Muhammad Qasim | Muhammad Qasim bin Abdul Karim

Mimpi Pertama Masa Kecil Muhammad Qasim (Menaiki Tangga Menuju Langit)

46

5 April 1980

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh 

Muhammad Qasim berkata tentang mimpinya;

Muhammad Qasim mengatakan bahwa mimpi pertama dalam hidupku datang ketika aku berusia sekitar 4 tahun. Aku mulai bersekolah pada usia 5 tahun. Aku tidak bersekolah pada saat aku bermimpi ini. Jadi kurasa mimpi ini datang ketika aku berusia 4 tahun. Saat masih kecil, aku suka balon gas. Aku suka melepaskannya dan melihatnya terbang ke langit.

Dalam mimpi ini, aku berada di rumahku dan abangku Javaid datang dari luar. Dia kemudian berkata: “Ada tukang balon diluar, belilah balonmu sebelum dia pergi, jika tidak nanti kamu pasti akan menangis.” Maka aku meminta uang kepada ibuku lalu pergi keluar untuk membeli sebuah balon. Aku meminta satu balon pada penjual balon dan dia berkata “Oke”. Sambil mengisi balon dia berkata; “Qasim, tahukah kamu bahwa ada tangga di atap rumahmu yang mengarah langsung menuju langit?” Aku sangat terkejut tetapi juga sangat gembira karena aku selalu penasaran kemana balon-balonku menghilang di langit. Aku pun berlari ke atap rumahku dengan penuh kegembiraan. Aku bahkan lupa membawa balon itu bersamaku. 

Sesampainya di atap, aku melihat tangga yang nyata hampir seperti tangga kekaisaran Mughal. Anak tangganya terbuat dari batu bata merah yang melingkar naik menuju langit. Aku senang sekali melihat tangga itu. Aku mulai menaiki tangga dan terus naik hingga sangat tinggi. Saat aku melihat ke bawah, semua rumah itu terlihat kecil. Aku sangat gembira melihat ini dan naik lebih tinggi lagi, bahkan aku bisa menyentuh awan dan aku sangat bersemangat.

Lalu tiba-tiba aku teringat ibuku, mungkin dia akan mencariku, jadi kuputuskan untuk kembali saat aku lelah. Lalu tiba-tiba, aku juga mendapat perasaan bahwa tangga ini akan langsung menuju kepada Allahﷻ, Tuhan Semesta Alam.

Dan mimpi berakhir disana 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Related Posts

10presindo

Muhammad Qasim Menentang Kekerasan & Penghancuran atas Nama Agama

Untuk Segera Diterbitkan Muhammad Qasim tidak percaya pada kekerasan, penindasan, atau penghancuran properti sebagai cara untuk menghilangkan syirik. Ia mengakui bahwa penegakan hukum agama dan regulasi terkait syirik, seperti gambar, patung, makam, dan tempat ibadah non-Muslim, adalah tanggung jawab pemerintah.

Read More
9pressindo

Pesan Muhammad Qasim Tentang Islam Murni, Bukan Promosi Diri

Untuk Segera Diterbitkan Sejak Desember 2014, Muhammad Qasim telah membagikan mimpinya dengan pesan yang konsisten: pentingnya menghilangkan syirik dan kembali kepada Tauhid murni serta ajaran Islam yang sejati. Selama satu dekade terakhir, ia tidak pernah membuat klaim besar tentang dirinya

Read More
Scroll to Top