin seseorang yang membuat prediksi bisa mengatakan dengan tepat bahwa akan datang suatu waktu di mana orang ini akan mengucapkan kata-kata persis seperti itu? Hanya Allah Rabbul Alamin yang mengetahui hal-hal gaib, yang tahu masa depan, yang tahu isi hati manusia. Allahﷻ sudah tahu bahwa suatu hari nanti, Imran Khan akan mengucapkan kata-kata itu, dan dengan rahmat-Nya, Allahﷻ telah memperlihatkan mimpi itu kepada saya sebelumnya, bahwa akan datang waktu di mana Imran Khan akan berkata seperti itu. 

Ketika Imran Khan lengser pada 10 April, pada 15 April 2022 saya bermimpi bahwa Imran Khan berusaha sangat keras, tetapi dia tetap tidak berhasil mengadakan pemilu lebih awal. Saya membagikan mimpi ini kepada saudara Talha yang tinggal di Australia. Dia membuat video tentang mimpi itu dan mengunggahnya. Setelah itu, setiap kali ada kabar tentang Imran Khan—dengan dukungan dari seluruh dunia, dan setiap hari ada berita breaking news bahwa dalam 24 jam kedepan pemilu akan diumumkan, atau dalam 48 jam ke depan, atau dalam 24 jam ke depan. Saya selalu berdoa kepada Allah, “Ya Allah, Engkau telah memperlihatkan mimpi ini kepada saya, sekarang hanya Engkau yang bisa mewujudkannya. Jika pemilu benar-benar terjadi, maka mimpi saya akan terbukti salah, dan para penentang saya pasti akan menyebarkan bahwa mimpi saya tidak benar”. Sampai akhirnya, Mahkamah Agung pun memerintahkan….maaf, bahwa Imran Khan bahkan membubarkan dua majelisnya sendiri agar pemilu bisa diadakan. Lalu Mahkamah Agung juga mengumumkan bahwa pada 14 Mei, pemilu harus diadakan bagaimanapun juga. Sepengetahuan saya, dalam sejarah Pakistan belum pernah terjadi perintah Mahkamah Agung tidak dijalankan. Tapi Allahﷻ berkehendak lain. Allahﷻ mengatur sedemikian rupa sehingga pemilu itu tidak jadi dilaksanakan. Bahkan perintah Mahkamah Agung pun tidak bisa dijalankan. 

Sekarang Anda lihat sendiri, pemilu tampaknya akan diadakan sesuai jadwal. Wallahu a’lam, tapi pemilu lebih awal tidak terjadi. Seperti yang saya lihat dalam mimpi, bahwa Imran Khan pun tidak berhasil mengadakan pemilu lebih awal. Dan Anda lihat sendiri, pemilu lebih awal itu memang tidak terjadi. Lalu, kenapa hal itu bisa terjadi? Saya ingin bertanya kepada para pendukung PTI, apa alasan sebenarnya? mengapa militer begitu mendukung Imran Khan? Orang-orang dari seluruh dunia mendukung Imran Khan, dan sampai sekarang pun masih mendukungnya. Tapi apa sebenarnya alasan sehingga Imran Khan terus-menerus mengalami kegagalan?

Jadi mereka tidak pernah benar-benar memperhatikan, tidak pernah ada yang memikirkannya. Dan alasannya satu: ketika Imran Khan meninggalkan Allahﷻ dan sujud di kuburan, itulah syirik akbar. 

Setelah itu, Imran Khan tidak lagi mendapat pertolongan dari Allahﷻ. Inilah alasan Imran Khan sekarang gagal. Sering kali, saat saya bicara dengan orang PTI, mereka bilang dia melakukan sujud penghormatan, naudzubillah. Apa itu sujud penghormatan? Ini pertama kali saya mendengarnya. Selain kepada Allahﷻ, tidak boleh sujud kepada siapapun. Siapapun yang melakukannya berarti telah berbuat syirik. Penutup para nabi, Muhammad Shallallahu alaihi wasallam adalah ciptaan terbaik Allahﷻ dari semua makhluk yang Allah ciptakan, dan yang paling mulia. Seberapapun besar cinta kita kepada nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, bahkan jika kita mencintai beliau seperti para sahabat, tolong tunjukkan satu saja contoh di mana sahabat, naudzubillah, pernah bersujud kepada nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Tidak ada yang pernah melakukannya. Bahkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam sendiri melarang, bahwa selain kepada Allahﷻ tidak boleh bersujud kepada siapa pun. Tapi orang-orang PTI ini tidak memperhatikan hal itu, malah membela Imran Khan, katanya dia tidak melakukan syirik, ada yang berkata dia hanya mencium tanah, ada yang berkata itu sujud penghormatan. Tapi hal seperti itu tidak pernah kita temukan, tidak ada dalam sunnah para sahabat, tidak ada dalam sunnah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Jadi dari mana mereka mengambil hal seperti itu?

Jadi, semakin cepat Imran Khan menyadari hal ini, semakin cepat para pendukung Imran Khan juga menyadarinya, maka semakin mudah pula kita untuk mengendalikan syirik dan segala bentuknya. Kebiasaan kita yang pergi ke makam-makam, bernazar di sana, meninggalkan Allahﷻ lalu meminta kepada selain-Nya, yaitu kepada mereka yang sudah tiada, apa yang bisa dilakukan orang yang sudah meninggal? Tidak ada yang bisa dilakukan, jadi kita seharusnya meminta pertolongan hanya kepada Allahﷻ dan bertawakal kepada Allahﷻ, persis seperti yang dilakukan oleh Umar Radhiyallahu ‘anhu. Beliau bertawakal kepada Allahﷻ dan berhasil keluar dari masalah yang sedang melanda yaitu kelaparan yang parah. 

