Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim

Melindungi Rumah Nabi Terakhir Muhammad ﷺ dalam mimpi Muhammad Qasim

32

28/09/2015

Assalamu’alaikum

Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya;

Aku berjalan ke suatu tempat di kegelapan malam, namun aku tidak tahu harus pergi ke mana. Saat aku terus berjalan, aku melihat di bawah langit terbuka Nabi Muhammad ﷺ sedang berbaring di atas tempat tidur. Aku segera berlari menjumpai Beliau dan duduk di sebelah tempat tidurnya. Aku bertanya kepada Beliauﷺ: “Mengapa engkau berbaring di sini dan tidak tidur di dalam rumah? Lalu Nabi Muhammadﷺ menjawab: “Rumah yang mana nak? Rumah yang kubuat telah diambil alih oleh beberapa orang dan orang-orang yang berada di dalamnya telah melarikan diri dalam bentuk kelompok. Orang-orang Jahat yang telah mengambil alih rumahku telah merusaknya dengan parah.”

Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku melihat ke dalam mata Nabi Muhammadﷺ. Saat mataku menatap mata Nabi Muhammadﷺ, mataku seperti terpaku dan tidak bisa berpaling. Aku merasa seolah-olah Allahﷻ telah memenuhi mata Beliauﷺ dengan Cahaya-Nya, dan ini merupakan momen yang sangat luar biasa bagiku. Aku melihat mata Muhammadﷺ basah.

Nabi Muhammad ﷺ berkata kepadaku: “Anakku, bebaskan rumahku melalui pertolongan Allahﷻ dari orang-orang itu, dan bangun kembali rumahku. Pimpin umatku dan satukan mereka semua menjadi satu umat lagi, sehingga rumahku kembali dihormati di dunia seperti sebelumnya. Jangan takut karena Allahﷻ bersamamu, Dia akan membantumu dalam setiap kondisi. Kamu adalah anakku dan tidak mungkin Rahmat Allahﷻ tidak diberikan kepada anakku”. Aku melihat ke dalam mata Nabi Muhammadﷺ yang basah dan mengatakan: “Tidak peduli betapa berbahayanya pekerjaan ini, aku akan melakukan pekerjaan ini untuk Nabi Muhammadﷺ dengan bantuan Allahﷻ. Setelah mendengar ini, Mata Nabi Muhammadﷺ dipenuhi dengan kebahagiaan dan Beliauﷺ mulai memohon kepada Allahﷻ: “Ya Allahﷻ tolonglah anakku”.

Lalu aku pergi dari sana dan Cahaya Allahﷻ menunjukkan jalan kepadaku menuju rumah Nabi Muhammadﷺ. Ketika aku sampai disana, aku berkata pada diriku sendiri: “Qasim ini adalah rumahmu sendiri.” Kemudian aku melihat beberapa orang bersenjata di atap rumah yang sedang berjaga-jaga agar tidak ada orang lain yang masuk. Tiba-tiba aku melihat cahaya Allahﷻ di jari telunjuk tangan kananku. Dengan cahaya Allahﷻ ini, aku menghancurkan mereka. Kemudian aku masuk ke dalam rumah dan melihat bahwa seluruh rumah telah berubah menjadi gua. Aku sangat sedih, lalu aku mencari orang muslim dan berpikir di mana mereka semua? Bagaimana aku akan memanggil mereka. Kemudian aku mengucapkan: “Allahu Akbar, Allahu Akbar.” 

Beberapa orang mendengar suaraku dan berkata: “Siapa yang mengangkat suaranya di rumah Nabi Muhammadﷺ?” Lalu tiba-tiba aku terbangun dan mimpi berakhir disana.

Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh

Related Posts

10presindo

Muhammad Qasim Menentang Kekerasan & Penghancuran atas Nama Agama

Untuk Segera Diterbitkan Muhammad Qasim tidak percaya pada kekerasan, penindasan, atau penghancuran properti sebagai cara untuk menghilangkan syirik. Ia mengakui bahwa penegakan hukum agama dan regulasi terkait syirik, seperti gambar, patung, makam, dan tempat ibadah non-Muslim, adalah tanggung jawab pemerintah.

Read More
9pressindo

Pesan Muhammad Qasim Tentang Islam Murni, Bukan Promosi Diri

Untuk Segera Diterbitkan Sejak Desember 2014, Muhammad Qasim telah membagikan mimpinya dengan pesan yang konsisten: pentingnya menghilangkan syirik dan kembali kepada Tauhid murni serta ajaran Islam yang sejati. Selama satu dekade terakhir, ia tidak pernah membuat klaim besar tentang dirinya

Read More
Scroll to Top