Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim

[spt-posts-ticker]

Helikopter hitam dan Bimbingan Allahﷻ melalui Mimpi Qasim Untuk Mempertahankan Pakistan, Benteng Terakhir

85

4 Desember 2015

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh 

Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya;

Dalam mimpi ini, aku pergi ke suatu tempat dan tersesat. Aku memohon kepada Allahﷻ agar menunjukkan kepadaku jalan yang ditempuh oleh nabi Muhammad dan izinkan aku melakukan pekerjaan ini untuk membuat-Mu bahagia.

Setelah itu aku melihat sebuah bangunan besar dan tinggi. Aku masuk dari depan dan langsung menuju atap bangunan dan berkata: ”ini adalah waktu ketika Allahﷻ akan berbicara kepadaku.” Tepat setelah itu, Allahﷻ mulai berbicara kepadaku dari langit dan berkata: “Qasim, Aku akan mengirimkan helikopter hitam besar yang kuat untukmu dan aku akan mengajarimu cara menerbangkannya.”

Setelah beberapa waktu, helikopter itu tiba. Allahﷻ lalu memberitahuku cara menerbangkannya. Setelah itu aku menerbangkannya tetapi aku tidak bisa menerbangkannya dengan benar. Aku terus belajar menerbangkan helikopter itu dan membawanya ke dekat Angkatan Darat Pakistan. Tentara Pakistan sedang bersiap untuk melakukan beberapa misi. Aku meminta agar mereka membawaku bersama mereka karena aku telah diberi helikopter ini oleh Allahﷻ. Allahﷻ dan Muhammadﷺ telah memberitahuku: 

Qasim, suatu hari nanti, umat Islam akan memintamu untuk membawa mereka keluar dari kegelapan“. 

Kemudian Panglima Angkatan Darat mengatakan: “Terima kasih atas bantuanmu, kamu harus beristirahat, kami cukup untuk operasi ini”. Lalu aku berkata: “Apapun yang anda katakan”. Tentara Pakistan pergi untuk menjalankan operasinya dan aku pergi menjauh dari mereka ke arah lain. 

Kemudian malam tiba, dan aku tidur dalam helikopter, lalu nabi Muhammad datang dalam mimpiku dan berkata: “Qasim, Angkatan Darat Pakistan terjebak dalam kesulitan dan amunisi mereka juga akan habis”.

Kemudian aku terbangun dan mulai mencari cara untuk sampai ke tempat dimana tentara Angkatan Darat Pakistan berada, tetapi aku tidak menemukan mereka. Aku berkata: “Tentara Pakistan adalah pasukan yang kuat, mereka bisa menangani masalah itu”. Kemudian aku tidur lagi. Lalu nabi Muhammad datang dalam mimpiku lagi dan berkata: 

Qasim bangun, Pakistan adalah benteng terakhir Islam, kamu harus menyelamatkan Pakistan. Pergi dan bantu mereka!”

Lalu aku bangun dan berkata: “Kapanpun nabi Muhammadﷺ datang dalam mimpiku dua kali, maka itu artinya aku harus melakukan pekerjaan itu”. Lalu aku pergi mencari dan berkata: “Kemana arah Tentara Pakistan pergi?” Aku meminta kepada Allahﷻ untuk menunjukkan jalan kepadaku. Lalu cahaya Allahﷻ muncul di depanku dan aku mengikuti cahaya itu dengan kecepatan penuh. Kemudian aku mencapai tempat di mana Angkatan Darat Pakistan sedang melakukan operasi dan aku langsung maju ke depan. Aku melihat beberapa teroris yang kuat masih tersisa, lalu aku membunuh mereka dengan senapan mesin, tetapi aku tidak bisa membidik dengan benar sehingga banyak amunisi terbuang namun aku membunuh mereka semua.

Kemudian aku pergi dan melihat ada operasi di tempat lain juga dan beberapa teroris masih ada di sana. Aku lalu berkata pada diriku sendiri: “Qasim tinggalkan teroris kecil ini, pergi dan bantu Angkatan Darat.” Aku langsung menerbangkan helikopter sekali lagi dengan kecepatan penuh dan mencapai tempat di mana Angkatan Darat Pakistan melakukan operasi. Ada tank besar seperti mesin yang coba dihancurkan oleh Angkatan Darat Pakistan tetapi mesin itu tidak hancur juga. Sekarang ini Kepala Angkatan Darat hanya memiliki dua helikopter yang masih memiliki amunisi sementara amunisi dari setiap tentara lainnya telah habis, dan satu atau dua helikopter Pakistan juga telah dihancurkan. Lalu aku menembaki mesin itu setibanya di sana. Sasaranku tidak terlalu tepat tetapi aku menghancurkannya dengan bantuan Allahﷻ. 

Kemudian datang sebuah mesin yang jauh lebih besar dari yang terakhir. Mesin itu menembakkan rudalnya ke arah helikopter Angkatan Darat Pakistan. 

Lalu aku menghancurkan rudal itu di udara. Aku berkata kepada Angkatan Darat Pakistan: “Kalian semua pergi dari sini dan biarkan aku bertarung dengan mesin ini”. Angkatan Darat Pakistan pergi ke satu sisi dan aku maju ke depan mesin itu dan menembakkan dua rudal kecil ke sana dan rudal-rudal itu meledak setelah masuk ke dalam mesin dan mesin hancur.

Setelah itu Angkatan Darat Pakistan mengangkat slogan “Allahu Akbar” dan semua orang menjadi bahagia. 

Panglima Angkatan Darat mengatakan: “Kamu menghancurkan mesin itu dengan mudah, kami seharusnya mendengarkanmu sebelumnya, kamu datang pada waktu yang tepat disaat amunisi kami hampir habis sementara mesin itu juga belum hancur”. Aku berkata: “Aku telah katakan sebelumnya tetapi bagaimanapun Allahﷻ telah membawaku kesini pada waktu yang tepat dan aku menghancurkan mesin-mesin itu dengan bantuan Allahﷻ. Allahﷻ yang mengirim helikopter ini dan tidak ada yang dapat mengalahkannya.” Mimpi berakhir disini.

Jazakumullahu Khairan

Related Posts

10presindo

Muhammad Qasim Menentang Kekerasan & Penghancuran atas Nama Agama

Untuk Segera Diterbitkan Muhammad Qasim tidak percaya pada kekerasan, penindasan, atau penghancuran properti sebagai cara untuk menghilangkan syirik. Ia mengakui bahwa penegakan hukum agama dan regulasi terkait syirik, seperti gambar, patung, makam, dan tempat ibadah non-Muslim, adalah tanggung jawab pemerintah.

Read More
9pressindo

Pesan Muhammad Qasim Tentang Islam Murni, Bukan Promosi Diri

Untuk Segera Diterbitkan Sejak Desember 2014, Muhammad Qasim telah membagikan mimpinya dengan pesan yang konsisten: pentingnya menghilangkan syirik dan kembali kepada Tauhid murni serta ajaran Islam yang sejati. Selama satu dekade terakhir, ia tidak pernah membuat klaim besar tentang dirinya

Read More
Scroll to Top