Sekarang, lihatlah kondisi Pakistan saat ini, jika Anda melihat keadaannya, Anda akan merasa seolah-olah Pakistan sedang mengalami kelaparan. Tentu saja, jika harga kebutuhan pokok naik setinggi itu, itu biasanya terjadi ketika suatu negara sedang mengalami situasi kelaparan. Jadi, jika hari ini kita ingin keluar dari situasi ini, kita harus bertaubat kepada Allahﷻ dengan meninggalkan syirik dan segala bentuknya, serta berusaha membuat Allahﷻ ridha. Hanya dengan begitu, negeri ini akan mendapatkan kemakmuran, dan Imran Khan hanya akan berhasil jika dia bertaubat kepada Allahﷻ

Tentang kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam, ada yang mengatakan bahwa orang-orang pernah sujud kepada beliau. Pertama-tama, itu bukan bagian dari syariat kita. Ketika Khatamun Nabiyyin, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam datang, maka seluruh syariat sebelumnya telah berakhir. Jadi, kita hanya wajib mengikuti syariat nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, bukan syariat yang lain. Adapun mengenai Nabi Yusuf ‘alaihissalam, beliau adalah nabi Allahﷻ, dan Allahﷻ sendiri yang memberikan legitimasi atas hal itu dalam Al-Qur’an. Begitu juga dengan Nabi Ya’qub ‘alaihissalam, beliau juga adalah nabi Allah. Jadi, ketika seorang nabi Allahﷻ mendapatkan mimpi, itu adalah wahyu dari Allahﷻ, itu adalah perintah dari Allahﷻ. Ayah Nabi Yusuf ‘alaihissalam, yaitu Nabi Ya’qub ‘alaihissalam, sudah mengetahui tentang mimpi itu dan beliau tahu bahwa itu adalah perintah dari Allahﷻ, dan Allahﷻ juga telah memberikan legitimasi atas hal itu. 

Sama seperti ketika Allahﷻ memberikan legitimasi kepada Nabi Adam ‘Alaihissalam dan memerintahkan semua makhluk untuk bersujud kepada Nabi Adam ‘Alaihissalam. Namun, Iblis karena kesombongan dan keangkuhannya, menolak untuk bersujud. Ketika Iblis mencoba memakai selimut keagungan Allahﷻ untuk dirinya sendiri, Allahﷻ pun mengusir dan menjadikannya makhluk yang terkutuk. Jadi, Allah-lah yang memberikan legitimasi itu. Allahﷻ memberikan perintah kepada mereka, maka mereka pun bersujud kepada Nabi Yusuf ‘Alaihissalam. Allahﷻ juga yang mengeluarkan perintah dan memberikan legitimasi atas hal itu. Namun, Allahﷻ tidak pernah memberikan legitimasi atau perintah untuk pergi ke kuburan dan bersujud di sana. Kita harus mengikuti syariat nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, dan tidak mengikuti syariat yang lain, karena pada umat-umat terdahulu, minuman keras itu halal dan seseorang bisa menikahi dua saudara kandung sekaligus. Namun, dalam syariat nabi, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, hal-hal tersebut telah diharamkan, artinya kita tidak boleh melakukannya. 

Sekarang, di akhir pembicaraan ini, saya akan bercerita tentang mimpi-mimpi saya, atau kisah saya sendiri, bagaimana saya bisa sampai di titik ini. Pada tahun 2006, saya mengetahui Allahﷻ memberitahu saya melalui mimpi bahwa Qasim, kamu tidak berjalan di jalan yang benar. Saya pun berusaha keras untuk membuat Allahﷻ ridha, tapi Allahﷻ belum juga ridha. Dalam kegelapan itu, ketika saya mulai benar-benar khawatir, saya berpikir, jika saya tidak bisa membuat Allahﷻ ridha, maka saya tidak punya dunia maupun akhirat. Saya berusaha keras, tapi tidak menemukan jalan itu. Dalam kegelapan itu, tiba-tiba saya mendapat sebuah pemikiran. Saya merenungkan dan menyadari bahwa memang ada kesalahan yang saya lakukan, entah bagaimana saya bisa menjelaskannya, hanya Allahﷻ yang tahu, yaitu saya belum pernah memanggil Allahﷻ dengan sebutan ‘Ar-Rahman’. Saya selalu memanggil Allah dengan sebutan ‘Allah’. Dalam kegelapan itu, saya mendapat ilham untuk memanggil Allahﷻdengan sebutan ‘Ar-Rahman’. Maka saya pun memanggil Allahﷻ dengan sebutan ‘Ar-Rahman’, dan saya juga berdoa kepada-Nya, kepada Ar-Rahman. Dalam kegelapan itu, Allahﷻ pun mendengarkan saya.

Lalu, dalam sebuah mimpi, Allahﷻ datang dan berkata, “Qasim, ketika kamu makan, bersihkanlah wadah makananmu dengan menjilati sisa makanan dengan jari-jarimu, maka Aku akan membuatkan jalan keluar untukmu”. Jadi, di tengah kegelapan itu, mimpi ini bagi saya, seperti Allahﷻ telah membuka jalan yang sangat besar untuk saya, seolah-olah Allahﷻ telah menunjukkan sebuah mukjizat untuk saya. Maka setelah itu, setiap kali saya makan, saya selalu membersihkan wadah makan saya dengan menjilati sisa makanan dengan jari-jemari saya. Beberapa bulan setelah saya terus-menerus memanggil Allahﷻ dengan nama Ar-Rahman. Lalu Allahﷻ berkata, “Qasim, sekarang Aku akan mengajarkanmu ilmu”. Setelah itu, Allahﷻ mulai mengajarkan saya tentang syirik dan bentuknya. Di dalam diri saya ada sebuah keinginan, ada semangat bahwa saya harus membuat Allahﷻ ridha. Jadi, apa pun yang Allahﷻ dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam katakan kepada saya dalam mimpi, saya langsung melakukannya.

