Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim

[spt-posts-ticker]

Pidato Pertama Muhammad Qasim Di Lahore, Pakistan

Muhammad Qasim Speeches  1st Official Public Speech Lahore  5 July, 2023

Juli 2023

Mimpi-mimpi ini sudah datang kepadaku sejak kecil. Mimpi pertamaku datang saat aku berusia sekitar lima tahun. Setelah itu, ketika aku berusia 10 atau 11 tahun, aku juga mulai punya keinginan untuk bisa melihat khatamun Nabiyyin, Nabi Muhammadﷺ  dalam mimpiku. Jadi, aku banyak membaca shalawat dan banyak berdoa kepada Allahﷻ tapi aku belum mendapat mimpi itu juga, jadi aku pun berhenti. Namun, kira-kira saat aku berusia tiga belas tahun, untuk pertama kalinya aku melihat Allahﷻ dan Nabi Muhammadﷺ dalam mimpiku. Mimpi itu sudah pernah aku ceritakan sebelumnya; itu terjadi di lapangan kriket, di mana ada anak-anak lain seumuranku, kami semua sedang bermain kriket. Lalu Allahﷻ bertanya kepada Nabi Muhammadﷺ: “Dari anak-anak ini, anak mana yang kamu pilih? Tolong tunjukkan pada-Ku”. Kemudian Nabi Muhammadﷺ melihat semua anak-anak dan akhirnya beliau melihat ke arahku, lalu menunjuk ke arahku dengan jarinya dan berkata, “Ya Allah, aku memilih anak ini”. Lalu Allahﷻ berkata, “Baiklah, sekarang mari kita pergi dari sini”.  Kemudian keduanya pergi, tapi aku tetap berdiri di sana, berpikir, “Mengapa Nabi Muhammadﷺ memilihku? Padahal ada anak-anak lain yang lebih baik dariku, tapi mengapa tidak memilih mereka?” Di situlah mimpinya berakhir. 

Setelah itu, aku masih mendapat mimpi-mimpi, kadang mimpi hujan turun, kadang ada seseorang yang mengejarku, dan Allahﷻ menyelamatkanku dari orang itu. Belakangan aku baru tahu bahwa sebenarnya itu adalah Dajjal. Lalu, ketika aku berusia tujuh belas tahun, rangkaian mimpi ini terus berlanjut, maksudnya, mimpi-mimpi ini tidak pernah berhenti sejak saat itu sampai sekarang. Bahkan jika aku tidur hanya 15 atau 20 menit, pasti aku mendapat mimpi, entah itu mimpi kecil atau besar. Jadi, rangkaian mimpi ini masih terus berlanjut sampai hari ini, dan di dalamnya, ada Nabi Muhammadﷺ dan Allahﷻ. Sebagian mimpi yang aku alami memang ada kehadiran mereka, dan ada juga mimpi-mimpi lain di mana mereka tidak hadir, lalu mimpi-mimpi itu nantinya menjadi kenyataan. Jadi aku selalu berpikir bahwa janji-janji Allahﷻ itu nyata. Ada satu mimpi dimana untuk pertama kalinya Allahﷻ berbicara langsung kepadaku, dan dalam mimpi itu, Allahﷻ menyebutkan tentang janji-janji-Nya. Mimpi itu aku alami pada tahun 1994. Dalam mimpi itu, Allahﷻ berkata, “Qasim, janji-janji yang telah Aku buat denganmu, Aku pasti akan menepatinya, dan jika Aku tidak bisa menepati janji-Ku, maka Aku bukanlah Raja seluruh alam semesta.’ 

Kata-kata Allahﷻ itu masih aku ingat persis sampai hari ini. Jadi, aku dulu berpikir bahwa janji-janji Allahﷻ itu hanya sebatas itu saja, yaitu, ada seorang gadis yang sering muncul dalam mimpiku, jadi aku mengira janji Allahﷻ itu adalah, aku akan menikah dengannya dan semuanya akan berakhir bahagia. Jadi aku sama sekali tidak pernah memikirkan ke arah yang lain, bahwa mimpi-mimpi yang Allahﷻ tunjukkan kepadaku tentang kiamat—yang bisa dikatakan adalah tanda-tanda besar hari kiamat, Ya’juj dan Ma’juj, Dajjal, Isa Alaihissalam, dan mimpi-mimpi tentang hari kiamat—aku tidak pernah benar-benar memperhatikan mimpi-mimpi itu. Mimpi-mimpi seperti itu aku alami antara tahun 2003 sampai 2005, sangat banyak mimpi tentang Dajjal, Isa Alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tanda-tanda kiamat, Ghazwatul Hind, dan mimpi-mimpi tentang hari kiamat. Aku tidak pernah berpikir bahwa janji-janji Allahﷻ  juga bisa berkaitan dengan hal-hal itu. 

Lalu pada tahun 2013, ketika gadis itu meninggalkanku, aku pun benar-benar yakin bahwa aku tidak akan pernah bersatu dengannya. Setelah itu, aku seperti berada dalam situasi mimpi buruk, hanya bisa memegangi kepala dan duduk termenung, merasa bahwa seluruh hidupku sudah sia-sia. Waktu yang sudah berlalu tidak akan pernah kembali lagi. Pada Januari 2014, Allahﷻ memberitahuku dalam mimpi bahwa, “Qasim, Aku telah mengujimu selama dua puluh tahun melalui gadis itu. Aku ingin melihat, apakah kamu termasuk orang yang berputus asa dari rahmat-Ku atau tidak”. Bahkan dalam mimpi itu, aku sempat sedikit mengeluh kepada Allahﷻ, bertanya, “Mengapa Engkau mengujiku dengan seorang gadis?” Lalu Allahﷻ berkata, “Qasim, Aku memang harus mengujimu selama bertahun-tahun, bagaimanapun caranya. Sekarang pulanglah ke rumah, istirahat dan nanti, Aku akan memberitahumu apa yang harus kamu lakukan selanjutnya”. Kemudian pada tanggal 20 atau 22 April 2014, untuk pertama kalinya Allahﷻ berkata padaku, “Qasim, mimpi-mimpi yang telah Aku tunjukkan kepadamu, ceritakan kepada orang-orang. Aku ingin menunjukkan kepada dunia siapa dirimu”.

Jadi ketika aku bangun pagi, aku berkata, “Ini adalah perintah yang sangat aneh yang Allahﷻ berikan”. Ini adalah perintah yang, maksudku, keluargaku sendiri tidak percaya, lalu bagaimana orang yang bahkan tidak mengenalku bisa percaya pada mimpi-mimpi ini? Namun meskipun demikian, aku berkata; “Aku akan menunggu petunjuk dari Khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ, apa yang akan beliau perintahkan”. Lalu, sekitar 7 atau 10 hari kemudian, beliau juga datang dalam mimpi dan mengatakan hal yang sama, bahwa mimpi-mimpi yang telah Allahﷻ tunjukkan kepadamu, sampaikan kepada orang-orang. Karena Allahﷻ dan nabi Muhammadﷺ telah memberikan perintah yang sama kepadaku, maka aku memang tidak punya pilihan lain. Setelah itu, aku mulai membagikan mimpi-mimpi itu melalui email kepada keluarga dan orang-orang di sekitarku, tapi tidak ada yang percaya padaku. Akhirnya, pada bulan September, aku pun berhenti membagikan mimpi-mimpi itu lewat email.

