Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim

[spt-posts-ticker]

Allahﷻ dan Nabi Terakhir Muhammad ﷺ dalam Mimpiku

8

Assalamualaikum!

Seperti yang dijelaskan Muhammad Qasim bahwa:

“Semua mimpiku sangat jelas, seperti terjadi di dunia nyata. Namun, saat aku bangun, aku menyadari bahwa itu hanya sebuah mimpi yang indah. Aku berharap bisa bermimpi seperti itu sepanjang waktu. Warna-warna yang kulihat dalam mimpiku, belum pernah aku lihat di dunia nyata, aku memberi mereka nilai 100 dari 100. Setan tidak akan pernah bisa meniru kemuliaan dan keagungan Allahﷻ. Setan juga tidak akan bisa menyerupai wujud Nabi terakhir Muhammad ﷺ.

Aku telah bertemu Allahﷻ lebih dari 800 kali dalam mimpiku, tetapi aku belum pernah melihat Allahﷻ dengan mata kepalaku sendiri. Aku hanya merasa bahwa Allahﷻ berada di atas Singgahsana-Nya dan aku mendengar suara Allahﷻ dari balik tabir. Suara itu terkadang datang dari langit atau aku melihat cahaya yang luar biasa. Terkadang suara yang indah datang dari cahaya yang luar biasa ini.  Setiap kali aku melihat cahaya Allahﷻ, mataku terpaku, tidak mungkin untuk menggambarkannya. Aku tidak mengatakan bahwa cahaya itu adalah Allahﷻ. Allahﷻ berada di atas segalanya dan tidak dapat dikatakan sebagai cahaya dan Dia adalah Pencipta cahaya. Suara Allahﷻ juga sangat luar biasa, memiliki begitu banyak rahmat dan kemurnian sehingga mustahil untuk dijelaskan dengan kata-kata. Dalam mimpiku, suara Allahﷻ lebih tajam dari suara manusia; tidak ada kelemahan seperti mengambil nafas saat berbicara.

Ciri-ciri Mimpi yang Benar

true dreams signs

Dalam setiap mimpi, aku merasa bahwa Allahﷻ lebih dekat padaku daripada bagian depan otak dan urat leherku. Allahﷻ tidak pernah

berbicara padaku dengan keras, juga tidak pernah berbicara padaku dalam keadaan marah atau kesal. Allahﷻ selalu berbicara dengan sangat lembut dan tenang meskipun aku melakukan dosa yang tak terhitung jumlahnya setiap hari.

Allahﷻ dan Nabi terakhir Muhammad ﷺ tidak pernah memaksaku untuk mengikuti ajaran mereka, itulah sebabnya aku sangat mencintai Allahﷻ dan Nabi terakhir Muhammad ﷺ daripada apa pun.  Allahﷻ dan Nabi terakhir Muhammad ﷺ berbicara kepadaku dalam bahasa Urdu, itu adalah bahasa utamaku (Bahasa Ibu)

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allahﷻ dan Muhammad ﷺ adalah Nabi dan Utusan Terakhir Allahﷻ dan aku hanyalah umat Nabi terakhir Muhammad ﷺ. Aku bersaksi bahwa kutukan Allahﷻ atas para pembohong.”

Mengapa Muhammad Qasim Membagikan Mimpinya?

Seperti yang dikatakan Muhammad Qasim: “Aku adalah umat dan pengikut Khatamun Nabiyeen Hazrat Muhammad ﷺ.  Aku tidak pernah membuat klaim apapun, juga tidak berbohong kepada siapapun tentang mimpiku, juga tidak mencoba menyesatkan orang-orang. Mimpiku berasal dari Allahﷻ dan Allahﷻ adalah Penjagaku. Semoga kutukan Allahﷻ selalu atas para pendusta”

Related Posts

10presindo

Muhammad Qasim Menentang Kekerasan & Penghancuran atas Nama Agama

Untuk Segera Diterbitkan Muhammad Qasim tidak percaya pada kekerasan, penindasan, atau penghancuran properti sebagai cara untuk menghilangkan syirik. Ia mengakui bahwa penegakan hukum agama dan regulasi terkait syirik, seperti gambar, patung, makam, dan tempat ibadah non-Muslim, adalah tanggung jawab pemerintah.

Read More
9pressindo

Pesan Muhammad Qasim Tentang Islam Murni, Bukan Promosi Diri

Untuk Segera Diterbitkan Sejak Desember 2014, Muhammad Qasim telah membagikan mimpinya dengan pesan yang konsisten: pentingnya menghilangkan syirik dan kembali kepada Tauhid murni serta ajaran Islam yang sejati. Selama satu dekade terakhir, ia tidak pernah membuat klaim besar tentang dirinya

Read More
Scroll to Top