Sekarang, di sini saya juga ingin berbicara kepada para ulama dan juga kepada para penentang saya. Saya ingin bertanya kepada Anda, tolong beritahu saya, bagian mana dari hal-hal ini yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadis? Pertama, Allahﷻ, Nabi Terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, memerintahkan saya untuk menjauhi semua jenis syirik dan bentuknya. Sekarang, orang-orang juga berkata dan mengomentari saya, bahwa Anda sendiri menggunakan gambar, jadi bagaimana Anda bisa memberitahu orang lain untuk melindungi diri dari syirik dan bentuknya?

Kalian benar-benar menggunakan thumbnail, gambar pada video. 

Jadi sekarang, saya akan menjelaskannya kepada Anda. Gambar digital yang kita temukan di internet sebenarnya adalah data, gambar-gambar itu sepenuhnya bersifat virtual..Misalnya, sekarang gambar ini—katakanlah saya menyalakan ponsel, ada gambar yang muncul. Lalu saya tekan tombol di sini, layarnya jadi hitam. Artinya, gambar apa pun yang tadi muncul sudah kembali berubah menjadi data, jadi gambar itu sudah hilang. Jika ada orang yang ponselnya rusak atau laptopnya rusak, saat dia membawanya untuk diperbaiki, dia tidak mengatakan, di dalamnya ada foto-foto atau video saya, tolong pulihkan itu, tapi dia hanya berkata, “Di dalamnya ada data saya yang penting, tolong data saya dipulihkan”. Artinya, gambar dalam ponsel itu adalah digital, itu adalah data. Begitu anda matikan ponsel dan lain-lain, itu berubah menjadi data. Tapi jika di sini ada foto yang dipajang atau ada patung yang diletakkan, lalu kita matikan lampu dan pergi keluar, foto itu atau patung itu tetap ada secara fisik di sini, keberadaannya tidak akan hilang, tetap ada di sini. Tapi jika di ponsel, itu bisa hilang. 

Namun meskipun begitu, kita tetap berusaha sebisa mungkin menggunakan foto di tempat yang memang diperlukan. Jika anda lihat, hampir semua channel YouTube kita, Instagram, dan juga akun TikTok, biasanya kita pasang ayat atau gambar alam, gambar-gambar natural. Jadi di situ pun kita berusaha sebisa mungkin. Sebenarnya tujuan kita memasang foto itu jelas, yaitu untuk menunjukkan bahwa ini orangnya, dia orang yang mendapat mimpi, dan pesan terpenting dari mimpinya adalah agar kita menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya.

Persis seperti jika anda lihat, Nabi Ibrahim Alaihissalam menghancurkan semua berhala, tapi beliau sengaja membiarkan satu berhala besar. Karena beliau ingin menunjukkan kepada orang-orang kafir, ‘Lihat, berhala besar kalian ini pasti tahu siapa yang melakukan ini, tanyakan saja padanya.’ Artinya, saat itu memang ada kebutuhan, jadi berhala itu tidak dihancurkan. Begitu juga, Allahﷻ telah menunjukkan dalam mimpi bahwa jika memang ada kebutuhan, jika ada aturan negara, misalnya aturan negara mewajibkan ada gambar di uang kertas, maka uang itu pun ada di saku kita dan kita tetap melaksanakan shalat.

Apa yang bisa kita lakukan, kita memang membutuhkannya untuk membeli barang-barang. Jadi uang kertas itu adalah aturan negara. Foto di KTP juga merupakan aturan negara, SIM juga begitu, semuanya mengikuti aturan negara. Di banyak tempat, aturan negara memang berlaku, jadi ketika mereka mewajibkan sesuatu, seperti foto, maka di situ hukumnya boleh. Sekarang, ada orang yang penghasilannya bergantung pada hal itu, misalnya seorang fotografer, rezekinya memang dari membuat foto, dari situlah dia mencari nafkah. Tidak mungkin kita mengatakan kepadanya, kamu harus tutup usahamu, atau naudzubillah, malah menyuruhnya memegang senjata atau jadi pengemis. Dia tidak mungkin bisa melakukan pekerjaan seperti itu.

Seorang fotografer memasang banyak foto, mungkin 15-20 foto. Foto-foto di dinding tetap terlihat, meski pemilik toko pergi setelah menutup tokonya. Sebagai gantinya, dia bisa membuat album untuk menyimpan dan menutupi foto-foto itu, sehingga foto-foto tetap ada walaupun tidak terpajang. Jika ada pelanggan datang, dia bisa membuka album itu dan menunjukkannya. “Ini hasil karya saya, Anda akan menemukan hasil foto seperti ini” Jadi, sebisa mungkin, dia juga harus berhati-hati di sana, melindungi dirinya sendiri dari syirik dan segala bentuknya, karena itu berisiko. 