Lalu pada bulan Oktober 2014, dalam satu mimpi, aku berkata kepada Allahﷻ, “Ya Allah, tidak ada seorangpun yang percaya pada mimpi-mimpi ini dan aku hanya membuang-buang waktu saja”. Lalu Allahﷻ berkata, “Tidak Qasim, ketika Aku berniat melakukan sesuatu, maka Aku pasti akan melakukannya, dan tidak ada seorangpun yang bisa menghalangi-Ku”. Setelah itu, Allahﷻ memanggil internet dan memerintahkannya, “Sebarkan mimpi-mimpi Qasim ini ke seluruh dunia”. Maka internet pun menyebarkannya ke seluruh dunia. Setelah itu, pada Januari 2015, aku mulai membagikan mimpi-mimpiku secara online. Pertama-tama, aku sedikit ragu dengan perintah itu, dan pada awal Desember, khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ datang lagi dua kali dalam mimpiku pada malam yang sama dan beliau berkata kepadaku, “Qasim, ceritakan mimpimu kepada orang-orang, untuk menyelamatkan Pakistan dan menyelamatkan Islam”. Jadi, beliau datang lagi pada malam yang sama. Setiap kali khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ datang lagi dalam mimpiku pada malam yang sama, itu berarti aku harus melakukan hal tersebut.

Jadi, pada Januari 2015 aku mulai membagikan mimpi-mimpi itu. Tapi di kolom komentar, aku menerima begitu banyak komentar buruk. Aku pun berpikir, aku tidak memulai membagikan mimpi-mimpi ini untuk menerima hinaan dari orang-orang. Jadi, sampai akhir Januari, aku benar-benar memutuskan bahwa aku akan berhenti membagikan mimpi-mimpi itu. Lalu pada tanggal 8 Februari 2015, dalam mimpi itu, aku melihat khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ, Suara beliau terdengar sangat sedih, seolah-olah, jika saya meninggalkan pekerjaan ini, itu akan menjadi masalah besar bagi beliau. Lalu beliau berkata kepadaku, “Qasim, jangan pernah putus asa dari rahmat Allahﷻ dan jangan tinggalkan pekerjaan ini, teruslah melakukannya. Allahﷻ sedang menolongmu dan kamu sudah sangat dekat dengan takdirmu”. Ketika aku bangun pagi, aku berkata, “Demi Rasulullah Muhammadﷺ nyawa pun akan aku persembahkan, ini hanya komentar-komentar buruk saja”. Jadi, aku lanjutkan pekerjaan ini, tapi tetap saja di hatiku ada perasaan, “Apa yang akan orang-orang ini lakukan?” Karena komentar-komentar itu memang sangat buruk, bahkan sampai sekarang pun masih ada komentar buruk. 

Lalu pada bulan Maret 2015, Allahﷻ berkata dalam mimpiku, “Qasim, sampai kapan kamu akan terus berada dalam kegelapan ini? Keluarlah dan carilah tempat yang dipenuhi dengan rahmat dan berkah-Ku”. Jadi, aku sangat bahagia karena Allahﷻ datang untuk mengeluarkanku dari kegelapan ini.

Jadi, ketika aku keluar dari rumah, aku melihat ada 8 atau 10 singa lapar sebesar kerbau yang berkeliaran di sana. Maka aku berlari kembali ke dalam rumah, aku berkata, “Mereka pasti akan memakanku hidup-hidup”.  Lalu aku masuk ke dalam dan mengadu kepada Allahﷻ. Pada saat yang sama, ada tiga anjing yang mulai menyerang dari jendela, tapi ada teralis besi sehingga.mereka hanya menabrak teralis itu dan mundur. Kemudian aku berkata kepada Allahﷻ, “Ya Allah, di hadapan-Mu mereka menyerangku dan Engkau berkata bahwa singa-singa itu tidak akan melakukan apa-apa padaku”.  Lalu Allahﷻ membunuh mereka, dan kemudian Allahﷻ berkata kepadaku, “Qasim, lakukan pekerjaan yang telah Aku perintahkan kepadamu, atau tetaplah di dalam kegelapan ini selamanya. Dan percayalah kepada-Ku, Aku akan melindungi dan mengantarmu dengan selamat ke tujuanmu”. Setelah mengatakan itu, Allahﷻ pergi dari sana.

Saat itu, aku duduk di lantai dekat dinding, menundukkan kepala di atas lututku, dan terus berpikir serta berkata pada diriku sendiri, “Jika aku tetap di sini pun, kematian tetap akan datang menjemputku disini juga. Tapi seperti yang telah Allahﷻ katakan padaku, bahwa Dia akan melindungiku, maka aku harus percaya kepada Allahﷻ dan keluar”. Jadi aku keluar dan Allahﷻ terus melindungiku dan akupun sampai di tempat tujuan. Lalu Allahﷻ  berkata kepadaku, “Qasim, bukankah Aku sudah berkata bahwa Aku akan mengantarmu dengan selamat sampai ke tujuan?” Lalu aku berkata kepada Allahﷻ, “Iya, Ya Allah Engkau benar, Engkau telah membuktikan ucapan-Mu”.  Jadi di sini aku berkata kepada Allahﷻ bahwa besok aku akan menyelesaikan semua pekerjaanku.

Lalu di sini, Allahﷻ dengan serius berkata kepadaku, “Baiklah Qasim, kalau begitu, setelah itu, Aku juga akan menegakkan hari kiamat”.

Jadi, aku juga sering mendapat mimpi seperti ini, di mana itu adalah hari terakhir sebelum hari kiamat dan aku harus menyelesaikan pekerjaanku, tetapi di setiap mimpi, karena suatu alasan, aku tidak bisa menyelesaikan pekerjaanku. Namun, Allahﷻ dengan rahmat-Nya tidak menegakkan kiamat dan memberikan satu hari lagi dan di hari berikutnya itu, aku pun menyelesaikan semua pekerjaanku. Lalu, ketika Allahﷻ memerintahkanku untuk membagikan mimpi-mimpi itu, aku berpikir, mungkin janji-janji Allahﷻ itu adalah yang berkaitan dengan akhir zaman yang aku alami, dimana kami bertemu dengan Isa Alaihissalam dan kemudian mimpi-mimpi tentang hari kiamat itu. Aku pun berkata, mungkin janji-janji Allahﷻ itu adalah yang itu. Tapi tetap saja, ketika aku mulai membagikan mimpi-mimpi itu, aku pikir hanya 2 atau 4 orang saja yang akan percaya, tidak lebih dari itu. Namun sekarang, aku melihat orang-orang dari seluruh dunia, dengan Rahmat dan Pertolongan Allahﷻ, tidak hanya percaya pada mimpi-mimpi itu, tapi juga berusaha menyebarkannya, bahkan membuat video dan menyebarkannya lebih luas. Bagiku, ini adalah sebuah mukjizat, mau diakui atau tidak, karena di zaman seperti sekarang ini, ketika semua orang sibuk dengan urusannya masing-masing, hampir tidak ada waktu untuk memperhatikan hal-hal seperti ini. Kami semua, tidak pernah saling mengenal sebelumnya, mereka juga tidak pernah mengenalku, tidak pernah bertemu, tapi tetap saja mereka menyebarkan mimpi-mimpi ini, membuat video, dan dengan cara seperti ini, banyak dari mereka bahkan kehilangan teman-teman mereka sendiri, dan juga mengalami masalah di keluarga mereka.

