Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim

[spt-posts-ticker]

Karpet Terbang dan Arsy Allahﷻ dalam Mimpi Muhammad Qasim

Build Future Technology with Key Resources (1)

 25 Agustus 2012

 ﷽

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh 

Muhammad Qasim bercerita tentang mimpinya;

Dalam mimpi ini aku dan saudaraku pergi ke suatu tempat. Aku merasa Allahﷻ memperhatikan dan mengamati kami. Kemudian di perjalanan, kami melihat sebuah ledakan. Aku berkata kepada saudaraku: “Berhenti di sini, kita harus membantu orang-orang ini.” Aku dan saudara laki-lakiku berhenti dan itu adalah pekerjaan yang sangat mengkhawatirkanku. Lalu aku berkata: “Kita harus pergi dari sini karena aku mulai merasa sakit.” Di sini Allahﷻ tidak menyukai tindakanku ini dan Dia tidak memperhatikan kami lagi. Aku kemudian menjadi lebih khawatir dan berkata: “Jika keadaan ini menjadi lebih buruk maka aku akan muntah.” Kemudian aku berkata: “Jika ini terjadi lagi maka aku akan membantu orang-orang ini dan Allahﷻ akan menyukai pertobatanku.

Kemudian kami kembali ke rumah tetapi di sana sangat gelap. Aku mengatakan: “Sampai kapan kita akan tetap dalam kegelapan ini?” Lalu aku berkata lagi: “Akan sangat baik jika aku mencari jalan keluar dari kegelapan ini”. Kemudian beberapa orang mengatakan bahwa: “Ada karpet yang dapat terbang dengan tinggi.” Lalu aku bertanya kepada beberapa orang: “Bagaimana cara untuk masuk kesana?” Lalu kami masuk dan melihat ada pagar dan jalan setapak serta sebuah ruangan yang di dalamnya ada karpet. Orang-orang itu mengenakan biaya 25.000 Rupee untuk perjalanan itu. Kemudian ketika aku menghitung uangku, ternyata uangku cukup dan aku berkata: “Allahﷻ pasti telah memberiku uang ini”. Kemudian aku berbicara dengan orang-orang di pintu gerbang dan mereka meminta 25.000 Rupee. Kemudian aku bertemu seseorang yang sudah pernah mencoba karpet itu dan mereka berkata: “Kami telah menggunakan karpet itu dan ternyata karpet itu tidak bisa terbang. Orang-orang ini telah menipu semua orang dengan mengatakan bahwa karpet itu dapat terbang.” Kemudian aku berpikir bahwa daripada tidak melakukan apa-apa, lebih baik aku mencobanya saja. Kemudian orang-orang melihatku dan berkata: “Orang itu hanya akan membuang-buang uangnya.” Aku masuk ke dalam pagar dan ketika aku masuk ke dalam ruangan, maka aku melihat sebuah karpet disana. Aku berkata: “Ini karpet yang sama seperti yang pernah aku berikan kepada Nabi Muhammadﷺ untuk Beliau shalat.” Lalu aku berkata: “Karpet ini pasti akan terbang.” Aku lalu duduk di karpet itu dan ia benar-benar terbang. Ketika aku terbang tinggi maka pagar disana mulai putus dan karpet mulai terbang. Orang yang melakukan bisnis karpet ini berkata: “Kita tidak pernah bisa membuatnya terbang dan orang ini telah duduk di atasnya dan membuat karpet itu terbang!”

Mereka mengejarku dan sebelum mereka sampai di hadapanku, mereka berkata: “Jika kami tahu, kami pasti akan menghentikanmu di sini.” Lalu aku berkata: “Karpet ini akan menuju Allahﷻ.” Kemudian aku mencapai Allahﷻ dan ketika aku sampai disana, Allahﷻ berkata: “Qasim, 

Selamat karena kamu telah sampai di sini. Kamu duduk dan bertasbih saja di sini dan orang-orang itu tidak akan bisa menemukanmu.”

Mimpi itu berakhir di sana.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Related Posts

10pressmalay

Muhammad Qasim Menentang Keganasan & Kemusnahan atas Nama Agama

Untuk Siaran Segera Muhammad Qasim tidak mempercayai keganasan, penindasan, atau pemusnahan harta sebagai cara untuk menghapuskan syirik. Beliau mengakui bahawa penguatkuasaan undang-undang agama dan peraturan berkaitan syirik, seperti imej, patung, makam, dan tempat ibadah bukan Islam, adalah tanggungjawab kerajaan semata-mata.

Read More
Scroll to Top