Untuk barang yang berkaitan dengan kesehatan, jelas sekali, jika kita melihat beberapa produk medis, di sana juga ada gambar-gambar dan itu memang diperlukan karena obat-obatan harus dikonsumsi, jadi di situ juga diperbolehkan. Sekarang karena kita membutuhkannya, kita menggunakannya, dan ketika pesan ini menyebar luas, ketika pesan ini sudah sampai ke seluruh umat bahwa kita harus melindungi diri dari syirik dan segala bentuknya. Jika Anda lihat, jika hanya membuat judul atau thumbnail sederhana, tidak ada yang mau melihatnya, jadi karena itu kita memakai gambar-gambar tersebut. Namun, kita tetap membatasinya dan jika tidak diperlukan lagi, kita akan menghapusnya. Hal ini telah Allahﷻ tunjukkan kepada saya dalam mimpi dan memberitahu saya bahwa, “Qasim, jika kamu melihat gambar-gambar itu, bukankah orang Hindu juga melihat gambar yang sama? Lalu apa bedanya kamu dengan mereka?” Jadi, Allahﷻ memberitahu saya seperti itu. Oleh karena itu, memajang gambar di dinding juga tidak dibenarkan, itu merupakan bentuk syirik.

Sekarang, mengenai mainan anak-anak, itu memang diperlukan, karena Anda tahu sendiri betapa merepotkannya anak-anak jika tidak ada mainan. Jadi, Anda boleh menyimpannya, tetapi setelah anak-anak selesai bermain, sebaiknya mainan-mainan itu dimasukkan ke dalam kotak, disimpan di lemari, atau ditutup dengan kain agar tidak terlihat. Dan ketika Allahﷻ dengan rahmat-Nya, membersihkan negeri ini dari patung dan segala jenisnya, dan mainan-mainan yang tanpa gambar mulai tersedia, maka kita akan membeli mainan seperti itu dan mengganti mainan yang lama. 

Begitu juga dengan semua patung-patung ini, saya tidak mengatakan bahwa Anda harus menghancurkannya sendiri, semoga Allahﷻ mengampuni, tidak.., itu adalah tugas pemerintah. Ini adalah tugas pemerintah untuk mewajibkan perumahan-perumahan agar menghilangkan patung-patung tersebut, dan tidak mengizinkan perumahan manapun untuk memajang patung-patung seperti berhala atau memasang spanduk besar yang bergambar makhluk hidup. Seperti yang Allahﷻ katakan kepada saya, jika kamu melihat gambar-gambar itu, orang Hindu juga melihat gambar-gambar itu, lalu apa bedanya kamu dengan mereka? Jadi, kita juga memasang spanduk-spanduk besar yang bergambar, lalu, jika kita juga melihatnya, maka apa bedanya kita dengan orang Hindu? Maksudnya, betapa sulitnya di negara Islam ini untuk menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya.

Kadang saya berpikir, apakah kita benar-benar di negara Islam atau tidak! Setiap hari ada saja barang yang dibeli dan di atasnya pasti ada gambar. Saya sampai menyiapkan cat semprot. Jadi setiap kali ada barang yang dibeli, jika ada gambar di atasnya, saya langsung semprot cat di atasnya. Jadi bisa dikatakan, ini bukan tugas yang hanya dilakukan selama 24 jam, tapi ini adalah tugas yang harus dikerjakan kapan saja. Allahﷻ telah memberitahu saya tentang syirik dan bentuk-bentuknya melalui mimpi. Sekarang, film-film India, mereka pasti menampilkan konsep ketuhanan di dalamnya. Bahkan, film mereka sering dimulai dari situ. Di sini saya ingin menjelaskan bahwa Allahﷻ adalah Tuhan seluruh alam semesta. Sekarang, film juga adalah sebuah dunia. Meskipun ceritanya fiktif, Tuhannya tetap hanya Allah Rabbul Alamin, tidak ada yang lain. Jadi, ketika kita menonton film yang menampilkan tuhan palsu seperti yang saya contohkan sebelumnya, kita menontonnya lalu menceritakannya kepada kerabat atau teman, ‘Wah, ceritanya bagus, tokoh tuhan palsu itu membantunya dan dia menang.’ Jadi, secara tidak langsung kita mempercayainya. Mengucapkan dengan lisan bahwa kita tidak menyekutukan Allahﷻ itu tidak cukup. Kita juga harus mengamalkannya secara nyata. Tidak mungkin kita hanya berkata dengan lisan tapi perbuatan kita nol, itu tidak boleh terjadi. 

Allahﷻ dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberitahu saya dalam mimpi bahwa ini adalah syirik dan bentuk-bentuknya. Jika hari ini Anda melihat sekeliling, Anda akan menemukan hal-hal ini di dalam rumah Anda. Mungkin Anda tidak pernah memperhatikannya, tapi benda-benda itu ada di rumah Anda. Dalam mimpi itu, Allahﷻ berkata kepada saya, “Qasim, dunia ini belum pernah dipenuhi dengan syirik sebanyak seperti sekarang ini”.  Anda akan melihat mimpi ini benar-benar nyata, bahwa syirik sudah sangat menyebar, terutama di negara-negara Muslim. 

Sekarang, Nasar yang datang dari Inggris berkata, “Saya tidak pernah melihat sebanyak ini di Inggris, seperti yang saya lihat di sini”. Di mana-mana, di jalan ada spanduk, papan reklame, lihat saja. Selain itu, Anda juga akan melihat patung-patung di mana-mana. Sekarang, patung bebek yang kita buat sebagai pot bunga, patung kelinci, itu sering terlihat di depan rumah, bebek, kelinci, pot kelinci, bahkan elang juga terlihat, dan masih banyak lagi. Sekarang, coba Anda katakan pada saya, apa bedanya bebek-bebek yang ada di luar rumah itu dengan berhala-berhala yang dulu ada di Ka’bah? Apa bedanya?