Namun, dengan pertolongan dan Rahmat Allahﷻ mereka tetap melanjutkan pekerjaan ini. Jadi, semua ini hanya mungkin terjadi karena bantuan dan Rahmat Allahﷻ semata.

Tanpa pertolongan-Nya, pekerjaan ini sama sekali tidak mungkin dilakukan, apalagi di zaman sekarang yang sangat spesial ini. Bagiku, ini benar-benar sebuah mukjizat dari Allahﷻ karena aku juga pernah mendapat mimpi antara tahun 2011 sampai 2013, di mana aku sedang berjalan dan aku bertemu dengan orang-orang yang bahkan tahu namaku. Beberapa dari mereka tahu bahwa Allahﷻ telah memerintahkanku untuk pergi ke suatu tempat, dan mereka juga mengatakan bahwa mereka sudah tahu, aku akan melewati jalan itu suatu hari nanti. Saat itu, dalam mimpi, aku sangat heran dan bertanya-tanya dalam hati, siapa sebenarnya orang-orang ini yang bahkan tahu namaku, dan sebagian dari mereka tahu ke mana aku akan pergi. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini aku dapatkan ketika aku mulai membagikan mimpi-mimpiku, lalu aku mendapat jawaban bahwa mungkin orang-orang itu adalah kalian, yang aku lihat dalam mimpi dan yang mengenaliku. 

Jadi, tadi Anda bertanya apa?

(Tolong ceritakan tentang orang-orang yang membawa gulungan kertas itu).

Ya, Ketika aku mulai membagikan mimpi-mimpiku, maka di dalamnya Allahﷻ  dan Khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ mulai muncul sedikit lebih sering dari biasanya, maksudnya lebih dari rutinitas normal. Ketika Allahﷻ mulai muncul sedikit lebih sering, di awal saat aku mulai membagikan mimpi-mimpi itu, Khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ juga berkata kepadaku dalam mimpi, “Qasim, sampaikan pesan ini kepada umatku, bahwa siapapun yang membantumu, itu sama saja seperti dia telah membantuku”. Dan setelah itu, dalam beberapa mimpi juga, aku melihat bahwa Allahﷻ sedang menuliskan nama orang-orang yang menyebarkan mimpi-mimpi ini di awal-awal, di atas kertas emas. Aku juga melihat dalam mimpi bahwa orang-orang terbaik dari umat ini akan menjadi yang pertama percaya pada mimpi-mimpi ini, lalu mimpi-mimpi ini akan menyebar, kemudian orang-orang yang sedikit lebih tinggi derajatnya akan percaya, lalu bahkan orang-orang yang terkait dengan media akan percaya, lalu beberapa politisi, dan seterusnya. Dan dengan cara seperti itu, mimpi-mimpi ini akan menyebar begitu luas sehingga bahkan Kepala Angkatan Darat Pakistan pun akan mengetahui tentang mimpi-mimpi ini dan akan mendengarkannya. Setelah itu, Khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ akan memberikan kesaksian kepada Kepala Angkatan Darat bahwa, “Qasim tidak berbohong kepada siapapun tentang mimpinya, dan memang akan terjadi persis seperti yang telah Allahﷻ tunjukkan kepada Qasim dalam mimpinya”. Setelah mendapatkan kesaksian ini, maka banyak mimpi yang akan sangat tersebar di dunia, yang juga berkaitan dengan kemajuan Pakistan dan kejayaan Islam.

(Jika Anda berkenan, bisa ceritakan bagaimana Arsy Allahﷻ pada hari kiamat itu datang?)

Baik, jadi pada hari kiamat, ketika Allahﷻ menegakkan kiamat, sebelumnya dalam sebuah mimpi aku pernah bertanya kepada Allahﷻ, “Ya Allah, bagaimana caranya Engkau akan memanggil kami semua pada hari kiamat dan kami semua akan berlari menuju-Mu?” Lalu Allahﷻ memberiku sebuah perumpamaan. Allahﷻ berkata, “Qasim, seperti seekor kucing yang memiliki anak-anak kecil yang masih menyusui. Setelah menyusui anak-anaknya, kucing itu pergi keluar untuk mencari makanan untuk dirinya sendiri dan setelah beberapa jam baru kembali. Selama waktu itu, anak-anaknya terbangun dan ketika mereka melihat diri mereka sendirian, tidak melihat ibu mereka di dekat mereka, mereka merasa takut dan bertanya-tanya, di mana ibu mereka. Lalu ketika kucing itu datang dan memanggil anak-anaknya dari kejauhan, anak-anaknya langsung berlari menuju ibunya, tanpa memperhatikan apakah ada bahaya atau sesuatu yang bisa mencelakakan mereka di jalan. Mereka hanya tahu bahwa ibu mereka memanggil, jadi mereka langsung datang. Begitu pula, pada hari kiamat nanti, ketika Aku memanggil kalian semua, kalian juga akan datang berlari kepada-Ku seperti itu dan akan hadir di hadapan-Ku”.

Jadi, ketika aku melihat dalam mimpiku bahwa Allahﷻ menegakkan hari kiamat, rasanya seperti aku tumbuh, keluar dari tanah, seperti sebuah tanaman yang tumbuh. Begitulah… aku merasa seolah-olah aku tumbuh dari bumi dan begitu aku bangkit, aku sudah tahu bahwa aku harus pergi kepada Allahﷻ Yang Maha Agung, yaitu harus menghadap-Nya. Lalu aku berjalan cepat ke sana, seolah-olah Allahﷻ sudah memberitahuku sebelumnya di mana aku harus berdiri. Jadi aku pergi ke sana dan berdiri di tempat itu, dan di sana, khatamun Nabiyyin Muhammad sudah berdiri di depan. Jadi, pada hari kiamat, Arsy Allahﷻ itu punya bayangan, seperti bayangan di waktu sore yang memanjang. Jadi, seperti ini. Ini adalah bayangan Arsy Allahﷻ, dan di sini adalah padang Mahsyar, lalu matahari ada di sisi ini dengan ukuran yang sangat besar. Ketika cahayanya datang seperti itu, maka bayangan dari Arsy Allahﷻ menjadi bayangan yang panjang seperti ini.

Jadi, yang paling depan adalah Penutup Para Nabi Muhammadﷺ yang berdiri di sana. Lalu di belakang beliau adalah umat beliau, kemudian setelah itu Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan umat beliau, lalu setelah itu semua nabi Allahﷻ dan umat mereka secara berurutan. Itulah yang aku lihat dalam mimpiku. Jumlah umat Penutup Para Nabi Muhammadﷺ sangatlah banyak dibandingkan dengan umat para nabi lainnya. Jadi, aku berdiri disana dan bersamaku ada orang-orang yang juga bersamaku di dunia. Lalu kemudian, Nabi Muhammadﷺ datang ke sini untuk bertemu dengan kami. Semua orang yang ada di sana, semuanya bertemu langsung dengan Penutup Para Nabi Muhammadﷺ. Beliau berkata bahwa kalian telah bersama Qasim di dunia dan telah berjuang untuk Islam, maksudnya berkaitan dengan mimpi-mimpi yang datang waktu itu. Saat itu, aku sendiri tidak tahu apa sebenarnya amalan terakhir yang telah kami lakukan sehingga Penutup Para Nabi Muhammadﷺ, datang menemui kami lebih dulu. Jadi pada saat itu, aku tidak mengerti, tapi sekarang aku paham bahwa mungkin itu adalah pekerjaan yang berkaitan dengan kejayaan Islam. Lalu, Penutup Para Nabi, Muhammadﷺ berkata kepada kami bahwa hari ini Allahﷻ akan membuat kalian bahagia. Allahﷻ akan menurunkan Rahmat dan Berkah-Nya kepada kalian. Jadi, seperti itulah yang aku lihat dalam mimpi itu, dan bahkan di dalam mimpi pun aku terus berpikir dan merasa heran, apa sebenarnya yang telah kami lakukan di dunia sehingga Penutup Para Nabi Muhammadﷺ datang menemui kami. Jadi, mimpi itu seperti itu. Selain itu, ada juga banyak mimpi lain. Di dalamnya, ada sebuah area di mana semua orang kafir berdiri dan leher mereka terbelenggu, seluruh tubuh mereka terikat rantai. Hari itu terasa sangat berat bagi mereka, tidak ada tempat berteduh untuk mereka, dan tanah pun terasa panas membakar mereka. Mereka benar-benar merasakan panas yang menyengat dari tanah.