Tidak ada bedanya. Hanya bentuk, ukuran, dan besar kecilnya saja yang berbeda. Selebihnya, itu juga berhala, dan ini juga berhala yang kita pasang untuk memperindah rumah kita. Jika Anda tanya kepada seseorang, ‘Mengapa kamu memakai ini?’ Karena ini menambah keindahan rumah kami. Persis seperti orang-orang kafir dulu, bahkan sampai sekarang, yang masih menyimpan berhala-berhala itu. Mereka berkata bahwa ini bermanfaat bagi kami, ini membawa keuntungan bagi kami. Begitu juga kita, kita berkata,.Ini menambah keindahan rumah kita, ini menguntungkan kita. Jadi, jika Anda perhatikan, kita mirip dengan orang-orang kafir itu. Reaksi dan ucapan kita pun sama. Tapi kita tidak pernah mau berpikir, tidak pernah mau memahami bahwa sunnah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah menghancurkan berhala dan gambar-gambar. Ini adalah syirik dengan berbagai bentuknya. 

Sekarang, coba Anda beritahu saya, bagian mana dari Al-Qur’an dan Hadis yang bertentangan dengan hal ini? Tidak ada yang bertentangan, dan mimpi ini menjadi hujjah bagi umat. Tentang gambar-gambar ini, silakan tanya ulama manapun, mereka sepakat bahwa gambar-gambar yang dipajang, patung-patung yang diletakkan, itu seharusnya tidak ada. Dalam Islam, hal itu tidak diperbolehkan. Jadi, beritahu saya, apa yang salah dari hal ini? Sekarang Allahﷻ memberitahu saya dalam mimpi bahwa, Qasim, hilangkan kesombongan dan keangkuhan dalam dirimu. Jadi sekarang coba Anda beritahu saya, apa yang salah dari hal ini? Ini juga sudah Allahﷻ dan Al-Qur’an perintahkan. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam juga sudah bersabda tentang hal ini, tentang kesombongan dan keangkuhan. 

Lalu dalam sebuah mimpi, Allahﷻ dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku, “Qasim, pujilah Allah pagi dan sore hari dan bertasbihlah kepada-Nya”. Maka coba Anda beritahu saya, apa yang salah dari hal ini? Dalam Al-Qur’an, Allahﷻ sudah berulang kali memerintahkan untuk memuji dan bertasbih kepada-Nya. Dan tadi saudara Mochsin sempat berbicara dengan saya tentang kursi-kursi itu, jadi saya ingin sedikit menanggapi juga. Setiap kali ada pertemuan, saya selalu berusaha untuk duduk di kursi yang sama dengan yang kalian duduki. Tidak ada kursi khusus untuk saya. Alasannya adalah karena dalam sebuah mimpi, saya melihat seperti ada pertemuan. Semua kursinya sama. Tapi kursi yang mereka pilihkan untuk saya itu lebih mewah, lebih bagus dari kursi-kursi lainnya. Lalu mereka berkata kepada saya, ‘Silakan duduk di sini, kami sudah menyiapkan kursi ini untuk Anda.’ Tapi saya tidak mau duduk di situ. Saya tetap duduk di kursi yang sama dengan yang lain. Lalu dalam mimpi itu, Allahﷻ berkata kepadaku, “Qasim, karena kesederhanaanmu inilah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bergegas datang ke dalam mimpimu”. Jadi Allahﷻ memberi saya contoh seperti itu. Maka setelah mendengar ini, saya sangat bahagia, bahwa nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu Khatamun Nabiyyin, Rasul terakhir Allah, jika kalian tahu bahwa beliau datang bergegas ke dalam mimpi kalian dan karena alasan itu beliau datang.

Jika Allahﷻ memberitahumu hal ini, seberapa teguh kamu berpegang pada amalan itu? Kamu tidak akan meninggalkannya. Jika kamu meninggalkan amalan itu, lalu duduk di kursi mewah yang belum pernah kamu duduki dan ternyata nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, tidak lagi datang kedalam mimpimu. Bukankah itu kesedihan terbesar? Karena itu saya berusaha dan menugaskan Irfan sebagai penanggung jawab khusus untuk memastikan kursi yang saya pakai harus sama dengan yang dipakai orang lain. Tidak seharusnya terjadi bahwa saya duduk di kursi yang bagus sementara Anda duduk di kursi yang lain. Maka, tolong beritahu saya, apa yang salah dari hal ini? Apakah ada sesuatu yang bertentangan dengan Islam, Al-Qur’an, atau hadis?

Lalu, dalam sebuah mimpi Allahﷻ memberitahu saya untuk membersihkan hati saya dari rasa dendam dan kebencian. Jadi, misalnya, Allahﷻ juga menunjukkan kepada saya dalam mimpi itu, tentang ‘gadis impian’ itu, Allahﷻ berkata kepada saya bahwa saya tidak boleh menyimpan sedikit pun rasa dendam atau kebencian di hati saya terhadapnya. Saat bangun, saya berkata pada Allahﷻ, “Ya Allah, seharusnya Engkau memberi contoh lain. Dia, sangat lama membuat saya menderita, seandainya saja Engkau memberi contoh yang lain”. Maksud saya, sulit menceritakan apa yang terjadi pada saya saat itu..Namun saya berkata “Tidak, saya telah berjanji kepada Allahﷻ”. Saya pernah berkata kepada Allahﷻ dalam mimpi, “Ya Allah, beri saya satu kesempatan. Jika saya belum bisa memperbaiki diri saya, silakan Engkau tinggalkan saya”. Kata-kata Itu selalu terlintas di benak saya dan saya berkata, jika Allahﷻ sudah memerintahkan untuk membuang dendam dan amarah dari hati, maka saya dengan pertolongan Allahﷻ pasti akan mengeluarkan dendam dan amarah itu dari hati saya, apapun yang terjadi. Apa salahnya dengan itu?

Lalu, dalam sebuah mimpi, Allahﷻ berkata, “Qasim, ketika kamu berjalan, berjalanlah dengan rendah hati, maksudnya berjalanlah dengan lembut karena kamu tidak akan bisa membelah bumi”. Setelah itu, saya mengubah gaya berjalan saya. Seringkali ada orang berjalan dengan dada dibusungkan, dan Allahﷻ sama sekali tidak menyukai cara berjalan seperti itu. Jadi, kalian pasti sering melihat saya berjalan dengan sedikit menundukkan kepala, dan itu Allahﷻ ajarkan kepada saya dalam mimpi. 

Setelah itu, tentang bersikap lembut kepada anak-anak, bukan hanya satu, tapi dalam dua mimpi, Penutup Para Nabi, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, secara khusus menunjukkan dan memberitahu saya bahwa kita harus bersikap lembut dan penuh kasih sayang kepada anak-anak. Sekarang, jika kalian perhatikan, menenangkan anak yang sedang menangis itu adalah perbuatan yang sangat mulia disisi Allah rabbul’alamin. Sekarang, kalau kita lihat, saat kita melakukan umrah, kita melakukan tujuh putaran antara Safa dan Marwah, dan kenapa kita melakukan tujuh putaran itu? Kita melakukan tujuh putaran itu karena ketika Ismail Alaihissalam kehausan dan menangis, lalu ibunya, yaitu ibunda beliau, terus-menerus berlari bolak-balik, melakukan tujuh putaran, untuk mendapatkan air untuknya agar anak yang sedang menangis itu, bisa tenang, karena dia kehausan, jadi jika Ismail Alaihissalam minum air, dia akan tenang dan berhenti menangis. Maka Allahﷻ menyukai usaha tersebut, yaitu usaha menenangkan anak yang sedang menangis, sehingga Allahﷻ mewajibkan bagi umat Islam hingga hari kiamat bahwa siapapun yang melakukan umrah harus berjalan mengelilingi Safa Marwah sebanyak 7 kali. 

Jadi ini adalah pemikiran saya sendiri, yang saya pahami melalui mimpi, bahwa tindakan menenangkan anak-anak sangat disukai oleh Allahﷻ sehingga Dia menjadikan hal itu sebagai contoh bagi kita. Dan dalam mimpi, Allah subhanahu wata’ala menunjukkan kepada saya bahwa ketika seseorang menenangkan anak yang menangis, maka itu setara dengan amalan seorang ulama besar pada masanya, dengan Ibadahnya selama bertahun-tahun, bahkan lebih dari itu yaitu,

ketika kita menenangkan anak yang sedang menangis.

Allahﷻ juga memerintahkan agar kita tidak menggunjing siapa pun. maksudnya, jika seseorang tidak ada di tempat dan kita membicarakannya, itu termasuk dalam kategori ghibah. Namun, kita sebagai masyarakat umum juga sering membicarakan para pemimpin kita dan dalam sebuah mimpi, saya mengatakan bahwa ketika kita membicarakan para pemimpin, bahkan jika kita membicarakan mereka secara negatif, itu tidak termasuk ghibah karena para pemimpin memang memiliki kewajiban untuk memperhatikan rakyatnya. Persis seperti ketika Umar Radhiallahu’anhu, suatu malam sedang berpatroli, beliau melihat seorang wanita sedang membicarakan khalifahnya. Wanita itu menaruh panci di atas api dan mengisinya dengan air, atau bahkan panci itu kosong, lalu ia menenangkan anak-anaknya dengan mengatakan bahwa makanan sedang dimasak, agar mereka bersabar. Padahal tujuan wanita itu sebenarnya hanya agar anak-anaknya tertidur karena kelelahan menangis.

Ketika Umar radhiallau’anhu mendengar hal itu, beliau tidak bertanya, Apakah kalian sedang membicarakan keburukan saya, atau kalian sedang membicarakan keburukan khalifah? Tidak… Pada saat itu, Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu sangat tersentuh. Beliau langsung pergi ke Baitul Mal, mengambil sekarung gandum, dan membawanya ke rumah wanita itu, lalu memberi makan anak-anaknya. Setelah itu, anak-anak itu bisa tidur. Menurut saya, demi melindungi orang lain dari kejahatan penguasa, hal seperti itu bisa dilakukan. Namun, dalam hal ghibah yang lain, kita harus berusaha menghindarinya. Saya mengatakan ini karena saya sendiri kadang berbicara tentang penguasa, bahwa seharusnya mereka tidak bertindak seperti itu, terutama dalam hal syirik. Sampai hari ini, belum ada penguasa yang benar-benar berusaha membersihkan negeri ini dari syirik dan bentuknya.

Jadi sekarang, di akhir pidato ini, saya ingin membahas tentang bagaimana saya bisa sampai pada titik ini? Jadi, seperti yang sudah Anda lihat, saya memberikan contoh bahwa Allahﷻ itu Maha Pengasih. Jika hari ini saya bisa berada di sini, itu semata-mata karena Allah Maha Pengasih, Jika tidak, maka saya tidak akan berada di sini hari ini. Saya mungkin masih terjebak dalam kegelapan itu, dan mungkin keadaan saya akan sangat buruk. Tapi Allahﷻ dengan rahmat-Nya, telah mengeluarkan saya dari kegelapan itu. Sekarang, mari kita bahas tentang kemakmuran di Pakistan dan mimpi-mimpi yang saya dapatkan terkait hal itu, apa saja itu?