Perang Ghazwatul Hind dan India ini, aku sudah sering melihatnya dalam mimpiku. Sebenarnya perang ini bukanlah sesuatu yang kita inginkan atau kita cari sendiri. Pada dasarnya, perang ini dipaksakan kepada kita; kita sendiri tidak punya keinginan untuk memulainya, maksudnya di Pakistan saat itu, dengan Rahmat Allahﷻ Pakistan sedang berkembang dan Rahmat serta berkah Allahﷻ sedang turun kepada Pakistan. Jadi, kita sama sekali tidak punya kebutuhan untuk pergi dan memulai perang dengan siapa pun. Sekarang yang terjadi adalah, di Timur Tengah, perang-perang yang sedang berlangsung di sana, di mana Turki dan negara-negara Arab benar-benar hancur lebur, maka yang kita lakukan adalah berusaha membawa sebanyak mungkin Muslim dari sana ke Pakistan. 

Sebelum itu, aku ingin sedikit menjelaskan bahwa ketika Kepala Angkatan Darat mendapat kesaksian tentang mimpi-mimpiku, maka pihak militer pun menjadi yakin bahwa Pakistan, di akhir zaman dan dalam peristiwa-peristiwa besar yang akan datang, akan memainkan peran yang sangat penting. Jadi, dalam kaitan itu, kemudian terjadi reformasi di Pakistan yang bisa Anda sebut sebagai sistem presidensial Islam. Dengan cara seperti itu sistemnya berubah. Dan untuk pertanyaan kedua yang Anda ajukan, Allahﷻ telah menunjukkan kepadaku dalam mimpi bahwa selama kita belum membersihkan Pakistan dari syirik dan segala bentuknya, maka pertolongan Allahﷻ tidak akan datang.

Sekarang yang terjadi adalah, setiap kali kita membuat rencana apapun, pertolongan Allahﷻ tidak bersama kita karena syirik itu sudah tersebar di mana-mana di Pakistan. Sekarang, syirik itu bukan hanya berarti menyekutukan Allahﷻ dengan sesuatu yang lain; patung-patung ini, berhala-berhala, dekorasi yang dibuat atas nama seni dan budaya, serta gambar-gambar besar yang kita pajang di papan reklame—semua benda fisik ini yang bisa Anda lihat di mana-mana, itu juga merupakan bentuk syirik.

Sekarang, di Mekkah, di Ka’bah itu sendiri, dulu ada 360 berhala yang diletakkan di sana. Jadi, apakah itu berhala-berhala yang dulu, atau berhala-berhala yang dibuat di zaman sekarang atas nama seni dan budaya, semuanya sama saja. Keberadaan atau eksistensi mereka itu tetap sama. Hanya bentuknya saja yang berbeda, tidak ada masalah lain, tidak ada perbedaan lain. Jika Anda lihat, di zaman sekarang, dari satu kota saja, Anda bisa menemukan lebih dari 360 patung seperti itu. Jadi, hal-hal seperti ini semuanya hanya berbeda dalam bentuk saja. Sekarang, Nabi Ibrahim Alaihissalam menghancurkan berhala-berhala itu. Sebenarnya, Nabi Ibrahim ‘alaihissalam tidak punya keperluan pribadi untuk melakukannya, tapi beliau tetap menghancurkannya karena itu adalah perintah Allahﷻ. Beliau harus membersihkan tanah itu dari kesyirikan, dan itu hanya bisa terjadi jika berhala-berhala dihancurkan, patung-patung dihilangkan, dan gambar-gambar dihapuskan.

Sekarang, saya tidak mengatakan di sini bahwa orang-orang harus keluar dan menghancurkan sendiri. Ini adalah tugas pemerintah, dan sebaiknya memang pemerintah yang melakukannya. Pemerintah juga yang seharusnya membuat aturan. Misalnya, siapa pun yang menyimpan patung di tokonya atau memasang gambar-gambar yang tidak dibutuhkan, maka dia akan didenda atau dikenai sanksi sesuai aturan. Jadi, ketika Kepala Angkatan Darat mendapatkan kesaksian, setelah itu Pakistan dibersihkan dari syirik dan segala bentuknya, lalu pertolongan Allahﷻ datang. Rencana-rencana yang kita buat pun mendapat bantuan dari Allahﷻ, sehingga Pakistan berkembang dengan pesat. Namun, di sisi lain, negara-negara Arab justru mengalami kehancuran, sementara Pakistan terus maju dan berkembang. Hal ini tidak bisa diterima oleh India, sehingga mereka mulai menyerang Pakistan.

Pada saat itu, Allahﷻ kemudian mengirimkan 3000 jet tempur berwarna hitam dan ketika India melihat jet-jet tempur itu, mereka bahkan tidak berani menyerang Pakistan sendirian. Karena Pakistan sedang berkembang, negara-negara lain di dunia pun mulai merasa takut, bahwa jika mereka tidak menghentikan Pakistan, suatu hari nanti Pakistan akan memerintah mereka. Karena mereka sudah menghancurkan negara-negara Arab, maka mereka pun bersekutu dengan India dan memaksakan perang besar terhadap Pakistan, yang disebut sebagai Ghazwatul Hind. Dalam mimpi yang aku lihat, mungkin ada seratus bendera, seratus negara yang semuanya bersatu melawan Pakistan. Jadi, selama masa ini, populasi Pakistan juga bertambah karena orang-orang mulai menyadari bahwa ini adalah akhir zaman dan saat-saat Ghazwatul Hind akan tiba. Namun, meskipun begitu, diantara sebagian Muslim yang tinggal di Pakistan, tetap ada rasa takut, apakah Pakistan akan selamat atau tidak, karena jumlah musuh sangat besar. Tapi Allahﷻ tetap membantu Pakistan. Dan dalam perang ini, khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ sendiri secara fisik ikut serta dan hadir dalam perang tersebut. Namun, hanya pemimpin saat itu atau beberapa orang terdekat saja yang tahu bahwa khatamun Nabiyyin Muhammadﷺ juga ikut dalam perang ini. 