Sekarang ada beberapa mimpi, satu dua mimpi, di mana saya bahkan mengatakan kepada Imran Khan bahwa jika mimpi-mimpi saya tentang Anda benar, maka mimpi-mimpi saya tentang kemakmuran Pakistan dan kejayaan Islam juga pasti akan benar-benar menjadi kenyataan. Saya akan membagikan beberapa mimpi kepada Anda, mimpi-mimpi itu seperti apa?

Sekarang, dalam salah satu mimpi, saya melihat ada sebuah toko emas yang penuh dengan emas di dalamnya, perhiasan emas itu terpajang begitu saja dan pintu tokonya terbuka. Saya melihatnya dan merasa heran. Saya berkata, ini adalah Pakistan dan ini adalah toko emas yang terbuka di sini. Tidak ada penjaga di luar dan pintunya juga terbuka. Apa maksudnya ini? Lalu saya masuk ke dalam dan memang benar di sana ada emas yang terpajang, tapi pemilik tokonya tidak ada. Kemudian saya bertanya kepada toko sebelah, “Penjaga toko yang punya toko di sebelah ini ke mana perginya?” Lalu dia menjawab, “Dia pergi ke rumahnya karena ada urusan dan dia meninggalkan tokonya begitu saja dalam keadaan terbuka.’ Saya benar-benar terkejut. Saya berkata, ‘Apa Allahﷻ telah memberikan rahmat sedemikian rupa kepada bangsa ini, sehingga toko emas dibiarkan terbuka, tapi tidak ada yang datang untuk mencuri emas itu.’ Bahkan saya melihat orang-orang lewat di depan toko itu dan mereka sama sekali tidak melirik ke arah toko tersebut. Saya berkata, “Bagaimana mungkin rahmat dan berkah Allahﷻ begitu melimpah di negeri ini?”

Dan dalam mimpi lain, saya melihat bukan hanya ribuan, bukan hanya jutaan, tapi miliaran rupee tergeletak di pinggir jalan, dan orang-orang lewat begitu saja tanpa melirik atau mengambil uang itu. Bahkan saya melihat media Barat melaporkan bahwa di jalan-jalan Pakistan ada miliaran rupee berserakan, tapi tidak ada yang mengambilnya. Saya pun terheran-heran melihat hal itu, ‘Apa yang telah Allahﷻ lakukan pada bangsa ini sehingga milyaran rupee tergeletak di jalanan, tapi tidak ada yang mengambilnya.’ Semua ini hanya mungkin terjadi karena rahmat dan berkah Allahﷻ. 

Sekarang saya ingin memberikan sebuah contoh di sini, dan contohnya adalah, hari ini, jika Anda bertanya pada ekonom mana pun di Pakistan, mereka semua akan mengatakan bahwa kemakmuran di Pakistan itu masih jauh, bahkan butuh dua puluh sampai dua puluh lima tahun, hanya untuk membuat Pakistan kembali ke jalur yang benar agar kita bisa mulai berkembang. Semua ekonom akan mengatakan hal yang sama. 

Demikian juga, jika Anda mengambil para komandan terbaik dunia dan melakukan perjalanan waktu, membawa mereka kembali 14 abad ke belakang, di hari ketika Perang Badar akan dimulai. Anda ceritakan kepada para komandan itu, ‘Inilah situasinya: di satu sisi ada 313 orang, kebanyakan dari mereka belum pernah berperang, dan sebagian besar hanya membawa tongkat kayu. Di sisi lain, ada pasukan kafir yang sangat kuat, memiliki keahlian perang, jumlah mereka seribu orang, dan mereka memiliki senjata terbaik pada zamannya.’ Lalu Anda tanyakanlah kepada para komandan itu, “Menurut kalian, siapa yang akan memenangkan perang ini?” Mereka semua pasti akan mengatakan bahwa pasukan kafir itulah yang akan menang, karena mereka unggul dalam segala hal. Tapi ada satu pertolongan Allahﷻ, yang tidak bersama para kafir itu, melainkan bersama kaum Muslimin. Dan mengapa pertolongan itu bersama kaum Muslimin?

Itu karena 313 Muslim itu telah membersihkan rumah mereka dari segala bentuk syirik, juga membersihkan lingkungan mereka, dan mereka tidak pernah memohon pertolongan kepada siapa pun selain kepada Allahﷻ, serta tidak menyekutukan siapa pun dengan Allahﷻ.  Maka pertolongan Allahﷻ bersama 313 orang itu, dan kalian telah melihat bahwa Khatamun Nabiyyin Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebelum perang dimulai, beliau berdoa kepada Allahﷻ, ‘Ya Allah, hanya sedikit orang ini saja. Jika hari ini mereka kalah, maka tidak akan ada lagi yang menyebut nama-Mu di dunia.’ Maka orang-orang pada masa itu bertawakal kepada Allahﷻ dan tidak menyekutukan siapa pun dengan-Nya, dan mereka pun menang. 

Jadi, hari ini, kita menjadi Muslim, itu karena 313 orang tersebut. Jika bukan karena mereka, mungkin hari ini kita bukan Muslim. Maka Allahﷻ memberikan kemenangan kepada 313 orang itu atas seribu pasukan kafir, dan mereka memenangkan perang itu dengan pertolongan Allahﷻ. Jadi, para komandan mungkin punya analisis sendiri, tapi pertolongan Allahﷻ dan keputusan Allahﷻ itu berbeda.