Dalam mimpi yang aku lihat, kerugian Pakistan tidak lebih dari sepuluh persen dalam perang ini. Ketika perang dimulai, Allahﷻ memberikan pertolongan dan Pakistan berhasil mengalahkan India. Dalam mimpi yang aku lihat, kehancurannya sangat besar, sekitar delapan ratus juta orang terbunuh dan sebagian besar dari mereka adalah orang India. Setelah itu, aku melihat bahwa para wanita, anak-anak, dan orang tua dalam jumlah jutaan selamat dari perang tersebut. Dalam perang ini pun, kita mengikuti prinsip-prinsip yang telah ditetapkan oleh nabi Muhammadﷺ dalam perang, yaitu kita tidak membunuh anak-anak, orang tua, dan wanita, sehingga mereka pun selamat. Kemudian mereka mengirim pesan kepada Pakistan, meminta agar mereka juga dibunuh atau diberikan perlindungan. Lalu pemerintah mengumumkan bahwa setiap pria boleh menikah 2, 3 atau 4 orang dan memberikan perlindungan kepada para wanita tersebut. Setelah itu, Pakistan pergi ke Timur Tengah dengan jet-jet tempur berwarna hitam dan mengalahkan Rusia serta Amerika di sana. Pakistan pun menjadi satu-satunya negara superpower di dunia.

Dalam mimpi yang aku lihat, ketika kita hendak pergi ke Eropa, mereka langsung mengangkat tangan menyerah dan tidak mau berperang. Mereka berkata, “Silahkan, datang dan pimpin kami”. semacam adegan seperti itulah yang terjadi. Lalu, ketika Pakistan menyebarkan Islam sejati nabi Muhammad ke seluruh dunia, dunia pun dipenuhi dengan kedamaian. Tapi, awalnya itu semua akan dimulai dari Pakistan. Jadi, begitulah yang aku lihat dalam mimpi, bagaimana dunia dipenuhi dengan kedamaian. Beberapa tahun setelah itu, Dajjal muncul, lalu terjadi perang besar dengan Dajjal, di mana sekitar 2 sampai 2,5 miliar orang terbunuh, dan sebagian besar dari mereka adalah Muslim. Setelah itu, Nabi Isa ‘alaihissalam datang. 

Dalam mimpiku, ketika Dajjal datang, Allahﷻ memerintahkan beberapa orang untuk dibawa ke gunung dan disembunyikan di sana. Ada sebuah gunung yang di dalamnya sudah dipahat, ada bangunan lengkap di dalamnya, semua fasilitas tersedia untuk tinggal, makanan pun sudah diatur dan mereka tinggal di sana. Aku berkata kepada mereka, “Kalian harus tetap disini sampai aku kembali”.  Lalu, ketika aku kembali, aku menaikkan mereka ke dalam kereta dan saat kami sedang dalam perjalanan dengan kereta itu, Ya’juj dan Ma’juj menyerang kereta kami di tengah jalan. Tapi Allahﷻ menyelamatkan kami dari Ya’juj dan Ma’juj, dan akhirnya kami sampai ke Nabi Isa ‘alaihissalam dan mulai tinggal bersama beliau. Setelah itu, datanglah suatu penyakit yang dalam 2 sampai 3 minggu membuat semua Muslim meninggal dan kembali kepada Allahﷻ. Setelah itu, setan pun muncul dalam wujud manusia, dan orang-orang kafir, yaitu orang-orang terburuk dalam sejarah manusia, tetap ada. Ketika Nabi Isa ‘alaihissalam datang, di satu sisi ada orang-orang terbaik dari umat ini, dan di sisi lain ada orang-orang terburuk dalam sejarah manusia. Setelah Muslim tiada, setan datang dalam wujud manusia dan menyesatkan mereka, dan kepada orang-orang terburuk inilah, Allahﷻ akan menegakkan kiamat. Begitulah yang aku lihat dalam mimpi. 

Adapun mimpi terbaru yang aku lihat tiga hari lalu, itu juga tentang jet tempur berwarna hitam. Dalam mimpi itu, perubahan sudah terjadi di Pakistan dan Pakistan mulai berkembang. Lalu, tiga jet tempur berwarna hitam datang dan salah satunya pergi ke India untuk melakukan serangan, maksudnya, kita ingin agar sejak awal India diberi tekanan dengan memanfaatkan jet-jet ini, maka satu jet tempur dikirim. Tapi India menjadi siaga dan mereka juga menerbangkan banyak jet tempur mereka sendiri. Jet tempur itu kemudian mengalami kerusakan di udara, bahkan sempat berhenti, lalu menunggu. Karena jumlah jet mereka lebih banyak, akhirnya jet itu kembali. Ketika jet itu kembali, India pun seperti biasa, setelah memenangkan pertandingan melawan Pakistan, mereka mulai membuat keributan dan kegaduhan.

Mereka pun membuat keributan, begitu juga dengan semua aksi mereka, dan jet-jet mereka juga melakukan aksi-aksi seperti menunjukkan bahwa mereka telah mengusir jet tempur kita. Tapi jet tempur itu, setelah kembali, terbang sangat rendah, benar-benar rendah. Ini pertama kalinya aku melihat jet tempur bisa berhenti di udara dan terbang sangat rendah. Misalnya, ini ada sebuah gedung dan di bawahnya ada rumah-rumah di level itu, jet tempur itu melewati area pemukiman yang padat. Biasanya, jet tempur militer tidak terbang serendah itu di atas area pemukiman, tapi jet itu melakukannya. Aku pun berpikir, ini teknologi yang luar biasa, bukan hanya pada jetnya, tapi juga para pilotnya, tentu saja. Lalu perlahan-lahan, jet itu masuk ke wilayah India dan menembakkan dua misil: satu ke pangkalan militer India dan satu lagi ke pangkalan udara. Kedua pangkalan itu hancur, lalu jet itu kembali ke markasnya.

Jet itu kembali ke Pakistan tanpa India menyadari bahwa ada yang datang menyerang, lalu pergi. aku juga melihat bahwa ketika jet itu terbang sangat rendah, radar pun tidak bisa mendeteksinya. Bahkan saat jet itu berada di ketinggian, radar mereka pada dasarnya tidak mampu mendeteksi posisi jet tersebut. Mereka hanya menerima sinyal bahwa ada perangkat atau pesawat musuh yang masuk ke wilayah mereka, tapi tidak tahu persis di mana lokasinya. Jadi, dengan cara seperti itulah pesawat itu kembali. Kemudian, para pilot jet tempur hitam itu datang, dan kita berbicara dengan mereka. Di situ mimpi itu berakhir. Ini adalah mimpi terbaruku. 

Akhir-akhir ini aku juga sering bermimpi tentang Imran Khan. Tapi satu hal yang pasti, selama negara ini belum dibersihkan dari syirik dan segala bentuknya, negara ini akan terus terpuruk. Orang-orang sering bertanya padaku, dan aku selalu menjawab bahwa selama kita belum membersihkan negara ini dari syirik, pertolongan Allahﷻ tidak akan datang. Jika pertolongan Allahﷻ tidak datang, itu artinya negara ini akan terus terpuruk. Jadi, yang aku rasakan, meskipun aku sebenarnya tidak ingin mengatakannya, tapi aku merasa bahwa di negara ini akan muncul lebih banyak masalah lagi. Akan ada lebih banyak masalah dengan dolar, ekonomi, dan meskipun stabilitas politik tercapai, aku tetap tidak merasa bahwa ekonomi akan membaik. Jadi mimpi-mimpi yang ada tentang Nawaz Sharif pun tidak akan terwujud dan Pakistan tidak akan kembali baik, tapi semoga Allahﷻ memberi kebaikan, aku hanya bisa berkata semoga Allahﷻ menolong Pakistan, insya Allah. 

Namun, seiring meluasnya mimpi-mimpi itu, kesadaran masyarakat tentang syirik dan bentuknya juga akan meningkat, sehingga orang-orang akan lebih berhati-hati menjaga diri mereka. Jika kita mulai berusaha menjauhi syirik, Allahﷻ akan menyukai usaha itu juga. Banyak orang membicarakanku, mereka berkata, aku tidak punya janggut, aku juga tidak shalat, dan sebagainya. Tapi Allahﷻ telah memberitahuku berkali-kali dalam mimpi bahwa pada hari kiamat, Allahﷻ akan mengampuni semua dosa, tapi syirik tidak akan pernah diampuni. Namun, bukan berarti aku mengatakan bahwa kita tidak perlu shalat atau tidak perlu memelihara janggut. Kita tetap harus melakukannya. Allahﷻ juga mengatakan kepadaku dalam mimpi bahwa soal shalat, hanya Allahﷻ saja yang berhak bertanya kepada seseorang, karena shalat itu hanya dilakukan untuk Allahﷻ, bukan untuk siapa pun yang lain. Jadi jelas, hanya Allahﷻ yang berhak bertanya tentang shalat kita. Allahﷻ berkata padaku dalam mimpi bahwa hanya Allahﷻ yang bisa bertanya kepada seseorang apakah dia shalat atau tidak. Dan jika ada orang yang terlalu sering menegurmu atau memaksamu, katakan saja bahwa ketika Allahﷻ memberiku petunjuk, aku juga akan mulai shalat. Jadi, seperti itulah Allahﷻ menyampaikan kepadaku dalam mimpi. 

Allahﷻ juga sering mengatakan kepadaku dalam mimpi bahwa, “Qasim, Aku membantumu hanya karena kamu sudah mulai menjaga dirimu dari syirik dan segala bentuknya”. Artinya, aku juga baru mulai menjaga diri, belum sepenuhnya. Bahkan sekarang, mungkin masih ada gambar di rumahku, karena hampir semua barang yang kita beli biasanya ada gambarnya. Jadi, sangat sulit. Awalnya aku pikir, ketika Allahﷻ mengajariku tentang bentuk-bentuk syirik, aku pikir itu tidak terlalu sulit. Tapi ketika Allahﷻ mulai mengajarkan lebih dalam tentang syirik, aku baru sadar, ‘Oh, ini syirik, itu juga syirik.’ Lalu aku berpikir, ternyata syirik ada di mana-mana, kita semua hidup dalam kesyirikan. Setelah berusaha keras, aku mencoba menghilangkan semuanya dari rumah, tapi setiap hari pasti ada saja barang baru yang masuk. Aku bahkan menyiapkan cat semprot, jadi jika ada barang yang harus disimpan lama dan ada gambarnya, aku akan semprot dengan cat itu. Usahaku itu ternyata disukai Allahﷻ. 

Sampai sekarang pun aku belum bisa sepenuhnya, tapi jika seluruh rakyat Pakistan, coba lihat, pada tahun 2015, aku benar-benar sendirian, tidak ada yang mengenalku, bahkan dalam mimpi-mimpi lamaku, aku melihat orang-orang mengenalku, dan aku sangat heran, ‘Bagaimana orang-orang ini bisa mengenalku? Aku jarang keluar rumah, aku bukan orang yang bermasyarakat, bukan selebriti, bukan dokter atau insinyur yang sudah dikenal orang. Jadi, itu menjadi pertanyaan besar bagiku, bagaimana orang-orang bisa mengenalku. Dan pada tahun 2015, bisa dikatakan, aku benar-benar nol, aku benar-benar sendirian. Kalau pun ada teman atau kenalan, mungkin hanya sesekali saja bertemu dengan mereka. Lalu, ketika Allahﷻ memerintahkan untuk membagikan mimpi-mimpiku, itu sebenarnya adalah pertolongan dari Allahﷻ. Dan Allahﷻ menolongku karena aku mulai menjauhkan diri dari syirik dan segala bentuknya. Maka Allahﷻ pun menolongku. 

Sekarang, Anda bisa lihat sendiri, orang-orang dari seluruh dunia percaya pada mimpi ini dan mereka juga ikut menyebarkannya. Jadi, jika satu orang saja menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, maka Allahﷻ akan menolongnya sedemikian rupa sehingga orang-orang di seluruh dunia pun mulai membantunya. Jadi, jika kita, 22 juta penduduk—semua mulai menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya, maka bayangkanlah bantuan Allahﷻ yang akan datang. Mungkin bukan dalam hitungan tahun, tapi dalam hitungan bulan saja, bangsa ini akan mulai bangkit. Jadi, aku hanya ingin menyampaikan pesan ini: “Janganlah menilai aku dari penampilan fisikku tapi fokuslah pada pesan ini, bahwa Allahﷻ telah memberitahuku dalam sebuah mimpi, “Qasim, dunia ini belum pernah dipenuhi kesyirikan sebanyak seperti sekarang ini”. Jadi ketika Allahﷻ mengajarkan dan memberitahuku apa itu syirik, ternyata di mana-mana hanya ada syirik. Ketika kita menonton film, Allahﷻ berfirman bahwa Allahﷻ adalah Tuhan seluruh alam semesta, Tuhan semua dunia. Jadi, film itu sendiri juga merupakan sebuah dunia. Memang itu hanyalah cerita fiktif yang diciptakan, tetapi pencipta atau Tuhan dari dunia itu pun hanya bisa Allah, Rabbul ‘Alamin.

Jadi sekarang, jika kita lihat film-film India, mereka bahkan memulai dengan menampilkan gambar dewa palsu mereka, dan di dalam film juga mereka menunjukkan bahwa dewa palsu itu membantu sang pahlawan sehingga dia berhasil. Lalu cerita itu kita bagikan lagi ke teman-teman kita. Meskipun kita tidak benar-benar mempercayainya dalam hati, tapi kita tetap menceritakan film itu. Artinya, sampai batas tertentu kita percaya bahwa cerita film itu benar. Naudzubillah, bahwa benar-benar dewa palsu itu membantunya dan dia berhasil. Jadi, secara tidak langsung kita mengakui keberadaan dewa palsu itu. Kita sedang menginformasikan hal itu, makanya kita terus membagikannya. Kalau tidak, kita tidak akan membagikannya sama sekali. Artinya, syirik ini sudah sangat meresap di kalangan kita, umat Muslim. 

Ada seorang saudara bernama Salat dari Amerika yang pergi umrah, lalu aku berkata padanya, coba Anda perhatikan, apakah hal-hal seperti ini juga ada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi? Lalu dia melihat ada seseorang yang memakai kaos dengan gambar singa besar di bagian belakangnya dan orang itu sedang duduk di Masjid Nabawi untuk shalat. Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa di tempat yang ada gambar, malaikat rahmat Allahﷻ tidak akan datang ke sana. Jadi, karena satu orang itu, malaikat rahmat Allahﷻ pun tertahan untuk orang-orang lainnya juga. Sekarang, ada sebuah peristiwa, yaitu ketika pulang dari perang dan Nabi Muhammad kembali ke rumahnya, beliau melihat ada tirai di jendela yang bergambar seekor burung. Maka Rasulullahﷺ dengan marah menurunkan tirai itu dan melemparkannya, lalu beliau berkata kepada Aisyah Radhiyallahu anha agar jangan pernah lagi membawa benda seperti itu ke dalam rumahnya. Padahal itu hanya sebuah sketsa, namun beliau tetap menurunkannya dengan marah dan membuangnya. Jadi, patung-patung dan hal-hal seperti itu, itu adalah perkara yang jauh lebih besar. Maka kita harus selalu menjaga diri dari syirik dan segala bentuknya dalam keadaan apapun.