Seperti halnya juga hari ini, jika kita bertanya kepada para ekonom, mereka akan berkata, dalam 20 hingga 25 tahun ke depan, Pakistan tidak akan berada di jalur yang benar. Tapi ada satu hal yaitu pertolongan Allahﷻ. Jika hari ini kita membersihkan negara ini dari syirik dan segala bentuknya, pertolongan Allahﷻ akan datang, bahkan dari arah yang tidak kita sangka. Dengan rahmat-Nya, Allahﷻ akan memberikan kepada kita… Saya tidak mengatakan, na’udzubillah, bahwa jika hari ini kita menghapus syirik, maka besok pagi saat kita bangun, kita langsung melihat kemakmuran di mana-mana. Tidak…, akan butuh waktu, tapi bisa jadi, yang seharusnya butuh 20 atau 25 tahun, namun kita hanya butuh 2 atau 2,5 tahun saja. Namun, di Pakistan, setelah 2 atau 2,5 tahun, kemakmuran akan datang dengan pertolongan Allahﷻ. Artinya, itu sangat mungkin terjadi. 

Memang akan ada sedikit perjuangan, tapi dengan rahmat Allahﷻ, seperti yang juga pernah saya lihat dalam mimpi, kita membangun sistem pemerintahan yang membuat orang-orang Eropa berkata, ‘mereka ini dulu bangsa yang sangat terbelakang, kemarin saja mereka datang kepada kita untuk meminta-minta, meminta pinjaman agar bisa menjalankan negara mereka. Tapi hari ini, mereka telah membangun sistem pemerintahan yang luar biasa dan sekarang mereka siap memimpin dunia.’ Saya telah melihat ini dalam mimpi saya, dan saya melihat keadaan yang begitu luar biasa, sampai-sampai tidak ada lagi orang miskin, tidak ada lagi orang kelaparan. Pada saat itu, kebaikan yang bisa dilakukan bukan lagi memberi makan orang lapar, atau memberi sedekah, atau membayar zakat. Tidak, pada saat itu, satu-satunya cara untuk berbuat baik adalah dengan melaksanakan shalat sunnah, shalat wajib, berpuasa, hanya dengan cara-cara seperti itu Anda bisa mengumpulkan pahala. 

Lupakanlah mencari orang miskin atau orang lapar yang bisa Anda beri makan untuk mendapatkan pahala, karena saya telah melihat dalam mimpi saya bahwa tidak ada lagi yang seperti itu. Lalu, tentang listrik pun saya pernah melihat dalam mimpi saya, bagaimana kita memproduksi listrik, dan dalam salah satu mimpi saya, saya melihat bahwa para pemimpin saat itu berkata kepada rakyat, “Listrik sekarang gratis, gunakanlah sebanyak yang kalian mau”. Orang-orang Pakistan bahkan tidak percaya bahwa listrik di Pakistan sudah gratis, sampai-sampai mereka menolak mempercayai ucapan pemimpin itu. Akhirnya, pemimpin itu harus berkata, ‘Jika kalian tidak percaya, pergi dan hancurkan meteran listrik kalian, maka kalian akan percaya, kalian tidak akan menerima tagihan listrik lagi.’ Saya telah melihat semua ini dalam mimpi saya—rahmat dan berkah Allahﷻ dan semua ini hanya akan terjadi jika kita menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya. 

Ketika kita melakukannya, insya Allah, seperti mimpi saya tentang Imran Khan yang menjadi kenyataan, itu sebenarnya adalah petunjuk atau bukti dari Allahﷻ. Jika mimpi saya tentang Imran Khan menjadi kenyataan, maka jika kita menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, mimpi-mimpi saya yang lain pun akan menjadi kenyataan, dan negeri ini akan dipenuhi kemakmuran, sampai-sampai orang-orang akan kesulitan menemukan orang miskin untuk bisa berbuat baik. Maka, saya akhiri pidato saya ini dengan niat dan doa agar Allahﷻ memberi kita taufik untuk menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, karena Allahﷻ juga telah berfirman dalam Al-Qur’an bahwa siapa yang berbuat syirik, maka sungguh dia telah menzalimi dirinya sendiri. Dan Allahﷻ pada hari kiamat akan mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki, tetapi syirik tidak akan pernah diampuni. Jadi, saya sangat berterima kasih kepada Anda semua. Anda semua sudah datang dan mendengarkan pidato saya, jadi sekarang kita akan melaksanakan shalat. Jazakallah.

Assalamu’alaikum warahmatullah.

Related Posts

10presindo

Muhammad Qasim Menentang Kekerasan & Penghancuran atas Nama Agama

Untuk Segera Diterbitkan Muhammad Qasim tidak percaya pada kekerasan, penindasan, atau penghancuran properti sebagai cara untuk menghilangkan syirik. Ia mengakui bahwa penegakan hukum agama dan regulasi terkait syirik, seperti gambar, patung, makam, dan tempat ibadah non-Muslim, adalah tanggung jawab pemerintah.

Read More
9pressindo

Pesan Muhammad Qasim Tentang Islam Murni, Bukan Promosi Diri

Untuk Segera Diterbitkan Sejak Desember 2014, Muhammad Qasim telah membagikan mimpinya dengan pesan yang konsisten: pentingnya menghilangkan syirik dan kembali kepada Tauhid murni serta ajaran Islam yang sejati. Selama satu dekade terakhir, ia tidak pernah membuat klaim besar tentang dirinya

Read More
Scroll to Top