(Kapan waktu yang benar-benar tepat untuk hijrah ke Pakistan? Kak Goning menanyakan hal ini… sebuah pertanyaan yang datang secara langsung darinya, dan pertanyaan kedua adalah, seseorang telah bermimpi tentang dukhan yang ditanyakan oleh Muhammad Naid, yaitu kabut asap atau Dukhan)

Dukhan, Itu bukan kabut asap, saya pernah melihat dalam mimpi badai debu yang terjadi di wilayah Palestina karena disebabkan oleh ledakan di dasar sebuah gedung dan menyebar ke seluruh negara Arab. Ada begitu banyak debu sehingga cahaya matahari tidak mencapai bumi. Mimpi itu mungkin bersifat simbolis yang mewakili Perang Dunia ketiga. wallahua’lam. Waktu yang tepat untuk datang ke Pakistan adalah ketika kalian melihat mimpi-mimpi mulai banyak tersebar di kalangan orang-orang Pakistan. Dan ketika kondisi di Pakistan sudah mulai membaik, Insya Allah, ketika syirik dan bentuknya mulai disingkirkan, ya…ya…ya… perlahan-lahan. Artinya, ketika kalian melihat mimpi-mimpi semakin banyak tersebar dan orang-orang Pakistan mulai menghilangkan syirik dan bentuk-bentuknya dari negara, maka setelah itu pertolongan Allahﷻ akan datang ke Pakistan, insya Allah. karena kalian bukan orang Pakistan, yang akan datang ke Pakistan, maka akan sangat sulit bagi kalian untuk tinggal di sini dalam kondisi seperti saat ini. dan situasi saat ini sedang tidak baik. Jadi, ketika situasinya membaik, kalian bisa datang ke Pakistan… insya Allah.

Untuk pertemuan Zoom, Kami membicarakan tentang syirik dan bentuk-bentuknya dan aku menceritakan tentang bagaimana mimpi itu datang dan bagaimana Allahﷻ membantu kita. Dan kami berbicara tentang Ghazwatul Hind, kami berbicara tentang situasi terkini dan Aku berbagi mimpi terbaruku tentang jet-jet tempur hitam. Hasil pertemuan ini telah diterjemahkan oleh saudara Talha. Jadi insya Allah akan dibagikan. Insya Allah. 

(Baiklah, Zeeshan, pertanyaan pertama Anda, apakah ada sesuatu yang ingin ditanyakan? Assalamualaikum Saudara Qasim? Pertanyaan saya adalah, seperti yang Anda lihat, dalam hal ini, Kepala Angkatan Darat muncul dalam mimpi Anda bersama Nabi Muhammadﷺ, dan kemudian setelah itu beliau bertemu dengan Anda, dan Anda melakukan banyak diskusi dengan mereka. Pertanyaan saya di sini adalah, Apakah mereka pernah memberitahu anda strategi tertentu, tentang langkah-langkah apa saja yang harus diambil terlebih dahulu dan langkah-langkah apa yang diambil setelahnya dalam rangka melakukan reformasi di Pakistan? Terima kasih banyak. Wa’alaikumsalam…)

Ketika Kepala Angkatan Darat mendapatkan kesaksian, maka militer pun menjadi yakin bahwa dalam peristiwa-peristiwa yang akan datang, Pakistan harus memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Dan untuk itu, hal yang paling penting adalah ekonomi Pakistan harus stabil terlebih dahulu. Jika ekonomi tidak berkembang dengan signifikan, hal-hal ini juga tidak akan terjadi. Bahkan, dalam salah satu mimpiku, aku juga melihat Angkatan Darat Pakistan seharusnya menggandakan jumlah personilnya agar dapat menangani peristiwa yang akan datang dengan lebih mudah. Jadi, selain tentang syirik, dalam banyak mimpiku, aku juga mendapat petunjuk tentang apa yang seharusnya dilakukan. Pertama-tama, seperti yang aku lihat dalam mimpi, bahwa kita harus membuat masyarakat golongan bawah, yaitu golongan miskin, menjadi sejahtera. Ketika kesejahteraan tercapai di tingkat bawah, dampaknya akan dirasakan hingga ke atas.

Aku juga telah diperlihatkan dalam mimpi bagaimana kita dapat mengembangkan jalan dan sistem pembuangan limbah yang lebih efisien. Apa yang aku lihat dalam mimpi lamaku, bahwa kita akan membangun sebuah sistem Ekonomi yang bahkan negara-negara Eropa dan Amerika pun akan terkejut dengan sistem seperti itu. Mereka bertanya, sistem apa yang mereka buat? Bahkan sistem kesehatan yang saya lihat dalam mimpi, kita memasang menara-menara, seperti menara yang Anda lihat yaitu menara-menara untuk jaringan seluler. Jadi menara-menara itu memindai orang-orang untuk mendeteksi apakah ada penyakit yang sedang berkembang tanpa mereka sadari, karena seringkali orang tidak tahu sampai gejalanya muncul. Namun, menara-menara itu bisa mendeteksi penyakit bahkan sebelum gejalanya muncul, dan mereka langsung memberikan peringatan di tahap awal untuk menangkap penyakit tersebut.

Dan selain itu, di sekitar jalan-jalan juga ada mesin-mesin seperti…. bisa dikatakan seperti asap, tapi bukan asap yang keluar, melainkan sesuatu yang bisa membunuh virus dan bakteri di sekitarnya. Karena, berdasarkan penelitian, sebagian besar virus dan bakteri yang menyebar saat ini biasanya berpindah melalui jalan-jalan dan tempat-tempat seperti itu, karena orang-orang lewat di sana. Jadi, alat itu digunakan untuk tujuan tersebut. Dengan cara seperti itu, mereka masuk ke saluran pembuangan, dan saya telah melihat sendiri bahwa di Pakistan ada begitu banyak kemakmuran sehingga Anda hampir tidak menemukan orang miskin, atau seseorang yang benar-benar membutuhkan makanan atau hal-hal seperti itu. Begitu banyak Rahmat dan berkah dari Allahﷻ yang saya saksikan, tetapi semua ini hanya terjadi ketika kita mulai melindungi diri kita dari syirik dan segala bentuknya. Dalam Surah Saba, Allahﷻ menyebutkan sebuah kaum yang sangat makmur dalam segala hal dan tidak ada keburukan di antara mereka; semuanya adalah orang-orang saleh dan tidak ada satupun keburukan di antara mereka. Maka Allahﷻ telah memberikan mereka dua kebun yang berbuah lebat, dan mereka menjual hasil kebun itu untuk menjalankan perekonomian mereka, dan seluruh kemakmuran yang mereka miliki berasal dari kebun-kebun tersebut. Namun, perlahan-lahan mereka mulai berkata bahwa kebun-kebun ini, hasil buah-buahan ini, adalah karena usaha dan kerja keras mereka sendiri. Maka Allahﷻ membuat buah-buahan itu menjadi tidak berguna, dan kemudian Allahﷻ bertanya kepada kaum itu, “Sekarang pun kalian bekerja sekeras dulu, tapi mengapa sekarang buah-buahan itu tidak tumbuh seperti dulu, sehingga kalian bisa menjualnya atau memakannya?” Maksud dari cerita ini adalah, ketika mereka mengalihkan tawakal dari Allahﷻ dan mulai mengandalkan kekuatan dan usaha mereka sendiri, ini juga merupakan salah satu bentuk syirik, yaitu bertawakal kepada selain Allahﷻ. Jadi, selama kita tidak menjaga diri dari syirik dan berbagai bentuknya, lupakan saja bahwa Allahﷻ akan menolong kita. 

(Orang-orang mengatakan bahwa mereka memberikan prioritas utama kepada Allahﷻ, tetapi perbuatan mereka tidak mencerminkan prioritas utama seperti yang seharusnya menjadi hak Allahﷻ. Mengapa demikian? Apa maksudnya? Orang juga melakukan syirik melalui ucapan; mereka mengatakan bahwa mereka mengutamakan Allahﷻ tetapi ketika bertindak, mereka tidak mengutamakan-Nya, melainkan lebih mengutamakan diri sendiri.)

Menurutku, seperti yang juga dikatakan oleh saudara Irfan, hal ini termasuk dalam kategori ketidaktaatan atau maksiat bukan syirik. Karena syirik itu adalah sesuatu seperti, misalnya, gambar-gambar. Seperti Jika seseorang mengatakan kepada orang lain bahwa ‘dialah satu-satunya harapan’, maksudnya dialah harapan terakhir kita, maka perkataan seperti ini akan masuk dalam kategori syirik. Kita sebaiknya tidak mengatakan perkataan seperti itu, karena kita adalah manusia, dan manusia kadang-kadang bisa lalai, tetapi niatnya bukan untuk, naudzubillah, melakukan kesyirikan. Seperti aku juga, aku ini tipe orang yang malas dan lamban. Jadi sekarang, aku juga kadang melakukan hal-hal seperti itu, misalnya, aku juga tertidur sehingga tidak bisa shalat tepat waktu setelah azan. Hal-hal seperti ini memang termasuk dalam ketidaktaatan, seperti yang dikatakan oleh saudara Irfan, tetapi ini tidak termasuk dalam kategori syirik. Yang termasuk dalam kategori syirik adalah hal-hal seperti kesombongan yang berlebihan dan mengatakan tentang seseorang bahwa dia adalah satu-satunya harapan terakhir. Hal-hal seperti inilah yang termasuk dalam kategori syirik. Misalnya, aku pernah bermimpi di mana Allahﷻ berkata padaku bahwa ketika kamu berjalan, jangan berjalan dengan sombong, tetapi berjalanlah dengan rendah hati dan tundukkan kepalamu saat berjalan. Setelah itu, aku mulai berjalan dengan penuh kerendahan hati, menundukkan kepalaku saat berjalan. Lalu, seseorang bertanya, ‘Kenapa kamu selalu berjalan dengan menundukkan kepalamu?’

Lalu, dalam mimpi yang lain, khatamun Nabiyyin Muhammad berkata padaku, ‘Qasim, tundukkanlah kepalamu saat berjalan dengan niat bahwa jika aku bukan manusia dan tidak harus melakukan pekerjaan dunia atau beribadah, maka aku akan selalu bersujud di hadapan Allahﷻ, Maka berjalanlah dengan menundukkan kepala dengan niat seperti itu.’ Jadi, ini berarti bahwa hal-hal tersebut termasuk dalam kategori maksiat, karena manusia diciptakan sangat lemah. Aku sendiri juga bahkan hingga saat ini, sebelumnya aku berpikir pada waktu itu, ketika aku masih menunggu janji-janji Allahﷻ, pernah juga terlintas dalam hatiku, apakah janji-janji Allahﷻ benar-benar akan dipenuhi atau tidak?. Lalu, aku mendapat mimpi di mana Allahﷻ memenuhi semua janji-janji-Nya dan Allahﷻ berkata, “Qasim, apakah kamu punya keluhan atau keberatan terhadap-Ku? Aku telah memenuhi semua janji-janji-Ku”. Lalu aku berkata, “Ya Allah, izinkan aku membunuh satu orang saja.’ Lalu Allahﷻ, yang Maha Mengetahui, langsung datang kepadaku dengan cepat. Bukan berarti Allahﷻ tidak tahu siapa yang ingin aku bunuh, Allahﷻ tahu, tapi Allahﷻ tetap datang dengan cepat dan berkata, “Qasim, ada apa? Siapa yang ingin kamu bunuh?” Lalu aku berkata kepada Allahﷻ, “Ya Allah, aku ingin membunuh diriku sendiri karena aku selalu meragukan janji-janji-Mu.’ Maka Allahﷻ menjawab, “Qasim, Aku telah menciptakan manusia sangat lemah, jadi berhentilah memikirkan hal-hal seperti itu. Ayo, Aku akan meninggalkanmu dirumah”.  Jadi, Allahﷻ memang telah menciptakan manusia itu sangat lemah. Jadi….., hal-hal ini bisa termasuk dalam ketidaktaatan atau kemaksiatan, tapi bukan dalam kesyirikan, karena Allahﷻ memang menciptakan manusia itu lemah. Manusia itu benar-benar sangat lemah. 

(Pertanyaannya selanjutnya, apakah Muhammad Qasim mempunyai rencana untuk mengunjungi negara- negara lain? Apakah bisa datang ke Indonesia tahun ini? Dari Goning)

Aku selalu berharap bisa menjadi seperti kalian. ini serius. Ketika aku melihat kalian, aku berpikir. Jika Allahﷻ menjadikanku seperti kalian dan aku bisa pergi dan bertemu dengan orang-orang di kota yang berbeda, negara yang berbeda, Namun, Allahﷻ menjadikanku seperti ini. Jadi… Aku punya rencana untuk mengunjungi kota-kota lain, mengunjungi negara-negara lain. Tapi aku orang yang malas, dan aku sangat malas. Jadi, mari kita lihat, ketika Allahﷻ memenuhi keinginan itu,  Insya Allah, aku akan berkunjung ke Indonesia, Malaysia, Bangladesh, dan negara-negara lainnya. Insya Allah. 

(Pertanyaan nomor delapan. Apakah saudara Qasim pernah melihat mimpi tentang Tabut e Sakinah?)

Apa, Tabut Sakinah? Tabut Sakinah, aku akan menjawab dalam bahasa Inggris.

Sebenarnya, aku tidak pernah melihat mimpi seperti ini, apakah Tabut e Sakinah adalah sebuah kotak atau peti?…, peti besar…? tidak….. Aku tidak pernah melihat mimpi seperti itu….         

Related Posts

10presindo

Muhammad Qasim Menentang Kekerasan & Penghancuran atas Nama Agama

Untuk Segera Diterbitkan Muhammad Qasim tidak percaya pada kekerasan, penindasan, atau penghancuran properti sebagai cara untuk menghilangkan syirik. Ia mengakui bahwa penegakan hukum agama dan regulasi terkait syirik, seperti gambar, patung, makam, dan tempat ibadah non-Muslim, adalah tanggung jawab pemerintah.

Read More
9pressindo

Pesan Muhammad Qasim Tentang Islam Murni, Bukan Promosi Diri

Untuk Segera Diterbitkan Sejak Desember 2014, Muhammad Qasim telah membagikan mimpinya dengan pesan yang konsisten: pentingnya menghilangkan syirik dan kembali kepada Tauhid murni serta ajaran Islam yang sejati. Selama satu dekade terakhir, ia tidak pernah membuat klaim besar tentang dirinya

Read More
Scroll to Top